Review Judi Online Winning Seven

Review Judi Online Winning Seven

Sebuah hal yang menarik untuk bisa kita baca dan kunjungi dalam setiap mereview Situs Judi Online. Bahkan dari sekian banyak situs judi online lokal pun sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Swiss memastikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang internasional ke-11 yang diikuti oleh tim kuda hitam Eropa tersebut. Sebagai catatan, Swiss pertama kali berlaga di Piala Dunia adalah pada tahun 1934. Piala Dunia More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia, Brasil kembali menunjukan dominasinya sebagai tim langganan yang tak pernah gagal tampil di ajang empat tahunan terbesar dunia tersebut. Adapun Brasil masih tetap memegang rekor sebagai More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Piala Dunia 2018 kali ini akan sangat asing bagi banyak orang ketika mendengar nama Serbia sebagai salah satu 32 perserta yang akan berlaga di Rusia 2018 bulan Juni mendatang. Namun siapa sangka, jika More »

Mascherano Resmi Merapat ke Hebei China

Mascherano Resmi Merapat ke Hebei China

Javier Mascherano melengkapi banyaknya pemain kelas Eropa yang merumput ke benua Asia. Kepastian ini tak lepas dari keputusan sang pemain yang menerima bermain bersama Hebei China Fortune usai tak sampai dalam waktu More »

 

Mascherano Resmi Merapat ke Hebei China

Javier Mascherano melengkapi banyaknya pemain kelas Eropa yang merumput ke benua Asia. Kepastian ini tak lepas dari keputusan sang pemain yang menerima bermain
bersama Hebei China Fortune usai tak sampai dalam waktu 24 jam setelah Barcelona memastikan kepergiannya.

Sejatinya nama Mascherano sudah bisa diprediksi akan segera meninggalkan Barcelona, sampai pada akhirnya semua itu benar sebagaimana kedua belah pihak enggan untuk membicarakan perpanjangan kontrak. Adapun karir Mascherano terbilang sangat sukses, dirinya sukses mempersembahkan banyak gelar bergengsi untuk Barca.

Sampai di musim 2017/18, kehadiran banyak pemain baru dengan kualitas muda. Nama Mascherano seakan hilang, dia merasa sudah tak mampu untuk bersaing dengan pemain segar macam Gerard Pique dan Samuel Umtiti.

Keputusan untuk angkat kaki dari Camp Nou akhirnya menjadi keputusan akhir yang sangat cepat, sebelum memastikan hijrah ke Asia. Sosok Mascherano sempat disebut-sebut akan hijrah kembali ke kampung halaman, Argentina.

Mascherano, 33 tahun dipastikan akan berjabat tangan hangat dengan satu pelatih yang sudah memakan asam garam Premier League, Manuel Pellegrini. Tak hanya sang pelatih, Mascherano juga akan bereoni dengan mantan rekannya di timnas Argentina, Ezequiel Lavezzi.

Total sudah tujuh tahun Mascherano menjalani karir di Camp Nou. Prestasi yang pantas untuk diingat adalah dengan tujuh trofi La Liga Spanyol dan dua trofi Liga Champions. Peninggalan Mascherano di Barca pun tak bisa dihilangkan, dimana bekas nomor punggung Mascherano resmi menjadi milik Philepe Coutinho.

Nyaris Kehilangan Kaki, Cazorla Ingin Balik Musim Depan

Santi Cazorla menjadi salah satu sosok bintang Premier League Inggris yang selalu dinanti-nantikan kembali diatas lapangan hijau. Menyambut musim baru 2018, Cazorla kembali muncul dalam sebuah ungkapan target jangka panjang.

Dimana Cazorla nyaris melewati lebih dari 10 operasi kaki, dengan kerja keras dan proses yang ada, total Cazorla sudah melewati permainan sejak 2016 lalu. Berusia 33 tahun, lantas tak membuat Cazorla patah semangat dan ingin menargetkan camoback musim depan.

Sejauh ini, Cazorla tak pernah lagi membela Gunners sejak mengalami cedera kala mereka menang 6-0 atas Ludogorets di Liga Champions. Pemain Spanyol mengungkap dalam wawancara dengan Marca tahun lalu bahwa sejumlah operasi dan infeksi di kaki kanannya hampir membuatnya diamputasi.

Pembenaran amputasi kaki Cazorla sendiri diungkapan oleh pelatih Arsenal, Arsene Wenger yang mengatakan bahwa cedera Cazorla merupakan terburuk yang pernah dia tahu selama karirnya sebagai manajer.

Terlepas dari pandangan negati yang ada, Cazorla berharap segera kembali merumput di atas lapangan hijau. Besar harapan dari Cazorla bisa mempersembahkan gelar untuk Arsenal baik di liga lokal maupun interlokal.

“Ada momen di mana saya sudah berpikir ingin menyerah saja. Saya berpikir ‘mungkin ini semua tidak layak diperjuangkan’. Jika semuanya berjalan baik, mungkin tahun depan saya bisa kembali bermain di level top,” tutur Cazorla.

“Operasi yang teraksi saya lakukan terjadi pada bulan kemarin dan total sudah sepuluh kali saya dioperasi. Operasi pertama cukup beresiko karena saya mendapatkan terlalu banyak steroid dan itu mempengaruhi kulit saya,”

“Apa yang kemarin lakukan itu bisa membuat saya infeksi, yang kemudian mengancam kondisi tendon saya. Jalan yang ada ketika itu harus diamputasi, nyaris berita itu bisa membuat saya stop dari dunia sepakbola.” tutup Cazorla.

Sepakbola Inggris Masih Belum Terbiasa dengan VAR

Phil Neville menjadi sosok yang paling keras memberikan komentar kepada penerapan teknologi VAR yang baru saja diterapkan dipertandingan Liga di Inggris. Dimana komentar Neville sendiri keluar ketika menyaksikan pertandingan Chelsea kontra Norwich City yang memunculkan banyak kontroversi.

Babak ketiga Piala FA menghadirkan laga ulangan antara Chelsea melawan Norwich City di Stamford Bridge. Menariknya ketika alih-alih untuk mengurangi kontroversi, pada akhirnya semua keputusan malah jauh dari keterbaikan dan justru memunculkan kontroversi.

Tuan rumah bersikeras akan dapat penalti setelah Willian dijatuhkan di dalam kotak penalti. Namun wasit menilai itu bukan pelanggaran setelah terlihat berkonsultasi dengan pusat VAR dan justru malah mengeluarkan kartu kuning untuk Willian kerena dianggap melakukan diving.

“Saya tak habis pikir, saya juga bukan penggemar dari hal semacam ini. Saya suka sepakbola Inggris ini, dengan poin-poin pembicaraan. Wasit membuat keputusan benar dan beberapa keputusan lain salah,”

“Inilah sepakbola, bila ini bukan VAR untuk hari ini, kita akan ramai membicarakan penalti. Sekarang kita akan berbicara tentang ini untuk dua hari selanjutnya karena VAR,” cetus Neville.

Dilain sisi, bukan hanya Neville yang menyinggung keburukan VAR. Dion Dublin menjadi sosok kedua yang mengaku tak habis pikir kenapa wasit bisa membuat keputusan yang salah meskipun sudah mendapatkan bantuan dari VAR.

“Sebuah keputusan yang mengejutkan. Saya tak tahu bagaimana dia bisa mendapatinya dengan salah. Mereka menonton tayangan ulang yang sama dengan yang lain. Ini tidak bagus untuk sekarang, ini juga bukan jalan yang terbaik.” tambah Dublin.

Agen Pastikan Turan Angkat Kaki dari Barca

Arda Turan sudah bisa dipastikan akan segera angkat kaki dari Barcelona dan merapat ke klub kelahirannya Turki, Basaksehir dalam waktu dekat dan transfernya kemungkinan akan diumumkan hari Jumat waktu setempat.

Kebenaran kabar itu akan sangat dinanti, namun bisa dipastikan akurat lantaran kabar itu dikeluarkan langsung oleh agen resmi Turan. Adapun desas desus kepergian Turan sudah terdengar di musim panas 2017 lalu, namun gagalnya mendapatkan klub peminat terpaksa membuat Turan bertahan lebih lama lagi.

Kini namanya kembali muncul sebagai salah satu pemain yang akan dijual dan kesempatan itu sangat terbuka karena sudah ada klub yang menunjukan ketertarikan. Adapun semua ini terjadi ketika Turan datang ke Barca dari Atletico Madrid pada musim 2015.

Menjalani debutnya dengan penuh percaya diri, Turan pun tak kuasa menahan beratnya persaingan ketat di skuat intin Barcelona yang diisi oleh pemain-pemain kelas dunia. Sampai dimusim ini saja, dirinya belum juga mencatatkan penampilan perdana di pentas domestik maupun Eropa.

Keadaan yang terus memburuk terpaksa membuat 30 tahun kini akan segera kembali merumput di kampung halamannya, untuk kali pertama sejak 2011, usai diklaim akan segera bergabung dengan Basaksehir.

“Kami mengatakan yang baik kepada Basaksehir dan Barcelona, dengan peluang 99 persen, kami juga memberikan kebebasan penawaran mereka. Semuanya berjalan dengan baik. Pengumuman resminya mungkin akan keluar besok.” demikian penyataan resmi dari agen Turan, Ahmet Bulut.

Sturridge Menuju Lebih Dekat ke Inter Milan

Daniel Sturridge disebut semakin dekat dengan klub kaya baru Serie A Italia, Inter Milan. Munculnya kabar ini dispekulasi sebagai antisipasi kepergian Mauro Icardi yang diklaim diminati oleh sejumlah klub elite Eropa.

Berdasarkan pernyataan dari pihak Inter, mereka diklaim sudah melayangkan surat penawaran kepada Liverpool agar mau bernegoisasi perihal status Daniel Sturridge. Meski begitu, penawaran atas nama Sturridge hanya sebatas peminjaman satu musim saja.

Sturridge, 28 tahun sejatinya sudah menarik minat dari klub Premier League lainnya macam Stoke City dan Southampton, akan tetapi sang pemain sendiri lebih tertarik untuk berlaga di pentas Serie A Italia.

Berbicara tentang Inter, mereka sangat tertarik untuk membangkitkan kembali bakat yang dimiliki Sturridge. Hal ini dipastikan langsung oleh Luciano Spalletti sebagai bos Inter Milan. Adapun Spalletti percaya jika Sturridge mampu berkembang lebih baik ketika ditangannya.

Kemungkinan besar Sturridge akan pergi semakin jelas ketika melihat sikap Jurgen Klopp yang diyakini akan memilih mempertahankan Danny Ings dan membiarkan Sturridge hengkang Januari 2018 ini.

Terlepas dari niat Inter, Sturridge juga nyaris merapat ke Newcastle yang disebut bersedia menampung dia hingga akhir musim. Namun klub yang ditangani Rafael Benitez itu keberatan dengan gaji sang pemain, yang mencapai 150.000 pounds per minggu.

Sturridge pun terlihat biasa-biasa saja, belum ada kabar pasti kemana dia akan pergi. Terlihat sampai sejauh ini, Sturridge masih tetap merasa nyaman meski selalu menjadi pilihan kedua Klopp di Liverpool.

Wenger Sudah Bisa Lapang Dada Andai Sanchez Pergi

Arsene Wenger kembali menunjukan sikap dinginnya dengan menolak memberikan keterangan perihal status Alexis Sanchez di Arsenal. Sudah menjadi berita biasa ketika mendengar bahwa Sanchez akan habis kontraknya pada akhir musim ini.

Itu artinya bahwa Sanchez akan pergi secara gratis jika tidak dijualn dibursa transfer musim dingin 2018 ini. Lantas muncul kabar yang mengaitkan nama Sanchez akan bergabung dengan Manchester City, entah pada Januari ini atau ketika musim panas nanti, namun Wenger dengan tegas menolak untuk terus memberikan keterangan perihal Sanchez.

Berdasarkan jawaban singkatnya, Wenger hanya ingin fokus kepada pertandingan nanti malam. Dimana Arsenal akan bertandang ke markas Chelsea dalam ajang semifinal leg pertama Carabao Cup.

“Saya tak punya kabar mengenai Sanchez. Saya tak memiliki sesuatu untuk ditambahkan pada apa yang telah saya katakan sebelumnya. Saya tak berharap apapun. Saya fokus pada pertandingan lawan Chelsea. Saat sesuatu terjadi, anda meresponnya. Saat ini saya mengharapkan ketenangan,” cetus Wenger.

Tak selang berapa lama, Wenger mendapat pertanyaan perihal situasi Sanchez dan juga Mesut Ozil. Pelatih asal Prancis itu menjawab: “Ini bukan masalah besar karena saya yakin mayoritas pemain hari ini ingin bermain di Premier League dan Premier League bisa memenuhi kontrak dan gaji yang klub luar negeri di luar tiga atau empat klub tak bisa memenuhinya,”

“Secara keseluruhan ini bukan masalah berarti bagi saya, saya yakin dengan skuat yang ada sekarang. Dengan dia ada atau tidak ada di musim mendatang.”

Guardiola Akui Jadwal Padat Bisa Musnahkan Banyak Bintang Premier League

Josep Guardiola menjadi sosok pengikut baru yang mempersoalkan jadwal padat Premier League Inggris. Jadwal padat ini tak lepas dari malam Natal dan Tahun Baru. Ketika liga lain sedang menikmati masa liburan, Liga Inggris justru menjadwalkan pertandingan yang sangat-sangat luar biasa padat.

Jika melihat apa yang sudah ditetapkan, maka Premier League harus digelar dua atau tiga hari sekali. Jadwal seperti itu jelas saja tidak baik. Sebagian pelatih seperti Jose Mourinho, Arsene Wenger dan Antonio Conte juga sempat mengeluh karena jadwal tim mereka lebih padat dibanding tim lain.

Berbeda dengan Guardiola ketika dirinya tak mengeluhkan tentang ‘keadilan’ jadwal. Disini, sang pelatih lebih menekan kepada keputusan FA yang dianggap tidak memikirkan kondisi para pemain saat membuat jadwal yang teramat padat itu. Dan buruknya bagi City dan Guardiola adalah ketika beberapa pemain mereka harus menepi sejenak lantaran diterpa cedera.

“Semua dan kita yang ada disini akan memusnahkan banyak bintang Premier League. Federasi Inggris sepertinya tidak memikirkan kondisi pemain, tapi mereka harus mulai melakukannya. Para pemain di sini bermain tanpa henti sepanjang 11 bulan per tahun,” ucap Guardiola.

“Mereka seharusnya bisa melindungi pemain dengan menggelar pertandingan yang mementingkan kualitas, bukan kuantitas,”

Guardiola juga menyadari jika FA dan Premier League tak akan berbuat banyak untuk melakukan perubahan itu. Tapi dia juga mengingatkan bahwa tak banyak yang dirugikan jika Inggris memperlonggar jadwal mereka pada akhir tahun.

“Pikir saya ini tidak akan banyak berubah. Akan tetapi untuk apa sebenarnya ini dilakukan? Hidup masih akan terus berjalan tanpa kami perlu bermain setiap dua hari sekali. Kalau itu diubah, tak akan ada kerugian kepada siapa pun.” Guardiola mengakhiri.

Rivaldo Dukung Coutinho Merapat ke Barcelona

Legenda Brasil, Rivaldo secara tegas mendukung Philippe Coutinho jika nantinya benar-benar berseragam Barcelona. Menurut sang legenda, Coutinho akan cepat beradaptasi dengan permainan Barca dan dengan sendirinya dia akan sukses.

Nama Coutinho sendiri memang sudah disebut-sebut sebagai calon bakal pengganti Neymar yang pergi meninggalkan Barca menuju Paris Saint Germain. Namun sampai sejauh ini, Barca nampak kesulitan meraih kata sepakat dari Liverpool sebagaimana klub tersebut adalah jantung karir dari Coutinho.

Kini menyambut bursa transfer musim dingin Januari 2018, nama Coutinho kembali muncul ke permukaan dan Barca diklaim siap memberikan penawarannya kembali kepada pihak Liverpool.

Adapun kengototan Liverpool terhadap Coutinho tak lepas dari keinginan mereka yang beranggapan masih kurang dalam pola serangan. Dan sosok Coutinho dianggap solusi tepat untuk membantu Lionel Messi dan Luis Suarez.

Rivaldo yang juga pernah menjabat sebagai pemain Barca lantas mengaku tidak ragu bahwa kompatriotnya itu akan bisa mengikuti jejaknya di Spanyol.

“Saya tidak tahu apakah transfer ini akan terwujud atau tidak, karena akan ada banyak uang yang dilibatkan di sini, namun saya yakin jika dia datang ke Barca, dia akan meraih sukses karena akan mudah sekali melakukannya dengan kualitas yang dia miliki saat ini,” tutur Rivaldo.

“Kualitas dan karakter yang dia miliki akan sangat mudah diterima oleh fans Barcelona.”

Coutinho sendiri masih terdiam membisu menanggapi kabar ini, namun yang terpenting sekarang adalah laju Liverpool semakin baik dan sangat berpeluang kembali ke posisi empat besar klasemen akhir Premier League Inggris.

Conte Cuek Dengan Laju Barca di Musim Ini

Antonio Conte merasa begitu percaya diri dan lebih memilih cuek dengan laju Barcelona di musim ini. Sikap Conte sendiri tak lepas dari persiapan Chelsea menyambut musim baru 2018 mendatang.

Menurut Conte, apapun bisa terjadi dalam tempo singkat dan itu bisa dilihat pada 1 sampai 2 bulan ke depan. Dan sebagaimana kita diketahui bersama, bahwasannya Chelsea akan bertemu dengan Barcelona di babak 16 besar Liga Champions.

Jadwal yang ada memperlihatkan jika leg pertama akan digelar 21 Februari 2018 di Stamford Bridge. Dan leg kedua akan di gelar pada awal Maret 2018 mendatang.

Kini pertandingan yang ada di depan mata menjelaskan sosok Conte yang melihat perjalanan Barca dengan sukses mengalahkan Real Madrid dalam drama El Clasico jilid 1 dilanjutan La Liga Spanyol.

“Setelah setiap pertandingan ini bisa berubah. Real Madrid bermain di cara lain dan saya tak bisa membandingkan gaya Madrid dengan gaya kami. Ini dua sistem berbeda, dua cara berbeda untuk memainkan pertandingan,” jawab Conte soal laju Barca.

“Saya pikir bahwa kami harus menganalisis lebih banyak pertandingan yang mereka mainkan melawan tim yang bermain dengan sistem kami,” tutupnya.

Chelsea sendiri akhir pekan lalu bermain imbang tanpa gol melawan Everton di Goodison Park, namun hasil ini tetap mempertahankan mereka di posisi ketiga klasemen sementara Premier League Inggris.

Meski jauh dari harapan juara Liga Primer, namun Chelsea bersama Conte sangat siap menjadi penantang serius di ajang Liga Champions musim ini.