Category Archives: Berita Bola

Chelsea VS BATE Borisov Tanpa Dua Pemain Andalan ini

Eden Hazard dan Jorginho absen di Chelsea

Chelsea VS BATE Borisov akan segera tampil dalam kompetisi Liga Eropa 2018-2019 yang rencananya dilaksanakan di Stadion Stamford Bridge, pada Jumat (25/10/2018), dini hari WIB. Walau dalam posisi aman, akan tetapi saat ini tuan rumah sedang khawatir.

Alasannya adalah pelatih Chelsea, Maurizio Sarri mengumumkan jika ada dua pemain andalan mereka tidak akan tampil dalam laga Chelsea VS BATE Borisov ini. Dua pemain andalan itu adalah Eden Hazard dan Jorginho. Kedua pemain ini mendapat masalah pada kesehatannya.

Hazard sendiri diketahui mendapat cedera setelah memperkuat tim kontra Manchester United pada Liga Inggris yang lalu. Kala itu, Hazard mendapat beberapa tabrakan keras dari tim lawan. Itu membuat pemain timnas Belgia ini diragukan tampil dalam beberapa laga mendatang.

“Dia tidak akan tampil bersama kami. Dia mendapat cedera di punggung untuk itu kami tak akan membawanya ke lapangan. Kami ingin dia menjalani pemeriksaan dan untuk tim akan bersiap pada Minggu (24/10) mendatang,” papar Maurizio Sarri.

Padahal, Hazard sendiri merupakan pemain yang cukup mengesankan Inggris selama musim ini. Sarri sendiri mengaku tidak ingin memperburuk cedera Hazard dan berharap pemain adalannya ini bugar kembali dalam kompetisi musim dingin kali ini.

Eden Hazard dan Jorginho cedera

Selain Eden Hazard, Sarri juga akan mengistirahatkan Jorginho, yang sebelumnya selalu tampil selama liga musim ini. Pemain ini sejatinya tak mendapat cedera apapun, namun Sarri tetap menunda memainkan pemain Italia itu karena dia selalu tampil dalam laga timnas Italia ataupun The Blues.

“Terdapat bahaya dalam hal fisik di laga melawan BATE. Saya ingin dua pemain kami ini beristirahat dan pulih dalam laga di akhir pekan ini. Jorginho sendiri harus istirahat karena jadwal laga Timnas Italia dan laga tim juga. Melawan BATE sendiri merupakan lawan yang sulit, kami harus melakukan yang terbaik,” papar Sarri.

Pelatih Chelsea ini diyakini akan membuat perubahan dalam tim intinya. Tim tampil dengan jadwal yang padat, dan yang paling serius adalah jika mereka akan melaksanakan laga di hari Minggu ini dengan pemain yang pastinya sudah kelelahan. “Itu sebabnya kami akan melakukan perubahan. Akan ada pemain yang menggantikan pemain yang kelelahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maurizio Sarri mengatakan jika terdapat beberapa pemain yang sebelumnya di cadangan akan menjadi bagian dari laga Chelsea VS BATE Borisov. “Mungkin akan ada lima atau enam pemain yang saya ubah, saya tidak tahu soal Callum Hudson-Odoi, dan Loftus-Cheek mungkin,” tandas Sarri.

 

Sergio Ramos Murka, Pemain Muda Ini Jadi Korban

Sergio Ramos serang Sergio Reguilon

Sergio Ramos kembali menjadi pemberitaan. Bukan karena prestasi, namun karena tingkah kontroversialnya di lapangan. baru-baru ini, pemain ini melukai pemain muda di timnya dalam persiapan menuju laga Liga Champions 2018-2019, Real Madrid vs Viktoria Plzen. Tak hanya sekali, tapi dia melakukannya dengan sengaja sebanyak dua kali selama menjalani sesi latihan tim.

Kapten Real Madrid ini melukai sang juniornya, Sergio Reguilon dengan menendangkan bola dengan keras ke arahnya pada saat menjalani sesi latihan pada Senin (22/10) waktu setempat. Disebutkan jika skuad Los Blancos tengah melaksanakan program latihan lempar bola yang sejatinya berjalan dengan baik dan sportif.

Hal diluar dugaan terjadi ketika Ramos mendapat bola dari Karim Benzema dengan tiba-tiba Reguilon memainkan bola tersebut dengan keras dan tak sengaja mengenai sang kapten. Kejadiaan ini kian mencekam karena aksi sepak dari Reguilon ternyata mengenai hidung Ramos.

Jelas Ramos merasa emosi dan langsung membalas sepakan tersebut dengan menyerangnya dengan bola pada Reguilon, sambil berteriak pada Reguilon dengan menyebutkan pemain muda yang bodoh. Ketika sesi latihan usai dilaksanakan dan semua pemain dapat beristirahat, Ramos yang berjalan dengan sengaja tega meyepakkan bola ke kaki Reguilon yang tidak dapat melakukan apa-apa pada seniornya tersebut.

Gelandang utama mereka yakni Luka Modric mencoba menahan rekannya tersebut. Ia yang ketika kejadian terjadi sedang berada di belakang Ramos kemudian mendekati Ramos dan mencoba menenangkan. Ia sangat paham jika Sergio Ramos merupakan pemain dengan emosi yang keras dan sudah terbiasa dengan sikap temperamennya pada pemain lain. Kejadian ini memang bukan kali pertama, salah satu korbannya adalah pemain Liverpool yakni Mohamed Salah.

Sergio Ramos serang pemain muda

Sergio Ramos minta maaf

Setelah latihan usai, Sergio Ramos yang sudah mulai mereda kemudian mendekati seniornya tersebut dan meminta maaf. Ia mengatakan pada Sergio Reguilon jika dia memang memiliki sifat yang keras.

“Meskipun yang saya lakukan tidak seperti yang keliatan, kondisi seperti itu memang sudah kerap terjadi. Semua terjadi karena ada alasannya, akan tetapi seharusnya reaksi saya tidak sampai membuatnya seperti itu,” ujar Ramos dalam postingannya di Twitter pribadinya.

Lebih lanjut, dia mengakui jika saat latihan semua dalam keadaan yang serius. Laga Liga Champions 2018-2019 Real Madrid vs Viktoria Plzen menjadi hal yang harus dipikirkan tim karena kemenangan juga akan menjadi milik tim.

Tak menunggu lama, Sergio Reguilon kemudian membalas postingan kaptennya tersebut. Ia membenarkan perkataan Ramos untuk tetap fokus pada persiapan laga bukan pada masalah ini.

Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev dapat sanksi tegas

Insiden yang menjerat dua pesepakbola timnas Rusia, yakni Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev akhirnya menjadikan keduanya mendapat sanksi tegas setelah peristiwa perkelahian dengan petinggi pemerintah di sebuah kafe di Moskow, Rusia.

Petinggi yang disebut bernama Denis Pak yang saat ini bekerja di Kementerian Perdagangan, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tak menyenangkan tersebut. Akan tetapi, kedua pemain tersebut diduga sebelumnya mengkomsumsi minuman beralkohol sehingga melakukan tindakan kekerasan tersebut.

Istri Pavel Mamaev, Alana mamaev menuturkan rasa penyesalannya atas kelakuan yang melibatka sang suami. Dia mengatakan jika keduanya memang terpengaruh alkohol. Mewakili keluarga, alana pun memohon maaf pada semua pihak yang terlibat dalam perkelahian tersebut.

”Mereka berdua terpengaruh minuman beralkohol. Saya tidak sanggup lagi menjelaskan semuanya. Saya malu saat ini dan ingin meminta maaf pada semuanya,” ucap Alana.

Penyelidikan akhirnya dilakukan pihak Kementerian Dalam Negeri negara tersebut, jika terbukti bersalah maka mau tidak mau, kedua pemain tersebut akan terjerat sanksi lima tahun. Sementara itu, klub keduanya yakni Zenit Saint-Petersburg mengatakan belum dapat melakukan tindakan lain sebelum mendapat keterangan resmi dari kepolisian.

”Tentang masalah buruk yang terjadi di Moskow yang menjerat dua pemain kami, yakni Alexander Kokorin dan Pavel Mamaev, kami sangat tidak menduga hal tersebut. Mereka sudah melakukan masalah pada klub dan kini kami akan menanti hasil penyelidikan dan hukum yang akan berwenang. Sikap mereka memang sanagt mengejutkan,” tulis Zenit Saint-Petersburg dalam situs resminya.

Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev dihukum

Lebih lanjut, saat ini pihak klub akan mengadakan pertemuaan dan sanksi apa yang akan diberikan demi mendisiplinkan pemainnya. Kini, klub dan suporter merasa kecewa karena mereka adalah pemain andalan selama ini untuk skuad.

Menteri Olahraga Rusia, yakni Pavel Kolobkov jika hal ini sangat berdampak pada karir internasional mereka apabila dinyatakan bersalah dalam proses penyelidikan.

“Saya merasa jika atlet seperti mereka terlibat dalam situasi ini, baik Alexander Kokorin dan Pavel Mamaev akan mendapat sanksi sulit. Tindakan ini menggambarkan tak adanya sikap sportif yang biasanya harus dimiliki para atlet. Dengan kasus ini, akan banyak pihak yang tidak respek dengan tim nasional Rusia lagi,” ucap Kolobkov.

Kokorin saat ini sudah berumur 27 tahun dan sudah masuk timnas Rusia dengan tampil sebanyak 48 kali walau tidak bergabung di timnas di Piala Dunia 2018 karena cedera. Sementara itu, Mamaev sudah memasuki umur 30 tahun dan sudah berpengalaman bermain untuk timnas Rusia di 15 laga termasuk di EURO 2016 lalu.

 

Review Judi Online Winning Seven

Review Judi Online Winning Seven

Sebuah hal yang menarik untuk bisa kita baca dan kunjungi dalam setiap mereview Situs Judi Online. Bahkan dari sekian banyak situs judi online lokal pun sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang menjadikan tempat favorit bermain. Dan tentunya dalam hal satu ini, Anda harus benar-benar mereview dengan baik akan situs yang siap untuk Anda jadikan tempat bermain.

Satu hal yang paling menjadi perhatian serius adalah situs tersebut harus benar-benar terpercaya dan juga memiliki pelayanan yang sopan dalam melayani setiap member. Kali ini, kita akan mencoba mereview salah satu situs judi online baru bernama winningseven.com.

Sebagai situs judi online baru, winningseven berhasil menarik minat banyak member. Sejatinya winningseven sendiri tak berbeda dengan situs-situs judi online lainnya yang menghadirkan permainan-permainan judi biasa, seperti judi bola, casino, togel dan juga poker yang bisa menjadi alternatif dalam bermain.

Akan tetapi, saya menemukan beberapa perbedaan yang sangat mencolok antara situs judi online lain dengan winningseven. Perbedaan yang dimaksud disini adalah soal bonus dan kemudahan yang Anda dapatkan ketika terdaftar sebagai member baru.

Untuk bisa menjadi member, Anda memiliki banyak pilihan game yang bisa dimainkan dengan hanya menggunakan 1 ID bermain saja. Sebagai situs judi online baru, winningseven bisa dikatakan sebagai situs terpercaya dan profesional.

Ketika saya mendaftarkan diri dan sudah tercatat sebagai member baru, saya langsung mendapatkan rasa kenyamanan dan juga bonus menarik dalam setiap kali bermain. Bonus tersebut bisa dijadikan modal berharga sebelum melakukan permainan.

Dengan pelayanan 24 jam nonstop, saya bisa mendapatkan semua informasi terkait winningseven. Bisa saya artikan bahwa winningseven layak untuk dijadikan sebagai situs judi online favorit Anda.

Apa yang sudah saya informasikan ini, tidak sepenuhnya bisa langsung Anda percaya. Akan lebih baiknya lagi, Anda rasakan sendiri sensasinya dengan mendaftarkan diri Anda sebagai member baru. Selanjutnya, baru bisa Anda nilai sendiri, apakah review saya ini benar atau tidak?.

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Swiss memastikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang internasional ke-11 yang diikuti oleh tim kuda hitam Eropa tersebut. Sebagai catatan, Swiss pertama kali berlaga di Piala Dunia adalah pada tahun 1934.

Piala Dunia terakhir Swiss sendiri adalah Piala Dunia 2014. Adapun mereka pernah mendapat kehormatan sebagai Tuan Rumah Piala Dunia, dimana momen itu terjadi pada tahun 1954. Ketika itu, Jerman Barat keluar sebagai juara.

Pencapaian terbaik Swiss di ajang Piala Dunia adalah tiga kali menembus babak perempat final pada 1934, 1938 dan 1954. Dan di Piala Dunia 2014 lalu, perjalanan Swiss hanya sampai babak 16 besar. Ketika itu, Argentina muncul sebagai tim jegal perjalanan Swiss.

Kini semua telah berubah, Swiss berpenampilan baru dengan memastikan diri melangkah ke Piala Dunia 2018. Mereka masuk ke putaran Piala Dunia 2018 melalui babak play-off setelah menempati posisi runner up di grup B pada kualifikasi zona UEFA.

Kepastian Swiss terbang ke Rusia usai mengalahkan Irlandia Utara dengan agregat 1-0 di babak play-off. Granit Xhaka selaku pemain terbaik Swiss tahun 2017, muncul sebagai pemain kunci di tim asuhan Vladimir Petkovic.

Vladimir Petkovic sendiri adalah pelatih baru Swiss dengan sebutan ahli strategi, pembuktian sang pelatih terlihat dalam drama kemenangan atas Irlandia Utara di babak play-off sehingga Swiss bisa unjuk gigi pada bulan Juni mendatang.

Skuad Timnas Swiss di Piala Dunia 2018

Berikut Jadwal pertandingan Swiss di Piala Dunia 2018:

18/06/18 – 01:00 WIB – Brasil vs Swiss
23/06/18 – 01:00 WIB – Serbia vs Swiss
28/06/18 – 01:00 WIB – Swiss vs Kosta Rika

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia, Brasil kembali menunjukan dominasinya sebagai tim langganan yang tak pernah gagal tampil di ajang empat tahunan terbesar dunia tersebut. Adapun Brasil masih tetap memegang rekor sebagai pengoleksi terbanyak trophi Piala Dunia.

Dimana Brasil tercatat sebagai pemegang rekor lima gelar, setelah menjadi yang terbaik di edisi 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Tak hanya itu, Brasil juga masih sebagai tim pemegang rekor 70 kemenangan dalam 104 pertandingan, selisih gol 119, 227 poin dan 17 kekalahan.

Bisa dikatakan bahwa Brasil adalah raja. 2014 adalah sebuah pengalaman yang buruk bagi mereka, bertindak sebagai tuan rumah, Neymar dan kawan-kawan tak mampu melangkah jauh karena harus menyerah ditangan Jerman dengan skor telak 7-1.

Kini dengan suasana hati yang baru, Brasil terlihat percaya diri menatap Piala Dunia 2018. Brasil adalah tim pertama yang lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2018. Di kualifikasi zona CONMEBOL, Brasil hanya mampu meraih dua kemenangan.

Bersama pelatih baru bernama Tite, Brasil kemudian meraih tujuh kemenangan beruntun di kualifikasi CONMEBOL, termasuk 3-0 lawan Argentina, untuk memastikan diri lolos ke Rusia dengan empat laga tersisa.

Tak hanya soal pelatih, pemain bintang juga berperan dalam kebangkitan Brasil di ajang internasional. Neymar adalah salah satu sosok yang sukses membangkitkan kembali gairah kemenangan Brasil.

Meski masih belum bisa dipastikan bermain, namun Neymar diperkirakan bisa fit tepat waktu untuk putaran utama di Rusia sebagaimana proses cederanya akan dikejar super kilat. Adapun dibawah ini adalah Skuad Timnas Brasil garapan Tite untuk Piala Dunia 2018.

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Penjaga gawang: Alisson, Ederson, Neto

Belakang: Dani Alves, Thiago Silva, Marcelo, Miranda, Marquinhos, Alex Sandro, Danilo

Tengah: Willian, Paulinho, Fernandinho, Philippe Coutinho, Casemiro, Fred, Anderson Talisca, Fred, Renato Augusto

Depan: Douglas Costa, Roberto Firmino, Gabriel Jesus, Neymar.

Berada di Grup E Piala Dunia 2018, Brasil akan satu grup dengan Swiss, Serbia, dan Kosta Rika. Dan Jadwal Lengkap Pertandingan Brasil sendiri bisa disimak dibawah ini:

18 Juni 2018 01:00 WIB Brasil vs Swiss (Rostov Arena)
22 Juni 2018 19:00 WIB Brasil vs Kosta Rika (Krestovsky Stadium)
28 Juni 2018 01:00 WIB Serbia vs Brasil (Otkritie Arena).

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Piala Dunia 2018 kali ini akan sangat asing bagi banyak orang ketika mendengar nama Serbia sebagai salah satu 32 perserta yang akan berlaga di Rusia 2018 bulan Juni mendatang. Namun siapa sangka, jika Piala Dunia 2018 nanti bukanlah yang pertama bagi Serbia.

Catatan menjelaskan bahwa Serbia  telah ikut serta pargelaran empat tahunan tersebut sejak tahun 1930 silam dengan nama Yugoslavia. Dan benar adanya jika negara ini dikenal sebagai negara yang suka gonta ganti nama. Sebelumnya Serbia dikenal sebagai Yugoslavia, dan Serbia dan Montenegro.

Jika ditotal, pargelaran Piala Dunia kali ini adalah yang ke 11 kali. Untuk terakhir kali, Serbia ikut serta Piala Dunia pada tahun 2010. Namun sayang, zaman itu mereka tidak bisa berbuat banyak karena kalah dalam persaingan fase grup.

Kini musim telah berubah, Serbia berhasil mengembalikan nama besarnya dengan sukses lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Serbia dinyatakan lolos ke Piala Dunia 2018 setelah memuncaki klasemen grup A di babak kualifikasi.

Dengan dukungan pemain bintang macam Nemanja Matic, Serbia berhasil lolos dengan mengoleksi enam kemenangan, tiga seri, dan satu kekalahan dalam 10 penampilannya.

Raihan 21 poin, membuat Serbia berhasil mengungguli Republik Irlandia yang berada di peringkat dua dan tertinggal dua angka. Adapun Matic dan sosok pelatih Serbia, Mladen Krstajic mampu membuat wajah Serbia yang baru.

Skuad Timnas Serbia 2018

Berikut skuad Timnas Serbia rekrutan Mladen Krstajic untuk Piala Dunia 2018:

Penjaga Gawang: Marko Dmitrovic, Predrag Rajkovic, Vladimir Stojkovic.

Bek: Dusan Basta, Branislav Ivanovic, Aleksandar Kolarov, Nikola Maksimovic, Maija Nastasic, Ivan Obradovic, Antonio Rukavina, Vujadin Savic, Dusko Tosic, Milos Veljkovic.

Gelandang: Mijat Gacinovic, Marko Grujick, Filip Kostic, Nemanja Maksimovic, Nemanja Matic, Sergej Milinkovic-Savic, Luka Milivojevic, Dusan Tadic, Andrija Zivkovic.

Penyerang: Adam Ljajic, Aleksandar Mitrovic, Aleksandar Prijovic.

Tak hanya skuad pemain, averyhardwood juga menyajikan Jadwal Pertandingan Serbia di Piala Dunia 2018:

17/06/18 Kosta Rica vs Serbia
22/06/18 Serbia vs Swiss
27/06018 Serbia vs Brasil

Mascherano Resmi Merapat ke Hebei China

Javier Mascherano melengkapi banyaknya pemain kelas Eropa yang merumput ke benua Asia. Kepastian ini tak lepas dari keputusan sang pemain yang menerima bermain
bersama Hebei China Fortune usai tak sampai dalam waktu 24 jam setelah Barcelona memastikan kepergiannya.

Sejatinya nama Mascherano sudah bisa diprediksi akan segera meninggalkan Barcelona, sampai pada akhirnya semua itu benar sebagaimana kedua belah pihak enggan untuk membicarakan perpanjangan kontrak. Adapun karir Mascherano terbilang sangat sukses, dirinya sukses mempersembahkan banyak gelar bergengsi untuk Barca.

Sampai di musim 2017/18, kehadiran banyak pemain baru dengan kualitas muda. Nama Mascherano seakan hilang, dia merasa sudah tak mampu untuk bersaing dengan pemain segar macam Gerard Pique dan Samuel Umtiti.

Keputusan untuk angkat kaki dari Camp Nou akhirnya menjadi keputusan akhir yang sangat cepat, sebelum memastikan hijrah ke Asia. Sosok Mascherano sempat disebut-sebut akan hijrah kembali ke kampung halaman, Argentina.

Mascherano, 33 tahun dipastikan akan berjabat tangan hangat dengan satu pelatih yang sudah memakan asam garam Premier League, Manuel Pellegrini. Tak hanya sang pelatih, Mascherano juga akan bereoni dengan mantan rekannya di timnas Argentina, Ezequiel Lavezzi.

Total sudah tujuh tahun Mascherano menjalani karir di Camp Nou. Prestasi yang pantas untuk diingat adalah dengan tujuh trofi La Liga Spanyol dan dua trofi Liga Champions. Peninggalan Mascherano di Barca pun tak bisa dihilangkan, dimana bekas nomor punggung Mascherano resmi menjadi milik Philepe Coutinho.

Nyaris Kehilangan Kaki, Cazorla Ingin Balik Musim Depan

Santi Cazorla menjadi salah satu sosok bintang Premier League Inggris yang selalu dinanti-nantikan kembali diatas lapangan hijau. Menyambut musim baru 2018, Cazorla kembali muncul dalam sebuah ungkapan target jangka panjang.

Dimana Cazorla nyaris melewati lebih dari 10 operasi kaki, dengan kerja keras dan proses yang ada, total Cazorla sudah melewati permainan sejak 2016 lalu. Berusia 33 tahun, lantas tak membuat Cazorla patah semangat dan ingin menargetkan camoback musim depan.

Sejauh ini, Cazorla tak pernah lagi membela Gunners sejak mengalami cedera kala mereka menang 6-0 atas Ludogorets di Liga Champions. Pemain Spanyol mengungkap dalam wawancara dengan Marca tahun lalu bahwa sejumlah operasi dan infeksi di kaki kanannya hampir membuatnya diamputasi.

Pembenaran amputasi kaki Cazorla sendiri diungkapan oleh pelatih Arsenal, Arsene Wenger yang mengatakan bahwa cedera Cazorla merupakan terburuk yang pernah dia tahu selama karirnya sebagai manajer.

Terlepas dari pandangan negati yang ada, Cazorla berharap segera kembali merumput di atas lapangan hijau. Besar harapan dari Cazorla bisa mempersembahkan gelar untuk Arsenal baik di liga lokal maupun interlokal.

“Ada momen di mana saya sudah berpikir ingin menyerah saja. Saya berpikir ‘mungkin ini semua tidak layak diperjuangkan’. Jika semuanya berjalan baik, mungkin tahun depan saya bisa kembali bermain di level top,” tutur Cazorla.

“Operasi yang teraksi saya lakukan terjadi pada bulan kemarin dan total sudah sepuluh kali saya dioperasi. Operasi pertama cukup beresiko karena saya mendapatkan terlalu banyak steroid dan itu mempengaruhi kulit saya,”

“Apa yang kemarin lakukan itu bisa membuat saya infeksi, yang kemudian mengancam kondisi tendon saya. Jalan yang ada ketika itu harus diamputasi, nyaris berita itu bisa membuat saya stop dari dunia sepakbola.” tutup Cazorla.