Category Archives: English Premier League

Prediksi Skor Terbaik Cardiff City vs Brighton 10 November 2018

Prediksi Skor Terbaik Cardiff City vs Brighton 10 November 2018

Prediksi Skor terbaik Cardiff City vs Brighton 10 November 2018 yang akan datang akan menjadi bahasan panas kali ini. Laga ini akan menjadi bagian dari Premier League 2018-2019 pada minggu ke-12 yang rencananya akan dilaksanakan di Cardiff City Stadium (Cardiff) pada pukul 19:30 WIB.

Cardiff City saat ini akan bertindak sebagai tuan rumah. Dalam laga terakhirnya, Cardiff mendapat hasil buruk setelah gagal atas Leicester dengan skor akhir 0 – 1. Dengan kegagalan tersebut Cardiff belum dapat berada di posisinya di papan klasemen dan masih berada di zona degradasi dengan bertengger di peringkat ke-18 mencatatkan 5 poin saja dari 11 laga yang dimainkan.

Dalam laga kali ini, mereka akan tampil di kandang sendiri. Pastinya Cardiff harus menggunakan kesempatan ini dengan baik demi mendapatkan hasil yang maksimal. Cardiff juga akan memperoleh semangat penuh dari para suporter mereka, sehingga pemain harus menampilkan performa terbaiknya demi merayakan kemenangan di rumah sendiri.

Sementara itu, Brighton menjadi tim tamu yang juga akan memulai laga dengan keadaan yang kurang menyenangkan. Pada laga terakhirnya, mereka juga mendapatkan hasil kekalahan atas Everton dengan skor akhir 3 – 1. Pastinya, kegagalan tersebut akan memberikan pengaruh pada mental skuad Brighton.

Akan tetapi, Brighton harus segera berbenah dan segera mendapat kembali rasa percaya diri mereka demi mendapatkan hasil terbaik dalam laga ini. Konsistensi dari para pemain begitu penting untuk dapat melaksanakan laga ini tanpa kegagalan lagi. Apalagi saat ini 3 poin penuh sangat mereka butuhkan demi posisi di klasemen yang kini berada di posisi ke 12 dengan hasil 14 poin.

Untuk itu, berikut data dan analisa terlengkap dari prediksi Cardiff City vs Brighton 10 November 2018 yang dapat menjadi acuan Anda dalam menentukan prediksi skor terbaik dari laga Premier League 2018-2019 ini.

Prediksi Skor Terbaik Cardiff City vs Brighton 10 November 2018

 

Head To Head :

25.01.17 Brighton 1 – 0 Cardiff

03.12.16 Cardiff 0 – 0 Brighton

20.02.16 Cardiff 4 – 1 Brighton

03.10.15 Brighton 1 – 1 Cardiff

11.02.15 Cardiff 0 – 0 Brighton

Lima Pertandingan Terakhir Cardiff :

03.11.18 Cardiff 0 – 1 Leicester

27.10.18 Liverpool 4 – 1 Cardiff

20.10.18 Cardiff 4 – 2 Fulham

06.10.18 Tottenham 1 – 0 Cardiff

30.09.18 Cardiff 1 – 2 Burnley

Lima Pertandingan Terakhir Brighton :

03.11.18 Everton 3 – 1 Brighton

27.10.18 Brighton 1 – 0 Wolves

20.10.18 Newcastle 0 – 1 Brighton

06.10.18 Brighton 1 – 0 West Ham

29.09.18 Manchester City 2 – 0 Brighton

Prediksi Susunan Pemain :

Cardiff : Neil Etheridge, Greg Cunningham, Sean Morrison, Bruno Ecuele Manga, Callum Paterson, Lee Peltier, Joe Ralls, Josh Murphy, Bobby Reid, Gary Madine, Junior Hoilett

Brighton : Mathew Ryan, Gaëtan Bong, Shane Duffy, Lewis Dunk, Ezequiel Schelotto, Biram Kayal, Davy Propper, Solomon March, Jurgen Locadia, Yves Bissouma, Florin Andone

Prediksi skor Cardiff City vs Brighton 10 November 2018 : 0 – 1

Helikopter Milik Pemilik Leicester City Alami Kecelakaan di Area Stadion

pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha

Leicester City dalam kondisi berduka. Hal ini dikarenakan terjadinya insiden mengejutkan sehubungan dengan sang pemimpin yakni Vichai Srivaddhanaprabha. Helikopter milik Vichai mengalami kecelakaan dan terjatuh di wilayah stadion pada Sabtu 27 Oktober 2018 malam waktu setempat.

Kecelakaan helikopter pemilik Leicester City tersebut berlangsung hanya berselang satu jam setelah Leicester meyelesaikan laga dengan hasil seri yakni 1-1 oleh West Ham United di King Power Stadium, pada Sabtu (27/10/2018) malam WIB. Dalam laga tersebut, Leicester tampil dengan dramatis mencatatkan satu poin lewat Wilfred Ndidi pada menit ke-89, setelah kemasukan lebih dulu oleh Fabian Balbuena pada menit ke-30.

Srivaddhanaprabha sendiri merupakan salah satu penonton yang duduk di tribun VVIP King Power Stadium. Sekitar sejam setelah laga selesai dilaksanakan, helikopter milik pengusaha asal Thailand ini terbang dari stadion yang kemudian mengalami masalah saat sudah berada di atas, kemudian lepas kendali tak lama setelah take-off. Helikopter lalu mengalami tabrakan di dinding gedung hingga jatuh dan meledak.

Tim penyelamat langsung ada di tempat, karena Vichai menjadi salah satu penumpang dalam helikopter tersebut. Sampai saat ini, belum diketahui pasti apa penyebab dan konfirmasi resmi terkait kondisi penumpang. Termasuk sang putri yang disebut-sebut masuk dalam helikopter tersebut.

Saksi mata yang ada di sekitar lokasi menyebutkan jika helikopter tampak berputar-putar yang kemudian lepas kendali setelah lepas landas. Dipercaya jika terdapat kerusakan pada bagian rotor belakang hingga membuat kerusakan fatal pada helikopter.

Vichai Srivaddhanaprabha

Beberapa polisi yang berada di lokasi memang serta merta berusaha menyelematkan orang yang ada dalam helikopter sesaat setelah helikopter terjatuh. Salah satu polisi bahkan berhasil memecahkan jendela demi menolong para penumpang.  Namun, mereka kesulitan karena adanya ledakan dan segera mundur karena kondisi yang terlalu panas.

Sementara itu, Juru bicara klub mengungkapkan dalam Twitter resminya, jika pihak klub sudah dibantu oleh Kepolisian Leicestershire dan layanan darurat dalam menanggapi peristiwa menyedihkan di King Power Stadium. Klub pastinya akan memberikan pernyataan dan berita yang lebih detail setelah ada informasi jelas.

Fotografer yang bernama Ryan Brown yang tengah bertugas di laga Leicester City vs West Ham United tersebut menjadi salah satu saksi mata yang melihat helikopter tersebut meninggalkan King Power Stadium sebelum jatuh.

Dirinya mendengar jika suara mesin berhenti dan kemudian terlihat heli bermasalah yang menyebabkan adanya suara desingan dilanjutkan dengan suara jatuh yang keras dan ledakan.

Masih dalam Penyelidikan

Juru bicara Polisi Leicestershire mengungkapkan rincian waktu laga pada Sabtu 27 Oktober, yang usai dengan skor sama yakni 1-1. Laga dimulai pada pukul 17.30 waktu setempat dan usai sekitar satu jam sebelum helikopter mengalami kecelakaan.

Sementara itu, berada dalam asuhan Vichai Srivaddhanaprabha, Leicester City berhasil menjadi klub liga inggris yang dikagumi dan berhasil mencatatkan Liga Premier Inggris pertamanya pada tahun 2016 lalu.

Kejadian ini jelas saja langsung menjadi perhatian para pemain dan klub besar Premier League lainnya. Banyak yang mendoakan dan berduka dengan insiden menyedihkan yang dialami pemilik Leicester City tersebut.

 

Chelsea era Mourinho Lebih Hebat Ketimbang Chelsea era Conte

Chelsea era Jose Mourinho Lebih Hebat Ketimbang Chelsea era Antonio Conte yang sekarang, mungkin hal ini akan sangat menarik diperbincangkan ketika Conte benar-benar meninggalkan Stamford Bridge. Namun hal ini tak bisa dihilangkan dalam pandangan Mourinho selaku mantan pelatih yang pernah membawa kesuksesan besar kepada Chelsea.

Dalam pandangan Mourinho, dirinya adalah sosok mantan pelatih Chelsea yang sukses menunjukan permainan ofensif dalam tiga tahun terakhir. Disini, The Special One mencoba membandingkan The Blues asuhannya dengan tim Conte dan Leicester City nya Claudio Ranieri.

Sepanjang perjalanan karirnya di London, Mourinho tercatat sukses membawa The Blues ke tangga juara Liga Primer Inggris 2014/15. Jejaknya diikuti oleh Ranieri semusim kemudian, lalu Conte yang membawa Laskar London juara lagi musim lalu.

Adapun apa yang tercatat sebelumnya tak pantas dibandingkan dengan catatan yang dihasilkan oleh Mourinho ketika menjabat sebagai menajer Chelsea.

“Mari bicara jujur dan objektif, menurut saya apa yang terjadi Dari tiga juara Liga Primer, Chelsea dengan Mourinho, Leicester dengan Ranieri, Chelsea dengan Conte, mana dari ketiga tim itu yang paling ofensif? Mana yang memainkan sepakbola lebih berkualitas? Tentu saja saya, namun mereka tidak pernah mengakuinya. Ini sangat aneh,” cetus Mourinho.

“Kami langsung memberikan pembuktian sejak hari pertama, segala aspek sepakbola yang dituntut dari sebuah tim. Kami memiliki sepakbola menyerang yang fantastis, kami tahu bagaimana cara mendominasi permainan dan kami juga baik dalam bertahan.” Mourinho mengakhiri.

Untuk menambah pertandingan dan mencoba memberikan data akurat untuk perbandingan, maka tim redaksi kami mempunyai data bahwa Chelsea 2014/15 mencetak 73 gol dan jumlah golnya kalah dari Manchester City yang mencetak 83 gol. Sementara ketika Chelsea juara pada musim 2016/17 kemarin, Conte turut membawa timnya melesakkan gol sebanyak 85 dalam putaran satu musim Premier League.

Bernardo Silva Bakal Jadi Pembeda di City

bernardo silva

Bernardo Silva sudah mulai tampil untuk Manchester City. Pesepakbola internasional Portugal tersebut dianggap bisa memberi perbedaan signifikan bagi permainan The Citizens.

Pertandingan antara City kontra West Ham United jadi penampilan perdana Bernardo. Dia maju sebagai pemain pengganti dalam laga yang berkesudahan 3-0 untuk kemenangan City pada 4 Agustus lalu.

Bernardo yang masuk pada menit ke-58, sudah bisa membuat kapten tim, Vincent Kompany, terpukau. Penguasaan bola dan passing-passing Bernardo dinilai bisa banyak membantu dalam partai yang dilakoni timnya.

Saat memperkuat AS Monaco di usim lalu, Bernardo bisa memperlihatkan performa yang bagus. Dia membukukan 8 gol plus 11 assist di berbagai kompetisi.

“Anda bisa lihat sendiri kualitas yang ada dalam dirinya. Ia mempunyai penguasaan bola yang bagus. Dia adalah pemain yang tahu saat kapan harus melepaskan umpan kunci dan saya tentu amat antusias karena saya sadar jenis pemain seperti ini bisa jadi penentu laga dan membantu anda sampai ke level yang hebat,” kata Kompany di Manchester Evening News.

“Akan tetapi ini baru menjadi pramusim baginya. Mungkin dia masih tertinggal dalam hal kebugaran, itu wajar dan kami butuh kehadirannya di waktu yang tepat,” kata pemain asal Belgia itu menambahkan.

Kehadiran Bernardo membuat lini tengah anak asuh Pep Guardiola kaya akan aktivitas dimana sebelumnya mereka telah mempunyai para gelandang cerdik seperti David Silva dan Kevin de Bruyne.

Conte Tegaskan Hazard Tidak Dijual

eden hazard

Walaupun belum sembuh dari cedera, gelandang Chelsea, Eden Hazard tengah dikabarkan masuk daftar incaran Barcelona. Manajer Chelsea, Antonio Conte yakin jika gelandang andalannya itu merasa bahagia di klub dan tidak ingin pergi kemana-mana.

Barcelona saat ini tengah diusik dengan rumor kepergian Neymar, Paris Saint-Germain. Menyusul kabar bahwa tim raksasa Prancis itu bersedia untuk menyanggupi klausul rilis dari penyerang tim nasional Brasil tersebut yang ada di angka 222 juta euro.

Nama-nama yang akan direkrut untuk menggantikan Neymar telah bermunculan, termasuk Paulo Dybala, Philippe Coutinho. Baru-baru ini, Radio Marca megembuskan kabar bahwa kini Hazard, yang masih terikat kontrak dengan Chelsea sampai 2020, juga masuk dalam daftar buruan.

“Saya tidak tahu apapun mengenai masalah ini. Di masa lalu, saya sudah sering membaca kabar tentang Hazard yang akan direkrut oleh Real Madrid dan sekarang dengan Barcelona.” ungkap Antonio Conte seperti yang dilansir dalam ESPN.

“Sekarang ini adalah bursa transfer dan kita semua harus mengerti dengan rumor-rumor yang berkembang di luar sana. Saya rasa sekarang Eden Hazard sangat bahagia bersama dengan kami dan bermain untuk Chelsea.”

Hazard masih menjalani masa pemulihan setelah naik ke meja operasi karena cedera pergelangan kaki. Alhasil, gelandang tim nasional Belgia tersebut tidak bisa ikut bersama rekan-rekannya menjalani tur pramusim.

Conte sendiri belum bisa memastikan kapan Eden Hazard akan kembali bermain bersama The Blues. Namun, yang pasti adalah proses pemulihan mantan gelandang Lille berjalan sesuai rencana.

“Saya tidak bisa memastikan karena ketika Anda comeback dari sebuah cedera yang buruk, maka sangat sulit untuk menentukan jadwal kembali yang pasti. Yang bisa saya pastikan adalah proses pemulihannya berjalan sangat baik dan Anda tahu pentingnya si pemain untuk kami.” sambung mantan manajer Juventus dan tim nasional Italia tersebut.

 

Mourinho Sampai Memohon Agar Dilepas Madrid

jose mourinho

Demi meninggalkan Real Madrid, Jose Mourinho, emngatakan ia sampai harus ‘mengemis’ di depan manajemen klub hingga diperbolehkan angkat koper.

Kebersamaan sang manajer selama tiga tahun harus tuntas pada 2013 silam lewat kesepakatan bersama dengan El Real walau sebenarnya pria internasional Portugal tersebut masih terikat kontrak tiga musim.

Beberapa pekan kemudian, Mourinho pulang ke Chelsea untuk kali kedua sebelum menyeberang ke Manchester United di awal musim lalu.

Manajer berjuluk The Special One itu sukses mempersembahkan trofi Piala Liga dan Liga Europa di tahun pertamanya di Old Trafford sekaligus memastikan lolos ke penyisihan grup musim depan. Pria kelahiran 54 tahun lalu itu optimis bakal meraih kesuksesan lebih oke dari musim lalu.

“Saat pertama kali saya datang, tak hanya ingin membangun sebuah tim untuk menghentikan dominasi, akan tetapi juga memperkuat berbagai hhal sekitar tim dan dalam hal ini saya dapat melihat persamaan soal kesulitan dan dimensi dari tugas yang saya dapatkan,” buka Mourinho.

“Saya pikir apa yang saya lewati musim lalu, Liga Europa, Piala Liga, berada di posisi keenam Liga Primer Inggris, terlihat enteng dalam pandangan Anda. Tetapi saya tahu pekerjaan saya itu jauh lebih rumit, sukses di sejumlah turnamen dan kurang berhasil di Premier League.”

“Jujur saya, dulu klub itu (Madrid) ingin saya tetap bertahan. Semua yang ada di dalam klub baik presiden, CEO, petinggi, diri saya, kami semua merasa setelah saya beberapa tahun peekrjaan kami diselesaikan dan mereka tak ingin saya hengkang.”

“Pada kenyataannya, saya seperti mengemis-ngemis kepada mereka supaya mempersilakah saya pergi. Saya rasa di Manchester hal itu tidak boleh sampai terjadi karena saya tak memiliki niatan pergi.”

Hazard Merasa Sangat Bangga Bisa Bermain Satu Tim Dengan Drogba

Eden Hazard

Eden Hazard merasa sangat bersykur karena sempat punya kesempatan untuk bermain satu tim bersama Didier Drogba di Chelsea. Hazard pun berniat untuk mencertikan kisahnya itu ke anak-anaknya suatu saat nanti.

Hazard pertama kali datang ke Chelsea di musim 2012/2013, atau ketika Drogba memutuskan hengkang setelah mengantarkan The Blues meraih juara di Liga Champions.

Dua musim berikutnya, Didier Drogba ‘pulang’ ke Stamford Bridge. Berstatus bebas transfer dari Galatasaray, Drogba mendapatkan kontrak selama satu musim dengan alasan ingin kembali bermain di bawah asuhan Jose Mourinho, yang sekarang melatih Manchester United.

Duet Hazard dan Drogba terbukti sukses dengan keberhasilan Chelsea memenangkan trofi Premier League. Sepanjang musim 2014/2015, Hazard mencetak 19 gol dan 13 assist sedangkan pemain asal Pantai Gading tersebut membukukan empat gol dan satu assist.

Hazard dan Drogba pun kembali berpisah di musim panas 2015, ketika sang legenda memutuskan pindah ke Amerika Serikat untuk memperkuat Arizona United SC. Momen bermain bersama semusim itu rupanya cukup membuat Hazard merasa terkesan.

Sejak kecil, saya sering menyaksikan permainan Didier Drogba bermain dan dia memang salah satu pemain yang saya idolakan. Saya bergabung ke Chelsea setelah dia pergi, rasanya menyedihkan. Tapi untungnya dia sempat kembali” ungkap Eden Hazard bercerita kepada Standard.

“Saya sangat senang saat dia kembali, saya bisa bercerita kepada anak-anak saya kalau pernah bermain dengan Didier Drogba, walau hanya satu musim. Didier adalah sosok yang hebat, seorang pemimpin di atas lapangan dan anda selalu bisa belajar dari salah satu yang terbaik di sepakbola. Dia pemain penting dan masih tetap berhubungan dengannya,” lanjut Eden Hazard.

Drogba pertama kali datang ke Chelsea usai dibeli dari Marseille pada musim 2003/2004. Bermain sebanyak 389 kali, ia mencetak 170 gol dan 88 assist yang membuahkan 14 trofi, termasuk lima trofi Liga Inggris dan sekali Liga Champions.

Klopp Heran Dengan Aktivitas Belanja Di Inggris

Juergen Klopp

Klub-klub di Liga Inggris sudah mengeluarkan banyak uang untuk berbelanja pemain. Manajer Liverpool, Juergen Klopp merasa cukup heran dan menilai bursa transfer Premier League terkadang memang tidak masuk akal.

Sebagai gambaran besarnya uang yang sudah dibelanjakan, duo Manchester (Manchester United dan Manchester City) sudah mengeluarkan uang nyaris 240 juta poundsterling untuk belanja pemain di bursa transfer musim panas kali ini.

Manchester City sudah merogoh koceknya sebesar 130 juta poundsterling untuk memperkuat squad. Sementara itu, Manchester United mengeluarkan dana tidak kurang dari 101 juta poundsterling untuk mendatangkan Romelu Lukaku dan Victor Lindelof.

Sementara itu, Liverpool baru saja memecahkan rekor transfer klub ketika mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma seharga 36,9 juta poundsterling awal bulan ini.

The Reds juga dikabarkan masih memburu pemain RB Leipzig, Naby Keita. Tapi, hal itu sepertinya tidak akan tercapai karena nilai transfer Keita berada di angka 80 juta poundsterling. Klopp menilai bahwa transfer di Inggris memang suatu hal yang gila.

“Menjadi lebih dan lebih sulit lagi, terutama di Inggris karena klub-klub itu tidak hanya membelanjakan banyak uang tapi mereka tidak perlu uang yang ingin Anda bayarkan kepada mereka. Jadi, persoalannya ada situ,” kata Juergen Klopp di Sky Sports.

“Mungkin bursa transfer Premier League adalah yang paling gila di dunia. Dari sudut pandang orang luar selalu seperti itu. Para pemain yang di Jerman yang Anda tidak tau, Anda pikir bisa pergi ke klub lain dengan harga 25 juta poundsterling atau lebih.”

“Di Jerman masih mungkin melakukan transfer kecil yang bagus, lima juta poundsterling di sini, tujuh juta poundsterling di sana, dan hal-hal seperti itu. Saya heran kenapa pemain muda berharga lebih mahal di Inggris, hanya karena uangnya ada di sana. Seperti itulah, ini bisa diibaratkan seperti lingkaran tertutup,” tutup Juergen Klopp.

Mourinho Tak Bisa Halangi Kepergian Rooney

Wayne Rooney

Bukan sebuah keputusan yang mudah untuk Jose Mourinho mencadangkan pemain seperti Wayne Rooney di sepanjang musim lalu. Pada akhirnya, Mourinho tak kuasa menghalagi niat Rooney untuk hengkang dari Manchester United.

Rooney resmi hengkang dari MU dan pindah Everton pada bursa transfer musim panas ini. Dalam beberapa musim terakhir, penyerang berkebangsaan Inggris itu sudah kesulitan mendapatkan tempat di squad inti The Red Devils.

Musim kemarin dia hanya bermain di 25 pertandingan di Premier League dengan total waktu bermain 1.538 menit seperti yang dicatat transfermarkt. Artinya rata-rata mantan kapten MU’ itu hanya tampil 61 menit dalam setiap pertandingan.

Kontribusinya juga terus menurun, sejalan dengan kurangnya jam bermain. Dalam dua musim terakhir di liga, Rooney hanya mampu mencetak dibawah 10 gol yakni delapan gol dan lima gol secara berturut-turut. Itu adalah catatan terendahnya sejak bergabung MU pada 2004/2005 silam.

Mourinho juga sebenarnya merasa berat melihat Rooney tak banyak mendapatkan kesempatan bermain, tapi situasi dan tuntutan permainan tidak memberinya banyak pilihan. Maka dia pun tak punya alasan menghalangi Rooney untuk kembali ke klub lamanya.

“Semua orang sudah tahu jika saya sudah lama menjadi pengagum Wayne. Dia sudah menjadi seorang contoh profesional selama masanya di klub dan akan tetap ada di buku sejarah United untuk bertahun-tahun,” ungkap Jose Mourinho dikutip Soccerway.

“Sangat berat rasabta melihat seorang pemain besar memainkan sepakbola kurang dari yang dia inginkan dan saya tidak bisa melakukan apa-apa ketika dia meminta untuk kembali ke Everton. Pengalamannya, fokus, dan kegigihannya akan dirindukan dan saya mendoakannya yang terbaik untuk ke depannya”

Pulang ke Everton, Wayne Rooney mendapatkan kontrak selama dua tahun. Kapten tim nasional Inggris ini juga kabarnya rela gajinya dipotong hingga separuh dari yang diterimanya di MU, dari yang awalnya 300 ribu poundsterling menjadi 150 ribu poundsterling saja.