Category Archives: Liga Inggris

Perilaku Costa Sangat Memalukan!

Diego Costa

Masalah yang dialami oleh Diego Costa sepertinya makin pelik saja. Kabar terakhir menyebutkan jika Costa menolak kembali ke Chelsea. Perilaku Costa itu disebut memalukan oleh Ian Wright, mantan penggawa tim nasional Inggris.

Diego Costa saat ini masih berada di negeri kelahirannya, Brasil. Penyerang tim nasional Spanyol itu tidak mau kembali ke Chelsea karena dia merasa sudah diperlakukan dengan buruk oleh klub dan manajernya, Antonio Conta.

Sebelumnya, Costa mengatakan bahwa Antonio Conte sudah mengirim pesan singkat (SMS) kepada dirinya yang berisikan penegasan bahwa dia tidak akan masuk dalam rencana Conte di kompetisi musim depan.

Akan tetapi, sejauh ini belum ada hal nyata mengenai transfer. Costa sendiri sudah menegaskan hanya ingin pindah ke Atletico Madrid, klub yang sebelumnya dia perkuat tapi kini sedang terkena sanksi larangan transfer sampai Januari.

“Saya tidak habis pikir kenapa bisa ada pemain bisa pergi begitu saja dengan sikap seperti itu,” kata Ian Wright dalam sesi wawancara bersama BBC Radio 5.

“Saya bisa bilang bahwa sikapnya yang ditunjukkan oleh Diego Costa itu sangat memalukan. Pastinya dia masih harus kembali ke Chelsea, jika manajernya berubah pikiran tentu saja dia harus kembali.”

“Dia juga sudah mendapatkan gaji yang besar di Chelsea. Apakah Atletico Madrid yang jika tidak sedang terkena larangan transfer bisa mendapatkannya? Saya tidak yakin” tutur Ian Wright.

Bulan lalu Costa sempat diberi waktu libur tambahan oleh Chelsea, tapi sekarang, pemain yang pernah bermain untuk Real Valladolid ini mengklaim sudah mendapat denda akibat absen dan sedang mempertimbangkan langkah hukum atau menghabiskan sisa kontraknya tanpa digaji di Brasil.

Chelsea sendiri sekarang berharap Costa segera kembali ke Stamford Bridge, kembali berlatih, dan bisa bugar untuk bertanding karena kontraknya bersama The Blues masih belum berakhir.

Bernardo Silva Bakal Jadi Pembeda di City

bernardo silva

Bernardo Silva sudah mulai tampil untuk Manchester City. Pesepakbola internasional Portugal tersebut dianggap bisa memberi perbedaan signifikan bagi permainan The Citizens.

Pertandingan antara City kontra West Ham United jadi penampilan perdana Bernardo. Dia maju sebagai pemain pengganti dalam laga yang berkesudahan 3-0 untuk kemenangan City pada 4 Agustus lalu.

Bernardo yang masuk pada menit ke-58, sudah bisa membuat kapten tim, Vincent Kompany, terpukau. Penguasaan bola dan passing-passing Bernardo dinilai bisa banyak membantu dalam partai yang dilakoni timnya.

Saat memperkuat AS Monaco di usim lalu, Bernardo bisa memperlihatkan performa yang bagus. Dia membukukan 8 gol plus 11 assist di berbagai kompetisi.

“Anda bisa lihat sendiri kualitas yang ada dalam dirinya. Ia mempunyai penguasaan bola yang bagus. Dia adalah pemain yang tahu saat kapan harus melepaskan umpan kunci dan saya tentu amat antusias karena saya sadar jenis pemain seperti ini bisa jadi penentu laga dan membantu anda sampai ke level yang hebat,” kata Kompany di Manchester Evening News.

“Akan tetapi ini baru menjadi pramusim baginya. Mungkin dia masih tertinggal dalam hal kebugaran, itu wajar dan kami butuh kehadirannya di waktu yang tepat,” kata pemain asal Belgia itu menambahkan.

Kehadiran Bernardo membuat lini tengah anak asuh Pep Guardiola kaya akan aktivitas dimana sebelumnya mereka telah mempunyai para gelandang cerdik seperti David Silva dan Kevin de Bruyne.

MU Berhenti Kejar Bale

Gareth Bale

Masa depan Gareth Bale di Real Madrid kembali menjadi tanda tanya setelah Jose Mourinho mengungkapkan keinginan Manchester United untuk merekrutnya di bursa musim panas ini. Namun Bale mengaku tidak tahu apapun soal hal itu.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan Piala Super Eropa antara Real Madrid melawan Manchester United, Mourinho mengungkapkan minat MU untuk merekrut Bale. Manajer berkebangsaan Portugal mengatakan akan menggaet Bale apabila mantan pemain Tottenham Hotspurs itu sudah tak lagi dibutuhkan Madrid.

Mourinho memang cukup terbuka mengenai target transfernya. Sejak awal Mourinho juga sudah mengatakan menginginkan empat pemain di posisi bek tengah, gelandang bertahan, winger, dan penyerang. Saat ini, target transfer yang belum didapat memang hanya pemain di posisi winger saja.

Setelah pertandingan, Jose Mourinho mengakui harapan MU untuk mendatangkan Bale ke Old Trafford sudah tertutup. Itu tidak terlepas dari tampilnya Bale dalam pertandingan Piala Super Eropa di Philip II Arena, Rabu (9 Agustus 2017) dinihari WIB tadi.

Ditanya apakah El Real sudah bicara kepadanya soal masa depannya, Bale membatahnya. Walaupun mengaku belum bicara dengan Real Madrid, pemain tim nasional Wales itu menegaskan keinginannya untuk bertahan di Santiago Bernabeu.

“Jujur saja saya tidak tahu. Saya belum melakukan pembicaraan apapun mengenai itu. Saya hanya ingin berkonsentrasi pada permainan saya dan mencoba untuk mengembalikan kebugaran setelah tidak bermain teratur selama delapan atau sembilan bulan,” ucap Gareth Bale seperti dilansir dari harian Guardian.

“Saya hanya ingin berkonsentrasi dengan permainan saya dan saya ingin memikirkan soal apapun selain permainan. Saya tidak membaca apapun, walaupun orang-orang mengatakan kepada saya mengenai ini dan itu,” lanjut Gareth Bale.

“Sekarang saya ingin menikmati sepakbola saya dan bermain sebanyak yang saya bisa dan meraih trofi sebanyak yang saya mampu,” tutup Gareth Bale.

Mata Bertekad Raih Kemenangan Perdana Di Piala Super Eropa

Juan Mata

Sepanjang kariernya di sepakbola profesional, Juan Mata belum pernah sekalipun merasakan kemenangan Piala Super Eropa. Untuk itu, Mata ingin mengakhiri tren buruknya itu dengan mengantarkan Manchester United meraih titel juara.

Gelandang tim nasional Spanyol ini mencetak gol penentu kemenangan MU atas Sampdoria 2 – 1 di laga pramusim terakhir yang diselenggarakan di Dublin, Irlandia pada hari Kamis (3 Agustus 2017) dinihari WIB.

Dengan demikian, The Red Devils hanya tinggal memiliki waktu persiapan selama kurang dari sepekan untuk berhadapan dengan juara Liga Champions, Real Madrid, dalam ajang Piala Super Eropa, Rabu (9 Agustus 2018) dinihari WIB.

Sepanjang kariernya, Mata sudah dua kali tampil di ajang tersebut bersama Chelsea setelah menjuarai Liga Champions 2012 kemudian Liga Europa 2013. Namun, Mata mesti dua kali pula menelan pil pahit setelah masing-masing dihajar Atletico Madrid 1 – 4 lalu kalah melalui babak adu penalti melawan Bayern Munchen.

Manchester United mendekati Piala Super Eropa dengan modal pramusim yang impresif setelah hanya menelan satu kekalahan dalam tujuh pertandingan. Hal itu akan menambah rasa percaya diri The Red Devils melawan keperkasaan Real Madrid di Eropa.

“Kami dalam persiapan menuju Piala Super dalam kondisi yang sangat fit. Aku beruntung telah bermain di dua final Piala Super Eropa namun sayangnya aku tidak beruntung karena kalah di kedua-duanya.” kata Juan Mata kepada MUTV.

“Kami akan mencoba lagi di hari Selasa, tapi saya rasa akan sedikit berat karena kami akan menghadapi Real Madrid.”

Juan Mata telah kembali bugar setelah sebelumnya mengalami cedera saat berhadapan dengan Real Salt Lake di ajang International Champions Cup 2017 yang memaksanya absen melawan Real Madrid dan Barcelona.

“Aku sempat mengalami sedikit cedera beberapa hari lalu, tapi aku gembira bisa kembali dan mendapat kesempatan bermain menjelang pertandingan penting melawan Real Madrid di pekan depan,” tutup Juan Mata.

Batshuayi Bisa Jadi Ancaman Untuk Alvaro Morata

Michy-Batshuayi

Penyerang Chelsea, Michy Batshuayi mencatatkan statistik konversi gol yang cukup bagus. Dia pun menjadi ancaman Alvaro Morata untuk memperebutkan posisi striker utama The Blues.

Batshuayi di sepanjang musim lalu kalah bersaing dengan Diego Costa. Bermain sebanyak 28 kali di seluruh ajang kompetitif, sembilan gol berhasil dia bukukan. Catatan itu jelas kalah dari Costa yang menyumbangkan 22 gol.

Catatan konversi golnya pun disebut lebih efisien dibandingkan dengan penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. Padahal, Kane berstatus sebagai top skorer musim lalu dengan torehan 29 gol. Sementara di semua ajang kompetitif, dia mencetak 35 gol.

Hal itu dituturkan oleh legenda Chelsea, Pat Nevin. Analisa Nevin didasarkan pada menit bermain Batshuayi. Dengan mencetak sembilan gol dari 28 pertandingan (720 menit), maka rata-rata pemain berusia 23 tahun itu mencetak gol setiap bermain selama 79 menit. Sementara Harry Kane yang mencetak 35 gol dari 3,154 menit musim lalu, rata-rata mencetak gol di tiap 90 menit.

Nevin, yang pernah memperkuat Chelsea pada periode 1983-1988, menilai Batshuayi cocok menjadi striker utama Chelsea, untuk menjadi Costa yang hampir pasti dijual oleh Antonio Conte. Statistiknya dinilai mengesankan.

“Lihatlah statistik itu dan Anda akan melihat siapa Michy Batshuayi. Rasio golnya per menit yang dimainkan sudah jelas yang terbaik di klub dan di antara yang terbaik di Premier League,” ungkap Pat Nevin seperti yang dilansir dari situs resmi Chelsea.

“Dia bisa mencetak gol setiap bermain selama 79 menit, dia berada di lapangan. Dia bahkan lebih baik ketimbang Harry Kane musim lalu! Penampilannya saat ini bahkan lebih impresif dan memperlihatkan hal yang sangat bagus terbentang di depan,” Nevin melanjutkan.

Nevin pun memperediksi Michy Batshuayi akan menjadi pesaing berat Alvaro Morata, yang didatangkan dari Real Madrid senilai 60 juta poundsterling. Meski begitu, striker asal Spanyol dinilai Nevin cuma butuh waktu untuk beradaptasi.

“Saya rasa Michy Batshuayi akan menjadi pemain yang jauh lebih penting untuk The Blues musim ini dibandingkan musim lalu. Dia bersaing dengan Alvaro Morata,” kata Pat Nevin mengakhiri wawancara.

Arsenal Ingin Datangkan Pemain-Pemain Top

 

Arsenal sekarang ini tengah mengincar pemain-pemain baru untuk menambah amunisi timnya. The Gunners bertekad untuk membawa pulang sejumlah pemain top yang bisa membantu mereka bersaing di musim depan.

Dalam Liga Inggris 2016/2017, Arsenal harus menerima kenyataan pahit lantaran torehan yang buruk di sepanjang musim. Mereka gagal finis di peringkat 4 besar usai hanya bisa menduduki peringkat 5 klasemen. Hal ini berarti, ‘Meriam London’ takkan berkompetisi dalam Liga Champions musim depan.

Usai memberikan kontrak baru untuk pelatih utamanya, Arsena Wenger, yang berlangsung sampai 2 musim mendatang, mereka sekarang fokus mendatangkan pemain-pemain baru incaran mereka.

Sejauh ini sudah ada satu pemain yang berhasil direkrutnya, yakni dengan mendatangkan Sead Kolasinca dari Schalke 04. Dia direkrut dengan status free transfer.

Di sisi lain, ada beberapa pemain top yang genncar dihubung-hubungkan dengan Arsenal. Mulai dari striker Lyon, Alexandre Lacazette, sampai striker muda AS Monaco, Kylian Mbappe.

Salah satu petinggi Arsenal, Ivan Gazidis, mengungkapkan kalau Arsenal memang tengah mengincari pemain-pemain baru. Bahkan, mereka berniat untuk merekrut sejumlah pemain dengan kualitas top.

“Kami telah mendatangkan satu pesepakbola yang sebelumnya bermain untuk salah satu tim Bundesliga di tahun ini (Sead Kolasinac),” ucap Gazidis seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami sedang mencari pemain-pemain baru dengan kualitas yang oke,” lanjutnya menambahkan.

FIFA Akan Selidiki Soal Transfer Pogba Dari Juventus Ke Man United

paul pogba

 

FIFA memastikan akan menyelidiki secara menyeluruh terkait pembelian Paul Pogba dari Juventus ke Manchester United di bursa transfer musim panas tahun lalu. Kubu MU telah dipastikan tidak bersalah, sedangkan Juve kemungkinan akan menerima sanksi.

Juventus awalnya merekrut Pogba tanpa biaya sepeser pun mengingat kontrak si pemain bersama Man Utd berakhir di 2012 silam. Namun, ketika pihak ‘Setan Merah’ ingin membawa pulagn lagi pemain asal Prancis itu ke Old Traffrod di 4 tahun kemduain, biaya transfernya justru sebesar 89,3 juta pounds.

Namun seperti yang dilaporkan, Juve sejatinya tidak menerima semua uang dari hasil penjualan itu. Sebaliknya agen Pogba, Mino Raiola, dilaporkan menerima bagian sekitar 41 juta pounds ataupun nyaris dari setengah penjualan tersebut.

Disebabkan dugaan inilah, pihak FIFA pun mulai menyelidiki lebih lanjut. Terdapat dakwaan kalau Juventus dengan Raiola melanggar regulasi yang sudah ditetapkan FIFA terkait hak pemilikan si pemain oleh pihak ketiga. Sedari April 2015 lalu, FIFA sudah menetapkan sebuah regulasi yang melarang hak kepemilikan pemain dari pihak ketiga.

“Kami dapat mengklaim kalau proses kedisplinan terhadap Juventus FC sudah dimulai. Kami tidak dapat menangapi hal ini lebih lanjut karena prosesnya masih terus berlangsung,” ucap juru bicara FIFA seperti yang dilansir dari salah satu media.

Tak hanya itu, juru bicara FIFA itu pun mengklaim kalau pihak Man United tidak terlibat dalam proses kedisplinan ini.

Apabila nantinya mereka terbukti bersalah dan melanggar regulasi, Juventus kemungkinan akan mendapat sanksi dari FIFA. Bahkna, sanksi serius seperti larangan untuk melakukan transfer pun mengancam Juve terkait masalah ini.

Ferguson: Lawan Tim Besar Di Masa Pramusim Akan Untungkan MU

Sir Alex Ferguson

Manchester United akan menghadapi pramusim berisi laga-laga melawan tim-tim raksasa Eropa di musim panas ini. Mantan manajer United, Sir Alex Ferguson yakin jika itu justru akan menjadi hal yang positif untuk The Red Devils.

MU akan terbang ke Amerika Serikat untuk tampil di laga pramusim di musim panas ini. Mereka akan menjalani ujicoba menghadapi dua tim lokal, Los Angeles Galaxy dan Real Salt Lake, sebelum kemudian berlaga di International Champions Cup (ICC).

Dalam turnamen tersebut, tim asuhan Jose Mourinho tersebut akan berhadapan dengan Manchester City, Real Madrid, dan Barcelona. Setelah itu MU masih punya jadwal laga persahabatan dengan Valerenga dan Sampdoria di bulan Agustus.

Sir Alex Ferguson menganggap jika pertandingan-pertandingan itu, terutama melawan Manchester City, Real Madrid, dan Barcelona bisa menjadi persiapan bagus menghadapi lawan-lawan besar di laga sesungguhnya. Para pemain yang belum banyak pengalaman di partai besar bisa setidaknya mencicipi atmosfernya di pramusim ini.

“Hal positif tentang Manchester United adalah Anda harus menghadapi tantangan untuk menang melawan yang terbaik. Harapan pada mereka selalu ada dan laga-laga yang akan kami hadapi di turnamen International Champions Cup itu semuanya besar,” ungkap Sir Alex Ferguson seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Tantangan-tantangan seperti ini akan sangat bagus untuk para pemain yang lebih muda, untuk datang ke kompetisi seperti ini dalam hal persiapan untuk benar-benar menjadi seorang pemain Manchester United. Semakin berat tantangan yang mereka dapatkan, semakin siap pula mental mereka saat berhadapan dengan tim-tim itu di kompetisi sesungguhnya.”

“Persiapan untuk bermain dalam pertandingan-pertandingan sebesar itu bisa dimulai di turnamen-turnamen pramusim seperti International Champions Cup, yang mana akan terasa sangat spesial untuk mereka,” sambung Sir Alex Ferguson.

Laga kompetitif pertama Manchester United di musim depan adalah bertanding melawan Real Madrid di Piala Super Eropa pada 9 Agustus 2017. Mereka lantas memulai perjalanan di Premier League dengan melawan West Ham United tiga hari berikutnya.

Harga Mahal Tak Akan Bebani Pikiran Pickford

Jordan Pickford

Jordan PickfordJordan Pickford ditebus oleh Everton dari Sunderland dengan biaya yang cukup mahal. Tapi persoalan harga transfer yang sebesar itu sama sekali tidak dianggap oleh Pickford sebagai sebuah beban.

Pickford merupakan pemain kedua yang direkrut oleh Everton pada bursa transfer musim panas ini setelah didatangkan dari Sunderland dengan banderol 25 juta poundsterling, yang mana bisa bertambah jadi 30 juta poundsterling, jika sang pemain memenuhi klausul performa.

Ini membuat Pickford berstatus sebagai kiper termahal kedua di Premier League setelah Ederson Moraes yang direkrut oleh Manchester City juga di bursa musim panas ini. Harga Pickford ini kemudian membuat publik terkejut mengingat dia adalah salah satu pemain yang gagal menyelamatkan Sunderland dari degradasi musim lau.

Namun, dari sisi penampilan, Pickford memang memukau publik melalui sejumlah penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang. Walaupun kebobolan sebanyak 69 gol di sepanjang musim lalu, Pickford melakukan 135 penyelamatan, paling banyak di antara kiper-kiper Premier League lainnya.

Hal ini bakal jadi Pickford bersaing ketat dengan Maarten Stekelenburg dan Joel Robles yang musim lalu bergantian mengawal gawang The Toffees. Penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut tidak merasa harga mahal akan menjadi beban untuknya di kemudian hari.

“Saya rasa persoalan transfer itu hanyalah sekadar angka-angka. Saya menyelesaikan transfer itu dengan cepat agar saya bisa konsentrasi ke Euro,” ujar Jordan Pickford seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Sudah tugas saya sebagai penjaga gawang untuk sebisa mungkin menjaga agar gawang tidak kebobolan dan itu sudah sering saya lakukan. Saya pun kerap mencatatkan clean sheet. Harga transfer hanyalah angka, sama sekali tidak membuat saya terbeban.”

Untuk sekarang ini Pickford sedang fokus bersama tim nasional Inggris U-21 yang sedang tampil di ajang Euro U-21 yang diselenggarakan di Polandia. Dan dia merasa sangat bahagia karena transfernya itu bisa selesai sebelum turnamen dimulai.