Tag Archives: AC Milan

Sudah Jor-joran, Montella Ingin Milan Raih Sukses Lebih

vincenzo montella

Lihat perjuangan Manajer AC Milan Vincenzo Montella di betdeal.com yang mengemban tanggung jawab besar dengan belanja jor-joran yang dilakukan oleh klub pada bursa transfer musim panas. Pasalnya ia memasang target prestasi lebih oke ketimbang musim sebelumnya.

Akan tetapi sang manajer harus berpikir realistis. Ia tak ingin langsung memburu scudetto walau telah memperkuat Il Diavolo Rosso dengan mengucurkan 210 juta euro.

Dalam pandangan Montella, scudetto bukan sebuah prestasi yang bisa secara instan didapat karena tim sudah mempunyai modal layak usai berbelanja dengan begitu ambisius. Lebih lanjut, sang manajer berniat maju selangkah demi selangkah lebih dulu untuk mengembalikan habitat Milan sebagai tim penghuni Liga Champions.

“Kesepakatan yang dibuat klub ialah kita tak boleh menyia-nyiakan semangat fans, apalagi mengecewakan semua harapan mereka. Kami harus jadi tim yang secepat mungkin mencapai target kami, lolos ke Liga Champions,” buka Montella.

“Andaikan kami kehilangan itu, sudah tentu itu menjadi tamparan sangat keras, baik dari faktor ekonomi maupun citra klub ini. Akan tetapi ada kompetisi berat di Italia dan ada beberapa tim, yang tak punya taktik transfer musim panas seperti kami, masih sedikit ada di depan kami pada sektor perencanaan.”

“Kami sudah mendapatkan pemain siap untuk maju dan mampu memberikan banyak dampak bagus, mereka pemain-pemain besar yang ada di tingkat kami serta persepakbolaan Italia. Maka dari itu saya rasa potensi ini ada di sana dan ini cuma tinggal persoalan waktu saja.”

“Kami punya sejumlah kepastian dan pemain yang bisa berkembang lebih baik lagi sepanjang waktu. Maka saya rasa kami bisa lebih bagus lagi ke depannya,” pungkas legenda AS Roma tersebut.

Juventus Memang Sudah Siap Kehilangan Bonucci

Leonardo Bonucci

Direktur umum Juventus, Beppe Marotta, menyatakan jika Leonardo Bonucci memang sudah punya keinginan untuk pindah ke AC Milan. Menurut Marotta, Juventus sudah siap dengan risiko kepergian Bonucci ke klub rival.

Bonucci, yang menjadi salah satu pemain kunci Juventus dalam memenangkan enam Scudetto berturut-turut, memutuskan menyeberang ke AC Milan. Bek tim nasional Italia itu didatangkan ke San Siro seharga 42 juta euro dan memperoleh kontrak selama lima musim.

Kepindahan Bonucci yang secara tiba-tiba itu pun memunculkan gosip-gosip negatif. Pemain berusia 30 tahun itu dikabarkan tidak akur dengan beberapa pemain Juve dan pelatih Massimiliano Allegri, usai kekalahan mereka atas Real Madrid di final Liga Champions beberapa waktu lalu.

Bonucci sendiri sudah menepis gosip tersebut. Kini Marotta yang turut angkat bicara, dengan menyebut jika hengkangnya Leonardo Bonucci itu murni karena keinginan pribadi. Marotta juga menyebut jika La Vecchia Signora sudah memperhitungkan risiko kehilangan salah satu pemain kunci di sektor pertahanan.

“Dalam persoalan Leonardo Bonucci, kami menerima keinginan pribadi dan profesionalnya, yang ingin pindah ke AC Milan. Memang ada firasat dia akan pergi. Ini bukan soal masalah-masalah yang pernah terjadi,” kata Beppe Marotta seperti yang dilansir dari Football Italia.

“Kami tahu mempertahankan pemain-pemain yang sudah ingin pergi adalah langkah yang berat. Seorang pemain telah pergi, seorang juara, namun banyak yang bertahan dan ada beberapa pemain muda yang sudah siap. Kami sudah siap dengan segala risikonya,” tambahnya.

“Saya yakin karena kami masih punya bek-bek yang hebat. Dan seperti Leonardo Bonucci yang bergabung dengan kami dari Bari dan menjadi pemain hebat, kami punya beberapa pemain muda yang siap melakukan hal yang sama,” tutup Beppe Marotta.

Setelah ditinggal pergi oleh Leonardo Bonucci, Il Bianconeri masih memiliki beberapa nama pemain top seperti Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, Medhi Benatia, serta Daniele Rugani untuk megisi pos bek tengah.

Donnarumma Putuskan Bertahan Di Milan?

Gianluigi Donnarumma

Spekulasi soal masa depan penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma sepertinya sudah memasuki babak baru. Menyusul kabar yang menyebutkan bahwa kiper muda AC Milan itu sudah sepakat dengan kontrak baru yang ditawarkan kepadanya.

Sepanjang bulan lalu, media-media diramaikan dengan kabar penolakan Donnarumma atas kontrak baru yang diberikan oleh AC Milan kepadanya. Penolakan itu membuat manajemen AC kecewa Milan dan pendukungnya merasa sangat berang. Namun, di awal bulan ini, negosiasi ulang dilakukan dan semuanya berubah.

Menurut kabar yang diwartakan oleh Sky Sports Italia, Donnarumma setuju menandatangani kontrak baru untuk lima tahun ke depan, sampai musim panas 2022. Kiper berusia 18 tahun tersebut hanya tinggal membubuhkan tandatangannya saja.

Disebutkan pula bahwa Gianluigi Donnarumma akan mendapatkan gaji sebesar enam juta euro (atau setara dengan Rp 91 miliar) per tahun. Jumlah sebeesar itu pun akan membuat Donnarumma berstatus sebagai pemain bergaji tertinggi ketiga di Serie A.

Dalam kontrak baru itu, Donnarumma diikat dengan klausul rilis sebesar 100 juta euro. Akan tetapi, nilainya akan berkurang setengahnya menjadi 50 juta euro saja apabila AC Milan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Kabar ini pun pada prosesnya meredam spekulasi tentang kelanjutan karier Donnarumma, yang terus-terusan bergulir. Kiper tim nasional Italia tersebut sempat kencang dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa termasuk Real Madrid, Paris Saint-Germain, dan Manchester United.

Paris Saint-Germain dikabarkan sudah mengirimkan penawaran resmi kepada AC Milan untuk membeli Donnarumma. Namun, media-media Italia mengklaim bahwa si pemain menolak tawaran gaji tinggi dari Les Parissiens sebesar 13 juta euro per tahunnya.

Penandatanganan kontrk baru Donnarumma kabarnya bisa terjadi karena ada campur tangan dari sang kakak, Antonio Donnarumma, yang juga pernah bermain bersama tim muda Il Diavolo Rosso. Dia akan kembali ke AC Milan dari klub di Liga Yunani.

 

AC Milan Takkan Berlama-Lama Mengatasi Persoalan Donnarumma

gianluigi Donnarumma

AC Milan akhir-akhir ini tengah sibuk mengurus persoalannya dengan Gianluigi Donnarumma. Pihak klub mengklaim bahwa sejauh ini belum ada perkembangan terbaru terkait masa depan kiper asal Italia itu.

Donnarumma sebelumnya diketahui menolak pembaruan kontrak dari Milan meskipun kontraknya di San Siro akan segera habis di bulan Juni 2018 mendatang.

Dengan situasi seperti itu, wajar saja ada banyak klub yang mulai mengincarnya di bursa transfer tahun ini. Sebut saja Real Madrid dengan Manchester United, yang dikabarkan paling serius mendekati si pemain.

CEO Milan, Marco Fassone, saat ditanyakan bagaiaman perkembangan masa depan Donnarumma. Mereka mengklaim kalau persoalan si pemain sejauh ini belum jelas dan masih harus menunggu.

“Dengan bursa transfer yang masih berlangsung, ada sejumlah hal yang masih mesti Anda nantikan hasilnya,” ucap Fassone kepada salah satu media.

“Kami mau secepatnya memberikan skuat yang superior buat (manajer Vincenzo) Montella. Hal itu sedikit telat, namun jendela transfer sekarang inni masih belum resmi terbuka, masih ada waktu untuk menambal apa yang masih kosong.”

“Buat Donnarumma, tidak ada perkembangan terbaru. Kami masih menantikan kelanjutkannya, namun takkan
memakan periode waktu yang lama, untuk sejumlah persoalan.”

“Kami akan bekerja hingga 3 Juli (pelatihan pramusim) dengan kepastian yang lebih baik,” lanjutnya.

AC Milan Diklaim Sudah Mengancam Gianluigi Donnarumma

 

Keputusan Gianluigi Donnarummma menolak pembaruan kontrak di AC Milan membuat situasi klub semakin buruk. Agen si pemain pun mulai membuka suara bahwa pihak klub telah mengancam kliennya.

Sejumlah media Italia sempat mendatangi kediaman Mino Raiola, selaku agen Donnarumma, tepatnya di Minggu (18/6/2017) waktu setempat. Raiola memberitahukan alasan kenapa kliennya itu menolak kontrak baru dari Milan beberapa waktu lalu.

Raiola juga menyangkal kalau Donnarumma menolak perpanjangan kontrak itu hanya karena uang semata. Dia malah mengklaim kalau kliennya itu sudah siap meneken kontrak baru di Milan.

“Situasinya jadi begitu panas dan tidak bersahabat, alhasil tidak ada solusi lain untuk mengatasi masalah ini. Kami membuat keputusan yang sejatinnya tidak mau kami lakukan awalnya,” ucap Raiola seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Ini tak ada hubungannya dengan masalah uang. Namun kami diancam, kelaurga si pemain diancam, dari ancaman takkna dimainkan lagi hingga mengancam akan membunuhnya. Anda takkan bisa mempertahankan seorang pemain dengan mengancamnya.

“Saat ini ada konsekuensi ia akan menepi selama semusim. Namun kualitasnya membuat hal itu tidak mungkin, bahkan bisa dibialgn ini seperti bullying.

“Kami malah tak pernah membicarakan tentang uang maupun klausul rilis lantaran kami tidak diperbolehkan untuk sampai sejauh itu, maupun memikirkan apa yang terbaik buat Gigio. Dia sudah siap memperpanjang kontrak awalnya, tidak ada keraguan dalam benaknya. Namun, mereka memaksa kami buat melupakan negosiasi karena lingkungan yang ada di sekitarnya.

“Saya bertanggung jawab dalam hal ini. Mereka sudah memaksa kami. Milan akan kehilangan Donnarumma. Dia (Donnarumma) mengatakan ke saya, ‘Terus terang saja, Mino, saya merasa tidak bisa melanjutkan negosiasi disaat orang-orang ini mencemooh dan mengancam saya serta keluarga saya’.

“Misalnya, ada spanduk di depan markas klub. Sebuah klub semestinya melindungi pemain-pemainnya lalu melepaskan spanduk tersebut. Sebuah klub semestinya menyuport pemain dan menyuport kariernya, bukan malah balik mengancamnya dengan tidak memainkannya sisa kontrak” ucap Raiola.

Tolak Kontrak Baru AC Milan, Donnarumma Diyakini Akan Ke Juventus

gianluigi donnarumma - ac milan

 

Gianluigi Donnarumma dipastikan akan hengkang dari AC Milan, paling telat yakni di bursa transfer tahun depan. Kiper muda berusia 18 tahun ini pun diperkirakan akan pindah ke pesaing Rossoneri di Serie A, Juventus.

Donnarumma sudah menentukan masa depannya di Milan dengan menolak perpanjangan kontrak, Kamis (15/6/2017). Hal ini berarti, kemungkinan Donnarumma akan hengkang di bursa transfer tahun ini atau di tahun depan mengingat si pemain masih terikat kontrak sampai Juni 2018.

Tentu saja hal ini jadi persoalan yang rumit buat Milan. Pasalnya, mereka harus menjual Donnarumma di jendela transfer tahun ini kalau mau meraup keuntungan dari kehilangan si pemain. Apalagi Donnarumma memang diincar oleh banyak klub besar Eropa, di antaranya yakni Manchester United, Real Madrid, sampai Paris Saint-Germain.

Ada pula opsi lain buat Milan yaitu dengan mempertahankan Donnarumma selama setahun lagi. Namun, mereka takkan memperoleh apapun lantaran Donnarumma akan berstatus free transfer disaat kontraknya habis.

Mantan penyerang Milan, Daniele Massaro, memperkirakan kalau Donnarumma akan tetap berkiprah di Serie A, namun kemungkinan akan bersama Juventus. Lebih lagi, Bianconeri sekarang ini tengah mencari suksesor kiper veterannya, Gianluigi Buffon, yang tampaknya akan menutup karier di musim depan.

“Disaat Inter memberikan penawaran untuk saya serta menjanjikan apapun yang saya inginkan, saya justru menolak penawaran itu. Saya lebih memilih untuk mengabdi dengan Milan dan menutup karier di Jepang,” ungkap Massaro seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya juga tidak mengerti ini kesalahan siapa, namun kenyataannya Donnarumma telah menipu para penggemar. Kalau sejumlah penyelamatannya telah membantu Milan memperoleh 6 poin di periode awal musim, dia pun membuat Milan kehilangan 6 poin di periode kedua musim,” ucap Massaro, yang berseragam Milan di era 1986-1995.

“Saya kira Donnarumma telah menjalin kesepakatan lainnya dan berdasarkan pemikiran saya dia akan pergi ke Juventus,” tutupnya.

AC Milan Baru Akan Dekati Alvaro Morata Usai Final Liga Champions

AC Milan mengakui bahwa pihak mereka sedang mengincar striker Real Madrid, Alvaro Morata. Akan tetapi, semua proses mengenai transfer baru akan dibahaskan usai pertandingan final Liga Champions.

Belakangan ini Morata kerap dikait-kaitkan dengan Milan dalam rumor trasnfer musim panas. Hal itu pun tak lepas dari rencana klub yang ingin meningkatkan skuatnya di musim depan, bahkan sekarang Rossoneri suda merekrut 2 pemain baru, yakni Mateo Mussachio serta Franck Kessie.

Usai berhasil merekrutn 2 pemain itu, Milan lantas mengincar target selanjutnya yakni Morata yang dibutuhkan untuk memperkuat barisan serang. Kontribusi dari Carlos Bacca dengan Gianluca Lapadula dinilai takkan cukup untuk bersaing di musim depan mengingat mereka juga lolos ke Liga Europa.

Lebih lagi, Milan sejauh ini hanya mampu mencatatkan 57 gol dari 38 laga musim 2016/2017, hanya meungguli Sampdoria (49 gol) dalam tim yang berhasil finis 10 besar.

Alhasil, Morata pun dinilai sebagai pembelian yang cocok untuk barisan depan Milan di musim depan. Tak hanya karena si pemain telah mengenal Serie A usai menghabiskan 2 musim di Juventus, Morata sekarang ini pun dikabarkan sedang tersingkirkan lantarna hanya jadi pelapis Karim Benzema di barisan serang.

Mengenai Morata, Milan mengklaim bahwa mereka sedang berusaha mewujudkan transfer pemain 23 tahun itu ke San Siro. Namun untuk penawaran resmi nantinya baru diberikan setelah si pemain bermain dalam final Liga Champions dengan Madrid, Minggu (4/6/2017).

“Tak cuma Real Madrid yang bernegosiasi bersama kami di beberapa waktu belakangan ini. Morata merupakan target kami, alhasil kami akan menanti serta melihatnya usai final Liga Champions. Pastinya Morata itu pesepakbola yang fantastis,” ungkap salah satu Petinggi Milan, Marco Fassone, kepada salah satu media.

“Saya mau skuat telah selesai 60-70% ketika sesi pramusim dilakukan. Kami berada di sini lantaran sorotan dunia sedang ditujukan ke Cardiff buat pertandingan ini (final Liga Champions). Jorge Mendes pun memiliki pemain top dan kami telah bekerja dengan bagus sejauh ini,” lanjut Fassone mengenai ketertarikan Milan terhadap Morata, yang merupakan client dari Mendes.

Donnarumma Diburu 11 Klub Top Eropa

Donnarumma

Spekulasi mengenai masa depan kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma masih belum selesai juga. Agen dari Donnarumma, Mino Raiola, kini mengatakan bahwa kliennya sedang didekati oleh banyak klub raksasa Eropa.

Donnarumma sedang bimbang dengan masa depannya apakah akan bertahan di San Siro atau pindah ke klub lain. Tawaran kontrak baru yang diajukan Rossoneri belum disepakati, sementara ada banyak tawaran dengan nilai fantastis dari klub lain.

Sikap plin plan Donnarumma membuat manajemen Il Diavolo Rosso merasa kesal. Pasalnya, AC Milan diburu waktu untuk segera mempersiapkan squad untuk mengarungi musim depan.

“Gigio Donnarumma adalah Maradona dalam wujud kiper. Dia akan berkembang lebih baik lagi dan kami harus membiarkan dia berkembang dengan sendirinnya. Dia bukan budak dan juga bukan robot.” cetus Raiola seperti yang dilansir dari ESPN.

“Ada 11 klub top Eropa yang berminat untuk merekrutnya. Klub-klub top Eropa yang sedang mengincarnya adalah Manchester United, Manchester City, Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, Bayern Munich, Juventus, Napoli, Liverpool, Paris Saint-Germain and Everton.”

Kontrak dari Gianluigi Donnarumma akan berakhir pada musim panas tahun depan. Raiola juga tidak menutup kemungkinan dari kiper berusia 18 tahun ini akan bertahan di San Siro.

“Saya tidak pernah bilang kepada petinggi AC Milan jika kami akan menolak atau menerima kontrak baru. Kalau saya ingin Gigio Donnarumma pergi ke klub lain, kami sudah melakukannya dari dulu. Bukankah begitu?” sambung Mino Raiola.

“Saya bisa memahami kekhawatiran fans AC Milan. Gigio Donnarumma adalah sebuah simbol klub, dan untuk para pemilik, akan ideal untuk menyelesaikan pembicaraan kontrak baru pada hari ini. Faktanya, kemarin. Tapi klub juga baru mengambil posisi mereka satu setengah bulan yang lalu.”

“Biarkan mereka melakukan tugasnya dengan tenang. Saya akan tanggung jawab dengan keputusan akhir yang kami buat. Jika ada pertanyaan apakah ada peluang Gigio Donnarumma untuk tanda kontrak baru dengan AC Milan, maka jawabannya iya. Kalau Ada bertanya apakah ada kemungkinan Gigio Donnarumma pergi, maka jawabannya juga iya,” tutup Raiola.

Bek Wolfsburg Ini Jadi Incaran Baru AC Milan

 

AC Milan fokus memperbaiki barisan bertahannya sebelum memulai musim depan. Usai resmi mebawa pulang Mateo Musacchio di bursa transfer, kini Rossoneri sedang mengincar pemain bertahan Wolfsburg, Ricardo Rodriguez.

Milan akan bermain dalam turnamen Eropa musim depan mengingat keberhasilan mereka finis di peringkat 6 dalam klasemen akhir Serie A 2016/2017. Disebabkan itulah, pihak klub pun menyadari betapa krusialnya untuk merekrut sejumlah pemain baru guna menambah kekuatan tim.

Selain itu, Milan pun langsung memberikan kontrak baru untuk pelatihnya Vincenzo Montella mengingat banyak klub yang sedang mengincarnya. Sedangkan untuk para pemain, mereka merekrut Mateo Musacchio dari Villarreal dengan nilia transfer sebesar 18 juta euro.

Usai berhasil membawa pulang Musacchio, rupanya Milan masih fokus ke pemain bertahan tambahan dalam bursa transfer. Kali ini giliran Ricardo Rodriguez yang menjadi target mereka.

Rodriguez memang sedikit mengalami periode buruk dalama kariernya usai menderita cedera di Maret kemarin. Namun penampilan oke Rodriguez di Wolfsburg berhasil mencuri perhatian Milan.

Berdasarkan rumor yang terhembus, proses transfer sejatinya sudah dilakukan sedari beberapa pekan lalu dan bakal mencapai kesepakatan usai Wolfsbrug bisa memastikan diri menetap dalam Bundesliga musim depan.

“Pembahasannya masih berlansung, namun Wolfsburg sedang disibukkan dengan partai play-off degradasi,” ungkap agen Rodriguez, Fabio Parisi, di salah satu media.

“Sejumlah hal dasar telah dituntaskan, kami telah menuju kedepan dan berpotensi besar untuk mecapai kata sepakat,” lanjutnya.

“Kedua belah pihak mau transfer ini segera dituntaskan, si pemain mau berkiprah dengan Milan dan Milan mau memakai jasanya.”

“Kami cuma harus menanti dari hasil Wolfsburg. Saya kira kepindahannya bakal segera diselesaikan,” katanya mengakhiri.