Tag Archives: Chelsea

Masa Depan Digantung Chelsea, Costa Kesal

Diego Costa

Penyerang Chelsea, Diego Costa dikabarkan tidak masuk dalam rencana Antonio Conte untuk musim depan. Striker tim nasional Spanyol itu pun masih menunggu keputusan dari manajemen The Blues terkait masa depannya.

Costa membuat pengakuan mengejutkan beberapa hari lalu. Dia mengaku mendapatkan pesan singkat dari sang pelatih Antonio Conte, yang intinya bahwa tenaganya tak lagi dibutuhkan di Chelsea. Ada indikasi bahwa persoalan ini dipicu oleh kekesalan Conte yang memaksa dijual ke China di bulan Januari silam.

Banyak laporan mengatakan kalau Costa memang akhirnya bakal dilepas Chelsea pada musim panas ini. Namun, sang pemain mengaku masih menanti-nanti keputusan resmi dari klub. Pemain berusia 28 tahun amat ingin kembali ke mantan klubnya, Atletico Madrid, namun Atletico malah sedang terkena hukuman embargo transfer.

Namun, sampai berita ini diturunkan, Costa mengaku masih belum tahu apakah dia akan hengkang atau bertahan di London. Apalagi, kontraknya baru akan habis pada musim panas 2019 mendatang.

“Saya benar-benar tidak tahu,” ucap Costa mengenai kepastian masa depannya bersama Chelsea usai pertandingan Timnas Spanyol vs Makedonia.

“Kontrak saya bersama Chelsea masih tersisa dua tahun lagi, mereka harus memastikan apa yang mereka ingin lakukan pada saya. Saya akan menunggu keputusan apa yang diambil oleh klub untuk saya,” imbuh striker yang juga berdarah Brasil ini.

Digantungnya nasib Costa membuat banyak klub yang berusaha melakukan pendekatan. Adalah AC Milan dan klub-klub Liga Super China yang dikabarkan paling serius melakukan pedekatan. Namun Costa sepertinya lebih memilih bermain di Eropa agar bisa tampil di Piala Dunia 2018.

Costa sendiri justru seperti tidak terpengaruh dengan persoalan masa depannya. Costa baru saja tampil bersama tim nasional Spanyol dan turut mencetak gol kedua dalam kemenangan 2 – 1 La Furia Roja atas kesebelasan Makedonia di kualifikasi Piala Dunia 2018.

Bonucci Tanggapi Rumor Transfer Dengan Chelsea

leonardo bonucci

 

Bek Juventus, Leonardo Bonucci, dirumorkan akan hengkang ke Chelsea dalam bursa transfer musim panas kali ini. Terkait rumor transfer ini, Bonucci sendiri malah membantahnya.

Dalam beberapa kesempatan di bursa transfer sebelumnya, Bonucci memang gencar dihubung-hubungkan dengan klub Inggris. Sebelum Chelsea, ada pula Manchester City yang di awal musim kemarin berencana merekrtunya.

Hal ini pun tak lepas dari performa Bonucci yang impresif dan juga pelatih Pep Guardiola sedang membutuhkan tambahan amunisi di barisan bertahannya. Biaya transfer sekitar 60-65 juta pounds ditawarkan untuk Juve, namun mereka justru menolaknya dan akhirnya harus mencari jalan keluar dengan merekrut John Stones.

Untuk bursa trasnfer musim panas tahun ini, Bonucci lagi-lagi disukan akan hengkang dari Juve. Namun kali ini giliran Chelsea yang tertarik dengannya, bahkan agennya dilaporkan terlihat di London guna bernegosiasi bersama sang juara Premier League itu.

Adanya sosok manajer Antonio Conte selaku pelatih Chelsea pun menjadi alat untuk menggoda Bonucci hengkang ke Stamford Bridge. Sejauh ini ada kabar yang terhembus bahwa The Blues bersedia mengocek kantong sebesar 60-65 juta euro dan kontrak seharga 6,5 juta euro semusim buat Bonucci.

Selain itu, masa depan Bonucci juga sempat dispekulasikan usai berselisih dengan manajer Massimiliano Allegri di awal tahun ini.

“Ah, itu hanyalah rumor yang Anda bikin saja,” ucap Bonucci menjawab pertanyaan wartawan terkait agennya yang berada di London seperti yang dilansir dari salah satu media.

Di luar itu, Bonucci sekarang ini masih menjalin kontrak sampai 2021 dengan Juve. Direkrut Juve sedari 2010, Bonucci sudah melakoni 319 penampilan dan membukukan 21 gol.

Chelsea Siap Kalahkan Arsenal Di Final Piala FA

Chelsea

Chelsea akan berhadapan dengan Arsenal di babak final Piala FA, akhir pekan ini. Bek sayap Chelsea Victor Moses mengatakan, timnya sama sekali tidak merasakan tekanan berarti untuk menyabet gelar juara.

Pertandingan itu akan diselenggarakan di Stadion Wembley, Sabtu (27 Mei 2017) malam WIB mendatang. Kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan dengan mengusung misi yang berbeda.

The Blues punya kesempatan untuk menyempurnakan musimnya dengan raihan double gelar setelah berhasil memenangkan Premier League. Sementara itu, Arsenal termotivasi untuk mencari obat kekecewaan setelah dipastikan absen di kompetisi Liga Champions musim depan untuk pertama kalinya dalam kurun waktu yang lama.

Di Premier League 2016/2017, Chelsea dan Arsenal sama-sama meraih satu kemenangan. The Gunners lebih dulu menghantam tim asuhan Antonio Conte itu dengan skor 3 – 0 di Emirates Stadium, sebelum The Blues membalas dengan kemenangan 3-1 di Stamford Bridge.

Moses ingin agar rekan-rekan setimnya memastikan supaya Arsenal tidak dapat membalaskan dendam mereka. “Kami masih belum bisa lupa dengan kekalahan kami di kandang mereka. Kami sangat sedih setelah pertandingan itu namun setelah itu kami bermain melawan mereka di Stamford Bridge dan menang 3-1” ungkap dia di ESPN.

“Tentu saja mereka ingin balas dendam setelah kekalahan terakhir mereka. Tapi kami akan menjalankan taktik kami sendiri dan mencoba untuk memastikan kemenangan dan membawa pulang trofi.”

“Pertandingan itu akan sangat berat untuk kami. Arsenal adalah tim yang sangat bagus dengan para pemain bagus yang bisa memenagkan pertandingan. Namun kami hanya harus fokus dengan permainan kami sendiri saat ini, bekerja keras dalam latihan dan mudah-mudahan kami bisa menyelesikan pekerjaan ini dengan baik,” lanjut Moses.

“Kami tidak merasakan tekanan. Kalau manajer berkata bahwa Arsenal adalah tim favoritnya, aku tidak tahu tapi kami punya banyak pemain bagus dan kami sangat yakin kami mampu memenangkan kami banyak pertandingan.”

Conte Adalah Manajer ke 4 Asal Italia yang Menangkan Premier League

Antonio Conte telah berhasil membawa Chelsea menjadi juara di ajang Premier League musim 2016/2017. Conte telah meniru jejak 3 orang manajer yang berasal dari Italia lainnya yang juga sempat menjadi juara di Inggris.

Chelsea pastikan diri mereka keluar sebagai pemenang titel Premier League 2016/2017 setelah mereka berhasil menangkan laga dengan skor 1-0 berhadapan dengan West Bromwich Albion. Michy Batshuayi menjadi sosok pahlawan dengan angka satu-satunya yang berhasil tercipta pada pertandingan tersebut.

Angka semata wayang yang diciptakan oleh Michy Batshuayi telah membawa Chelsea menangkan laga dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan West Brom pada hari Sabtu (13/5/2017) dinihari WIB di The Hawthorns. Hasil positif  ini sudah membuat Chelsea pasti tidak akan terganggu di urutan teratas klasemen sampai dengan akhir musim ini.

Chelsea sekarang ini catatkan 87 poin lewat 36 laga. Tim yang di besut oleh Antonio Conte tersebut lebih unggul dengan selisih 10 poin dari Tottenham Hotspur. Dengan menyisakan 3 pertandingan lagi untuk Spurs, poin yang sudah Chelsea raih sekarang ini sudah tidak dapat di susul lagi.

Conte sekarang ini tercatat menjadi seorang manajer asal Italia yang ke 4 berhasil keluar sebagai juara di ajang Premier League. Sebelumnya, ada nama Carlo Ancelotti, Roberto Mancini, dan Claudio Ranieri yang berhasil raih hasil oke di Inggris.

Ancelotti, sama halnya dengan Conte, yang sama membawa Chelsea keluar sebagai juara di musim 2009/2010. Pada musim 2011/2012, gentian nama Mancini yang sukses mengantarkan Manchester City sebagai juaranya.

Ranieri lalu mengikuti pada musim kemarin. Dengan membuat terkejut para publik, Ranieri mengantarkan Leicester City yang tidak menjadi favorit malah menjadi juara di ajang Premier League 2015/2016.

Catatan 300 Kali Menangan Kandang Chelsea

Hasil oke yang diraih Chelsea ketika berhadapan dengan Middlesbrough menjadi sebuah catatan spesial untuk mereka. Sedangkan Middlesbrough lewat hasil negatif tersebut menghentikan laju mereka di ajang Premier League.

Chelsea sukses menangkan laga atas Middlesbrough dengan skor 3-0 pada hari Selasa (9/5/2017) dinihari WIB di Stamford Bridge. Diego Costa, Marcos Alonso, dan Nemanja Matic menjadi pemain yanc mencetak angka kemenangan untuk The Blues pada pertandingan tersebut di ajang Liga Primer Inggris.

Ini adalah hasil oke yang ke 300 bagi Chelsea lewat laga yagn berlangsung di markas pada ajang Premier League. Mereka mengejar Manchester United yang berhasil menang di kandang sampai 347 kali dan Arsenal dengan 306 kali kemenangan di markas.

Sedangkan di balik hal yang sudah Chelsea raih tersebut, ada duka yang menyelimuti Middlesbrough. Mereka alami degradasi ke Divisi Championship usai hanya punya 28 poin lewat 36 pertandingan.

Lewat sisa 2 pertandingan lagi, Middlesbrough takkan bisa mengejar 35 poin yang sekarang Swansea City miliki dengan berada di posisi satu garis di atas area degradasi.

Inilah data atas hasil oke Chelsea melawan Middlesbrough:

– Chelsea menjadi klub ketiga yang berhasil catatakan 300 kali menang di markas ajang Premier League, usai Manchester United (347) dan Arsenal (306).

– Middlesbrough alami degradasi dari Premier League 4 kali — tak ada tim yang lebih sering alami ini sedari hadirnya sebuah tim (seperti Crystal Palace, Norwich City, dan Sunderland).

– Diego Costa adalah pemain ketiga yang ciptakan 20 cetak angka lebih untuk Chelsea di ajang Premier League sampai 2 kali (Jimmy Floyd Hasselbaink pada 2000/2001 dan 2001/2002 dan Didier Drogba pada 2006/2007 dan 2009/2010).

– Costa pun ciptakan angka pertama di laga Premier League sampai 7 kali pada musim ini. Tak ada pemain yang ciptakan catatan tersebut lebih banyak dari dirinya.

– Middlesbrough tidak berhasil ciptakan angka dalam 11 pertandingan tandang di ajang Premier League pada musim ini, lebih sering dibanding tim Premier League manapun.

Wasit Sempat Bermasalah dengan Wenger Memimpin Final Piala FA

Anthony Taylor dipilih untuk menjadi wasit di babak final Piala FA. Pada awal tahun ini, Taylor sempat alami masalah dengan salah seorang manajer finalis yaitu Arsene Wenger.

Insiden yang terjadi pada tanggal 22 Januari kemarin saat Arsenal menangkan laga atas Burnley dengan skor 2-1 yang bertempat di Emirates Stadium. Waktu itu sang wasit John Moss yang memimpin laga berikan tendangan penalti pada Burnley yang pernah bikin skor jadi seri 1-1.

Pilihan yang telah di ambil Moss tersebut kemudian bikin Wenger naik pitam dan keluarkan protes keras pada Taylor yang waktu itu menjadi ofisial keempat.

Wenger kemudian dikeluarkan dari lapangan oleh Moss dan terlihat oleh kamera tengah mendorong Taylor. Hasilnya, Wenger usai dijatuhi hukuman dilarang menemani tim dalam 4 laga dan denda sebesar 25 ribu poundsterling.

Selang 4 bulan, Taylor kemudian bertugas untuk pimpin babak final Piala FA di tanggal 28 Mei yang akan datang di Wembley yang mempertontonkan laga antara Chelsea melawan Arsenal.

Misi berat untuk Taylor tentu saja teringat dengan rivalitas antara kedua klub dan juga ia pernah terjadi sebuah kejadian dengan Wenger pada musim ini. Hal ini tentu saja bakal tambah membuat duel tim satu kota tersebut makin panas.

Bagi Taylor ini adalah kali pertama dia mewasiti final Piala FA. Dia akan ditemani dua asisten Gary Beswick dan Marc Perry, dengan Bobby Madley memegang jabatan ofisial keempat.

“Saya telah lama membayangkan hal ini dalam 20 tahun di mana saya dapat bertugas sebagai wasit di babak final Piala FA,” ucap Taylor.

“Hal tersebut merupakan titik puncak dari karier domestik Anda,” lanjut pria yang berumur 38 tahun yang telah jadi wasit Premier League dalam 7 tahun tersebut.

Spurs Makin Dekat dengan Chelsea

Tottenham Hotspur berhasil raih hasil oke dengan skor tipis 1-0 saat berhadapan dengan Crystal Palace dalam laga lanjutan Premier League. Lewat cetak angka yang satu-satunya diciptakan oleh Christian Eriksen, Spurs lagi-lagi semakin dekat dengan Chelsea di papan klasemen.

Melangsungkan laga pada hari Kamis (27/4/2017) dinihari WIB, di Selhurst Park, Spurs bermain unggul dengan mampu kuasai bola sampai dengan 68,5 persen. The Lilywhites bikin 18 upaya untuk membobol gawanf dengan 4 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Sedangkan Palace yang menjadi tuan rumah pada laga tersebut cuma bikin 6 upaya membobol gawang dengan 1 di antaranya yang tepat mengarah ke sasaran.

Walau bermain lebih unggul, Spurs kerepotan untuk ciptakan angka. Mereka tidak berhasil pecahkan kebuntuan sampai berakhirnya babak pertama. Untuk menambah tajam serangan, Son Heung-Min diturunkan pada awal babak kedua.

Tim yang di besut oleh Mauricio Pochettino tersebut baru dapat ciptakan angka saat laga masuk menit 78. Eriksen yang kuasai bola di luar area penalti melesatkan sepakan keras yang tak berhasil di tahan kiper Palace, Wayne Hennessey.

Hasil positif yang diraih atas Palace tidak merubah tempat Spurs di urutan kedua klasemen sementara. Mereka catatkan 74 poin lewat 33 laga, berjarak 4 poin dengan Chelsea yang berada di urutan teratas. sementara Palace berada di urutan 12 dengan mengumpulkan 38 poin.

Susunan Pemain
Crystal Palace: Hennessey; Ward, Kelly, Sakho (Delaney 57′), Schlupp; Zaha, Milivojevic, McArthur (Cabaye 64′), Puncheon, Townsend; Benteke (Campbell 81′)

Tottenham Hotspur: Lloris; Dier, Alderweireld, Vertonghen; Walker, Wanyama (Sissoko 46′), Dembele (Son 46′), Davies; Eriksen, Alli (Trippier 90+6′); Kane

Terasa Bagaikan Kemenangan Besar bagi Chelsea

Chelsea raih hasil positif ketika berhadapan dengan Southampton. Hasil tersebut rasanya sangat memiliki dampak besar pada The Blues dalam pengejaran besar di ajang Liga Inggris.

Ketika melangsungkan laga pada hari Rabu (26/4/2017) dini hari WIB di Stamford Bridge, Chelsea raih hasil positif dengan skor akhir 4-2. Eden Hazard, Gary Cahill, dan Diego Costa (cetak 2 angka) yang jadi penentu atas hasil positif tim yang berasal dari London barat tersebut.

Dengan 3 poin tambahan ini, Chelsea untuk sekarang ini dapat menambah jauh jarak dengan Tottenham Hotspur di klasemen Liga Inggris.

Tim yang di besut oleh Antonio Conte tersebut sekarang berada di urutan pertama dengan catatkan 78 poin lewat 33 kali tampil, atau lebih unggul 7 poin dari Spurs yang berada di urutan 2 klasemen dengan jumlah 1 laga yang lebih sedikit.

Dengan margin yang semakin jauh tersebut, Cahill mengatakan kalau hasil positif ini menjadi arti yang besar bagi Chelsea.

“Ini terasa layaknya sebuah jalan besar. Untuk kali pertama usai sekian lama, kami tampilkan pertandingan lebih awal (sebelum Tottenham di liga),” ujar Cahill.

“Marcos Alonso sodorkan umpan silang yang amat luar biasa dan hal tersebut pun luar biasa untuk pemain lakukan pertahanan. Hal tersebut adalah waktu yang fantastis (lewat cetak angka kedua) dan adalah sebuah dorongan besar sebelum masuk ke babak 2. Yang paling penting ialah kami dapat raih hasil oke,” imbuh Cahill memberi komentari pada angka yang ia cetak.

Chelsea Tundukkan Southampton 4-2, Diego Costa Cetak 2 Angka

Chelsea raih poin penuh saat berhadapan dengan Southampton dalam laga lanjutan Premier League. Tertolong oleh 2 angka yang diciptakan Diego Costa, The Blues menangkan laga atas tamunya tersebut dengan skor akhir 4-2.

Berhadapan dengan Southampton pada hari Rabu (26/4/2017) dinihari WIB, di Stamford Bridge, Chelsea turun dengan kekuatan mereka yang terbaik. Gary Cahill, yang menepi di pertandingan semifinal Piala FA pada akhir pekan kemarin, telah kembali pulih dari sakitnya dan turun menjadi starter. Sedangkan Cesc Fabregas menyokong Costa di bagian garis serangan dengan Eden Hazard.

Hazard mengantarkan Chelsea unggul dengan skor 1-0 dengan angka cepat yang ia ciptakan di menit ke 5. Tetapi, Southampton melakukan balasan lewat angka yang dicetak oleh bekas pemain Chelsea, Oriol Romeu, di menit 24. Angka yang dicetak Cahill pada injury time babak pertama pastikan Chelsea unggul dengan skor 2-1 ketika jeda.

Di paruh kedua, angka yang dicetak Costa pada menit 53 menambah besar keunggulan untuk Chelsea. Costa kembali cetak angka di menit 89 untuk merubah kedudukan jadi 4-1. Tetapi, Southampton dapat memperkecil jarak kekalahan mereka ketika masuk injury time lewat angka yang Ryan Bertrand cetak.

Lewat hasil positif ini, Chelsea catatkan 78 poin lewat 33 laga dan memperkuat tempatnya di urutan teratas klasemen. Mereka berhasil unggul 7 poin atas Tottenham Hotspur yang jadi peselisih paling dekat mereka walau Tottenham baru tampil 32 kali. Ada juga Southampton yang berada di urutan 9 dengan mengumpulkan 40 poin.

Susunan Pemain
Chelsea: Courtois; Azpilicueta, David Luiz, Cahill; Moses (Terry 86′), Kante, Matic, Alonso; Fabregas (Pedro 77′), Diego Costa, Hazard (Willian 90′)

Southampton: Forster, Cedric, Stephens, Yoshida, Bertrand, Romeu, Davis, Ward-Prowse (Long 82′), Tadic, Boufal (Redmond 68′), Gabbiadini (Rodriguez 86′)