Category Archives: UEFA

Prediksi Bola Hari Ini Skotlandia Vs Belgia 10 September 2019

Prediksi bola online hari ini dari laga antara Skotlandia Vs Belgia 10 September 2019 mendatang menjadi bahasan menarik kali ini. Laga seru ini akan dihelat pada pukul 01:45 WIB sebagai bagian dari Liga Kualifikasi Euro yang bertempat di Stadion Hampden Park.

Timnas Skotlandia merupakan tim tuan rumah dalam laga ini. Sebelumnya, tim ini hanya menerima kekalahan kontra timnas Belgia dengan skor 3 – 0. Menilik dari lima laga sebelumnya, timnas Skotlandia tampil dengan cukup mengesankan dengan tiga kemenangan dan dua hasil kekalahan.

Jelang laga kandang ini, timnas Skotlandia sudah bersiap dengan skema dan pasukan terbaiknya demi mencatatkan skor maksimal. Tiga poin penting dari laga tersebut akan membawa mereka menjadikan timnas ini berada di posisi terbaiknya dari klasemen Liga Kualifikasi Euro.

Di sisi lain, Timnas Belgia akan bersiap sebagai tim tamu melawan Skotlandia kali ini. Dalam laga terakhirnya, tim ini sukses menang melawan timnas Skotlandia dengan skor 3 – 0. Menilik dari lima laga sebelumnya, Belgia meraih empat kemenangan dan sekali kekalahan.

Catatan tersebut pastinya membuat timnas Belgia memiliki modal terbaiknya bersiap melawan Skotlandia. Kali ini, Belgia akan datang dengan skema terbaiknya untuk meraih poin penuh dari kandang timnas Skotlandia.

Berikut ini merupakan data dan analisa terkini dari prediksi Skotlandia Vs Belgia 10 September 2019:

Head to Head Skotlandia Vs Belgia :

12/06/19 KKE Belgia 3 – 0 Skotlandia

08/09/18 UJC Skotlandia 0 – 4 Belgia

07/09/13 KPE Skotlandia 0 – 2 Belgia

17/10/12 KPE Belgia 2 – 0 Skotlandia

06/09/01 KPE Belgia 2 – 0 Skotlandia

5 Pertandingan Terakhir Skotlandia :

21/11/18 UNL Skotlandia 3 – 2 Israel

21/03/19 KKE Kazakhstan 3 – 0 Skotlandia

25/03/19 KKE San Marino 0 – 2 Skotlandia

09/06/19 KKE Skotlandia 2 – 1 Siprus

12/06/19 KKE Belgia 3 – 0 Skotlandia

5 Pertandingan Terakhir Belgia :

19/11/18 UNL Swiss 5 – 2 Belgia

22/03/19 KKE Belgia 3 – 1 Rusia

25/03/19 KKE Siprus 0 – 2 Belgia

09/06/19 KKE Belgia 3 – 0 Kazakhstan

12/06/19 KKE Belgia 3 – 0 Skotlandia

Prediksi Susunan Pemain Skotlandia Vs Belgia :

Skotlandia (4-3-3): Marshall; Robertson, McKenna, Mulgrew, O’Donnell; McGregor, McTominay, McGinn; Fraser, Burke, Forrest

Belgia (3-4-3): Courtois; Kompany, Alderweireld, Vertonghen; Thorgan Hazard, De Bruyne, Witsel, Castagne; Eden Hazard, Lukaku, Mertens

Prediksi Bola Hari Ini Skotlandia Vs Belgia 10 September 2019 : 1 – 3

Prediksi Skor Hari Ini Serbia Vs Portugal 8 September 2019

Serbia Vs Portugal 8 September 2019

Prediksi skor hari ini dari laga antara Serbia Vs Portugal 8 September 2019 mendatang akan menjadi laga menarik yang siap dihelat pada minggu ini. Laga seru dua timnas kuat ini rencananya akan dihelat pada pukul 01:45 WIB sebagai bagian dari Liga Kualifikasi Euro dan bertempat di Stadion Rajko Mitic.

Timnas Serbia sendiri merupakan tim tuan rumah dalam laga ini. Sebelumnya, mereka bermain dengan kemenangan atas Lithuania dengan skor 4 – 1. Menilik lima laga yang sudah mereka mainkan, timnas Serbia tampil dengan cukup apik dengan dua kemenangan, sekali hasil kekalahan dan dua hasil seri.

Untuk laga ini, pastinya timnas Serbia sudah harus bersiap dengan skema dan pasukan terbaiknya demi mencatatkan skor menarik demi meraih kemenangan. Tiga poin penting dari laga ini nantinya akan membawa mereka mendapatkan posisi aman dan jauh dari zona merah di Liga Kualifikasi Euro.

Sementara itu, ada timnas Portugal yang akan bersiap melawan Serbia kali ini. Dalam laga terakhirnya, timnas ini sukses menang atas Belanda dengan skor 1 – 0. Menilik dari lima laga yang sudah mereka mainkan, Portugal cukup apik dengan dua kemenangan dan tiga hasil seri.

Catatan tersebut pastinya akan menjadikan Portugal memiliki modal baik melawan Serbia. Untuk laga tandang ini, pastinya tim tamu akan datang dengan strategi dan pasukan terbaiknya demi meraih tiga poin penting dari kandang timnas Serbia.

Berikut ini merupakan data dan analisa terkini dari prediksi Serbia Vs Portugal 8 September 2019:

Head to Head Serbia Vs Portugal :

26/03/19 KKE Portugal 1 – 1 Serbia

11/10/15 KKE Serbia 1 – 2 Portugal

30/03/15 KKE Portugal 2 – 1 Serbia

13/09/07 KKE Portugal 1 – 1 Serbia

29/03/07 KKE Serbia 1 – 1 Portugal

5 Pertandingan Terakhir Serbia :

21/11/18 UNL Serbia 4 – 1 Lithuania

21/03/19 UJC Jerman 1 – 1 Serbia

26/03/19 KKE Portugal 1 – 1 Serbia

08/06/19 KKE Ukraina 5 – 0 Serbia

11/06/19 KKE Serbia 4 – 1 Lithuania

5 Pertandingan Terakhir Portugal :

21/11/18 UNL Portugal 1 – 1 Polandia

23/03/19 KKE Portugal 0 – 0 Ukraina

26/03/19 KKE Portugal 1 – 1 Serbia

06/06/19 UNL Portugal 3 – 1 Swiss

10/06/19 UNL Portugal 1 – 0 Belanda

Prediksi Susunan Pemain Serbia Vs Portugal :

Serbia (4-4-1-1): Dmitrovic; Rukavina, Spajic, Milenkovic, Bogosavac; Maksimovic; Lazovic, Milinkovic-Savic, Gacinovic, Ljajic; Jovic

Portugal (4-3-3): Patricio; Cancelo, Pepe, Dias, Guerreiro; Neves, Carvalho, Moutinho; Bernardo Silva, Andre Silva, Ronaldo

Prediksi Skor Hari Ini Serbia Vs Portugal 8 September 2019: 1 – 0

Inilah 25 Nama Calon Peraih Golden Boy Award 2017

Federasi sepakbola dunia, FIFA baru saja merilis 25 nama calon kuat peraih penghargaan Golden Boy edisi 2017. Bisa dikatakan jika 25 nama ini adalah yang terbaik dari yang terbaik karena dipilih berdasarkan proses poling panjang.

Sedikit melihat kebelakang, jika penghargaan Golden Boy pertama kali dimentori oleh media Italia, Tuttosport pada 2003. Kini para calon dipilih oleh banyak jurnalis perwakilan media-media ternama Eropa.

Beberapa nama yang ada bukan suatu hal yang mengejutkan publik, mulai dari bomber PSG yang musim lalu bersinar bersama AS Monaco, Kylian Mbappe hingga pemain rekrutan baru Barcelona, Ousmane Dembele. Tak hanya duo bintang Eropa itu saja, satu kejutan datang ketika bek Liverpool, Joe Gomez hingga Emre Mor ikut masuk ke dalam calon kuat pemenang penghargaan.

Dari semua pemain yang ada, bintang muda Eropa ini diprediksi memiliki masa depan cerah dan bila mendapat tempat yang sempurna, maka sang pemain muda itu akan siap menjadi the next Lionel Messi atau pun Cristiano Ronaldo.

Inilah daftar 25 calon kuat peraih penghargaan Golden Boy 2017:

Joe Gomez (Liverpool), Benjamin Henrichs (Bayer Leverkusen), Borja Mayoral (Real Madrid), Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain), Emre Mor (Celta Vigo), Reece Oxford (Borussia Monchengladbach), Christian Pulisic (Borussia Dortmund), Marcus Rashford (Manchester United), Allan Saint-Maximim (Nice), Dominic Solanke (Liverpool), Theo Hernandez (Real Madrid), Youri Tielemans (Monaco), Enes Unal (Villarreal), Kyle Walker-Peters (Tottenham). Aaron Martin (Espanyol), Jean-Kevin Augustin (RB Leipzig), Rodrigo Bentacur (Juventus), Steven Bergwijn (PSV), Dominic Calvert-Lewin (Everton), Federico Chiesa (Fiorentina), Ousmane Dembele (Barcelona), Amadou Diawara (Napoli), Kasper Dolberg (Ajax), Gianluigi Donnarumma (AC Milan), Gabriel Jesus (Manchester City).

Musim lalu, muncul nama gelandang Bayern Munchen, Renato Sanches sebagai pemenang dan namanya memang pantas berada dipuncak karena sukses memberikan gelar sejarah kepada Portugal dalam ajang Euro 2016. Musim ini, Mbappe menjadi sosok yang paling berpeluang besar untuk bisa mengikuti jejak Sanches karena penampilannya bersama Monaco dan diakhiri degan merapatnya ke Paris Saint Germain.

Harry Kane Tidak Merasa Khawatiran Kontra Real Madrid

Tottenham Hotspur mendapat tempat di gruo mematikan usai tahap pengundian babak grup Liga Champhions, Hal itu tak menjadikan Harry Kane khawatir. Dirinya malah merasa senang.

Tottenham masuk di Grup H dan bakal berduel dengan sederet klub seperti Borussia Dortmund, Real Madrid dan juara Siprus APOEL. Tottenham Hotspur berusaha dengan amat keras agar dapat keluar dari babak grup.

Skuat El Real bakal benjadi sebuah tantangan paling sulit bagi Spurs. Dalam 2 tahun terakhir klub besar asal Spanyol ini menjadi pemenang Liga Champions dan dibela oleh Gareth Bale yang merupakan eks pemain Tottenham.

Bertanding melawan Real Madrid tidak menjadikan kane merasa cemas. Penyerang gacoan Tottenham Hotspur ini malah penasaran mengetes tikat performa skuatnya.

“Itu merupakan hasil pengundian yang bagus. Anda berkeinginan dapat bertanding melawan skuat terbaik di Eropa pada kompetisi Liga Champions dan hal tersebut menarik untuk kami,” ujar Kane yang disampaikan lewat salah satu media olahraga.

“Kami menantikan pertandingan ini. Anda mau mengetes diri Anda menghadapi yang terbaik dan sekarang ini El Real sebagai skuat yang terbaik. Bakal seru untuk meyaksikan sampai mana tingkatan kami dalam menghadapi Borussia Dortmund dan APOEL, ini juga bakal menjadi tantangan yang baik bagi kami,” tambahnya.

“Saya masih mengingat pada tahun 2011 Silam, saat laga kontra Real Madrid yang berlangsung di White Hart Lane. Saya percaya Wembley bakal full untuk pertandingan-pertandingan ini dan kami sudah tidak sabar untuk memulainya. Misi kami ialah menjuarai setiap pertandingan dan ini bakal menjadi tantangan yang baik untuk melihat sampai mana tingkatan kami dan sudah seberapa jauh kami melangkah,” ujar penyerang berumur 24 tahun tersebut.

Di hari pertandingan pertama yang dilangsungkan pada pertengahan bulan September mendatang, Tottenham Hotspur bakal bertanding kontra Dortmund (yang menjadi skuat tamu) pada laga yang berlangsung di Wembley.

MU VS Ajax Seperti Ulangan Liga Champions 1999

Ajax vs Manchester United

Manchester United akan tampil di laga yang sangat krusial saat berhadapan dengan Ajax Amsterdam di final Liga Europa. The Red Devils diingatkan dengan konsekuensi-konsekuensi kalau sampai gagal juara.

Pertandingan Manchester United kontra Ajax Amsterdam akan diselenggarakan di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25 Mei 2017) dinihari WIB. Bagi MU secara khusus, titel juara akan menawarkan jalan menuju Liga Champions musim depan setelah kegagalan finis empat besar di Premier League.

Legenda Manchester United, Dwight Yorke, bahkan menilai final ini sama besarnya dengan final Liga Champions 1999. Saat itu, The Red Devils berjuang mendapatkan trofi terakhir untuk mewujudkan treble winner melawan Bayern Munich.

“Pertandingan ini terasa seperti final Liga Champions 1999, tapi untuk alasan yang berbeda. Saat itu kami menciptakan sejarah, mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan orang-orang di klub sebelumnya,” ungkap Yorke seperti yang dilansir dari Mirror.

“Tapi ini akan menjadi motivasi dan langkah maju ke depan untuk klub yang belum melakukan apapun di Liga Champions selama tiga musim terakhir. Jadi ini akan terasa sangat penting.”

Manchester United finis di bawah keenam di bawah Chelsea, Tottenham Hotspur, Manchester City, Liverpool, dan Arsenal. Gengsi pun dipertaruhkan The Red Devils terlebih setelah Tottenham Hotspur, yang merupakan kekuatan baru di peta sepakbola Inggris, serta Liverpool sang rival berat mampu menembus kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa.

“Melihat tim-tim seperti Liverpool dan Tottenham Hotspur berhasil lolos ke Liga Champions dan bukannya Manchester United akan menjadi sebuah pukulan telak bagi klub. Mereka gagal di Premier League dan sekarang ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi United,” lanjut Yorke.

“Kemenangan di pertandingan ini lebih daripada hal lain karena bisa menjadi penentuan klub untuk mendatangkan para pemain terbaik dan itu adalah sesuatu yang harus segera mereka lakukan.”

Manchester United sudah empat musim absen di persaingan juara Premier League dan bagi klub dengan standar seperti mereka, ini sama sekali tidak bisa diterima mengingat uang yang sudah dibelanjakan di musim ini, kegagalan ke Liga Champions akan terasa sangat menyakitkan.

Monaco Tetap Tegar Walapun Kalah

Sang pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim, merasa bangga dengan langkah yang sudah dilewati oleh timnya di ajang Liga Champions musim ini. Ia masih merasa bangga atas performa yang telah diperlihatkan oleh Monaco.

Monaco berhasil meloloskan diri dari tahap grup dengan berada di urutan teratas Grup E. Mereka unggul atas Bayer Leverkusen dan Tottenham Hotspur untuk raih kelolosan menuju babak 16 besar.

Monaco kemudian tundukkan Manchester City pada babak 16 besar. Masuk ke babak perempatfinal, Monaco pun dapat lewati Borussia Dortmund yang tengah menghadang untuk berikutnya sampai ke babak semifinal.

Dalam langkah yang sudah dilalui, Monaco disebut sebagai sebuah tim dengan garis menyerang yang luar biasa. Jumlah 21 cetak angka berhasil diciptakan oleh Monaco sedari tahap grup sampai babak perempatfinal. Falcao dan Kyliann Mbappe berhasil membuat perhatian tertuju pada dirinya lewat produktivitas yang ia perlihatkan saat berada di lapangan.

Tetapi jalan yang dilalui oleh Monaco perlu kandas pada babak semifinal setelah mereka bertemu dengan Juventus dan tunduk dengan skor 1-2 pada pertemuan kedua yang berlangsung pada hari Rabu (10/5/2017) dinihari WIB. Mereka tergusur dengan agregat 1-4.

“Pada lain sisi, ada sebuah tim yang amat banyak akan pengalaman dan lain sisi lagi ada sebuah tim yang masih muda,” ucap Jardim seperti dikutip situs resmi UEFA.

“Kami merasa amat senang lewat laga di babak semifinal ini dan amat merasa bangga dengan performa dari para pemain. Para pemain tunjukkan semuanya yang mereka miliki dan kami mungkin bisa raih hasil seri pada malam ini.”

“Kami keluar dari ajang yang hebat ini dengan tetap tegar. Saat ini kami bakal berkonsentrasi pada liga,” imbuh dia tambahkan.

Monaco miliki kesempatan akhiri musim dengan raih titel juara Ligue 1. Mereka sekarang ini berada di urutan teratas klasemen lewat 86 poin yang berhasil di kantongi, unggul dengan selisih 5 poin dari Paris Saint-Germain dengan masih sisa 3 laga lagi.

Falcao: Juventus Memang Sangat Efektif

Radamel Falcao telah akui performa yang lebik oke dari Juventus di banding AS Monaco. Juve dikatakan olehnya tampil lebih efektif ketika hadirnya kesempatan untuk dimanfaatkan.

Juventus berjalan menuju babak final ajang Liga Champions usai mereka berhasil meraih hasil oke melawan AS Monaco di pertemuan kedua babak semifinal Liga Champions dengan skor 2-1 lewat laga yang berlangsung pada hari Rabu (10/5/2017) dinihari WIB di Juventus Stadium. 2 angka tersebut berhasil tercipta atas nama Mario Madzukic dan Dani Alves, sedangkan 1 angka yang diciptakan oleh Monaco tercipta atas nama Kylian Mbappe.

Dilihat dari cara bermain, Monaco sedikit terlihat lebih diunggulkan lewat control bola sampai dengan 53 persen banding 47 persen. Situs UEFA pun telah bukukan klub yang berasal dari Prancis itu sukses catatkan 11 percobaan, tetapi cuma 2 di antaranya yang tepat ke sasaran.

Sedangkan Juve tercatat lesatkan 15 percobaan dengan 6 di antaranya yang tepat ke sasaran. Juve pun membuat Danijel Subasic terpaksa bikin penyelamatan 4 kali.

“Juve memang tunjukkan performa yang amat oke dan memaksimalkan kesempatan yang mereka punya. Kami tak cukup efektif ketika memiliki peluang,” imbuh Falcao seperti dilansir pada situs UEFA.

Apa yang tengah berlangsung di pertemuan kedua ini tidak jauh beda dengan laga di pertemuan pertama yang berlangsung pada pekan kemarin di Stade Louis II. Pada waktu tersebut Monaco dapat ciptakan 14 percobaan dengan 5 di antaranya yang tepat ke sasaran. Sedangkan Juventus catatkan 10 upaya dengan 4 di antaranya yang mengarah ke gawang dan ciptakan 2 cetak angka.

Falcao juga ingin langkah Monaco di ajang Liga Champions pada musim ini dapat menjadi sebuah pelajaran agar bisa melihat musim yang akan datang.

“Kami berusaha dengan sebaik mungkin selama musim untuk Monaco ini berlangsung dan untuk sepakbola Prancis. Kami ingin supaya Monaco bakal jadi yang lebih oke lagi pada musim yang akan datang,” kata Falcao.

Jardim Sebut Serang Juventus Tanpa Ragu

AS Monaco percu cipatakan 3 angka tanpa balas agar bisa menangkan laga atas Juventus pada ajang Liga Champions. Leonardo Jardim bersiap berikan instruksikan pemainnya agar terus lancarkan serangan tanpa berpikir ragu ataupun takut.

Les Monegasques telah tunduk di laga sebelumnya dengan skor 0-2 berhadapan dengan Juventus pada pertemuan pertama babak semifinal ajang Liga Champions ketika melangsungkan laga pada pekan kemarin di Stade Louis II. Sedangkan, pada pertandingan tersebut mereka dapat ciptakan 14 percobaan dengan 5 di antaranya yang tepat ke sasaran.

Catatan itu tidak jauh bedanya dengan Juventus. Tim tamu pada saat tersebut ciptakan 10 percobaan dengan 4 di antaranya yang tepat ke sasaran dan berhasil ciptakan 2 angka.

Lewat pertandingan pertemuan kedua pada hari Rabu (10/5/2017) dinihari WIB di Juventus Stadium, Jardim bersiap memberi aba-aba kepada Monaco untuk tampil menyerang lagi. Ia ingin para anak yang ia latih tidak merasa ragu dengan beberapa hal buruk sepanjang mereka melancarkan serangan.

“Kami perlu lakukan serangan dengan merasa kami lepas dari hal yang buruk. Pada pertemuan pertama kami miliki total percobaan yang serupa dengan Juve, namun mereka cenderung lebih efektif,” ucap Jardim.

“Tentunya mereka lebih siap dibanding kami, namun kami malah tunduk sebab tidak dapat memaksimalkan kesempatan yang hadir. Besok kami akan berharap kami terus hidup, incaran kami ialah ke babak final,” lanjut dia.

“Saya merasa amat bangga dengan para pemain dan juga tentu semua yang sudah mereka perbuat sampai saat ini, tidak berhubungan dari hasil di pertemuan yang pertama,” imbuh Jardim.

Jejak Monaco untuk terus berjalan ke babak final dapat dikatakan tidaklah mudah. Juventus sampai saat ini adalah salah satu tim di Eropa yang masih belum kalah melangsungkan laga di markas.

Tidak hanya itu, pada pertandingan markas Bianconeri baru kebobolan 1 angka di ajang Liga Champions, 9 pada Serie A, dan 4 kali di ajang Coppa Italia. Sampai saat ini, catatan paling buruk kemasukan anakg Juventus di markas baru berlangsung ketika menangkan laga dengan skor 3-2 melawan Atalanta di ajang Coppa Italia.

Ajax Tundukkan Lyon 4-1

Ajax Amsterdam telah membuka dengan besar kesempatan untuk mereka lolos ke babak final Liga Europa. Ajax dapatkan hasil positif besar di pertemuan pertama babak semifinal usai tundukkan Lyon dengan skor 4-1.

Berhadapan dengan Lyon pada hari Kamis (4/5/2017) dinihari WIB, di Amsterdam ArenA, Ajax menangkan laga lewat 2 angka yang dicetak oleh Bertrand Traore dan juga 2 angka lain yang diciptakan oleh Kasper Dolberg dan Amin Younes. Lyon hanya dapat memberi balasan 1 kali lewat angka yang diciptakan oleh Mathieu Valbuena.

Hasil positif ini jadi sebuah modal yang amat luar biasa untuk Ajax menatap pertemuan kedua babak semifinal yang bakal berlangsung di kandang Lyon pada pekan berikutnya. Kebalikannya, Lyon perlu menangkan laga paling kecil dengan skor 3-0 untuk memutar balik posisi mereka.

Traore awali skor di menit 25. Tundukannya teruskan sepakan bebas dari Hakim Ziyech mengantarkan Ajax unggul dengan skor 1-0.

Ajax menambah besar keunggulan yang diraih jadi 2-0 dengan angka yang diciptakan oleh Dolberg di menit 34. Cetak angka ini diawali lewat penjaga gawang Lyon, Anthony Lopes yang tidak mampu membuang bola dengan baik. Bola sepakan Lopes ditanduk oleh Traore ke arah Dolberg yang tanpa penjagaan. Dolberg lekas berduel dengan Lopes dan berhasil memasukkan bola ke gawang Lyon.

4 menit babak kedua berlangsung, Younes antarkan Ajax unggul dengan skor 3-0. Younes lolos sendiri usai mendapat umpan Ziyech. Ia dengan santai membawa bola ke area penalti dan berhasil menjadi angka ketiga Ajax.

Lyon memotong jarak ketertinggalan jadi 1-3 di menit 66. Sepakan keras Valbuena lewat dalam area penalti tidak dapat diantisipasi oleh kiper Ajax, Andre Onana.

Namun, Ajax kembali memperjauh jarak skor ketika laga berjalan 71 menit. Traore melakukan sontekan umpan silang dari Ziyech untuk merubah skor jadi 4-1.

Susunan Pemain
Ajax: Onana; Tete, De Ligt, Sanchez, Riedewald; Ziyech, Klaassen, Schoene (van de Beek 71′); Traoré, Dolberg (neres 88′), Younes (Kluivert 79′)

Lyon: Lopes; Jallet (Rafael 69′), Nkoulou, Diakhaby, Morel; Tousart (Ghezzal 58′), Gonalons; Cornet (Lacazette 76′), Tolisso, Valbuena; Fekir