Wenger Anggap Transfer Neymar Tak Masuk Akal

Wenger Anggap Transfer Neymar Tak Masuk Akal

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menduga ada tujuan terselubung dalam prekrutan Neymar oleh Paris Saint-Germain. Wenger menduga perekrutan Neymar ini sedikit berbau politis. Ia menilai transfer pemain tim nasional Brasil itu tidak masuk More »

Barcelona Berikan Kontrak Baru Untuk Lionel Messi?

Barcelona Berikan Kontrak Baru Untuk Lionel Messi?

Barcelona kabarnya telah mencapai kesepakatan untuk kontrak baru Lionel Messi. Dalam kontrak barunya itu disisipkan klausul lepas yang baru dengan tebusan sebesar Rp 4,5 triliun. Kontrak Messi di Barcelona sejatinya baru akan More »

Dani Alves Ingin Main Di Liga Inggris

Dani Alves Ingin Main Di Liga Inggris

  Bek Juventus, Dani Alves, membuka pintu untuk berkiprah di Premier Leauge. Alves sendiri mengakui kalau dirinya sempat diincar oleh banyak klub Inggris. Masa kerja Alves di Juventus sejatinya akan berakhiir di More »

Kontrak Ranieri Bersama Nantes Bisa Batal Karena Persoalan Usia

Kontrak Ranieri Bersama Nantes Bisa Batal Karena Persoalan Usia

Claudio Ranieri sebenarnya akan ditunjuk sebagai manajer untuk sebuah klub Ligue 1, Nantes mulai musim depan. Akan tetapi karena faktor usia Ranieri bisa saja membatalkan rencana tersebut. Ada apa? Setelah dipecat Leicester More »

Biaya Transfer Yang Mahal Tak Jadi Beban Buat John Stones

Biaya Transfer Yang Mahal Tak Jadi Beban Buat John Stones

  Bek Manchester City, John Stones, direkrut dengan biaya transfer yang sangat mahal. Walaupun begitu, Stones mengakui kalau status transfernya itu tak menjadi beban untuknya. Pesepakbola asal Inggris itu awalnya pindah dari More »

 

Mata Bertekad Raih Kemenangan Perdana Di Piala Super Eropa

Juan Mata

Sepanjang kariernya di sepakbola profesional, Juan Mata belum pernah sekalipun merasakan kemenangan Piala Super Eropa. Untuk itu, Mata ingin mengakhiri tren buruknya itu dengan mengantarkan Manchester United meraih titel juara.

Gelandang tim nasional Spanyol ini mencetak gol penentu kemenangan MU atas Sampdoria 2 – 1 di laga pramusim terakhir yang diselenggarakan di Dublin, Irlandia pada hari Kamis (3 Agustus 2017) dinihari WIB.

Dengan demikian, The Red Devils hanya tinggal memiliki waktu persiapan selama kurang dari sepekan untuk berhadapan dengan juara Liga Champions, Real Madrid, dalam ajang Piala Super Eropa, Rabu (9 Agustus 2018) dinihari WIB.

Sepanjang kariernya, Mata sudah dua kali tampil di ajang tersebut bersama Chelsea setelah menjuarai Liga Champions 2012 kemudian Liga Europa 2013. Namun, Mata mesti dua kali pula menelan pil pahit setelah masing-masing dihajar Atletico Madrid 1 – 4 lalu kalah melalui babak adu penalti melawan Bayern Munchen.

Manchester United mendekati Piala Super Eropa dengan modal pramusim yang impresif setelah hanya menelan satu kekalahan dalam tujuh pertandingan. Hal itu akan menambah rasa percaya diri The Red Devils melawan keperkasaan Real Madrid di Eropa.

“Kami dalam persiapan menuju Piala Super dalam kondisi yang sangat fit. Aku beruntung telah bermain di dua final Piala Super Eropa namun sayangnya aku tidak beruntung karena kalah di kedua-duanya.” kata Juan Mata kepada MUTV.

“Kami akan mencoba lagi di hari Selasa, tapi saya rasa akan sedikit berat karena kami akan menghadapi Real Madrid.”

Juan Mata telah kembali bugar setelah sebelumnya mengalami cedera saat berhadapan dengan Real Salt Lake di ajang International Champions Cup 2017 yang memaksanya absen melawan Real Madrid dan Barcelona.

“Aku sempat mengalami sedikit cedera beberapa hari lalu, tapi aku gembira bisa kembali dan mendapat kesempatan bermain menjelang pertandingan penting melawan Real Madrid di pekan depan,” tutup Juan Mata.

Batshuayi Bisa Jadi Ancaman Untuk Alvaro Morata

Michy-Batshuayi

Penyerang Chelsea, Michy Batshuayi mencatatkan statistik konversi gol yang cukup bagus. Dia pun menjadi ancaman Alvaro Morata untuk memperebutkan posisi striker utama The Blues.

Batshuayi di sepanjang musim lalu kalah bersaing dengan Diego Costa. Bermain sebanyak 28 kali di seluruh ajang kompetitif, sembilan gol berhasil dia bukukan. Catatan itu jelas kalah dari Costa yang menyumbangkan 22 gol.

Catatan konversi golnya pun disebut lebih efisien dibandingkan dengan penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. Padahal, Kane berstatus sebagai top skorer musim lalu dengan torehan 29 gol. Sementara di semua ajang kompetitif, dia mencetak 35 gol.

Hal itu dituturkan oleh legenda Chelsea, Pat Nevin. Analisa Nevin didasarkan pada menit bermain Batshuayi. Dengan mencetak sembilan gol dari 28 pertandingan (720 menit), maka rata-rata pemain berusia 23 tahun itu mencetak gol setiap bermain selama 79 menit. Sementara Harry Kane yang mencetak 35 gol dari 3,154 menit musim lalu, rata-rata mencetak gol di tiap 90 menit.

Nevin, yang pernah memperkuat Chelsea pada periode 1983-1988, menilai Batshuayi cocok menjadi striker utama Chelsea, untuk menjadi Costa yang hampir pasti dijual oleh Antonio Conte. Statistiknya dinilai mengesankan.

“Lihatlah statistik itu dan Anda akan melihat siapa Michy Batshuayi. Rasio golnya per menit yang dimainkan sudah jelas yang terbaik di klub dan di antara yang terbaik di Premier League,” ungkap Pat Nevin seperti yang dilansir dari situs resmi Chelsea.

“Dia bisa mencetak gol setiap bermain selama 79 menit, dia berada di lapangan. Dia bahkan lebih baik ketimbang Harry Kane musim lalu! Penampilannya saat ini bahkan lebih impresif dan memperlihatkan hal yang sangat bagus terbentang di depan,” Nevin melanjutkan.

Nevin pun memperediksi Michy Batshuayi akan menjadi pesaing berat Alvaro Morata, yang didatangkan dari Real Madrid senilai 60 juta poundsterling. Meski begitu, striker asal Spanyol dinilai Nevin cuma butuh waktu untuk beradaptasi.

“Saya rasa Michy Batshuayi akan menjadi pemain yang jauh lebih penting untuk The Blues musim ini dibandingkan musim lalu. Dia bersaing dengan Alvaro Morata,” kata Pat Nevin mengakhiri wawancara.

Simeone Justru Senang Griezmann Didekati MU

Griezmann

Penyerang andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann, sempat jadi target buruan bagi banyak raksasa klub Eropa. Pelatih Los Rojiblancos, Diego Simeone menganggap ketertarikan klub-klub tersebut sebagai sebuah sanjungan untuk timnya.

Griezmann menunjukkan diri bisa tampil bagus dalam beberapa musim bersama Atletico Madrid. Dia menyumbangkan sedikitnya 26 gol dan 12 assist untuk klub ibukota Spanyol itu di sepanjang kompetisi musim lalu.

Manchester United dan Paris Saint-Germain disebut menjadi klub-klub yang menunjukkan ketertarikan pada sosok Antoine Griezmann. Mereka bahkan disebut siap merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa mendatangkan pemain 26 tahun itu.

Namun dengan adanya sanksi dari FIFA terkait larangan mendatangkan pemain, membuat Antoine Griezmann urung hengkang dari Atletico Madrid. Pemain tim nasional Prancis itu malah menunjukkan kesetiaan pada Atletico Madrid berupa penadatanganan kontrak baru bernilai 100 juta euro, berdurasi 5 tahun yang akan selesai pada tahun 2022.

Diego Simeone sendiri tidak merasa khawatir dengan gosip minat klub-klub raksasa itu kepada Griezmann. Sebaliknya sang pelatih berkebangsaan Argentina melihatnya dari sudut pandang lain. Bahwa ternyata, pemain Atletico Madrid mampu membuat tim sekelas MU dan PSG memburunya.

“Saya tidak khawatir bahwa ada minat-minat itu. Itu justru membuat saya senang, bahwa tim-tim terbaik berminat dengan pemain kami, itu mengungkapkan hal yang bagus baik dari mereka atau kami, mengenai yang sudah kami kerjakan, dan itu membuat saya merasa sedikit senang,” kata Diego Simeone seperti dilansir di Soccerway.

“Klub sudah membuat usaha penting dengan mempertahankan pemain penting, yang diburu oleh beberapa klub terbaik dunia. Dia ingin bertahan di Atletico untuk melanjutkan membuka jalan yang akan mengantarkan kami berkembang sebagai sebuah klub,” lanjut Diego Simeone.

Simeone sangat yakin jika Antoine Griezmann tidak akan menyesal dengan keputusannya bertahan di Atletico Madrid. “Klub membuat langkah penting dengan mempertahankan pemain bintang. Saya yakin jika kami bisa berkembang bersama-sama,” tutup Diego Simeone.

Conte Tegaskan Hazard Tidak Dijual

eden hazard

Walaupun belum sembuh dari cedera, gelandang Chelsea, Eden Hazard tengah dikabarkan masuk daftar incaran Barcelona. Manajer Chelsea, Antonio Conte yakin jika gelandang andalannya itu merasa bahagia di klub dan tidak ingin pergi kemana-mana.

Barcelona saat ini tengah diusik dengan rumor kepergian Neymar, Paris Saint-Germain. Menyusul kabar bahwa tim raksasa Prancis itu bersedia untuk menyanggupi klausul rilis dari penyerang tim nasional Brasil tersebut yang ada di angka 222 juta euro.

Nama-nama yang akan direkrut untuk menggantikan Neymar telah bermunculan, termasuk Paulo Dybala, Philippe Coutinho. Baru-baru ini, Radio Marca megembuskan kabar bahwa kini Hazard, yang masih terikat kontrak dengan Chelsea sampai 2020, juga masuk dalam daftar buruan.

“Saya tidak tahu apapun mengenai masalah ini. Di masa lalu, saya sudah sering membaca kabar tentang Hazard yang akan direkrut oleh Real Madrid dan sekarang dengan Barcelona.” ungkap Antonio Conte seperti yang dilansir dalam ESPN.

“Sekarang ini adalah bursa transfer dan kita semua harus mengerti dengan rumor-rumor yang berkembang di luar sana. Saya rasa sekarang Eden Hazard sangat bahagia bersama dengan kami dan bermain untuk Chelsea.”

Hazard masih menjalani masa pemulihan setelah naik ke meja operasi karena cedera pergelangan kaki. Alhasil, gelandang tim nasional Belgia tersebut tidak bisa ikut bersama rekan-rekannya menjalani tur pramusim.

Conte sendiri belum bisa memastikan kapan Eden Hazard akan kembali bermain bersama The Blues. Namun, yang pasti adalah proses pemulihan mantan gelandang Lille berjalan sesuai rencana.

“Saya tidak bisa memastikan karena ketika Anda comeback dari sebuah cedera yang buruk, maka sangat sulit untuk menentukan jadwal kembali yang pasti. Yang bisa saya pastikan adalah proses pemulihannya berjalan sangat baik dan Anda tahu pentingnya si pemain untuk kami.” sambung mantan manajer Juventus dan tim nasional Italia tersebut.

 

Juventus Memang Sudah Siap Kehilangan Bonucci

Leonardo Bonucci

Direktur umum Juventus, Beppe Marotta, menyatakan jika Leonardo Bonucci memang sudah punya keinginan untuk pindah ke AC Milan. Menurut Marotta, Juventus sudah siap dengan risiko kepergian Bonucci ke klub rival.

Bonucci, yang menjadi salah satu pemain kunci Juventus dalam memenangkan enam Scudetto berturut-turut, memutuskan menyeberang ke AC Milan. Bek tim nasional Italia itu didatangkan ke San Siro seharga 42 juta euro dan memperoleh kontrak selama lima musim.

Kepindahan Bonucci yang secara tiba-tiba itu pun memunculkan gosip-gosip negatif. Pemain berusia 30 tahun itu dikabarkan tidak akur dengan beberapa pemain Juve dan pelatih Massimiliano Allegri, usai kekalahan mereka atas Real Madrid di final Liga Champions beberapa waktu lalu.

Bonucci sendiri sudah menepis gosip tersebut. Kini Marotta yang turut angkat bicara, dengan menyebut jika hengkangnya Leonardo Bonucci itu murni karena keinginan pribadi. Marotta juga menyebut jika La Vecchia Signora sudah memperhitungkan risiko kehilangan salah satu pemain kunci di sektor pertahanan.

“Dalam persoalan Leonardo Bonucci, kami menerima keinginan pribadi dan profesionalnya, yang ingin pindah ke AC Milan. Memang ada firasat dia akan pergi. Ini bukan soal masalah-masalah yang pernah terjadi,” kata Beppe Marotta seperti yang dilansir dari Football Italia.

“Kami tahu mempertahankan pemain-pemain yang sudah ingin pergi adalah langkah yang berat. Seorang pemain telah pergi, seorang juara, namun banyak yang bertahan dan ada beberapa pemain muda yang sudah siap. Kami sudah siap dengan segala risikonya,” tambahnya.

“Saya yakin karena kami masih punya bek-bek yang hebat. Dan seperti Leonardo Bonucci yang bergabung dengan kami dari Bari dan menjadi pemain hebat, kami punya beberapa pemain muda yang siap melakukan hal yang sama,” tutup Beppe Marotta.

Setelah ditinggal pergi oleh Leonardo Bonucci, Il Bianconeri masih memiliki beberapa nama pemain top seperti Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, Medhi Benatia, serta Daniele Rugani untuk megisi pos bek tengah.

Mourinho Sampai Memohon Agar Dilepas Madrid

jose mourinho

Demi meninggalkan Real Madrid, Jose Mourinho, emngatakan ia sampai harus ‘mengemis’ di depan manajemen klub hingga diperbolehkan angkat koper.

Kebersamaan sang manajer selama tiga tahun harus tuntas pada 2013 silam lewat kesepakatan bersama dengan El Real walau sebenarnya pria internasional Portugal tersebut masih terikat kontrak tiga musim.

Beberapa pekan kemudian, Mourinho pulang ke Chelsea untuk kali kedua sebelum menyeberang ke Manchester United di awal musim lalu.

Manajer berjuluk The Special One itu sukses mempersembahkan trofi Piala Liga dan Liga Europa di tahun pertamanya di Old Trafford sekaligus memastikan lolos ke penyisihan grup musim depan. Pria kelahiran 54 tahun lalu itu optimis bakal meraih kesuksesan lebih oke dari musim lalu.

“Saat pertama kali saya datang, tak hanya ingin membangun sebuah tim untuk menghentikan dominasi, akan tetapi juga memperkuat berbagai hhal sekitar tim dan dalam hal ini saya dapat melihat persamaan soal kesulitan dan dimensi dari tugas yang saya dapatkan,” buka Mourinho.

“Saya pikir apa yang saya lewati musim lalu, Liga Europa, Piala Liga, berada di posisi keenam Liga Primer Inggris, terlihat enteng dalam pandangan Anda. Tetapi saya tahu pekerjaan saya itu jauh lebih rumit, sukses di sejumlah turnamen dan kurang berhasil di Premier League.”

“Jujur saya, dulu klub itu (Madrid) ingin saya tetap bertahan. Semua yang ada di dalam klub baik presiden, CEO, petinggi, diri saya, kami semua merasa setelah saya beberapa tahun peekrjaan kami diselesaikan dan mereka tak ingin saya hengkang.”

“Pada kenyataannya, saya seperti mengemis-ngemis kepada mereka supaya mempersilakah saya pergi. Saya rasa di Manchester hal itu tidak boleh sampai terjadi karena saya tak memiliki niatan pergi.”

Gabung Roma, Kolarov Ingin Kalahkan Lazio

Kolarov

Aleksandar Kolarov pernah sempat menjalin kisah manis ketika masih memperkuat Lazio di masa lalu. Akan tetapi, karena sekarang sudah menjadi pemain AS Roma, Kolarov pun menyebut Lazio sebagai musuh yang harus dikalahkan.

Setelah tujuh tahun bermain di Premier League untuk memperkuat Manchester City, Kolarov kembali ke Serie A. Bek Serbia berusia 31 tahun itu direkrut oleh AS Roma dengan nilai transfer 5 juta euro (sekitar Rp 77 miliar).

“Sekarang aku sangat senang karena bisa berada di sini. Hari ini adalah hari pertamaku dan aku berharap segala sesuatunya berjalan seperti yang aku harapkan,” ujar Aleksandar Kolarov dalam sesi wawancara bersama Roma TV.

“Aku sudah bertemu dengan semua orang, juga pelatih (Eusebio) Di Francesco yang aku temui pagi ini. Aku sudah mengenal baik beberapa pemain, hanya beberapa yang lain belum. Tapi, aku sekarang punya waktu untuk mengenal semuanya dengan lebih baik,” tambah Aleksandar Kolarov.

Di AS Roma, Aleksandar Kolarov bisa melakukan reuni dengan Edin Dzeko, yang sebelumnya juga sempat menjadi rekan setimnya saat di Manchester City.

“Aku tetap menjaga hubungan baik dengan Edin Dzeko setelah dia pergi dari Manchester City. Aku bicara dengannya soal AS Roma dan dia mengatakan hal-hal yang baik soal klub ini. Aku sangat bahagia punya kesempatan main bersamanya lagi,” tutur Aleksandar Kolarov.

Kolarov sebelumnya pernah bermain untuk Lazio, rival sekota As Roma di periode 2007-2010. Oleh karena itu, dia tidak akan terkejut jika suatu saat nanti dia mendapatkan cemoohan dari beberapa suporter Lazio begitu resmi bergabung dengan Roma.

“Aku tidak bisa dan tak ingin menyangkal masa laluku bersama Lazio. Tapi, kini aku adalah pemain AS Roma. Dan seperti aku mengeluarkan seluruh kemampuanku ketika masih di Lazio, aku juga akan memberi 100% dan lebih untuk AS Roma,” kata Aleksandar Kolarov.

“Aku pernah punya cerita indah bersama Lazio, tapi yang jelas mulai hari ini mereka adalah rival yang harus aku kalahkan di atas lapangan,” katanya.

Sevilla Akan Tempuh Jalur Hukum Untuk Masalah Vitolo

Vitolo

Sevilla akan menempuh jalur hukum setelah Vitolo pindah secara kontroversial ke Atletico Madrid. Sevilla akan menuntut Atletico Madrid dan juga pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Vitolo secara mengejutkan bergabung dengan Atletico Madrid pada hari Rabu (12 Juli 2017) lalu. Winger berusia 27 tahun itu melakukannya hanya dua hari setelah Presiden Sevilla Jose Castro mengumumkan adanya penandatanganan kontrak baru.

Vitolo dikabarkan telah setuju tanda kontrak untuk jangka waktu lima tahun dengan Atletico Madrid. Akan tetapi, dia akan lebih dulu dipinjamkan ke Las Palmas hingga Januari 2018 karena Atletico masih menjalani hukuman larangan transfer dari FIFA.

Manajemen Los Rojiblancos sendiri sebelumnya sudah sangat yakin bisa mempertahankan Vitolo. Pasalnya, si pemain memang sudah sepakat dengan kontrak baru dengan mereka walaupun belum membubuhkan tanda tangannya.

Namun kemudian terjadi hal yang diluar dugaan, Vitolo justru mengaktifkan klausul pelepasan dalam kontraknya dengan Sevilla yang bernilai sebesar 37,5 juta euro (sekitar Rp 572,5 miliar). Sevilla pun tidak bisa berbuat banyak.

Setelah para jajaran manajemen Sevilla melakukan pertemuan, Sevilla pun akhirnya membuat keputusan untuk menempuh jalur hukum. Yang akan mereka tuntut adalah Vitolo, Atletico Madrid, Las Palmas, serta ada dua pihak lainnya.

“Jajaran petinggi klub sudah memutuskan untuk menempuh jalur hukum atas masalah ini, dalam hal ini mereka yang terlibat dalam kepergian Vitolo dari klub. Mereka adalah Vitolo, ayahnya, agensi perwakilan Bahia, serta dua klub Atletico Madrid dan Las Palmas,” tulis Sevilla dalam situs resminya.

Vitolo pertama kali datang ke Sevilla usai didatangkan dari Las Palmas pada 2013 silam. Selama empat musim berkostum Sevilla, Vitolo bermain dalam 177 pertandingan di seluruh ajang kompetitif dan mencetak 28 gol serta 45 assist. Dia juga turut mengantarkan Sevilla menjuarai Liga Europa tiga musim secara berturut-turut.

Cillessen Masih Sangat Betah Di Barca

jasper cillessen

Penjaga gawang Barcelona, Jasper Cillessen menepis gosip yang menyebut dia akan hengkang ke Crystal Palace di musim panas ini. Kiper tim nasional Belanda itu mengaku masih sangat betah bermain di Barcelona.

Sejak direkrut oleh Barca dari Ajax Amsterdam pada musim panas tahun lalu, Cillessen tidak mendapat kepercayaan untuk menjadi kiper utama dan cuma menjadi pelapis Marc-Andre ter Stegen. Kiper berusia 28 tahun itu hanya tampil pada sepuluh pertandingan di sepanjang musim 2016/2017.

Minimnya kesempatan bermain di Barca memunculkan spekulasi Jasper Cillessen mulai menimbang opsi untuk hijrah dari Camp Nou. Crystal Palace dilaporkan tertarik untuk mendatangkan penjaga gawang berusia 28 tahun itu. The Eagles saat ini ditangani oleh Frank de Boer, mantan pelatih Cillessen di Ajax.

Namun, Cillessen mengaku tidak punya rencana sedikitpun untuk angkat koper dari Camp Nou dan melakukan reuni dengan De Boer di Selhurst Park.

“Saya tidak berbicara apapun dengan Frank. Saya kenal dia dengan baik, tapi saya tidak bicara dengannya soal masa depan saya. Tapi yang pasti saya tidak akan pergi. Saya sangat bahagia di sini” ujar Jasper Cillessen seperti yang dilansir dari Soccerway.

Cillessen merasa tak harus meninggalkan Barca untuk mendapatkan kesempatan main lebih banyak. Pemain yang lahir di kota Nijmegen ini mengaku selalu bekerja keras dalam latihan demi mendapatkan kepercayaan dari pelatih.

“Saya bicara banyak dengan pelatih baru Belanda dan dia bilang pada saya bahwa kita harus menunjukkan kualitas kita setiap hari dan itulah yang akan saya lakukan. Saya bermain di dua laga bersama tim nasional Belanda saat jeda internasional dan itulah yang saya lakukan di tempat latihan dan dalam laga-laga Copa del Rey bersama Barcelona,” tuturnya.

“Saya ingin mendapatkan jam bermain yang lebih banyak, tapi itu semua bergantung pada pelatih (Ernesto Valverde). Semua pemain tentu ingin sesering mungkin bermain,” tutup Jasper Cillessen.