Tag Archives: Bayern Munchen

Masalah Besar Menanti Bayern Munchen di Piala Super Jerman

pelatih Bayern Munchen

Bayern Munchen akan bersiap dalam kompetisi di musim baru ini dengan laga sulit karena mereka akan berhadapan dengan Borussia Dortmund dalam perhelatan Piala Super Jerman, pada Minggu (4/8) dinihari nanti.

Setelah santai selama dua bulan ini, kompetisi berat akan kembali dihelat. Banyak klub Eropa yang akan bersiap di musim baru ini, namun masih ada laga yang sayang dilewatkan di penghujung minggu ini. Salah satunya adalah Bayern yang akan melawan Der Klassiker pada Piala Super Jerman.

Kompetisi Pramusim Die Roten sudah usai dengan hasil kurang baik. Mereka gagal dalam melawan Tottenham Hotspurs di Audi Cup pada minggu ini. Tetapi, pada laga ujicoba sebelumnya, pada pramusim ini, tim dari Niko Kovac tersebut tetap memperlihatkan kekuatan mereka. Pelatih dari Kroasia tersebut pastinya ingin supaya pemainnya tetap bertahan dalam dominasi mereka pada laga ini.

Di sisi lain, ada Borussia Dortmund yang sudah merasakan musim ini dengan baik. Runner-up Bundesliga tersebut juga sudah mendapatkan beberapa pemain anyar bagi skuad mereka di musim mendatang. Selain itu, Dortmund melaksanakan pramusim yang baik, karena sukses menang dari empat laga persahabatan yang mereka jalani.

Dalam laga berat ini, Bayern Munchen akan tampil dengan pemain pilihan keduanya. Serge Gnabry masih menepi karena cedera pada pahanya. Sementara itu, ada Javi Martinez yang juga menepi karena cedera lutut ringan.

Selain itu, Die Roten juga tidak akan memainkan Lucas Hernandez. Walaupun pemain tersebut sudah masuk dalam proses pemulihan yang baik di musim ini. Namun, dalam laga kontra Dortmund nantinya, diprediksi jika bek dari Prancis tersebut belum dapat tampil maksimal.

Sementara itu, Kingsley Coman sudah bersiap dengan timnya dalam latihan, setelah sebelumnya dia mendapat cedera saat memperkuat tim melawan Tottenham Hotspurs.

Niko Kovac pastinya tidak dapat menurunkan tim utamanya dalam laga kontra Borussia Dortmund ini. Tapi, ia memastikan akan menurunkan permainan dengan lini pertahanan yang kuat. Karena, Manuel Neuer akan bertuga sebagai kiper, Jerome Boateng dan Niklas Sule merupakan teman duet dalam lini pertahanan utama. Kemudian ada Joshua Kimmich dan David Alaba sebagai bek di dua sisi sayap.

Tak adanya Javi Martinez, Thiago Alcantara berperan sebagai gelandang bertahan. Kondisi ini semakin membuat Bayern Munchen terdesak sebagai gelandang bertahan di musim panas ini. di sisi lain, ada Leon Goretzka dan Renato Sanches menjadi gelandang cadangan di laga Piala Super Jerman ini.

Arjen Robben Resmi Pensiun Jadi Pesepakbola Dunia

Arjen Robben Resmi Pensiun

Arjen Robben memutuskan untuk mundur dari karirnya sebagai pesepakbola dunia tepat di umurnya yang ke- 35 tahun. Gelandang timnas Belanda tersebut sudah menjadi pemain kurang lebih dua dekade berada di klub sepakbola Eropa. Dia pernah tampil untuk klub raksasa yakni Chelsea, Real Madrid hingga Bayern Munchen.

“Saya sudah memikirkan semuanya dan telah mengambil keputusan setelah berpikir selama beberapa minggu ini. Seperti yang semua tahu, saya dengan sadar sudah memberikan waktu untuk memutuskan kelanjutan karir dan masa depan saya setelah memutuskan hengkang dari Bayern Munchen,” papar Robben.

Lebih lanjut, pesepakbola dunia ini sudah menyudahi karir saya sebagai pemain bola profesional. Baginya ini memang harus dilakukan walau menjadi sebuah keputusan yang paling sulit untuk menyudahi karirnya selama ini. “ Saya merasa jika keputusan ini membuat hati dan pikiran saya sulit bersatu,”.

“Cinta tampil di lapangan dan dengan keyakinan jika Anda masih dapat berlaga di sepakbola dunia, menjadi lawan dari kenyataan jika semuanya tidak mungkin berlangsung seperti yang kita inginkan dan Anda bukan lagi menjadi sosok yang berumur 16 tahun, yang pastinya tidak lepas dari cedera,” tambahnya.

Arjen Robben Resmi Pensiun

Kini, Robben mengaku memiliki kebugaran dan kesehatan yang lebih baik untuk menjadi seorang penyuka banyak olahraga dan ingin melanjutkan kehidupannya lebih baik lagi. Karena itu, driinya akan menyudahi perjalanan ini dan hal tersebut akan bagus untuk kehidupannya kelak.

Karier Arjen Robben sebagai pesepakbola dunia selama 19 tahun tersebut debut di Groningen di tahun 2000 silam. Dia memulai semuanya di akademi klub tersebut sebelum berkarir di PSV Eindhoven di tahun 2002, yang kemudian membawanya mendapatkan Eredivisie.

Itu menjadi juara pertama dari 28 trofi yang diperolehnya. Saat itu, umurnya 21 tahun, pemain sayap ini bergabung ke Chelsea dan merasakan karir yang gemilang di London. Kemudian dia bergabung dengan klub ini selama tiga musim, walau tetap menjadi idola para penggemar sampai saat ini. Robben selama itu meraih dua piala Liga Premier, Piala FA dan Piala Liga.

Di tahun 2007 lalu, pemain timnas Belanda tersebut bermain untuk Real Madrid dan sukses mendapatkan gelar La Liga di penghujung musim awalnya. Karirnya di Bernabeu terbilang cepat dengan hanya dua tahun saja. Itu merupakan keputusan yang pasti tidak akan dia sesali, karena setelah itu Robben sukses di Bayern Munchen.

Bergabung dengan klub ini, Arjen Robben juga tak kalah dari dua klub besar lainnya. Dia meraih delapan gelar Bundesliga, lima Piala Jerman serta Liga Champions. Dalam karir gemilangnya, Robben menjadi pemain yang terkenal sebagai pemain brutal di lapangan dan sulit untuk dilewati lawannya.

Tentunya, akan banyak yang merindukan permainan mantan pesepakbola dunia ini. Selamat menikmati masa pensiun, Robben!

Cedera Lagi, Kingsley Coman Terancam Gantung Sepatu

Kingsley Coman kembali cedera

Kingsley Coman didera berita tak menyenangkan. Dia disebut-sebut terancam akan gantung sepatu di usianya yang masih muda dari klubnya saat ini yakni Bayern Munchen. Pesepakbola ini juga diberitakan dalam kondisi yang semakin sulit karena cedera yang dia hadapi selama musim ini.

Kingsley Coman sejatinya merupakan salah satu winger dengan kemampuan yang luar biasa yang kini menjadi bintang andalan timnas Prancis. Walau masih berusia muda, pemain dari lulusan akademi Paris Saint-Germain tersebut diyakini akan mendapatkan karir bermain dengan sangat spektakuler dan luar biasa.

Kingsley pernah menjadi pemain di Juventus selama musim 2014-2015. Ia menjadi andalan Juventus kala masih berumur 18 tahun. Walau berusia muda seperti itu, akan tetapi dirinya sudah mencatatkan tampil 14 kali selama musim tersebut. Ia juga ikut ambil bagian saat juve mendapatkan piala Liga Italia, Coppa Italia, Super Coppa, hingga meraih runner-up Liga Champions di musim yang sama dengan klub raksasa Italia ini.

Makin berjaya, dia akhirnya pindah sebagai pemain pinjaman ke Bayern Munchen setahun setelahnya sampai kemudian klub ini menjadikan dia pemain tetap yang semakin meningkatkan karir sepakbola Coman terus di depan. Sang pemain sudah bermain sebanyak 98 kali dengan Die Bavarians dengan catatan 16 gol dan 22 assist. Ia ikut mencatatkan tiga gelar Bundesliga di umurnya yang ke-22 tahun. Dia juga sudah 15 kali tampil memperkuat Timnas Prancis.

Akan tetapi, karirnya kemudian mendapatkan hambatan secara perlahan di musim ini. Coman mendapat masalah pada kesehatannya, tepatnya saat dia didera cedera engkel secara berkala. Cedera tersebut dialami di awal tahun yang sempat membuatnya absen lama karena harus segera dilakukan tindakan operasi. Ia juga menepi di Piala Dunia 2018 dan kembali menjalani operasi pada bulan Agustus sampai tidak bermain sebanyak 15 laga di musim awal Bayern.

Kingsley Coman cedera

“Saya merasa sedih dan kecewa. Saya mungkin tidak akan melakukan operasi untuk ketiga kalinya. Ini semuanya sudah cukup untuk saya,” ujar Coman saat ditanya kondisi dan karirnya.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan jika cedera tersebut membuatnya harus merelakan karirnya berhenti, dia akan berupaya mencari tahu apa yang harus dia lakukan di masa depan, walau sejatinya dia tidak ingin meninggalkan karirnya tersebut.

“Untuk saya secara pribadi, hal ini merupakan tahun yang sangat sulit saya jalani. Karir dan impian saya seakan tak ada harapan dengan cedera pertama yang saya alami. Saya masih ingin tetap percaya semuanya dapat kembali baik setelah operasi pertama. Akan tetapi hal ini kembali lagi dan saya merasakan kondisi terpuruk lagi,” ucsp Kingsley Coman tak dapat menutupi rasa putus asanya.

Bayern Konfirmasi James Alami Cedera Punggung

Jawara Bundesliga Jerman, Bayern Munchen baru saja mengumumkan kondisi James Rodriguez yang akan absen dalam pertandingan DFB Pokal melawan RB Leipzig karena mengalami cedera punggung.

Kepastian ini bisa dilihat ketika tidak ada nama James ke dalam skuat rombongan Bayern yang akan melakoni perjalanan laga tandang usai mengalami masalah fisik. Dengan kepastian ini, maka kubu Bayern bisa diklaim tengah mengalami situasi buruk.

Sudah menjadi pukulan berat untuk pelatih kepala Jupp Heynckes, mengingat timnya belakangan ini terus mengalami banyak badai cedera dari pemain andalannya. Berdasarkan data yang ada, Thomas Muller diperkirakan akan absen tiga pekan karena mengalami cedera paha, sementara Franck Ribery dan Manuel Neuer sudah lama absen karena cedera lutut dan kaki, sementara Juan Bernat belum bisa dipastikan akan kembali tampil.

Semakin memberatkan pelatih ketika Kingsley Coman bisa dinyatakan turun sebagai starter melawan Leipzig jika memar dilututnya sudah pulih. Sedangkan pemain lain macam Mats Hummels yang mengalami masalah pada engkelnya diperkirakan akan kembali fit dan Javi Martinez juga dikabarkan akan bisa bermain lagi.

Jika semua itu benar, maka ada kemungkinan Bayern bisa memberikan harapan bagus. Sepanjang ini, Heynckes sudah memberikan warna baru dalam permainan Bayern. Dimana mereka sudah kembali dalam tren kemenangan baik di liga domestik maupun Liga Champions.

Sepeninggal Carlo Ancelotti, Bayern memang banyak mengalami badai buruk. Bukan hanya cedera, namun Bayern dianggap telah mengalami penurunan performa dan kini semua tugas itu siap diselesaikan oleh Heynckes.

Bayern Akan Segera Kembali Ganas Seperti Musim Lalu

Bayern Munchen

Penyerang andalan Bayern Munchen, Robert Lewandowski mengakui jika timnya memang belum sepenuhnya panas saat ini. Namun, dalam beberapa bulan ke depan, Lewandowski yakin jika The Bavarians akan kembali menggila seperti biasanya.

Bayern Munchen sebetulnya hanya ditinggalkan oleh Philipp Lahm dan Xabi Alonso yang pensiun musim panas ini. Setelah itu The Bavarins merekrut beberapa pemain baru seperti Sebastian Rudy, Nicklas Sule, Corentin Tolisso, serta James Rodriguez.

Bahkan Die Roten dikabarkan masih akan merekrut pemain baru lagi sebelum bursa transfer musim panas ini resmi ditutup. Walaupun demikian, performa Bayern Munchen dengan para pemain barunya belum seperti yang dia harapkan.

Buktinya, lihat saja hasil pramusim mereka ketika Die Roten hanya sekali menang dari Chelsea, sementara sisanya dikalahkan oleh AC Milan, Arsenal, Liverpool, dan Napoli. Tentu saja ini bukan persiapan yang bagus menjelang bergulirnya musim 2017/2018. Apalagi Die Roten punya target untuk memenangi seluruh kompetisi yang diikuti terutama Liga Champions.

Terkait performa timnya yang belum “ganas”, Robert Lewandowski maklum jika para pemain baru masih harus beradaptasi dengan gaya permainan Carlo Ancelotti. Penyerang tim nasional Polandia ini meminta publik jangan buru-buru menghakimi Bayern Muenchen akan gagal musim ini.

Di kompetisi musim lalu pun, perjalanan Bayern Munchen juga tidak mulus-mulus amat di sepanjang musim. Die Roten sempat terseok-seok dan tertinggal dari RB Leipzig, sebelum akhirnya tampil sebagai juara Bundesliga.

“Saya senang dengan kemenangan ini, ini adalah gelar pertama kami di musi ini. Kami mampu tampil bagus. Kami memang masih melakukan beberapa kesalahan namun ini merupakan laga pertama musim ini” ujar Lewandowski di situs resmi Bayern Munchen.

“Kami harus bekerja lebih keras lagi mulai sekarang. Saya yakin segalanya akan sempurna dalam beberapa bulan lagi. Kami pasti bisa setangguh seperti di sepertiga atau paruh kedua musim lalu. Persiapannya memang sedikit berbeda, namun kami punya waktu lebih untuk berlatih.”

Jarang Main, Coman Sempat Ingin Tinggalkan Bayern

kingsley-coman

Minimnya kesempatan main yang didapatkan oleh penyerang Bayern Munchen, Kingsley Coman di sepanjang musim ini membuatnya sempat berpikir untuk hengkang dari Allianz Arena.

Coman sebenarnya tampil sangat impresif di musim pertamanya bersama Bayern Munchen. Di musim 2015/2016 itu, pemain asal Prancis tersebut tampil 35 kali dengan torehan enam gol di seluruh ajang kompetitif walau hanya berstatus sebagai pemain pinjaman.

Hal itulah yang membuat The Bavarians akhirnya memutuskan untuk mempermanenkan status Coman selepas masa peminjamannya berakhir musim ini. Namun sayangnya, setelah berstatus sebagai pemain tetap, performanya justu merosot.

Sejak kedatangan Carlo Ancelotti di musim panas lalu, Coman tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya. Pemuda asal Prancis itu kalah bersaing memperbutkan satu posisi di tim utama bersama Arjen Robben, Franck Ribery, dan bahkan Douglas Costa.

Dia hanya mencatatkan penampilan sebanyak 25 kali di berbagai ajang kompetitif dengan torehan dua gol dan satu assist. Jika ditotal, dengan waktu bermain 1.086, Coman rata-rata hanya dimainkan sekitar 40 menitan dalam satu pertandingan.

Wajar saja kondisi ini membuat Coman merasa berang karena di usianya yang baru menginjak 20 tahun, waktu bermain adalah yang paling penting demi mengasah kemampuan. Apalagi itu juga bisa mengancam tempatnya di tim nasional Prancis.

Maka wajar jika Kingsley Coman mulai memikirkan opsi untuk hengkang dari Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas nanti, walaupun Die Roten sudah punya opsi kontrak permanen dengan nilai sebesar 28 juta euro.

“Ini adalah musim yang sangat sulit untukku. Aku sampai berpikir ingin pergi dari Bayern Munchen,” ungkap Kingsley Coman kepada Kicker.

“Sangat sulit untuk mengunci satu tempat di tim inti dan bermain reguler ketika pelatih sudah menemukan tim yang cocok, apalagi di tim sebesar Bayern Munchen yang persaingannya sangat ketat,” jelas Kingsley Coman.

“Klub berkata kepadaku bahwa mereka ingin mempertahankanku untuk beberapa waktu ke depan, juga di bursa transfer musim panas ini. Mereka ingin agar aku bisa bekerja lebih keras lagi dan mereka yakin pasti akan ada hasilnya,” tutup Coman.