Category Archives: Liga Inggris

Claudio Ranieri Resmi Jadi Pelatih Baru Fulham

Claudio Ranieri Jadi Pelatih Baru Fulham

Siapa yang tidak mengenal pelatih senior, Claudio Ranieri. Dia merupakan pelatih yang berhasil membawa Leicester City mendapatkan gelar Premier League di tahun 2015 yang lalu. Kini, dia akan kembali menjadi pelatih setelah beberapa waktu lalu memutuskan rehat.

Ya! Fulham akhirnya merilis pernyataan bahwa mereka memberhentikan pelatih mereka yakni Slavisa Jokanovic dan sudah menetapkan Claudio Ranieri sebagai pelatih baru tim ini. Rabieri memang menjadi salah satu pelatih yang disegani setelah berhasil menaikkan nama Leicester City dengan mempersembahkan gelar Liga Inggris beberapa tahun silam.

Jokanovic terpaksa diberhentikan dari The Cottagers setelah timnya bertengger di bawah klasemen Premier League 2018-2019 dengan hanya mencatatkan lima poin dari 12 laga. Ranieri yang merupakan pelatih Italia dan berumur 67 tahun tersebut sudah mendapat kontrak dengan durasi lama oleh klub London itu.

“Melakukan perubahan dengan mengganti pelatih tanpa menemukan penggantinya dengan rencana yang baik bukan tim ini. Jadi, kami sudah mendapatkan pelatih dengan kualitas terbaik yang siap memberikan terbaik dan menerima tantangan dari kami. Walau begitu, saya tahu dia akan Claudio akan memberikan yang terbaik,” ucap ketua Fulham, Shahid Khan.

Claudio Ranieri Jadi Pelatih Baru Fulham

Lebih lanjut, petinggi klub ini mengatakan jika Claudio sudah bersiap untuk kompetisi Premier League 2018-2019, dan khususnya yang mereka butuhkan saat ini bersama Fulham. “Hasil kerjanya baru-baru ini dengan Leicester City sangat berkesan, dan kemudian pengalaman Claudio dengan Chelsea dan klub-klub raksasa lainnya begitu sukses, itu sudah cukup membuat kami yakin dengan kemampuan luar biasanya nanti.” ucapnya lagi.

Shahid Khan mengungkapkan jika dia dan sang putra, Tony Khan, yang merupakan wakil ketua klub dan direktur operasi sepakbola, memutuskan ini setelah menyelesksi dari beberapa calon pelatih yang memiliki potensi besar selama satu minggu ini.

Sementara itu, Claudio Ranieri menyampaikan rasa senangnya dengan pengangkatan dirinya. “Ini menjadi hal yang baik dan suatu kehormatan mendapat kesempatan ini dari Khan untuk menjadi pelatih baru Fulham, klub fantastis dengan catatan sejarah yang unik dan menarik,” ucap Ranieri, yang sebelumnya menjadi pelatih klub Prancis, Nantes.

“Target di klub ini tidak hanya untuk menjaga tim tetap bermain di Liga Inggris. Kami juga harus tampil dengan sulit dan berupaya mencatatkan kemenangan. Para pemain di tim ini mempunyai bakat yang baik yang seharusnya tidak berada di posisinya saat ini.”

Laga debut Ranieri sebagai pelatih baru Fulham adalah saat mereka melawan Southampton di Craven Cottage pada Sabtu, 24 November. Claudio Ranieri berharap mereka akan mampu melewati laga ini dengan maksimal karena dia tahu jika tim ini sangat mampu menampilkan hasil yang lebih baik, untuk itu mereka akan mempersiapkan skema terbaik di Cottage.

Prediksi Lengkap Manchester City vs Southampton 4 November 2018

prediksi lengkap Manchester City vs Southampton 4 November 2018

Prediksi bola hari ini akan membahas laga panas Manchester City vs Southampton 4 November 2018 yang akan datang. Laga krusial ini akan menjadi pekan ke-11 untuk Premier League 2018-2019 yang menghadirkan dua tim tangguh dan akan digelar di Etihad Stadium (Manchester) pada pukul 22:00 WIB.

Manchester City sendri akan bertindak sebagai tim tuan rumah yang pastinya akan diuntungkan karena tampil di hadapan para suporter sejatinya. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mental para pemain untuk menunjukkan performa terbaiknya.

Pada laga sebelumnya, The City dapat bermain dengan apik dan sukses mendapatkan kemenangan atas Tottenham dengan skor akhir 0 – 1. Dengan hasil tersebut, pastinya Aguero dan rekan-rekannya kini tengah merasakan optimis akan kembali merasih hasil terbaik di markas sendiri. Aguero dan rekan-rekannya akan berjuang demi menjaga posisi puncak tim di klasemen sementara.

Sementara itu, Southampton menjadi tim tamu yang sebelumnya mengalami kegagalan saat berhadapan dengan Newcastle dengan hasil seri yakni 0 – 0. Mendapatkan poin tambahan 1 poin di laga tersebut jelas tidak cukup untuk meningkatkan peringkat tim ini di papan klasemen.

Soton kini berada di peringkat ke-16 dengan hasil 7 poin saja. Pada laga ini, Southampton diharapkan bermain dengan strategi yang lebih matang dan skuad terbaik demi tampil maksimal dan berhasil membawa pulang poin penuh, walau tim tuan rumah pastinya sangat sulit dikalahkan. Namun, peluang kemenangan selalu ada jika para pemain dapat merusak pertahanan The City yang terkenal tangguh.

Untuk itu, berikut data dan analisa terlengkap dari prediksi Manchester City vs Southampton 4 November 2018 yang dapat menjadi acuan Anda dalam menebak skor terbaik.

prediksi lengkap Manchester City vs Southampton 4 November 2018

Head To Head : Manchester City – Southampton

13.05.18 Southampton 0 – 1 Manchester City

30.11.17 Manchester City 2 – 1 Southampton

15.04.17 Southampton 0 – 3 Manchester City

23.10.16 Manchester City 1 – 1 Southampton

01.05.16 Southampton 4 – 2 Manchester City

Lima Pertandingan Terakhir Manchester City

30.10.18 Tottenham 0 – 1 Manchester City

24.10.18 Shakhtar Donetsk 0 – 3 Manchester City

20.10.18 Manchester City 5 – 0 Burnley

07.10.18 Liverpool 0 – 0 Manchester City

02.10.18 Hoffenheim 1 – 2 Manchester City

Lima Pertandingan Terakhir Southampton

27.10.18 Southampton 0 – 0 Newcastle

20.10.18 Bournemouth 0 – 0 Southampton

07.10.18 Southampton 0 – 3 Chelsea

03.10.18 Everton 1 – 2 Southampton

29.09.18 Wolves 2 – 0 Southampton

Prediksi Susunan Pemain :

Manchester City : Claudio Bravo, Vincent Kompany, Nicolas Otamendi, Kyle Walker, John Stones, Kevin De Bruyne, Riyad Mahrez, David Silva, Raheem Sterling, Gabriel Jesus, Sergio Aguero

Southampton : Alex McCarthy, Ryan Bertrand, Jack Stephens, Matt Targett, Wesley Hoedt, James Ward-Prowse, Nathan Redmond, Stuart Armstrong, Mario Lemina, Oriol Romeu, Manolo Gabbiadini

Prediksi skor Manchester City vs Southampton 4 November 2018 : 3 – 0

Prediksi skor terbaik Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi lengkap Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi skor terbaik antara Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018 mendatang akan menjadi bahasan panas kali ini. Laga Premier League 2018-2019 yang akan menyatukan dua tim besar saling bersaing mendapatkan hasil terbaik. Laga pekan ke-9 ini rencananya akan dilaksanakan di Emirates Stadium (London) pada pukul 02:00 WIB.

Selaku tim tuan rumah, The Gunners akan bermain dengan menjanjikan demi merayakan kemenangan di depan penggemar mereka. Posisi Arsenal saat ini bertengger di tempat ke-4 dengan hasil 18 poin dari 8 laga selama ini. sementara itu, tim lawan yakni Leicester kini berada di posisi ke-10 dengan hasil 12 poin. Siapakah yang akan mendapatkan kemenangan di laga ini?

Arsenal pastinya akan mendapat dukungan penuh dari suporternya di kandang mereka. Selain itu, hasil dari lima laga sebelumnya, tim ini sukses mencatatkan lima kemenangan. Hal tersebut menampilkan jika kualitas dari Arsenal bukanlah main-main.

Selama menjalani laga Premier League, Arsenal sudah mencatatkan prestasinya sebanyak 13 kali. Jelas jika kesempatan besar diyakini akan dimiliki oleh tim tuan rumah nantinya. The Gunners pastinya akan menurunkan pemain tangguhnya, seperti Abimeyang, Lacazette, Mesut Ozil, hingga Mkhitaryan. Mereka merupakan pemain yang sudah berpengalaman dan terbukti kualitasnya.

Di sisi lain, Leicester City hanya mendapatkan sekali kemenangan di Liga Primer ini. Kesempatan ini dapat mereka maksimalkan demi mencapai hasil baik di musim ini. Leicester bersama sang pelatihnya yakni Claude Puel akan berupaya mencatatkan kemenangannya walau harus berjuang keras menghadapi tim sekuat Arsenal.

Leicester harus kembali menata mental mereka setelah sebelumnya gagal kala melawan Everton dengan skor 1-2. Kini saatnya, Leicester kembali ke jalur kemenangan dengan skema dan skuad terbaik mereka. Nantinya, tim ini akan diperkuat pemain andalannya, seperti Maddison, Vardy, hingga Albrighton serta Ricardo Pereira.

Untuk memudahkan Anda dalam menebak prediksi skor terbaik, berikut data dan analisa terlengkap dari prediksi Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018 di bawah ini :

Prediksi Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi Susunan Pemain

Arsenal : Leno, Holding, Papastathopoulos, Monreal, Lichtsteiner, Guendouzi, Elneny, Kolasinac, Smith Rowe, Welbeck, Iwobi.

Leicester : Schmeichel, Amartey, Morgan, Maguire, Chilwell, Mendy, Ndidi, Ricardo, Iheanacho, Maddison, Vardy.

Head to Head Arsenal vs Leicester

10 May 2018 ; Leicester 3 – 1 Arsenal

12 Aug 2017 ; Arsenal 4 – 3 Leicester

27 Apr 2017 ; Arsenal 1 – 0 Leicester

20 Aug 2016 ; Leicester 0 – 0 Arsenal

14 Feb 2016 ; Arsenal 2 – 1 Leicester

Lima Pertandingan Terakhir Arsenal

04 Oct 2018 ; Qarabag 0 – 3 Arsenal

29 Sep 2018 ; Arsenal 2 – 0 Watford

27 Sep 2018 ; Arsenal 3 – 1 Brentford

23 Sep 2018 ; Arsenal 2 – 0 Everton

21 Sep 2018 ; Arsenal 4 – 2 Vorskla

Lima Pertandingan Terakhir Leicester

29 Sep 2018 ; Newcastle 0 – 2 Leicester

26 Sep 2018 ; Wolverhampton 0 – 0 Leicester

22 Sep 2018 ; Leicester 3 – 1 Huddersfield

15 Sep 2018 ; Bournemouth 4 – 2 Leicester

01 Sep 2018 ; Leicester 1 – 2 Liverpool

Prediksi skor Arsenal vs Leicester 23 Oktober 2018 : 1 – 0

Nyaris Kehilangan Kaki, Cazorla Ingin Balik Musim Depan

Santi Cazorla menjadi salah satu sosok bintang Premier League Inggris yang selalu dinanti-nantikan kembali diatas lapangan hijau. Menyambut musim baru 2018, Cazorla kembali muncul dalam sebuah ungkapan target jangka panjang.

Dimana Cazorla nyaris melewati lebih dari 10 operasi kaki, dengan kerja keras dan proses yang ada, total Cazorla sudah melewati permainan sejak 2016 lalu. Berusia 33 tahun, lantas tak membuat Cazorla patah semangat dan ingin menargetkan camoback musim depan.

Sejauh ini, Cazorla tak pernah lagi membela Gunners sejak mengalami cedera kala mereka menang 6-0 atas Ludogorets di Liga Champions. Pemain Spanyol mengungkap dalam wawancara dengan Marca tahun lalu bahwa sejumlah operasi dan infeksi di kaki kanannya hampir membuatnya diamputasi.

Pembenaran amputasi kaki Cazorla sendiri diungkapan oleh pelatih Arsenal, Arsene Wenger yang mengatakan bahwa cedera Cazorla merupakan terburuk yang pernah dia tahu selama karirnya sebagai manajer.

Terlepas dari pandangan negati yang ada, Cazorla berharap segera kembali merumput di atas lapangan hijau. Besar harapan dari Cazorla bisa mempersembahkan gelar untuk Arsenal baik di liga lokal maupun interlokal.

“Ada momen di mana saya sudah berpikir ingin menyerah saja. Saya berpikir ‘mungkin ini semua tidak layak diperjuangkan’. Jika semuanya berjalan baik, mungkin tahun depan saya bisa kembali bermain di level top,” tutur Cazorla.

“Operasi yang teraksi saya lakukan terjadi pada bulan kemarin dan total sudah sepuluh kali saya dioperasi. Operasi pertama cukup beresiko karena saya mendapatkan terlalu banyak steroid dan itu mempengaruhi kulit saya,”

“Apa yang kemarin lakukan itu bisa membuat saya infeksi, yang kemudian mengancam kondisi tendon saya. Jalan yang ada ketika itu harus diamputasi, nyaris berita itu bisa membuat saya stop dari dunia sepakbola.” tutup Cazorla.

Sepakbola Inggris Masih Belum Terbiasa dengan VAR

Phil Neville menjadi sosok yang paling keras memberikan komentar kepada penerapan teknologi VAR yang baru saja diterapkan dipertandingan Liga di Inggris. Dimana komentar Neville sendiri keluar ketika menyaksikan pertandingan Chelsea kontra Norwich City yang memunculkan banyak kontroversi.

Babak ketiga Piala FA menghadirkan laga ulangan antara Chelsea melawan Norwich City di Stamford Bridge. Menariknya ketika alih-alih untuk mengurangi kontroversi, pada akhirnya semua keputusan malah jauh dari keterbaikan dan justru memunculkan kontroversi.

Tuan rumah bersikeras akan dapat penalti setelah Willian dijatuhkan di dalam kotak penalti. Namun wasit menilai itu bukan pelanggaran setelah terlihat berkonsultasi dengan pusat VAR dan justru malah mengeluarkan kartu kuning untuk Willian kerena dianggap melakukan diving.

“Saya tak habis pikir, saya juga bukan penggemar dari hal semacam ini. Saya suka sepakbola Inggris ini, dengan poin-poin pembicaraan. Wasit membuat keputusan benar dan beberapa keputusan lain salah,”

“Inilah sepakbola, bila ini bukan VAR untuk hari ini, kita akan ramai membicarakan penalti. Sekarang kita akan berbicara tentang ini untuk dua hari selanjutnya karena VAR,” cetus Neville.

Dilain sisi, bukan hanya Neville yang menyinggung keburukan VAR. Dion Dublin menjadi sosok kedua yang mengaku tak habis pikir kenapa wasit bisa membuat keputusan yang salah meskipun sudah mendapatkan bantuan dari VAR.

“Sebuah keputusan yang mengejutkan. Saya tak tahu bagaimana dia bisa mendapatinya dengan salah. Mereka menonton tayangan ulang yang sama dengan yang lain. Ini tidak bagus untuk sekarang, ini juga bukan jalan yang terbaik.” tambah Dublin.

Sturridge Menuju Lebih Dekat ke Inter Milan

Daniel Sturridge disebut semakin dekat dengan klub kaya baru Serie A Italia, Inter Milan. Munculnya kabar ini dispekulasi sebagai antisipasi kepergian Mauro Icardi yang diklaim diminati oleh sejumlah klub elite Eropa.

Berdasarkan pernyataan dari pihak Inter, mereka diklaim sudah melayangkan surat penawaran kepada Liverpool agar mau bernegoisasi perihal status Daniel Sturridge. Meski begitu, penawaran atas nama Sturridge hanya sebatas peminjaman satu musim saja.

Sturridge, 28 tahun sejatinya sudah menarik minat dari klub Premier League lainnya macam Stoke City dan Southampton, akan tetapi sang pemain sendiri lebih tertarik untuk berlaga di pentas Serie A Italia.

Berbicara tentang Inter, mereka sangat tertarik untuk membangkitkan kembali bakat yang dimiliki Sturridge. Hal ini dipastikan langsung oleh Luciano Spalletti sebagai bos Inter Milan. Adapun Spalletti percaya jika Sturridge mampu berkembang lebih baik ketika ditangannya.

Kemungkinan besar Sturridge akan pergi semakin jelas ketika melihat sikap Jurgen Klopp yang diyakini akan memilih mempertahankan Danny Ings dan membiarkan Sturridge hengkang Januari 2018 ini.

Terlepas dari niat Inter, Sturridge juga nyaris merapat ke Newcastle yang disebut bersedia menampung dia hingga akhir musim. Namun klub yang ditangani Rafael Benitez itu keberatan dengan gaji sang pemain, yang mencapai 150.000 pounds per minggu.

Sturridge pun terlihat biasa-biasa saja, belum ada kabar pasti kemana dia akan pergi. Terlihat sampai sejauh ini, Sturridge masih tetap merasa nyaman meski selalu menjadi pilihan kedua Klopp di Liverpool.

Wenger Sudah Bisa Lapang Dada Andai Sanchez Pergi

Arsene Wenger kembali menunjukan sikap dinginnya dengan menolak memberikan keterangan perihal status Alexis Sanchez di Arsenal. Sudah menjadi berita biasa ketika mendengar bahwa Sanchez akan habis kontraknya pada akhir musim ini.

Itu artinya bahwa Sanchez akan pergi secara gratis jika tidak dijualn dibursa transfer musim dingin 2018 ini. Lantas muncul kabar yang mengaitkan nama Sanchez akan bergabung dengan Manchester City, entah pada Januari ini atau ketika musim panas nanti, namun Wenger dengan tegas menolak untuk terus memberikan keterangan perihal Sanchez.

Berdasarkan jawaban singkatnya, Wenger hanya ingin fokus kepada pertandingan nanti malam. Dimana Arsenal akan bertandang ke markas Chelsea dalam ajang semifinal leg pertama Carabao Cup.

“Saya tak punya kabar mengenai Sanchez. Saya tak memiliki sesuatu untuk ditambahkan pada apa yang telah saya katakan sebelumnya. Saya tak berharap apapun. Saya fokus pada pertandingan lawan Chelsea. Saat sesuatu terjadi, anda meresponnya. Saat ini saya mengharapkan ketenangan,” cetus Wenger.

Tak selang berapa lama, Wenger mendapat pertanyaan perihal situasi Sanchez dan juga Mesut Ozil. Pelatih asal Prancis itu menjawab: “Ini bukan masalah besar karena saya yakin mayoritas pemain hari ini ingin bermain di Premier League dan Premier League bisa memenuhi kontrak dan gaji yang klub luar negeri di luar tiga atau empat klub tak bisa memenuhinya,”

“Secara keseluruhan ini bukan masalah berarti bagi saya, saya yakin dengan skuat yang ada sekarang. Dengan dia ada atau tidak ada di musim mendatang.”

Guardiola Akui Jadwal Padat Bisa Musnahkan Banyak Bintang Premier League

Josep Guardiola menjadi sosok pengikut baru yang mempersoalkan jadwal padat Premier League Inggris. Jadwal padat ini tak lepas dari malam Natal dan Tahun Baru. Ketika liga lain sedang menikmati masa liburan, Liga Inggris justru menjadwalkan pertandingan yang sangat-sangat luar biasa padat.

Jika melihat apa yang sudah ditetapkan, maka Premier League harus digelar dua atau tiga hari sekali. Jadwal seperti itu jelas saja tidak baik. Sebagian pelatih seperti Jose Mourinho, Arsene Wenger dan Antonio Conte juga sempat mengeluh karena jadwal tim mereka lebih padat dibanding tim lain.

Berbeda dengan Guardiola ketika dirinya tak mengeluhkan tentang ‘keadilan’ jadwal. Disini, sang pelatih lebih menekan kepada keputusan FA yang dianggap tidak memikirkan kondisi para pemain saat membuat jadwal yang teramat padat itu. Dan buruknya bagi City dan Guardiola adalah ketika beberapa pemain mereka harus menepi sejenak lantaran diterpa cedera.

“Semua dan kita yang ada disini akan memusnahkan banyak bintang Premier League. Federasi Inggris sepertinya tidak memikirkan kondisi pemain, tapi mereka harus mulai melakukannya. Para pemain di sini bermain tanpa henti sepanjang 11 bulan per tahun,” ucap Guardiola.

“Mereka seharusnya bisa melindungi pemain dengan menggelar pertandingan yang mementingkan kualitas, bukan kuantitas,”

Guardiola juga menyadari jika FA dan Premier League tak akan berbuat banyak untuk melakukan perubahan itu. Tapi dia juga mengingatkan bahwa tak banyak yang dirugikan jika Inggris memperlonggar jadwal mereka pada akhir tahun.

“Pikir saya ini tidak akan banyak berubah. Akan tetapi untuk apa sebenarnya ini dilakukan? Hidup masih akan terus berjalan tanpa kami perlu bermain setiap dua hari sekali. Kalau itu diubah, tak akan ada kerugian kepada siapa pun.” Guardiola mengakhiri.

Conte Cuek Dengan Laju Barca di Musim Ini

Antonio Conte merasa begitu percaya diri dan lebih memilih cuek dengan laju Barcelona di musim ini. Sikap Conte sendiri tak lepas dari persiapan Chelsea menyambut musim baru 2018 mendatang.

Menurut Conte, apapun bisa terjadi dalam tempo singkat dan itu bisa dilihat pada 1 sampai 2 bulan ke depan. Dan sebagaimana kita diketahui bersama, bahwasannya Chelsea akan bertemu dengan Barcelona di babak 16 besar Liga Champions.

Jadwal yang ada memperlihatkan jika leg pertama akan digelar 21 Februari 2018 di Stamford Bridge. Dan leg kedua akan di gelar pada awal Maret 2018 mendatang.

Kini pertandingan yang ada di depan mata menjelaskan sosok Conte yang melihat perjalanan Barca dengan sukses mengalahkan Real Madrid dalam drama El Clasico jilid 1 dilanjutan La Liga Spanyol.

“Setelah setiap pertandingan ini bisa berubah. Real Madrid bermain di cara lain dan saya tak bisa membandingkan gaya Madrid dengan gaya kami. Ini dua sistem berbeda, dua cara berbeda untuk memainkan pertandingan,” jawab Conte soal laju Barca.

“Saya pikir bahwa kami harus menganalisis lebih banyak pertandingan yang mereka mainkan melawan tim yang bermain dengan sistem kami,” tutupnya.

Chelsea sendiri akhir pekan lalu bermain imbang tanpa gol melawan Everton di Goodison Park, namun hasil ini tetap mempertahankan mereka di posisi ketiga klasemen sementara Premier League Inggris.

Meski jauh dari harapan juara Liga Primer, namun Chelsea bersama Conte sangat siap menjadi penantang serius di ajang Liga Champions musim ini.