Kelelahan Serta Kritik Bikin Oezil Terguncang

Mesut Oezil disoroti dengan kritik tajam pada performa terakhirnya. Arsene Wenger menganggap kalau banyaknya sorotan dan rasa lelah bikin pemain gelandangnya tersebut terguncang.

Oezil dianggap ‘tidak nampak’ saat Arsenal ditundukkan oleh Tottenham Hotspur dengan skor 0-2 yang berlangsung di White Hart Lane pada akhir pekan lalu. Ia makin disorot setelah terjadi insiden berupa menendang salah satu pintu di stadion untuk mengeluarkan rasa kesalnya.

Oezil baru-baru ini sering di kritik. Pada 4 laga terakhir, pemain yang jadi biang serangan Arsenal tersebut tidak dapat bikin assist, walau catatkan 1 angka. Sedangkan ia dikenal sebagai salah seorang kreator cetak angka paling oke di Eropa malah di dunia.

Wenger mengatakan kalau tekanan dan sorotan yang menuju pada  Oezil cukup menjadi pengaruh atas performa dari si pemain.

“Para pemain hebar perlu pegang tanggung jawab dari tim. Banyak orang menyaksikan kalau dirinya seperti itu. Saya tidak mengetahui seperti apa hal tersebut pantas untuk dirinya, saya tidak tahu,” ucap dia.

“Saya merasa ia dapat menahan rintangan di pertandingan besar. Akankah ia dapat melawan rintangan untuk dihijani kritik? Saya tidak bisa berkatan yakin.”

“Saya yakin kalau, pada Minggu kemarin, cuma memberi kritik pada penampilan Mesut Oezil tak menggambarkan dengan tepat seperti apa yang berlangsung pada pertandingan,” kata dia.

Tak hanya itu, sisi fisik ikut jadi penghambat. Usaha keras yang dilakukan oleh Arsenal untuk dapat masuk ke urutan 4 besar disebut memang menghabiskan banyak tenaga, Oezil dan beberapa pemain lainnya juga tampil kurang maksimal, yang pada perjalanannya berakhir pada kritikan lagi.

“Dengan menyeluruh saya optimis kalau baru-baru ini ia telah keluarkan usaha yang amat besar. Ia sedikit seperti pemain yang lain juga pada tim, dilihat dari segi fisik tak pada dalam tingkat paling oke,” lanjut Wenger.

“Saya merasa kalau kami seing melakukan usaha pada Minggu lalu, kemudian di hari Rabu, dan kami tak seutuhnya kembali fit pada hari Minggu selanjutnya.”

“Terus seperti itu. Para pemain besar lebih dihujani kritik dan cara bermainnya agak lebih cair, namun kurang gencar. Cuma hal tersebut tidak menjadi arti kalau ia kurang berharap hasil oke daripada yang lainnya,” kata pria yang berasa dari Prancis itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *