Chelsea VS BATE Borisov Tanpa Dua Pemain Andalan ini

Chelsea VS BATE Borisov Tanpa Dua Pemain Andalan ini

Chelsea VS BATE Borisov akan segera tampil dalam kompetisi Liga Eropa 2018-2019 yang rencananya dilaksanakan di Stadion Stamford Bridge, pada Jumat (25/10/2018), dini hari WIB. Walau dalam posisi aman, akan tetapi saat More »

Sergio Ramos Murka, Pemain Muda Ini Jadi Korban

Sergio Ramos Murka, Pemain Muda Ini Jadi Korban

Sergio Ramos kembali menjadi pemberitaan. Bukan karena prestasi, namun karena tingkah kontroversialnya di lapangan. baru-baru ini, pemain ini melukai pemain muda di timnya dalam persiapan menuju laga Liga Champions 2018-2019, Real Madrid More »

Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Insiden yang menjerat dua pesepakbola timnas Rusia, yakni Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev akhirnya menjadikan keduanya mendapat sanksi tegas setelah peristiwa perkelahian dengan petinggi pemerintah di sebuah kafe di Moskow, Rusia. Petinggi More »

Review Judi Online Winning Seven

Review Judi Online Winning Seven

Sebuah hal yang menarik untuk bisa kita baca dan kunjungi dalam setiap mereview Situs Judi Online. Bahkan dari sekian banyak situs judi online lokal pun sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Swiss memastikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang internasional ke-11 yang diikuti oleh tim kuda hitam Eropa tersebut. Sebagai catatan, Swiss pertama kali berlaga di Piala Dunia adalah pada tahun 1934. Piala Dunia More »

 

Sergio Ramos Murka, Pemain Muda Ini Jadi Korban

Sergio Ramos serang Sergio Reguilon

Sergio Ramos kembali menjadi pemberitaan. Bukan karena prestasi, namun karena tingkah kontroversialnya di lapangan. baru-baru ini, pemain ini melukai pemain muda di timnya dalam persiapan menuju laga Liga Champions 2018-2019, Real Madrid vs Viktoria Plzen. Tak hanya sekali, tapi dia melakukannya dengan sengaja sebanyak dua kali selama menjalani sesi latihan tim.

Kapten Real Madrid ini melukai sang juniornya, Sergio Reguilon dengan menendangkan bola dengan keras ke arahnya pada saat menjalani sesi latihan pada Senin (22/10) waktu setempat. Disebutkan jika skuad Los Blancos tengah melaksanakan program latihan lempar bola yang sejatinya berjalan dengan baik dan sportif.

Hal diluar dugaan terjadi ketika Ramos mendapat bola dari Karim Benzema dengan tiba-tiba Reguilon memainkan bola tersebut dengan keras dan tak sengaja mengenai sang kapten. Kejadiaan ini kian mencekam karena aksi sepak dari Reguilon ternyata mengenai hidung Ramos.

Jelas Ramos merasa emosi dan langsung membalas sepakan tersebut dengan menyerangnya dengan bola pada Reguilon, sambil berteriak pada Reguilon dengan menyebutkan pemain muda yang bodoh. Ketika sesi latihan usai dilaksanakan dan semua pemain dapat beristirahat, Ramos yang berjalan dengan sengaja tega meyepakkan bola ke kaki Reguilon yang tidak dapat melakukan apa-apa pada seniornya tersebut.

Gelandang utama mereka yakni Luka Modric mencoba menahan rekannya tersebut. Ia yang ketika kejadian terjadi sedang berada di belakang Ramos kemudian mendekati Ramos dan mencoba menenangkan. Ia sangat paham jika Sergio Ramos merupakan pemain dengan emosi yang keras dan sudah terbiasa dengan sikap temperamennya pada pemain lain. Kejadian ini memang bukan kali pertama, salah satu korbannya adalah pemain Liverpool yakni Mohamed Salah.

Sergio Ramos serang pemain muda

Sergio Ramos minta maaf

Setelah latihan usai, Sergio Ramos yang sudah mulai mereda kemudian mendekati seniornya tersebut dan meminta maaf. Ia mengatakan pada Sergio Reguilon jika dia memang memiliki sifat yang keras.

“Meskipun yang saya lakukan tidak seperti yang keliatan, kondisi seperti itu memang sudah kerap terjadi. Semua terjadi karena ada alasannya, akan tetapi seharusnya reaksi saya tidak sampai membuatnya seperti itu,” ujar Ramos dalam postingannya di Twitter pribadinya.

Lebih lanjut, dia mengakui jika saat latihan semua dalam keadaan yang serius. Laga Liga Champions 2018-2019 Real Madrid vs Viktoria Plzen menjadi hal yang harus dipikirkan tim karena kemenangan juga akan menjadi milik tim.

Tak menunggu lama, Sergio Reguilon kemudian membalas postingan kaptennya tersebut. Ia membenarkan perkataan Ramos untuk tetap fokus pada persiapan laga bukan pada masalah ini.

Prediksi skor terbaik Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi lengkap Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi skor terbaik antara Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018 mendatang akan menjadi bahasan panas kali ini. Laga Premier League 2018-2019 yang akan menyatukan dua tim besar saling bersaing mendapatkan hasil terbaik. Laga pekan ke-9 ini rencananya akan dilaksanakan di Emirates Stadium (London) pada pukul 02:00 WIB.

Selaku tim tuan rumah, The Gunners akan bermain dengan menjanjikan demi merayakan kemenangan di depan penggemar mereka. Posisi Arsenal saat ini bertengger di tempat ke-4 dengan hasil 18 poin dari 8 laga selama ini. sementara itu, tim lawan yakni Leicester kini berada di posisi ke-10 dengan hasil 12 poin. Siapakah yang akan mendapatkan kemenangan di laga ini?

Arsenal pastinya akan mendapat dukungan penuh dari suporternya di kandang mereka. Selain itu, hasil dari lima laga sebelumnya, tim ini sukses mencatatkan lima kemenangan. Hal tersebut menampilkan jika kualitas dari Arsenal bukanlah main-main.

Selama menjalani laga Premier League, Arsenal sudah mencatatkan prestasinya sebanyak 13 kali. Jelas jika kesempatan besar diyakini akan dimiliki oleh tim tuan rumah nantinya. The Gunners pastinya akan menurunkan pemain tangguhnya, seperti Abimeyang, Lacazette, Mesut Ozil, hingga Mkhitaryan. Mereka merupakan pemain yang sudah berpengalaman dan terbukti kualitasnya.

Di sisi lain, Leicester City hanya mendapatkan sekali kemenangan di Liga Primer ini. Kesempatan ini dapat mereka maksimalkan demi mencapai hasil baik di musim ini. Leicester bersama sang pelatihnya yakni Claude Puel akan berupaya mencatatkan kemenangannya walau harus berjuang keras menghadapi tim sekuat Arsenal.

Leicester harus kembali menata mental mereka setelah sebelumnya gagal kala melawan Everton dengan skor 1-2. Kini saatnya, Leicester kembali ke jalur kemenangan dengan skema dan skuad terbaik mereka. Nantinya, tim ini akan diperkuat pemain andalannya, seperti Maddison, Vardy, hingga Albrighton serta Ricardo Pereira.

Untuk memudahkan Anda dalam menebak prediksi skor terbaik, berikut data dan analisa terlengkap dari prediksi Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018 di bawah ini :

Prediksi Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi Susunan Pemain

Arsenal : Leno, Holding, Papastathopoulos, Monreal, Lichtsteiner, Guendouzi, Elneny, Kolasinac, Smith Rowe, Welbeck, Iwobi.

Leicester : Schmeichel, Amartey, Morgan, Maguire, Chilwell, Mendy, Ndidi, Ricardo, Iheanacho, Maddison, Vardy.

Head to Head Arsenal vs Leicester

10 May 2018 ; Leicester 3 – 1 Arsenal

12 Aug 2017 ; Arsenal 4 – 3 Leicester

27 Apr 2017 ; Arsenal 1 – 0 Leicester

20 Aug 2016 ; Leicester 0 – 0 Arsenal

14 Feb 2016 ; Arsenal 2 – 1 Leicester

Lima Pertandingan Terakhir Arsenal

04 Oct 2018 ; Qarabag 0 – 3 Arsenal

29 Sep 2018 ; Arsenal 2 – 0 Watford

27 Sep 2018 ; Arsenal 3 – 1 Brentford

23 Sep 2018 ; Arsenal 2 – 0 Everton

21 Sep 2018 ; Arsenal 4 – 2 Vorskla

Lima Pertandingan Terakhir Leicester

29 Sep 2018 ; Newcastle 0 – 2 Leicester

26 Sep 2018 ; Wolverhampton 0 – 0 Leicester

22 Sep 2018 ; Leicester 3 – 1 Huddersfield

15 Sep 2018 ; Bournemouth 4 – 2 Leicester

01 Sep 2018 ; Leicester 1 – 2 Liverpool

Prediksi skor Arsenal vs Leicester 23 Oktober 2018 : 1 – 0

Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev dapat sanksi tegas

Insiden yang menjerat dua pesepakbola timnas Rusia, yakni Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev akhirnya menjadikan keduanya mendapat sanksi tegas setelah peristiwa perkelahian dengan petinggi pemerintah di sebuah kafe di Moskow, Rusia.

Petinggi yang disebut bernama Denis Pak yang saat ini bekerja di Kementerian Perdagangan, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tak menyenangkan tersebut. Akan tetapi, kedua pemain tersebut diduga sebelumnya mengkomsumsi minuman beralkohol sehingga melakukan tindakan kekerasan tersebut.

Istri Pavel Mamaev, Alana mamaev menuturkan rasa penyesalannya atas kelakuan yang melibatka sang suami. Dia mengatakan jika keduanya memang terpengaruh alkohol. Mewakili keluarga, alana pun memohon maaf pada semua pihak yang terlibat dalam perkelahian tersebut.

”Mereka berdua terpengaruh minuman beralkohol. Saya tidak sanggup lagi menjelaskan semuanya. Saya malu saat ini dan ingin meminta maaf pada semuanya,” ucap Alana.

Penyelidikan akhirnya dilakukan pihak Kementerian Dalam Negeri negara tersebut, jika terbukti bersalah maka mau tidak mau, kedua pemain tersebut akan terjerat sanksi lima tahun. Sementara itu, klub keduanya yakni Zenit Saint-Petersburg mengatakan belum dapat melakukan tindakan lain sebelum mendapat keterangan resmi dari kepolisian.

”Tentang masalah buruk yang terjadi di Moskow yang menjerat dua pemain kami, yakni Alexander Kokorin dan Pavel Mamaev, kami sangat tidak menduga hal tersebut. Mereka sudah melakukan masalah pada klub dan kini kami akan menanti hasil penyelidikan dan hukum yang akan berwenang. Sikap mereka memang sanagt mengejutkan,” tulis Zenit Saint-Petersburg dalam situs resminya.

Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev dihukum

Lebih lanjut, saat ini pihak klub akan mengadakan pertemuaan dan sanksi apa yang akan diberikan demi mendisiplinkan pemainnya. Kini, klub dan suporter merasa kecewa karena mereka adalah pemain andalan selama ini untuk skuad.

Menteri Olahraga Rusia, yakni Pavel Kolobkov jika hal ini sangat berdampak pada karir internasional mereka apabila dinyatakan bersalah dalam proses penyelidikan.

“Saya merasa jika atlet seperti mereka terlibat dalam situasi ini, baik Alexander Kokorin dan Pavel Mamaev akan mendapat sanksi sulit. Tindakan ini menggambarkan tak adanya sikap sportif yang biasanya harus dimiliki para atlet. Dengan kasus ini, akan banyak pihak yang tidak respek dengan tim nasional Rusia lagi,” ucap Kolobkov.

Kokorin saat ini sudah berumur 27 tahun dan sudah masuk timnas Rusia dengan tampil sebanyak 48 kali walau tidak bergabung di timnas di Piala Dunia 2018 karena cedera. Sementara itu, Mamaev sudah memasuki umur 30 tahun dan sudah berpengalaman bermain untuk timnas Rusia di 15 laga termasuk di EURO 2016 lalu.

 

Review Judi Online Winning Seven

Review Judi Online Winning Seven

Sebuah hal yang menarik untuk bisa kita baca dan kunjungi dalam setiap mereview Situs Judi Online. Bahkan dari sekian banyak situs judi online lokal pun sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang menjadikan tempat favorit bermain. Dan tentunya dalam hal satu ini, Anda harus benar-benar mereview dengan baik akan situs yang siap untuk Anda jadikan tempat bermain.

Satu hal yang paling menjadi perhatian serius adalah situs tersebut harus benar-benar terpercaya dan juga memiliki pelayanan yang sopan dalam melayani setiap member. Kali ini, kita akan mencoba mereview salah satu situs judi online baru bernama winningseven.com.

Sebagai situs judi online baru, winningseven berhasil menarik minat banyak member. Sejatinya winningseven sendiri tak berbeda dengan situs-situs judi online lainnya yang menghadirkan permainan-permainan judi biasa, seperti judi bola, casino, togel dan juga poker yang bisa menjadi alternatif dalam bermain.

Akan tetapi, saya menemukan beberapa perbedaan yang sangat mencolok antara situs judi online lain dengan winningseven. Perbedaan yang dimaksud disini adalah soal bonus dan kemudahan yang Anda dapatkan ketika terdaftar sebagai member baru.

Untuk bisa menjadi member, Anda memiliki banyak pilihan game yang bisa dimainkan dengan hanya menggunakan 1 ID bermain saja. Sebagai situs judi online baru, winningseven bisa dikatakan sebagai situs terpercaya dan profesional.

Ketika saya mendaftarkan diri dan sudah tercatat sebagai member baru, saya langsung mendapatkan rasa kenyamanan dan juga bonus menarik dalam setiap kali bermain. Bonus tersebut bisa dijadikan modal berharga sebelum melakukan permainan.

Dengan pelayanan 24 jam nonstop, saya bisa mendapatkan semua informasi terkait winningseven. Bisa saya artikan bahwa winningseven layak untuk dijadikan sebagai situs judi online favorit Anda.

Apa yang sudah saya informasikan ini, tidak sepenuhnya bisa langsung Anda percaya. Akan lebih baiknya lagi, Anda rasakan sendiri sensasinya dengan mendaftarkan diri Anda sebagai member baru. Selanjutnya, baru bisa Anda nilai sendiri, apakah review saya ini benar atau tidak?.

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Swiss memastikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang internasional ke-11 yang diikuti oleh tim kuda hitam Eropa tersebut. Sebagai catatan, Swiss pertama kali berlaga di Piala Dunia adalah pada tahun 1934.

Piala Dunia terakhir Swiss sendiri adalah Piala Dunia 2014. Adapun mereka pernah mendapat kehormatan sebagai Tuan Rumah Piala Dunia, dimana momen itu terjadi pada tahun 1954. Ketika itu, Jerman Barat keluar sebagai juara.

Pencapaian terbaik Swiss di ajang Piala Dunia adalah tiga kali menembus babak perempat final pada 1934, 1938 dan 1954. Dan di Piala Dunia 2014 lalu, perjalanan Swiss hanya sampai babak 16 besar. Ketika itu, Argentina muncul sebagai tim jegal perjalanan Swiss.

Kini semua telah berubah, Swiss berpenampilan baru dengan memastikan diri melangkah ke Piala Dunia 2018. Mereka masuk ke putaran Piala Dunia 2018 melalui babak play-off setelah menempati posisi runner up di grup B pada kualifikasi zona UEFA.

Kepastian Swiss terbang ke Rusia usai mengalahkan Irlandia Utara dengan agregat 1-0 di babak play-off. Granit Xhaka selaku pemain terbaik Swiss tahun 2017, muncul sebagai pemain kunci di tim asuhan Vladimir Petkovic.

Vladimir Petkovic sendiri adalah pelatih baru Swiss dengan sebutan ahli strategi, pembuktian sang pelatih terlihat dalam drama kemenangan atas Irlandia Utara di babak play-off sehingga Swiss bisa unjuk gigi pada bulan Juni mendatang.

Skuad Timnas Swiss di Piala Dunia 2018

Berikut Jadwal pertandingan Swiss di Piala Dunia 2018:

18/06/18 – 01:00 WIB – Brasil vs Swiss
23/06/18 – 01:00 WIB – Serbia vs Swiss
28/06/18 – 01:00 WIB – Swiss vs Kosta Rika

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia, Brasil kembali menunjukan dominasinya sebagai tim langganan yang tak pernah gagal tampil di ajang empat tahunan terbesar dunia tersebut. Adapun Brasil masih tetap memegang rekor sebagai pengoleksi terbanyak trophi Piala Dunia.

Dimana Brasil tercatat sebagai pemegang rekor lima gelar, setelah menjadi yang terbaik di edisi 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Tak hanya itu, Brasil juga masih sebagai tim pemegang rekor 70 kemenangan dalam 104 pertandingan, selisih gol 119, 227 poin dan 17 kekalahan.

Bisa dikatakan bahwa Brasil adalah raja. 2014 adalah sebuah pengalaman yang buruk bagi mereka, bertindak sebagai tuan rumah, Neymar dan kawan-kawan tak mampu melangkah jauh karena harus menyerah ditangan Jerman dengan skor telak 7-1.

Kini dengan suasana hati yang baru, Brasil terlihat percaya diri menatap Piala Dunia 2018. Brasil adalah tim pertama yang lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2018. Di kualifikasi zona CONMEBOL, Brasil hanya mampu meraih dua kemenangan.

Bersama pelatih baru bernama Tite, Brasil kemudian meraih tujuh kemenangan beruntun di kualifikasi CONMEBOL, termasuk 3-0 lawan Argentina, untuk memastikan diri lolos ke Rusia dengan empat laga tersisa.

Tak hanya soal pelatih, pemain bintang juga berperan dalam kebangkitan Brasil di ajang internasional. Neymar adalah salah satu sosok yang sukses membangkitkan kembali gairah kemenangan Brasil.

Meski masih belum bisa dipastikan bermain, namun Neymar diperkirakan bisa fit tepat waktu untuk putaran utama di Rusia sebagaimana proses cederanya akan dikejar super kilat. Adapun dibawah ini adalah Skuad Timnas Brasil garapan Tite untuk Piala Dunia 2018.

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Penjaga gawang: Alisson, Ederson, Neto

Belakang: Dani Alves, Thiago Silva, Marcelo, Miranda, Marquinhos, Alex Sandro, Danilo

Tengah: Willian, Paulinho, Fernandinho, Philippe Coutinho, Casemiro, Fred, Anderson Talisca, Fred, Renato Augusto

Depan: Douglas Costa, Roberto Firmino, Gabriel Jesus, Neymar.

Berada di Grup E Piala Dunia 2018, Brasil akan satu grup dengan Swiss, Serbia, dan Kosta Rika. Dan Jadwal Lengkap Pertandingan Brasil sendiri bisa disimak dibawah ini:

18 Juni 2018 01:00 WIB Brasil vs Swiss (Rostov Arena)
22 Juni 2018 19:00 WIB Brasil vs Kosta Rika (Krestovsky Stadium)
28 Juni 2018 01:00 WIB Serbia vs Brasil (Otkritie Arena).

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Piala Dunia 2018 kali ini akan sangat asing bagi banyak orang ketika mendengar nama Serbia sebagai salah satu 32 perserta yang akan berlaga di Rusia 2018 bulan Juni mendatang. Namun siapa sangka, jika Piala Dunia 2018 nanti bukanlah yang pertama bagi Serbia.

Catatan menjelaskan bahwa Serbia  telah ikut serta pargelaran empat tahunan tersebut sejak tahun 1930 silam dengan nama Yugoslavia. Dan benar adanya jika negara ini dikenal sebagai negara yang suka gonta ganti nama. Sebelumnya Serbia dikenal sebagai Yugoslavia, dan Serbia dan Montenegro.

Jika ditotal, pargelaran Piala Dunia kali ini adalah yang ke 11 kali. Untuk terakhir kali, Serbia ikut serta Piala Dunia pada tahun 2010. Namun sayang, zaman itu mereka tidak bisa berbuat banyak karena kalah dalam persaingan fase grup.

Kini musim telah berubah, Serbia berhasil mengembalikan nama besarnya dengan sukses lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Serbia dinyatakan lolos ke Piala Dunia 2018 setelah memuncaki klasemen grup A di babak kualifikasi.

Dengan dukungan pemain bintang macam Nemanja Matic, Serbia berhasil lolos dengan mengoleksi enam kemenangan, tiga seri, dan satu kekalahan dalam 10 penampilannya.

Raihan 21 poin, membuat Serbia berhasil mengungguli Republik Irlandia yang berada di peringkat dua dan tertinggal dua angka. Adapun Matic dan sosok pelatih Serbia, Mladen Krstajic mampu membuat wajah Serbia yang baru.

Skuad Timnas Serbia 2018

Berikut skuad Timnas Serbia rekrutan Mladen Krstajic untuk Piala Dunia 2018:

Penjaga Gawang: Marko Dmitrovic, Predrag Rajkovic, Vladimir Stojkovic.

Bek: Dusan Basta, Branislav Ivanovic, Aleksandar Kolarov, Nikola Maksimovic, Maija Nastasic, Ivan Obradovic, Antonio Rukavina, Vujadin Savic, Dusko Tosic, Milos Veljkovic.

Gelandang: Mijat Gacinovic, Marko Grujick, Filip Kostic, Nemanja Maksimovic, Nemanja Matic, Sergej Milinkovic-Savic, Luka Milivojevic, Dusan Tadic, Andrija Zivkovic.

Penyerang: Adam Ljajic, Aleksandar Mitrovic, Aleksandar Prijovic.

Tak hanya skuad pemain, averyhardwood juga menyajikan Jadwal Pertandingan Serbia di Piala Dunia 2018:

17/06/18 Kosta Rica vs Serbia
22/06/18 Serbia vs Swiss
27/06018 Serbia vs Brasil

Hotel dan Basecamp Grup E Piala Dunia 2018

Hotel dan Basecamp Grup E Piala Dunia 2018

Hotel dan Basecamp bisa dikatakan sangatlah penting sebagai pendukung kesuksesan peserta Piala Dunia. Dengan kata lain, peserta harus benar-benar serius dan teliti dalam menentukan kelayakan bagi skuadnya selama putaran pertandingan berlangsung.

Dalam memutuskan Hotel dan Basecamp terbaik, faktor yang harus menjadi pertimbangan adalah saat memilih fasilitas, lokasi, serta akses menuju ke tempat pertandingan. Kali ini, averyhardwood.com akan mencoba memberikan informasi perihal hotel dan basecamp pilihan dari Grup E Piala Dunia 2018.

Grup E sendiri diisi oleh Brasil, Kosta Rika, Swiss, dan Serbia. Meski berada dalam satu grup, namun mereka memilih hotel dan basecamp berbeda-beda. Berikut hotel dan basecamp Grup E Piala Dunia 2018.

Swiss

Hotel Swiss di Piala Dunia 2018

Tim kuda hitam Eropa, Swiss memilih lokasi bernama Togliatti Resort atau yang dikenal dengan nama Lada Resort merupakan properti bintang-4 yang bakal menyajikan pemandangan super indah berwujud Sungai Volga dan pegunungan.

Untuk fasilitas sendiri, Swiss memanfaatkan Lada Resort yang dilengkapi dengan kolam renang indoor, area piknik, jacuzzi, sauna, tak jauh untuk melakukan latihan di area pusat olahraga Togliatti Resort.

Kosta Rika

Hotel Kosta Rika di Piala Dunia 2018

Tim kejutan Kosta Rika memutuskan untuk memilih hotel jaringan terbesar di dunia, Hilton sebagai markas mereka selama Piala Dunia 2018. Hilton Saint Petersburg berlokasi di Saint Petersburg ExpoForum yang merupakan salah satu pusat pameran terbesar dunia.

Tak hanya besar dengan sejarah, Hilton Saint Petersburg juga dilengkapi dengan deretan fasilitas nomor satu di kelasnya, mulai dari kamar luas dan nyaman, executive lounge, pusat bisnis hingga restoran mewah.

Sedangkan dari segi persiapan skuad, Kosta Rika akan bisa mendapatkan kebugaran yang dilengkapi dengan gym modern, kolam renang air panas indoor, spa, sauna, steam room hingga whirlpool.

Tempat latihan Kosta Rika pun terbilang tidak jauh, memilih Olimpiyets Stadium, mereka akan sangat dekat untuk bertanding di partai sesungguhnya di Grup E.

Serbia

Hotel Serbia di Piala Dunia 2018

Serbia memutuskan mimilih tempat yang terbilang berbeda dari yang lain, dimana mereka akan berada di Royal Falke yang berlokasi di Laut Baltik dengan memamerkan keindahan taman.

Jika membedah hotel ini, maka sangat mirip dengan bangunan bergaya seperti istana periode Prussian. Maka sangatlah wajar jika hotel tersebut dikatakan klasik. Keunggulan hotel ini adalah pada kolam renang dan taman interior mereka yang bergaya Mediterrania.

Untuk tempat latihan, Serbia akan menggunakan Training site Baltiya selama putaran final Piala Dunia 2018 yang tak jauh dari lokasi hotel.

Brasil

Hotel Brasil di Piala Dunia 2018

Sebagai tim besar Piala Dunia, Brasil tentunya tidak ingin mendapatkan hotel dan basecamp yang biasa-biasa saja. Lantas mereka memutuskan untuk menempati Swissotel Resort Sochi Kamelia yang dilengkapi dengan kapasitas 203 kamar dan 20 di antaranya berupa kamar fasilitas khusus.

Tak hanya mewah, tetapi juga memiliki arsitektur yang menakjubkan. Terbukti lokasi tersebut memamerkan pemandangan indah berwujud Laut Hitam. Dimana sebagaian besar kamar memiliki balkon dan teras pribadi yang cukup luas.

Adapun fasilitas hotel tersebut tergolong superclass yang menyajikan fasilitas sangat lengkap, mulai dari kolam renang hangat luar ruangan, gym berfasilitas lengkap, ruang perawatan hingga sauna. Untuk tempat latihan, Neymar dan kawan-kawan akan menggunakan Yug-Sport Stadium yang tak jaraknya tak jauh dari Hotel Swissotel Resort Sochi Kamelia.

Tak puas dengan berita Hotel dan Basecamp Peserta Piala Dunia, berikut averyhardwood hadirkan pula berita lengkap Piala Dunia lainya dari http://www.tmcbears.com/peta-kekuatan-peserta-piala-dunia-2018-grup-a-h/.

Bola Piala Dunia Yang Kembali Jadi Bahan Kritik

Bola Piala Dunia Yang Kembali Jadi Bahan Kritik

Piala Dunia 2018 Rusia nampaknya akan menjadi pargelaran sepakbola terbesar dan berbeda dari sebelumnya, diketahui bahwa Piala Dunia kali ini akan banyak menampilkan teknologi baru. Salah satunya adalah bola yang akan dipakai pada semua pertandingan Rusia 2018.

FIFA sebagai pihak penanggung jawab pargelaran Piala Dunia pun sudah memperkenalkan bola yang akan digunakan, namun siapa sangka jika perkenalan itu harus berakhir dengan banyak kritik, dimulai dari pemain dan juga 32 pelatih negara peserta.

Bola yang bernama lengkap Adidas Telstar 18 ini akan hadir di Piala Dunia Rusia. Bola itu pun sudah dipakai dalam beberapa pertandingan uji coba internasional dan semua pertandingan itu tetap melahirkan banyak kritik. Adapun pemain yang mengkritik kinerja bola tersebut adalah kiper andalan timnas Spanyol, David De Gea.

De Gea mengaku jika aliran bola Telstar 18 sering kali berubah arah ketika ditendang dari jarak jauh atau pun dekat. Jika merujuk pada komentar sang kiper, maka akan sangat menyulitkan mereka dalam membaca arah datangnya bola. Lantas De Gea berasumsi jika semua kiper akan sangat sulit mengantisipasi arah bola tersebut.

Akan tetapi, tetap saja jika bola tersebut adalah sebuah tantangan bagi para kiper untuk bisa menyesuaikan. Hal inilah yang coba diangkat oleh pelatih Spanyol, Julen Lopetegui yang mempertegas De Gea untuk segera beradaptasi.

“Sudah menjadi keputusan bulat, bola itu akan dipakai di Piala Dunia 2018, dan semua orang protes soal itu. Tetapi kami harus menerimanya. Kami hanya perlu menyesuaikan diri dengan bola itu dan mencoba melihat sisi positifnya.” cetus Julen Lopetegui.

Yang membuat hal ini semakin menarik ketika terungkap bukan hanya De Gea yang mengkritik bola tersebut, diketahui kiper andalan Jerman, Marc-Andre ter Stegen yang secara cepat merespon dengan mengakui ingin secepat mungkin beradaptasi dengan Bola Piala Dunia 2018 Rusia.

Bola Piala Dunia Rusia

“Tak ada pilihan bagi semua kiper, ini sebuah tantangan dan kami harus bisa melewatinya. Kami hanya perlu menyesuaikan apa yang akan kami pelajari nanti.” demikian tambahan Ter Stegen.

Piala Dunia 2018 di Rusia sendiri baru akan digelar pada tanggal 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Rusia yang bertindak sebagai tuan rumah akan menjadi tim pembuka pertandingan Piala Dunia, mereka dijadwalkan akan bermain melawan Arab Saudi pada tanggal 14 Juni pada pukul 22:00 WIB.