Category Archives: Berita Sepak Bola

Barcelona Berikan Kontrak Baru Untuk Lionel Messi?

Barcelona kabarnya telah mencapai kesepakatan untuk kontrak baru Lionel Messi. Dalam kontrak barunya itu disisipkan klausul lepas yang baru dengan tebusan sebesar Rp 4,5 triliun.

Kontrak Messi di Barcelona sejatinya baru akan habis di tahun 2018 nanti. Walaupun begitu, pihak klub tetap menyodorkan kontrak baru untuk pemain topnya itu.

Beberapa waktu lalu, Messi memang sempat digosipkan ingin pindah ke klub lain. Manchester City dikabarkan jadi salah satu peminat si pemain, ada pula ketertarikan dari klub Liga China. Alhasil, normal saja kalau Barca mencoba memagari si pemain dengan memberikan kontrak baru.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari salah satu media, Messi dengan Barca disebut sudah bersepakat untuk memberikan konrak baru. Tepatnya dengan jangka waktu selama 3 tahun, maka Messi pun akan berseragam dengan Blaugrana hingga tahun 2021 mendatang dan ada opsi tambahan semusim lagi.

Kontraknya barunya itu pun disisipkan klausul lepas dengan harga yang superior, yakni sekitar 300 juta euro ataupun sebesar Rp 4,5 Trilin. Namun ada laporan lebih detail terkait gaji baru yang ditawarkan oleh Barca untuk Messi.

Messi sendiri tengah sibuk menjalani hooneymoon bersama kekasihnya, Antonella Roccuzzo. Mereka baru saja menggelar pernikahan di Rosario, Argentina, tepatnya di 30 Juni kemarin.

‘Pepe Reina Boleh Bertahan Seumur Hidup Di Napoli’

 

Napoli bersikeras untuk tak menjual Pepe Reina. Bahkan petinggi klub, Aurelio De Laurentiis, ingin kiper veterannya itu bertahan di Partenopei seumur hidup.

Kontrak Reina dengan Napoli tinggal semusim lagi. Alhasil, wajar saja kalau ada banyak klub yang mulai mengincarnya di bursa transfer musim panas tahun ini.

Di sisi lain, De Laurentiis pernah menegaskan kalau kiper berusia 35 itu masih akan bertahan. Tapi Napoli pun memberikan sinyal bakal mencari suksesor untuk eks pengawal gawang Liverpool itu.

De Laurentiis sampai sekarang masih bersikeras untuk mempertahankan Reina. Bahkan petinggi klub yang juga adalah sosok pengusaha di bagian perfilman itu pun bersedia kalau Reina bertahan selamanya di Napoli.

“Alternatif buat Reina? Saya telah mencobanya selama dua bulan terakhir dan saya belum bisa mendapatkannya,” ungkap De Laurentiis seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Masa kerja Pepe akan segera berakhir di musim depan, tahun depan pastinya bakal ada masalah. Kalau dia mengalami cedera, apa yang akan kami lakukan? Kalau semua ini tergantung dengan saya, maka saya akan berjudi dengan mempertahankan Reina yang amat oke dan berpengalaman, dan juga karismatik.”

“Pepe merupakan yang terbaik dan saya sangat yakin dengannya, saya yakin dengannya disaat saya tak mengenalnya. Dirinya seperti saya, sosok pekerja keras dan istri kami khawatir lantaran kami lebih memusingkan pekerjaan ketimbang mereka.”

“Kalau Reina menetap seumur hidup, saya pastinya akan amat gembira. Berdasarkan penilaian saya, Reina mesti menetapa di Napoli selamanya. Kalau dia membesut tim muda…,” sambung De Laurentiis.

“Dia dengan Marek (Hamsik) bisa memikirkannya. Pepe merupakan sosok motivator serta pendorong, namun bukan hal itu yang saya tawarkan untuknya sekarang ini,” katanya mengakhiri.

Juventus Mulai Dekati Blaise Matuidi Lagi

blaise matuidi

Juventus belum menyerah dalam upanya mendatangkan Blaise Matuidi. Sekarang Bianconeri mulai mendekati lagi pemain Paris Saint-Germain itu di bursa transfer musim panas tahun ini.

Matuidi sejatinya hampir berkiprah di Juve saat masa depannya tengah dipertanyakan pada jendela transfer tahun lalu. Matuidi awalnya direncanakan untuk menjadi suksesor Paul Pogba yang hengkang ke Manchester United, namun di akhirnya kesepakatan tidak terjadi.

Untuk bursa transfer tahun ini, Juve rupanya masih tertarik dengan si pemain dan kini mereka bersiap mendekati pesepakbola 29 tahun itu lagi. Potensi untuk mendatangkan Matuidi kali ini pun disebut lebih besar lantaran kontrak si pemain dengan PSG akan segera habis di 2018 nanti.

Hal itu berarti, Matuidi mesti dijual dalam jendela transfer tahun ini apabila PSG ingin meraup untung. Tapi dengan syarat juga kalau tak ada kesepakatan terkait kontrak baru antara kedua belah pihak.

Dengan situasi seperti ini, Juve tentu akan memanfaatkannya dan mencoba menghubungi Mino Raiola selaku agen Matuidi. Seperti yang dilaporkan dari salah satu media Italia, Raiola dan Juve dikabarkan akan berjumpa di hari Selasa nanti guna membahaskan transfer sebesar 15 juta euro itu (sekitar Rp 228 miliar).

Sejatinya upaya Juventus merekrut Blaise Matuidi adalah solusi dari kegagalan mereka mendatangkan Steven N’Zonzi dari Sevilla. Permintaan sebesar 40 juta euro yang diminati oleh klub asal Spanyol itu dianggap terlalu tinggi untuk ‘Si Nyonya Tua’.

Di sisi lain, ada pula pemain PSG lainnya yang tengah diincar Juve, yakni Serge Aurier. Pesepakbola asal Pantai Gading itu diproyeksikan akan menggantikan lubang yang ditinggalkan Dani Alves.

Perekrutan Aurier pun terbilang amat menguntungkan Juventus lantaran bisa memainkan posisi full-back kanan dan juga di posisi full-back kiri serta bek central.

AC Milan Takkan Berlama-Lama Mengatasi Persoalan Donnarumma

gianluigi Donnarumma

AC Milan akhir-akhir ini tengah sibuk mengurus persoalannya dengan Gianluigi Donnarumma. Pihak klub mengklaim bahwa sejauh ini belum ada perkembangan terbaru terkait masa depan kiper asal Italia itu.

Donnarumma sebelumnya diketahui menolak pembaruan kontrak dari Milan meskipun kontraknya di San Siro akan segera habis di bulan Juni 2018 mendatang.

Dengan situasi seperti itu, wajar saja ada banyak klub yang mulai mengincarnya di bursa transfer tahun ini. Sebut saja Real Madrid dengan Manchester United, yang dikabarkan paling serius mendekati si pemain.

CEO Milan, Marco Fassone, saat ditanyakan bagaiaman perkembangan masa depan Donnarumma. Mereka mengklaim kalau persoalan si pemain sejauh ini belum jelas dan masih harus menunggu.

“Dengan bursa transfer yang masih berlangsung, ada sejumlah hal yang masih mesti Anda nantikan hasilnya,” ucap Fassone kepada salah satu media.

“Kami mau secepatnya memberikan skuat yang superior buat (manajer Vincenzo) Montella. Hal itu sedikit telat, namun jendela transfer sekarang inni masih belum resmi terbuka, masih ada waktu untuk menambal apa yang masih kosong.”

“Buat Donnarumma, tidak ada perkembangan terbaru. Kami masih menantikan kelanjutkannya, namun takkan
memakan periode waktu yang lama, untuk sejumlah persoalan.”

“Kami akan bekerja hingga 3 Juli (pelatihan pramusim) dengan kepastian yang lebih baik,” lanjutnya.

Arturo Vidal Optimis Dengan Kualitas Chile

 

Penampilan timnas Chile cukup mengesankan belakangan ini. Arturo Vidal pun optimis dengan peluang timnya menjuarai Piala Konfederasi dan menjadi kandidat kuat juara di Piala Dunia 2018.

La Roja selalu menjadi salah satu tim underdog di beberapa tahun lalu. Namun, sedari ditaklukkan Brasil dalam putaran 16 besar di Piala Dunia 2014, Chile memperlihatkan peningkatan yang signifikan.

Buktinya saja, Chile menegaskan diri lewat kesuksesannya menjuarai Copa America 2015 dan kemudian mampu mempertahankan mempertahankan gelar juara di Copa America Centenario 2016. Alhasil, sekarang ini tim arahan Juan Antonio Pizzi itu berhak menempati posisi ke-4 dalam daftar FIFA, tepatnya di bawah Brasil (1), Argentina (2), serta Jerman (3).

Arturo Vidal sendiri merupakan salah satu kunci sukses Chile dalam beberapa tahun ini. Disebabkan itulah, gelandang yang bermain untuk Bayern Munich itu yakin kalau Chile punya masa depan yang cemerlang.

“Sekarang ini kami sudah memuncaki 2 turnamen yang terbilang bergengsi dalam Amerika Selatan. Aku tak tahu apakah ini periode terbaik di dalam karierku namun aku berharap kami terus memperlihatkan peningkatan,” kata Vidal seperti yang dilansir dari salah satu media.

Arturo Vidal juga menilai kalau Chile mempunyai semua modal untuk terus menang, dan dia berharap bisa ikut berandil dalam periode kesuksesan tim nantinya.

“Aku berharap bisa bermain dengan timnas untuk beberapa tahun lagi namun saat ini kami sudah mampu menggapai banyak hal. Aku yakin bahwa kami bisa menjuarai kompetisi ini, kemudian bersaing dalam Piala Dunia dan mempertahankan Copa America lagi.”

“Kami memiliki pemain-pemain yang tangguh dan sosok peracik taktik yang cemerlang. Kami memiliki semuanya yang kami perlukan untuk terus memenangi laga. Aku pun berharap bisa begitu dengan bermain selama bertahun-tahun lagi, paling tidak hingga aku berusia 40 tahun!” katanya mengakhiri.

FIFA Akan Selidiki Soal Transfer Pogba Dari Juventus Ke Man United

paul pogba

 

FIFA memastikan akan menyelidiki secara menyeluruh terkait pembelian Paul Pogba dari Juventus ke Manchester United di bursa transfer musim panas tahun lalu. Kubu MU telah dipastikan tidak bersalah, sedangkan Juve kemungkinan akan menerima sanksi.

Juventus awalnya merekrut Pogba tanpa biaya sepeser pun mengingat kontrak si pemain bersama Man Utd berakhir di 2012 silam. Namun, ketika pihak ‘Setan Merah’ ingin membawa pulagn lagi pemain asal Prancis itu ke Old Traffrod di 4 tahun kemduain, biaya transfernya justru sebesar 89,3 juta pounds.

Namun seperti yang dilaporkan, Juve sejatinya tidak menerima semua uang dari hasil penjualan itu. Sebaliknya agen Pogba, Mino Raiola, dilaporkan menerima bagian sekitar 41 juta pounds ataupun nyaris dari setengah penjualan tersebut.

Disebabkan dugaan inilah, pihak FIFA pun mulai menyelidiki lebih lanjut. Terdapat dakwaan kalau Juventus dengan Raiola melanggar regulasi yang sudah ditetapkan FIFA terkait hak pemilikan si pemain oleh pihak ketiga. Sedari April 2015 lalu, FIFA sudah menetapkan sebuah regulasi yang melarang hak kepemilikan pemain dari pihak ketiga.

“Kami dapat mengklaim kalau proses kedisplinan terhadap Juventus FC sudah dimulai. Kami tidak dapat menangapi hal ini lebih lanjut karena prosesnya masih terus berlangsung,” ucap juru bicara FIFA seperti yang dilansir dari salah satu media.

Tak hanya itu, juru bicara FIFA itu pun mengklaim kalau pihak Man United tidak terlibat dalam proses kedisplinan ini.

Apabila nantinya mereka terbukti bersalah dan melanggar regulasi, Juventus kemungkinan akan mendapat sanksi dari FIFA. Bahkna, sanksi serius seperti larangan untuk melakukan transfer pun mengancam Juve terkait masalah ini.

Inter Milan Diyakini Akan Kembali Merekrut Pemain-Pemain Top

 

Bekas Chairman Inter Milan, Massimo Moratti, yakin kalau Suning Group memiliki sumber dana yang besar untuk membeli pemain-pemain top ke Giuseppe Meazza.

Moratti dulunya sempat memecahkan rekor transfer dunia ketika merekrut Ronaldo dari Barcelona di tahun 1997. Dalam periode itu, Inter bersedia mengocek kantong sebesar 19,5 juta pounds untuk membawa pulang pesepakbola asal Brasil itu.

Disebabkan itulah, dia pun mendukung pemilik baru Inter Milan, Suning Group, untuk memperlihatkan kalau mereka pun mampu melakukan bisnis serupa dengan Nerazzurri.

Moratti juga yakin sekarang atau nantinya, Suning pasti akan merekrut pemain kelas dunia ke Inter.

“Apakah saya berharap Suning mendekati sosok pemain bintang layaknya Ronaldo? Cepat atau lambat, mungkin,” kata Moratti seperti yang dilansir dari salah satu medi.

“Disaat ada sosok pemain dengan mental juara yang hebat datang, mereka memberikan semangat dan motivasi, namun saat ini (klub) harus menemukan pemain yang memiliki rasa profesional, kewajiban untuk mendedikasikan yang terbaik buat tim.”

“Lebih lagi, tak gampang untuk menemukan pemain sehebat Ronaldo.”

Musim 2016/2017 sendiri merupakan musim pertama Inter di bawah kepemilikan Suning. Disaat itu, Joao Mario yang didatangkan dari Sporting Cp dengan biaya transfer sekitar 35 juta euro menjadi transfer paling mahal untuk Inter.

Namun, Inter tetap saja gagal berival di deretan atas Sserie A ataupun tingkat Eropa. Situasi di dalam tim pun tak begitu bagus mengingat mmereka sempat 2 kali mengganti manajer.

“Suning memiliki sumber daya ekonomi yang amat besar, namun mereka pastinya membutuhkan pengalaman lebih banyak. Musim lalu berlansung amat mengecewakan dan mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran,” ujar Moratti.

Menjelang musim baru 2017/2018, Inter Milan sejauh ini masih belum merekrut pemain baru di bursa transfer. Ada rumor yang mengabarkan kalau pihak Suning Group sudah menyiapkan dana sebesar 110 juta euro dalam bursa transfer tahun ini.

AC Milan Diklaim Sudah Mengancam Gianluigi Donnarumma

 

Keputusan Gianluigi Donnarummma menolak pembaruan kontrak di AC Milan membuat situasi klub semakin buruk. Agen si pemain pun mulai membuka suara bahwa pihak klub telah mengancam kliennya.

Sejumlah media Italia sempat mendatangi kediaman Mino Raiola, selaku agen Donnarumma, tepatnya di Minggu (18/6/2017) waktu setempat. Raiola memberitahukan alasan kenapa kliennya itu menolak kontrak baru dari Milan beberapa waktu lalu.

Raiola juga menyangkal kalau Donnarumma menolak perpanjangan kontrak itu hanya karena uang semata. Dia malah mengklaim kalau kliennya itu sudah siap meneken kontrak baru di Milan.

“Situasinya jadi begitu panas dan tidak bersahabat, alhasil tidak ada solusi lain untuk mengatasi masalah ini. Kami membuat keputusan yang sejatinnya tidak mau kami lakukan awalnya,” ucap Raiola seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Ini tak ada hubungannya dengan masalah uang. Namun kami diancam, kelaurga si pemain diancam, dari ancaman takkna dimainkan lagi hingga mengancam akan membunuhnya. Anda takkan bisa mempertahankan seorang pemain dengan mengancamnya.

“Saat ini ada konsekuensi ia akan menepi selama semusim. Namun kualitasnya membuat hal itu tidak mungkin, bahkan bisa dibialgn ini seperti bullying.

“Kami malah tak pernah membicarakan tentang uang maupun klausul rilis lantaran kami tidak diperbolehkan untuk sampai sejauh itu, maupun memikirkan apa yang terbaik buat Gigio. Dia sudah siap memperpanjang kontrak awalnya, tidak ada keraguan dalam benaknya. Namun, mereka memaksa kami buat melupakan negosiasi karena lingkungan yang ada di sekitarnya.

“Saya bertanggung jawab dalam hal ini. Mereka sudah memaksa kami. Milan akan kehilangan Donnarumma. Dia (Donnarumma) mengatakan ke saya, ‘Terus terang saja, Mino, saya merasa tidak bisa melanjutkan negosiasi disaat orang-orang ini mencemooh dan mengancam saya serta keluarga saya’.

“Misalnya, ada spanduk di depan markas klub. Sebuah klub semestinya melindungi pemain-pemainnya lalu melepaskan spanduk tersebut. Sebuah klub semestinya menyuport pemain dan menyuport kariernya, bukan malah balik mengancamnya dengan tidak memainkannya sisa kontrak” ucap Raiola.

Tolak Kontrak Baru AC Milan, Donnarumma Diyakini Akan Ke Juventus

gianluigi donnarumma - ac milan

 

Gianluigi Donnarumma dipastikan akan hengkang dari AC Milan, paling telat yakni di bursa transfer tahun depan. Kiper muda berusia 18 tahun ini pun diperkirakan akan pindah ke pesaing Rossoneri di Serie A, Juventus.

Donnarumma sudah menentukan masa depannya di Milan dengan menolak perpanjangan kontrak, Kamis (15/6/2017). Hal ini berarti, kemungkinan Donnarumma akan hengkang di bursa transfer tahun ini atau di tahun depan mengingat si pemain masih terikat kontrak sampai Juni 2018.

Tentu saja hal ini jadi persoalan yang rumit buat Milan. Pasalnya, mereka harus menjual Donnarumma di jendela transfer tahun ini kalau mau meraup keuntungan dari kehilangan si pemain. Apalagi Donnarumma memang diincar oleh banyak klub besar Eropa, di antaranya yakni Manchester United, Real Madrid, sampai Paris Saint-Germain.

Ada pula opsi lain buat Milan yaitu dengan mempertahankan Donnarumma selama setahun lagi. Namun, mereka takkan memperoleh apapun lantaran Donnarumma akan berstatus free transfer disaat kontraknya habis.

Mantan penyerang Milan, Daniele Massaro, memperkirakan kalau Donnarumma akan tetap berkiprah di Serie A, namun kemungkinan akan bersama Juventus. Lebih lagi, Bianconeri sekarang ini tengah mencari suksesor kiper veterannya, Gianluigi Buffon, yang tampaknya akan menutup karier di musim depan.

“Disaat Inter memberikan penawaran untuk saya serta menjanjikan apapun yang saya inginkan, saya justru menolak penawaran itu. Saya lebih memilih untuk mengabdi dengan Milan dan menutup karier di Jepang,” ungkap Massaro seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya juga tidak mengerti ini kesalahan siapa, namun kenyataannya Donnarumma telah menipu para penggemar. Kalau sejumlah penyelamatannya telah membantu Milan memperoleh 6 poin di periode awal musim, dia pun membuat Milan kehilangan 6 poin di periode kedua musim,” ucap Massaro, yang berseragam Milan di era 1986-1995.

“Saya kira Donnarumma telah menjalin kesepakatan lainnya dan berdasarkan pemikiran saya dia akan pergi ke Juventus,” tutupnya.