Category Archives: Liga Inggris

Terkesan Tak Stabil, Conte Takut Chelsea Terlempar dari Empat Besar Klasemen

Antonio Conte secara tegas memberikan penekanan kepada anak asuhnya usai mendapati hasil tidak memuaskan hati dalam pentas Premier League Inggris akhir pekan kemarin. Dalam pandangan COnte, Chelsea bisa saja terlempar dari perburuan posisi empat besar klasemen akhir Liga Primer jika mereka terus berpenampilan biasa-biasa saja.

Secara mengejutkan Chelsea harus kalah dipekan ke-16 Premier League. Bertandang ke London Stadium, The Blues dikalahkan tuan rumah West Ham United dengan skor tipis 1-0 meski disetiap menitnya berhasil menekan tuan rumah, namun pada akhirnya mereka harus tetap mengakui keunggulan tuan rumah.

Hasil ini telah menempatkan Chelsea di posisi tiga klasemen sementara Premier League dengan jarak 2 poin dan 3 poin saja dari Liverpool dan Arsenal yang berada di peringkat 4 dan 5. Menanggapi hasil ini, Conte menyebut jika mereka kalah seperti ini lagi, bukan tidak mungkin mereka akan terlempar dari zona liga Champions.

“Saya pikir, liga ini menghadirkan masalah yang ada enam tim top dan hanya ada empat tempat di Liga Champions dan dua tempat di Liga Europa. Kami memiliki target, sebuah target yang penting yaitu bertahan di empat besar dan bermain di Liga Champions musim depan karena Manchester City punya poin yang jauh lebih banyak dari kami,” buka Conte.

“Dan jangan lupa dua tahun lalu Chelsea tidak memenuhi target dan musim lalu kami tidak bermain di Eropa. Prioritas utama kami ada di liga ini. Saya ulangi, kami memiliki target untuk mendapatkan satu dari empat tempat di Liga Champions musim depan,”

“Target ini sangat penting bagi saya, bagi para pemain dan untuk semuanya. Akan tetapi kami mesti sadar bahwa posisi empat besar di Premier League terasa sangat sulit untuk dipermanenkan. Kita berharap semua berjalan sesuai dengan target.” tutup Conte.

Tengah pekan ini, Chelsea akan kembali melanjuti pekan ke-17 Premier League Inggris. Dalam lawatannya, Chelsea akan bertandang ke markas Huddersfield di Stadium John Smith’s.

Wenger Tegaskan Masih Butuh Walcott di Arsenal

Arsene Wenger pada akhirnya buka suara perihal situasi skuat Arsenal menghadapi bursa transfer musim dingin bulan Januari 2018 mendatang. Disini, sang pelatih menekankan kepada semua pihak bahwa dirinya tidak akan menjual satu pemain pun, termasuk Theo Walcott.

Benar adanya jika isu kepergian para pemain Arsenal sudah beredar luar dan begitu juga Walcott. Hal ini terjadi lantaran sang pemain sudah tidak mendapat kepercayaan penuh dari Wenger sebagai pemain inti Gunners. Hasilnya, Walcott masuk sebagai pemain yang paling gencar digosipkan akan hengkang pada Januari nanti.

Semakin menarik ketika nama Walcott sudah ditunggu oleh dua klub besar, dan menariknya disini ketika dua klub itu diketahui adalah West Ham United dan Everton yang notabenenya sama-sama dari klub Premier League Inggris.

Wenger pun sebelumnya sempat disebut akan melepas Walcott. Namun semua itu bisa dipastikan tidak benar, pasalnya Wenger tagaskan tidak akan menjual Walcott dan berharap sang pemain akan bertahan.

“Benar, dia sempat sakit dalam beberapa minggu. Setelah itu, dia kembali bekerja keras untuk bisa kembali dan saya pun tidak akan merubah skuad yang ada,” jawaban Wenger atas pertanyaan soal situasi yang terjadi pada Walcott.

“Kemajuan datang, dia terlihat tajam dalam sesi latihan. Sekarang tinggal melihat apa yang bisa dia lakukan dipertandingan sebenarnya.” Wenger mengakhiri.

Bila bicara Walcott, maka pemain satu ini telah menunjukan sikap loyalitas yang besar kepada Arsenal. Bagaimana tidak, sampai sekarang ini. Nama Walcott tercatat sebagai pemain terlama Emirates, pembuktian mencatat bahwa Walcott sudah tergabung sejak 2006. Dan kontraknya sendiri baru akan berakhir pada musim depan.

Talenta Renanto Sanches Timbulkan Keraguan

Paul Clement nampak sangat kecewa dengan reaksi pemain muda Swansea City, Renato Sanches dikala berhadapan dengan Chelsea dilanjutan Premier League Inggris tengah pekan kemarin.

Clement yang merasa percaya diri bisa menahan gempuran The Blues dikandang sendiri menaruh harapan besar kepada Sanches yang datang ke Swansea dari Bayern Munchen dimusim panas dengans status sebagai pemain pinjaman satu musim.

Kesepakatan terjadi lantaran Munchen mengharapkan sang pemain mendapat jam terbang lebih banyak ketimbang bersaing dengan para pemain Munchen. Dan ketika mendapat kesempatan melawan Chelsea, Sanches tampil sebagai starter dan bermain di belakang dua penyerang Wilfried Bony dan Jordan Ayew.

Namun sayang, ekspetasi besar terhadap Sanches telah membuyarkan taktis Clement. Hasilnya, sang pelatih tanpa ragu langsung menggantikan mantan pemain Benfica ini dibabak kedua. Dan pemain yang beruntung menggantikan Sanches adalah Leroy Fer.

“Babak pertama sangat buruk, itulah yang dia miliki. Talentanya tidak sebesar mental kepercayaan diri, akan tetapi saya tak berpikir dia telah menunjukkan itu,” buka Clement.

“Dia merupakan seorang pemain yang sangat bagus tapi memiliki kesulitan dalam kepercayaan diri dan performa, namun kami yakin dengan lingkungan kami akan membantunya. Kita lihat apa yang bisa dia lakukan dengan kejadian ini,”

“Anda haris start dengan dasar-dasar. Saya telah melihat pertandingan dimana dia telah melakukan hal-hal bagus, tapi dia salah umpan terus-terusan. Dia hanya tak menjalani hari yang bagus sekarang ini.” tutup Clement.

Dengan kekalahan ini, Swansea harus bisa meningkatkan diri lebih baik lagi lantaran mereka sampai sekarang belum juga keluar dari zona degrasi sebagaimana posisi 19 klasemen masih menjadi tempat duduk anak asuh Clement tersebut.

Bursa Musim Dingin 2018 Jadi Peluang Chelsea Datangkan Aubameyang

Juara bertahan Premier League Inggris, Chelsea mendapat satu kesempatan besar untuk bisa mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim dingin bulan Januari 2018 mendatang.

Berita ini diturunkan langsung oleh sumber terpercaya, dimana The Blues sejatinya memiliki ketertarikan terhadap Aubameyang. Kesempatan semakin terbuka untuk Chelsea, ketika sang pemain diklaim sudah tidak memiliki hubungan baik dengan para petinggi klub Bundesliga Jerman tersebut.

Aubameyang yang sudah mencetak 17 gol dalam 19 pertandingan musim ini sebenarnya sangat baik, namun kontroversi yang sering dilakukan Aubameyang telah membuat pihak klub merasa geram dan siap melego sang pemain kepada klub peminat.

Chelsea pun muncul sebagai klub peminat teratas untuk mengamankan servis Aubameyang. Dan kesempatan ini sangat terbuka lantaran jendelan bursa transfer musim dingin segera dibuka.

Sosok Antonio Conte adalah yang paling berkeinginan mendapat amunisi baru demi mengejar ketertinggalan mereka dengan Manchester City yang untuk sementara ini berada pada puncak klasemen Premier League.

Meski sudah ada nama Alvaro Morata dan sukses memberikan kontribusi luar bias dengan raihan golnya, namun Conte tetap merasa kurang lantaran sang pemain dianggap belum bisa maksimal sebagaimana jadwal padat yang dijalan Chelsea dalam dua kompetisi besar.

Sementara sosok Michy Batshuayi tak juga memberikan keyakinan kepada Conte, terlebih lagi pemain satu ini dalam kondisi cedera. Alhasil alternatif baru harus didapat COnte juga ingin terus mendapatkan hasil maksimal.

Di sisi lain, Aubameyang sempat mendapatkan hukuman denda dan larangan bermain dari Dortmund, usai dia terlambat datang ke sesi latihan pekan lalu. Kondisi inilah yang bisa dimanfaatkan Chelsea demi mencapai target utama musim 2017/18.

Mangala Masih Belum Bisa Pastikan Statusnya di Manchester City

Status Eliaquim Mangala di Manchester City bisa dibilang menggantung tidak jelas, hal ini bisa memunculkan pemaksaan terhadap sang pemain untuk segera angkat kaki dari Etihad Stadium dalam waktu dekat.

Mangala yang kembali dari masa peminjaman dimusim ini telah mencatat lima pertandingan dalam ajang tidak resmi dan kini namanya masuk ke dalam rencana cadangan Josep Guardiola. Dengan kata lain, Mangala telah gagal menunjukan kapasitasnya sebagai pemain andalan sang pelatih.

Situasi yang sekarang terjadi pun telah membuat Mangala kembali dipinjamkan ke klub luar Inggris, dimana Velancia menjadi klub yang beruntung bisa mendapatkan jasa Mangala.

Menanggapi situasi yang terjadi, Mangala angkan bicara dengan mengatakan dia harus angkat kaki dalam waktu dekat, seiring upayanya mendapat tempat inti di sebuah tim guna menembus skuat Piala Dunia 2018 bersama Prancis.

“Sikap realistis selalu saya tanamkan dalam jalan hidup ini. Saya tahu semuanya bisa terjadi. Untuk sekarang saya ada di sini. Apakah saya bakal ada di sini selama dua bulan, hingga musim panas mendatang, satu tahun, anda tak pernah tahu. Satu-satunya yang bisa anda lakukan adalah fokus dengan apa yang anda bisa kendalikan,” buka Mangala.

“Saat ini saya tengah menjadi bagian dari skuat, saya ada di klub ini. Saya akan terus bekerja keras, membantu rekan-rekan saya, tak perduli saya turun atau tidak. Yang terpenting adalah kami bisa mencapai target musim ini dan semua menjadi lebih baik.” tutup Mangala.

Kini Mangala berkesempatan untuk mendapat kepercayaan dari Guardiola perihal persiapan Manchester City jelang laga lanjutan Premier League Inggris kontra Huddersfield akhir pekan ini.

Ibra Datang, Lukaku Akan Semakin Buas

Zlatan Ibrahimovic baru saja mencatatkan debutnya kembali bersama Manchester United usai mengalami cedera panjang diakhir musim kemarin. Dan kembalinya sang pemain sangat dipandang positif oleh mantan pemain Setan Merah, Andy Cole.

Dalam pandangan Cole, kembalinya Ibra diskuat Manchester United akan membantu mengeluarkan kemampuan terbaik Romelu Lukaku. Bisa diartikan bahwa ucapan sang mantan pemain era 90an itu adalah akan membuat Lukaku semakin buas dalam membuat gol untuk timnya.

Manchester United terlihat lebih bergairah ketika Ibra kembali merumput dan sudah dinyatakan fit untuk bermain usai mengalami cedera lutut panjang. Adapun sebelum Ibra pulih, Jose Mourinho kerap mengandalkan Lukaku, yang dibeli dengan harga 75 juta pounds dari Everton.

Cole pun ikut merespon positif atas kembalinya legenda Swedia tersebut, menurutnya sosok Ibra akan semakin membantu ketajaman Lukaku digaris depan tim lawan.

“Saya sangat bersemangat. Saya beruntung pernah ada di posisi yang sama sepertinya di Manchester United, memiliki pemain lain yang siap mengambil posisi anda dan persaingan itu memaksa anda mengeluarkan kemampuan terbaik,” buka Cole.

“Saya tak ragu hal ini akan membuat Lukaku menunjukkan permainan terbaik. Zlatan bakal benar-benar fit sepenuhnya di satu titik nanti. Ini sangat bagus dan semua akan nampak berbeda,”

“Dia mengawal debut dengan sangat baik. Dia sempat kesulitan karena tim tidak membuat cukup banyak peluang dan tim tidak bermain sebaik sebelumnya, namun saya kira dia akan baik-baik saja. Zlatan akan menjadi motor Lukaku agar semakin baik.” tutup Cole.

Dalam persiapannya, Jose akan kembali memberikan menit bermain bagi Ibra. Namun bukan sebagai starter karena Jose melihat Ibra belum sepenuhnya 100 persen, dengan demikian Ibra dimasukan ke dalam skuat cadangan Setan Merah kontra Basel dilanjutan Liga Champions malam ini.

Pochettino Melihat Sisi Positif dari Banjirnya Kritik ke Spurs

Mauricio Pochettino ingin semua pemain Tottenham Hotspur tetap berada pada pendirian dan tergetnya musim ini. Satu yang menjadi pusat perhatian Pochettino adalah melihat reaksi pemain Spurs usai mendapati banyak kritik.

Pochettino menegaskan kepada skuatnya untuk kuat menghadapi kritik dan menjadikan semua itu sebagai nilai positif dalam kebangkitan tim. Adapun semua ini kembali ramai usai Arsenal menggilas Spurs 2-0 dalam pertandingan derby London Utara yang berlangsung di Emirates akhir pekan lalu.

Banjir kritik pun mengarak kepada Spurs, di mana banyak pengamat menilai para pemain kunci Pochettino tampil dibawah performa terbaiknya. Namun terlepas dari kekalahan tersebut, Pochettino mengklaim bahwa hal itu merupakan bagian dari proses pembelajaran para pemainnya yang menelan kekalahan dari Arsenal untuk kali pertama di liga sejak 2014.

“Target besar kami adalah mencapai peningkatan dikelas menengah hingga panjang. Proyek kami bertujuan untuk menang. Saya bahagia dengan orang-orang yang mengkritik kami, karena itu artinya mereka mengharap lebih dari kami,” ucap Pochettino.

“Kritik itu penting, karena tekanan akan datang dan kami harus siap untuk itu. Kami juga harus tetap tenang. Kami tahu bahwa sejak dua setengah tahun lalu kami mengalami banyak perkembangan. Setiap tim diposisi besar selalu merasakan tekanan tersebut.”

Spurs pun harus kembali fokus dipertandingan selanjutnya, meski memiliki peluang besar untuk menjadi tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Namun Spurs harus bisa lebih dulu mengalahkan Borussia Dortmund tengah pekan ini.

Dan untuk sementara ini, Spurs masih berada dipuncak klasemen fase grup Liga Champions dan unggul tiga angka dari Real Madrid yang berada diposisi runner up.

Virus Tak Akan Pernah Lepas dari Sang Juara Liga Primer

Gustavo Poyet adalah salah satu mantan pelatih Sunderland yang cukup diperhitungkan dalam ajang Premier League Inggris. Kini sosoknya kembali muncul ke publik, namun bukan sebagai pelatih, melainkan sebagai pengamat sepakbola Inggris.

Baru-baru ini, Poyet mengatakan bahwa menjuarai Premier League tak bedanya seperti terjangkit sebuah virus bagi para pelatih top yang bekerja di Inggris. Satu kisah yang disampaikan olehnya adalah ketika Leicester City memutuskan untuk memecat Claudio Ranieri, hanya enam bulan usai pria Italia mencatat sejarah dengan membawa The Foxes menjadi juara Liga Primer 2015/16.

Bukan hanya Ranieri, sebelumnya sudah sempat terjadi. Dimana Jose Mourinho bernasib sama dengan didepak Chelsea usai membawa klub asal London tersebut menjadi juara Premier League 2014/15 dan berakhir dengan posisi 10 klasemen akhir.

Dan musim sekarang ini, bisa dilihat bagaimana posisi Antonio Conte di Chelsea. Diklaim situasi yang terjadi pada pelatih asal Italia tersebut sedang tidak bagus dan terancam dipecat.

Meski kembali dalam tren kemenangan dan menempati posisi empat klasemen sementara Premier League 2017/18, namun status Chelsea sebagai juara bertahan terlihat membuat tekanan besar pada kubu ruang ganti Conte.

“Menjadi juara Premier League itu adalah virus yang siap diterima. Setelah anda memenangkannya, tahun berikutnya semua berjalan salah untuk Mourinho, Ancelotti, Ranieri dan Conte. Semuanya sulit dan ketika anda menjadi juara, semua orang mengincar anda,” ucap Poyet.

“Bagi Chelsea, itu adalah musim panas yang aneh, ada banyak kekacauan di klub. Situasi Costa memaksa mereka mengganti posisinya. Datangnya pemain baru membuat perubahan dan dia harus bisa cepat beradaptasi serta memberikan harapan baik dimasa depan.” tutupnya.

Chelsea sendiri tengah bersiap melanjutkan pentas Premier League Inggris dengan bertandang ke markas, West Bromwich di akhir pekan ini. Dan untuk sementara Manchester City berada diperingkat puncak klasemen dengan diikuti Manchester United diposisi kedua dan ketiga ada Tottenham Hotspur.

Tawaran Kontrak Baru MU Dapat Penolakan Fellaini

Manchester United sebenarnya sudah memberikan kepastian jika servis Marouane Fellaini masih dibutuhkan skuat Jose Mourinho. Kepastian ini didapat usai pihak Setan Merah menyodorkan kontrak baru yang pada akhirnya mendapat penolakan sang pemain kelahiran Belgia tersebut.

Dengan penolakan ini, maka Fellaini masih bebeas untuk melakukan negoisasi dengan klub luar sebelum bursa transfer musim dingin 2018 mendatang. Adapun kontrak sang pemain sendiri akan berakhir pada Juni 2018 dan kemungkinan yang tarjadi ini mengartikan bahwa Fellaini sudah memiliki jalan lain.

Fellaini, 29 tahun akan dengan mudah menjalin pra-kontrak dengan klub lain di Januari mendatang, sebelum hengkang dengan status free transfer di akhir musim. Meski begitu, pihak Setan Merah jelas tidak akan menyerah begitu saja karena transfer gratis akan sangat merugikan.

Jose Mourinho adalah sosok yang ingin Fellaini bertahan, ini terlihat diberbagai pertandingan dengan hampir selalu memberikan kesempatan kepadanya dan ini jelas lebih jauh menit bermainnya ketika masih dilatih Louis van Gaal.

Sampai sekarang ini, Fellaini sudah mencatatkan 56 dari 142 penampilan untuk Manchester United terjadi di 15 bulan terakhir sejak Mourinho menangani tim dan sang manajer terus membela gelandangnya, meski sang pemain adalah figur yang kerap mendapat kritik dari publik dan juga pengamat sepakbola Inggris.

Upaya dan keyakinan masih menjadi milik Manchester UNited, mereka akan terus memberikan jalur lain agar Fellaini mau menandatangi perpanjangan kontrak. Sembari proses ini berjalan, Manchester United diharuskan bersiap menjalani akhir pekan Premier League lanjutan yang akan bertandingan melawan Newcastle UNited pada hari Minggu, 19 November 2017.