Category Archives: Liga Spanyol

Alami Penurunan Performa, Griezmann Tetap Kepercayaan Simeone

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone adalah sosok yang selalu ada disamping Antoine Griezmann. Hal ini tak lain karena dukungan yang terus mengalir dari sang pelatih ketika Griezmann mengalami penurunan performa.

Terlebih lagi ketika sang striker mendapat cibiran dari suporter Atletico Madrid setelah mereka hanya bermain imbang 0-0 melawan Real Madrid pekan lalu. Dan untuk sekian kalinya, Simeone membela Griezmann.

Griezmann bisa dikatakan sangat buruk dimusim ini, hal ini bisa dibandingkan ketika dia bermain pada musim lalu dan untuk sekian kalinya, Griezmann kembali bermain dibawah performa terbaiknya ketika menjalani laga derby Madrid di Metropolitano.

BVanyak yang mempertanyakan kemampuan sang pemain musim ini, berdasarkan data yang ada. Griezmann dianggap menjadi salah satu biang kerok atas minimnya gol Atletico musim ini.

Sepanjang data yang ada musim ini, dia hanya dua kali mencetak gol dalam 10 pertandingan di liga dan mendapat cibiran dari suporter tuan rumah ketika ditarik keluar di menit ke-76 pekan lalu.

Simeone pun bukan orang yang langsung memberikan penegasan kepada publik atas penurunan performa Griezmann. Sang pelatih malah lebih nampak memberikann sinyal bahwa Griezmann mungkin saja akan pergi dari Atletico.

“Pelajaran selalu saya dapatkan ketika hidup berkeluarga, dimana saya mengambil pejaran bahwa setiap anggota keluarga, saya harus membelanya hingga titik penghabisan. Dan saya tidak akan mengubah prinsip itu sekarang,” cetus Simeone.

“Jika memang ada masalah dengan anggota keluarga lainnya, anda harus menyelesaikan itu di dalam keluarga. Saya akan terus membela semua anggota keluarga saya, selagi mereka masih di sini.”

Hasil ini tak merubah apapun, Atletico tetap berada diperingkat empat klasemen dengan raihan 24 poin sekaligus tertinggal 10 poin dari Barcelona yang berada nyaman dipuncak klasemen sementara La Liga Spanyol.

Valencia Ikut Berburu Tanda Tangan Darmian

Berita terbaru seputar Taruhan Bola Terbaik hari ini, Aura baik dari sosok Matteo Darmian terus berkembang ke berbagai klub besar Eropa termasuk Valencia yang baru ini mengklaim siap memberikan penawaran kepada Manchester United agar mau melepas pemain berdarah Italia tersebut.

Dengan kepastian ini, Velancia dipastikan akan bersaing dengan beberapa klub besar Eropa macam AC Milan, Juventus, Inter Milan dan Bayern Munchen. Jika melihat perjalanan Darmian di musim ini, maka banyak yang menspekulasikan bahwa sang pemain akan segera mengakhiri karirnya di Premier League Inggris.

Hal ini tak lepas dari situasi Darmian yang tak kunjung mendapatkan kepercayaan dari Jose Mourinho di skuat utama Setan Merah. Meskipun mampu bermain baik di dua posisi bek sayap kanan dan kiri, Darmian justru bukan pilihan utama di keduanya.

Terbukti dalam rujukan di kedua sisi, maka di posisi bek kanan dia kalah dengan Antonio Valencia, sementara di kiri Ashley Young dan Daley Blind bergantian menempatinya. Dan apa yang sedang terjadi inilah yang coba dimanfaatkan oleh Valencia untuk masuk ke dalam ruang Darmian.

Kesempatan itu sangat terbuka karena bursa transfer musim dingin bulan Januari 2018 akan segera dibuka dan Valencia tak akan sendirian karena mereka akan menghadapi persaingan dari AS Roma, Napoli dan juga Juventus yang siap memulangkan mantan pemain Torino itu kembali ke Serie A Italia.

Ronaldo Sadar Ada Perubahan Besar Ketika Menjadi Seorang Ayah

Bintang mendunia, Cristiano Ronaldo baru-baru ini mengatakan bahwa ketika menjadi seorang ayah dari keluarga kecilnya kini telah merubah sebagian sikap yang ada didalam dirinya termasuk sudah mengubah sosoknya yang lebih tenang dan selalu memandang ke depan.

Untuk pertama kalinya, Ronaldo menjadi seorang ayah ketika Cristiano Jr lahir pada tahun 2010 silam. Dan selanjutnya Cristiano Jr ditemani oleh dua anak kembar yang lahir pada Juni 2017. Kedua anak kembar tersebut diberi nama Mateo dan Eva. Keduanya dilahirkan melalui jasa seorang surrogate mother atau bisa dikenal sebagai ibu pengganti.

Selang satu bulan kemudian, Ronalo mengumumkan bahwa dia kini segera memiliki anak keempat hasil dari kandungang kekasihnya, Georgina Rodriguez. Ronaldo juga sudah mempersiapkan sebuah nama untuk anak keempatnya tersebut yang disinyalir bernama Alana Martina.

Jika sesuai jadwal, maka Alana akan lahir pada bulan November 2017 ini. Ronaldo mengatakan, menjadi seorang ayah telah memberikan pengaruh kepada dirinya, khususnya tentang bagaimana cara dia memandang dunia saat ini.

“Menjadi seorang ayah telah mengajarkan saya banyak hal tentang cinta dan saya baru menyadari bahwa cinta itu ada. Ini telah membuat saya melunak dan memberi saya perspektif baru tentang apa yang sebenarnya penting dalam hidup ini,” tutur Ronaldo.

“Melihat keluarga saya tumbuh, sejujurnya, adalah hak istimewa terbesar yang saya miliki. Setiap detik saya menikmati semua pertumbuhan yang ada. Saya bersyukur bisa didampingi oleh keluarga kecil ini.” tutup Ronaldo.

Jika melihat sekarang, memang benar Ronaldo tengah menikmati masa pribadi yang indah. Namun semua akan terlihat berbeda ketika jalan Ronaldo sebagai pemain sepakbola musim ini sangat memprihatinkan, pasalnya sampai sekarang Ronaldo masih diterpa badai krisis gol dan itu terjadi dalam ajang La Liga Spanyol.

Taruhan Ronaldo dengan Rekannya di Madrid Buat Messi Tertawa

Lionel Messi diklaim telah menertawakan aksi Cristiano Ronaldo di Real Madrid. Disebutkan jika momen ini terjadi dikala Ronaldo membuat sebuah pertaruhan dengan rekannya sendiri di EL Real dan tak disangka sampai dikuping Messi.

Berdasarkan sumber terpercaya, Ronaldo mengatakan pada Sergio Ramos dan Marcelo bahwa dia akan mencetak gol lebih banyak dari siapapun di akhir musim ini. Dan menariknya disini, ketika kabar lain menyebut jika ambisi besar Ronaldo ini telah membuat Messi bersama punggawa Barcelona tertawa.

Mungkin tertawanya Messi dan rekannya di Barca melihat dari situasi yang terjadi sekarang, dimana Ronaldo nampak kesulitan membuat torehan gol. Sejuah ini, Ronaldo baru membuat sebiji gol dalam tujuh penampilan di La Liga Spanyol. Fakta ini menandai salah satu start terburuk sang pemain di awal musim, sejak datang ke Spanyol pada 2009 lalu.

Penurunan performa Ronaldo ini juga berdampak buruk bagi laju Madrid dikancah domestik, terlihat jika juara bertahan La Liga ini berada diperingkat tiga klasemen sementara dan tertinggal delapan angka dari Barca yang menduduki posisi puncak klasemen.

Meski begitu, Messi sama sekali tidak meragukan kemampuannya diatas lapangan. Meski sulit menjebol jala lawan di La Liga, musim ini dia sudah membukukan enam gol dalam empat pertandingan Liga Champions. Adapun ujian terdepan Ronaldo di La Liga adalah menghadapi Atletico Madrid pada 18 November di Metropolitano usai jeda internasional.

Perbedaan performa jelas terlihat, Messi sendiri mencatat start fenomenal di La Liga musim ini. Sejauh ini, dia sudah mencetak 12 gol dalam 11 pertandingan La Liga musim ini. Dan diwaktu yang sama, Barca akan melanjuti La Liga dengan bertandang ke markas Leganes.

Gelar Pemain Terbaik FIFA 2017 Resmi Milik Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo kembali tersenyum bahagia atas gelar yang didapat musim ini, semakin lengkap dan sempurna ketika mega bintang Real Madrid dan Portugal itu resmi menjadi pemain terbaik versi FIFA 2017.

Dalam acara besar yang digelar di London Palladium, Selasa, 24 Oktober 2017, Ronaldo berhasil mengalahkan dua nama besar dari bintang Barcelona, Lionel Messi serta mantan bomber Barca yang kini membela Paris Saint Germain, Neymar.

Bau-bau nama Ronaldo sejatinya sudah tercium sejak lama, terlebih khusus ketika Ronaldo berhasil membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions dua kali beruntun dan memberikan gelar La Liga Spanyol. Lantas nama Ronaldo tak bisa dihilangkan sebagai favorit peraih gelar individu tersebut.

Kesuksesan Ronaldo semakin meningkat ketika sebelumnya dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa usai mengantarkan EL Real menjadi juara Piala Super Eropa dengan mengalahkan Manchester United. Kini Ronaldo berpeluang kembali meraih gelar Ballon d’Or 2017 yang akan digelar pada akhir Desember 2017 mendatang.

Tak jauh berbeda, dua penantang Ronaldo adalah Messi dan Neymar. Tidak ada nama lain yang sanggup mensejajarkan Ronaldo diperingkat atas, kini Ronaldo tengah mempersiapkan diri mengembalikan performa terbaiknya bersama Real Madrid setelah sukses mengantarkan Portugal lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia mendatang.

Sepanjang karirnya, ini adalah gelar dua kali beruntung bagi Ronaldo pada versi pemain terbaik FIFA. Sebelumnya Ronaldo juga mengalahkan Messi dan Buffon usai sang penyerang berhasil mengantarkan Madrid juara Liga Champions dan menghadirkan sejarah Euro 2016 untuk Portugal.

Ronaldo: Saya Lebih Besar dari Messi

Superstar Real Madrid, Cristiano Ronaldo merasa dirinya lebih baik dari pemain lain yang terlebih khusus lebih besar dari bintang Barcelona, Lionel Messi. Pernyataan ini sontak mengejutkan banyak pecinta sepakbola La Liga Spanyol terlebih khusus pada pendukung Barcelona.

Dalam ungkapan tersebut, keyakinan Ronaldo didapat atas pengalaman yang sudah didapat sampai sekarang. Disini Ronaldo merasa lebih besar dari Messi karena sudah pernah bermain di Liga Primer Inggris, sementara Messi tercatat hanya berada di La Liga Spanyol.

Sepanjang sepak terjangnya, Ronaldo sukses mempersembahkan tiga gelar Premier League di Manchester United, membantu tim asuhan Sir Alex Ferguson tampil dominan di kompetisi domestik. Dan hasil ini dianggap Ronaldo mustahil untuk Messi.

Ronaldo juga beranggapan jika Messi menjalani karir yang begitu mudah bersama Barcelona dan beruntung karena selalu memiliki tim yang dibangun sesuai dengan kebutuhannya.

Dilain sisi, Messi lebih baik dari Ronaldo soal raihan gelar individu. Dimana pemain kelahiran Argentina tersebut sudah mengoleksi lima trofi Ballon d’Or sepanjang karirnya. Raihan tersebut bisa disamai oleh Ronaldo, yang dijagokan untuk meraih penghargaan tersebut tahun ini, usai musim kemarin berhasil membawa Real memenangkan Liga Champions.

Sebagai catatan akhir, Ronaldo juga sukses untuk timnas Portugal. Dimana pemain yang memiliki jutaan penggemar dari seluruh dunia ini sukses menciptakan sejarah baru bagi Portugal dengan menjuarai Euro 2016 silam usai mengalahkan tuan rumah Prancis dengan skor tipis 1-0.

Sementara, Messi sudah diketahui bersama bahwa dirinya belum juga memberikan gelar internasional untuk Argentina dan hanya mendapatkan kekecewaan karena gagal tiga kali dipartai final.

Inilah Jawaban Ramos Soal Isu Gesekan dengan Pique

Menjabat sebagai kapten tim, Sergio Ramos menunjukan rasa kepercayaan diri tinggi bahwa Spanyol akan tetap solid menghadapi dua sisa pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa Grup D.

Terlepas dari hal tersebut, Ramos juga mendukung Gerard Pique dengan mengatakan hubungan mereka berdua baik-baik saja. Jelang pertandingan melawan Albania malam nanti, bek Real Madrid berbicara soal pekan sulit di negaranya, menyusul kekerasan yang terjadi dalam referendum kemerdekaan Catalan akhir pekan kemarin.

Dengan menegaskan sepakbola dan politik tidak boleh dicampuradukkan, Ramos berharap timnya bisa terus solid sebagaimana target Spanyol yang utama adalah lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia.

Untuk sementara ini, Spanyol masih menduduki posisi puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin dari Italia yang berada diposisi runner up. Dan dipekan terakhirnya, Spanyol akan terbang ke markas Israel dalam laga penentu apakah mereka lolos langsung atau menjalani babak play off pada bulan November mendatang.

“Tidak benar ketika mencampuradukkan politik dan olahraga. Malam ini kami harus fokus ke Albania. Kami semua solid dan siap mengambil langkah maju menuju Piala Dunia. Itu akan menjadi Piala Dunia ke-4 saya dan bangga bisa berada diposisi ini,” ucap Ramos kepada media.

Kabar panas lantas menerjang Ramos dan juga Pique, kabar ini muncul ketika Pique menunjukan tweet dukungan untuk kemerdekaan Catalan dalam akun pribadinya. Alhasil, pekan-pekan latihan Spanyol selalu mendapat ejekan dan tekanan dari fans.

Mendengar kabar tersebut, Ramos angkat bicara dan menegaskan jika hubungan mereka berdua baik-baik saja. “Kami punya hubungan yang baik meski kami punya pemikiran yang berbeda. Seharusnya tidak ada masalah yang harus diselesaikan, karena kami baik-baik saja.”

Guardiola Targetkan Latih Timnas Spanyol di Masa Depan

Josep Guardiola merupakan pelatih tersukses dipentas Eropa, berbagai gelar sudah dia dapat diberbagai klub yang pernah dibelanya. Namun dalam kesuksesan tersebut, Guardiola masih memiliki mimpi besar yang belum terwujud.

Berdasarkan sumber terdekat dan terpercaya, satu mimpi Guardiola itu adalah bisa mengarsiteki timnas Spanyol dimasa mendatang. Baru berusia 46 tahun, Guardiola diklaim bisa mendapatkan kesempatan itu dan menurut berbagai pihak, Guardiola sangat pantas melatih Tim Matador.

Saat ini, Guardiola masih tercatat sebagai pelatih Manchester City. Di Manchester, Guardiola memasuki musim kedua dan belum juga menghadirkan gelar. Pencapaian terbaik Guardiola musim lalu adalah membawa Manchester City menduduki peringkat tiga klasemen akhir Premier League dan sukses mengantarkan tim kembali ke pentas Liga Champions.

Waktu berjalan, Guardiola mulai menemukan bentuk taktik terbaiknya. Dan terbukti diawal musim ini, Manchester City sukses menduduki peringkat pertama klasemen sementara Premier League Inggris dengan raihan sama dengan Manchester United.

Pada kesempatannya, Guardiola mendapat undangan dari salah satu media ternama Eropa. Dan diwaktu itu, Guardiola menekankan kepada mereka bahwa dirinya masih betah di Manchester City dan tidak menutup kemungkinan mimpinya melatih timnas Spanyol dimasa depan.

“Saya bahagia berada disini, semua tergantung pada kesuksesan klub meraih gelar. Di klub seperti Manchester City, jika anda tak juara, anda tak bisa bertahan, itu pasti,” tegas Guardiola.

“Saya akan sangat senang bisa melatih timnas Spanyol, saya rasa demikian. Saya ingin menangani tim di Piala Dunia, Piala Eropa. Rasa itu sangat ingin saya dapatkan dimasa mendatang.” Guardiola mengakhiri.

Sampai dipekan ketujuh Premier League Inggris, City tercatat belum terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir dipentas domestik hingga Liga Champions. Mereka baru akan kembali ke pentas Liga Primern usai jeda internasional pada tanggal 14 Oktober 2017.

Kini Rekor Gol Madrid Sejajar dengan Rekor Santos

Pencapaian baru telah dihasilkan raksasa Spanyol, Real Madrid. Dalam satu musim terakhir, terhitung Madrid sudah mengoleksi banyak gelar dan juga rekor-rekor baru. Kali ini mereka kembali menciptakan rekor baru, dimana EL Real berhasil menyamai rekor dunia dalam hal mencetak gol secara beruntun dalam 73 pertandingan.

Rekor gol itu pun kini bersanding sejajar dengan klub Brasil, Santos. Adapun rekor tersebut tercipta saat Madrid berjumpa dengan Real Sociedad dalam lanjutan La Liga pekan keempat akhir pekan kemarin. Ketika itu, Gareth Bale cs mampu meraih kemenangan 1-3.

Dan menariknya, catatan rekor gol Madrid juga dimulai pada tempat yang sama, yakni Anoeta dengan melawan Sociedad. Data lengkap menjelaskan jika duel panas itu terjadi pada 30 April 2016. Pada laga itu, tak ada tim yang mampu menahan Madrid untuk mencetak gol.

Meski demikian, Madrid juga sempat mengalami kesulitan. Dimana mereka mendapati lini depan yang tumpul saat melawan Manchester City di semifinal leg pertama Liga Champions di Etihad, 24 April 2016. Tak hanya mampu menyamai rekor Santos, Madrid juga sudah mengalahkan rekor mencetak gol secara beruntun sebannyak 44 kali yang dicetak Barcelona dari tahun 1942 hingga 1944.

Sedangkan rekor gol Santos sendiri tercipta pada masa era keemasan legenda Brasil, Pele. Klub Brasil tersebut mencetak rekor fenomenal itu dari November 1961 hingga Agustus 1963 silam. Tercatat sebanyak 73 pertandingan tersebut, Santos memenangkan 52 di antaranya, imbang 14 kali dan sisanya, tujuh, berakhir dengan kekalahan.

Jika ditotal Santos sukses mencetak 245 gol dan 85 diantaranya dihasilkan oleh Pele. Semakin menyempurnakan Santos karena mereka berhasil meraih trofi juara liga Brasil pada tahun 1962 yang dibarengi dengan trofi Libertadores dan Intercontinental Cup.

Dan langkah Madrid sendiri terhitung dalam kurun 73 pertandingan itu mereka menghasilkan 200 gol. 49 gol diantaranya dihasilkan oleh bintang mereka, Cristiano Ronaldo. Madrid pun muncul sebagai tim terbaik dunia karena berhasil meraih banyak gelar bergengsi dalam dua musim terakhir ini.