Tag Archives: Liga Italia

AC Milan Takkan Berlama-Lama Mengatasi Persoalan Donnarumma

gianluigi Donnarumma

AC Milan akhir-akhir ini tengah sibuk mengurus persoalannya dengan Gianluigi Donnarumma. Pihak klub mengklaim bahwa sejauh ini belum ada perkembangan terbaru terkait masa depan kiper asal Italia itu.

Donnarumma sebelumnya diketahui menolak pembaruan kontrak dari Milan meskipun kontraknya di San Siro akan segera habis di bulan Juni 2018 mendatang.

Dengan situasi seperti itu, wajar saja ada banyak klub yang mulai mengincarnya di bursa transfer tahun ini. Sebut saja Real Madrid dengan Manchester United, yang dikabarkan paling serius mendekati si pemain.

CEO Milan, Marco Fassone, saat ditanyakan bagaiaman perkembangan masa depan Donnarumma. Mereka mengklaim kalau persoalan si pemain sejauh ini belum jelas dan masih harus menunggu.

“Dengan bursa transfer yang masih berlangsung, ada sejumlah hal yang masih mesti Anda nantikan hasilnya,” ucap Fassone kepada salah satu media.

“Kami mau secepatnya memberikan skuat yang superior buat (manajer Vincenzo) Montella. Hal itu sedikit telat, namun jendela transfer sekarang inni masih belum resmi terbuka, masih ada waktu untuk menambal apa yang masih kosong.”

“Buat Donnarumma, tidak ada perkembangan terbaru. Kami masih menantikan kelanjutkannya, namun takkan
memakan periode waktu yang lama, untuk sejumlah persoalan.”

“Kami akan bekerja hingga 3 Juli (pelatihan pramusim) dengan kepastian yang lebih baik,” lanjutnya.

‘Keadaan Amat Buruk Bagi Inter’

Inter Milan masih belum belum terbebas dari masa yang buruk. Hasil negatif saat berhadapan dengan Sassuolo menambah panjang catatan kalah dari Nerazzurri jadi 8 laga berturut-turut.

Lewat laga perdana usai di pecatnya Stefano Pioli, Inter ditundukkan Sassuolo di giornata 36 Serie A. Melangsungkan laga pada hari Minggu (14/5/2017) di Giuseppe Meazza, Inter mau tak mau harus akui keunggulan tim tamunya tersebut dengan skor akhir 1-2.

Ini menjadi arti kalau Inter telah melangsungkan 8 laga terakhir di ajang Serie A tanpa dapatkan hasil positif (2 hasil seri, 6 kali tunduk). Seperti yang sudah dilansir oleh Opta, catatan itu sama dengan langkah buruk yang dialami paling panjang Inter di Serie A yang berlangsung diĀ  tahun 1982.

“Keadaan yang sekarang ini amat negatif dan hal tersebut terjadi di atas lapangan, di mana saat itu kami diberi hukuman untuk kecerobohan sekecil apapun,” ucap caretaker Inter Stefano Vecchi.

“Kami bikin banyak kesempatan pada hari ini dan miliki kontrol bola yang cenderung lebih besar, namun membuat sebuah kesalahan pada babak pertama dan mungkin saja lebih beruntung.”

“Kami tak dapat melanjutkan berada pada keadaan ini. Satu-satunya hal oke ialah tim berusaha untuk melakukan tekanan hingga akhir, para pemain berikan semuanya dan saat ini telah sirnah,” kata dia.

Beberapa hasil tersebut bikin Inter turun ke urutan 8 dengan mengumpulkan 56 poin lewat 36 laga.

Roma ke Urutan 2 Lagi Usai Tundukkan Milan

AS Roma sukses keluar sebagai pemenang saat melawan AC Milan dengan skor akhir 4-1 di depan para penonton Rossoneri. Roma yang bermain lebih unggul terus nampak lebih mengancam saat tengah melancarkan serang.

Melangsungkan laga pada hari Senin (8/5/2017) dinihari WIB, di San Siro, Milan tampilkan skema 3 pemain penyerang. Suso dan Gerard Deulofeu berlali lewat sisi lapangan untuk menolong Gianluca Lapadula yang berstatus sebagai pemberi umpan untuk 2 rekannya itu.

Sedangkan Roma tampil dengan memainkan skema yang hampir sama. Walau Luciano Spalletti menggunakan susunan 4-2-3-1, LEwat prosesnya strategi tersebut memperlihatkan kalau Giallorossi tampil lewat 3 pemain penyerang.

Diego Perotti dan Mohamed Salah amat produktif dalam menjalankan posisinya di sisi lapangan, mengapit Edin Dzeko sebagai target man. Dzeko juga yang awali keunggulan untuk Roma pada menit 8, lalu menambahkan lagi pada menit 28.

Pada babak kedua, Milan pernah tambahkan intensitas dan menambah kecil selisih angka lewat Mario Pasalic. Ingin memutar balik keadaan, Diavolo Rosso malah kemasukan 2 angka tambahan lewat Stephan El Shaarawy dan Daniele De Rossi.

Lewat hasil ini, Roma berada di urutan kedua di klasemen lagi dengan catatan 78 poin lewat 35 pertandingan yang sudah dijalani, menyusul Napoli dengan selisih 1 poin saja. Milan sekarang ini berada di urutan 6 dengan mengumpulkan 59 poin.

Susunan Pemain:

AC Milan: Gianluigi Donnarumma; Mattia De Sciglio, Gabriel Paletta, Cristian Zapata, Leonel Vangioni (Lucas Ocampos 69′); Mario Pasalic, Jose Sosa (Gustavo Gomez 88′), Matias Fernandez (Andrea Bertolacci 46′); Suso, Gianluca Lapadula, Gerard Deulofeu.

AS Roma: Wojciech Szczesny; Juan Jesus, Federico Fazio, Konstantinos Manolas, Emerson; Daniele De Rossi, Leandro Daniel Paredes; Diego Perotti (Stephan El Shaarawy 60′), Radja Nainggolan (Clement Grenier72′), Mohamed Salah; Edin Dzeko (Bruno Peres 84′).

‘Genoa Layak Tundukkan Inter’

Genoa raih hasil positif ketika tengah melawan Inter Milan. Sang pelatih Il Grifone, Ivan Juric, tegaskan bahwa bahwa hasil tersebut sudah sepantasnya timnya raih.

Ketika Menjadi tuan rumah berhadapan dengan Inter, Genoa raih hasil positif dengan skor tipis yaitu 1-0. Goran Pandev muncul bagaikan sosok kemenangan atas timnya pada pekan 35 Serie A Italia itu. Ia ciptakan angka tersebut pada menit 70 lewat pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu (7/5/2017) dinihari WIB di Stadion Luigi Ferraris.

Sesungguhnya Inter miliki kesempatan yang oke pada menit 87 dengan eksekusi penalty yang mereka dapat. Tetapi, Antonio Canderva, yang turu sebagai eksekutornya tidak berhasil melangsungkang misinya dengan optimal.

3 poin yang berhasil di raih ini bikin Genoa terus berada di urutan 16 klasemen dengan mengumpulkan 33 poin dan masih berselisih 5 poin dengan Crotone yang berada di urutan 18 (batas dengan zona penurunan level), yang berhasil menang dengan skor 0-1 melawan Pescara.

Hasil oke saat melawan Inter Juric akui memang pantas timnya raih setelah tunduk dengan skor 1-2 melawan Chievo Verona pada akhir pekan kemarin. Sedangkan, pada saat tersebut mereka dapat lebih unggul dengan skor 1-0 lebih awal.

“Para pemain mengetahui kalau mereka salah ketika memasuki babak kedua menghadapi Chievo, sebab mereka tak ada hasrat yang kita saksikan seperti yang berlangsung pada hari ini,” imbuh Juric.

“Kami layak raih hasil positif dan bakal jadi amat memalukan kalau tidak berhasil pada akhirnya disebabkan dengan sepakan penalti,” kata dia.

Sedangkan hasil negatif ini bikin perjalanan Inter untuk menangkan tiket ke ajang Liga Europa makin sulit. Dengan hanya mengumpulkan 56 poin pada sisa pertandingan, Nerazzurri perlu samakan jumlah poin miliki Atalanta yaitu 65, yang berada di urutan 5 sebagai peraih tiket ke ajang Liga Europa lewat jalan kualifikasi untuk sementara waktu.

Torino Sebut Bakal Bikin Juve Terkejut

Motivasi amat menyelimuti Torino jelang pertandingan derby berhadapan dengan Juventus. Walau menyandang status underdog, I Granata percaya kalau mereka dapat membuat rival satu kotanya tersebut terkejut.

Torino sekarang ini tengah yakin dengan diri mereka. Tim yang di besut oleh Sinisa Mihajlovic tersebut tidak pernah kalah pada 6 pertandingan terakhirnya di ajang Serie A dan sekarang ini berada di urutan 9 di klasemen sementara.

Di giornata 35, Torino bakal bertamu ke markas juve di pertandingan Derby della Mole pada hari Minggu (7/5/2017) dinihari WIB, di Juventus Stadium. Andrea Belotti dan para rekannya bakal lakukan usaha yang maksumal untuk lakukan revans usai sebelumnya mereka tunduk dengan skor 1-3 saat berhadapan dengan Juve di leg 1 musim ini.

“Ini merupakan salah satu dari banyak pertandingan yang kami ketahui seperti apa melawannya. Seperti pertandingan markas berhadapan dengan Milan: kami awali dengan oke dan bikin mereka mendapat tekanan,” ucap Presiden Torino, Urbano Cairo.

“Di Juventus memang bakal menjalankan laga yang lebih tidak mudah lagi. Namun, dengan motivasi yang pas Anda dapat bikin sebuah hal atau banyak hal yang luar biasa. Mungkin saja ini bakal jadi sebuah hal yang mengejutkan,” imbuh Cairo.

Juventus pribadi pun amaat termotivasi untuk bisa raih hasil positif. Bianconeri miliki kesempatan untuk mempertahankan scudetto di akhir pekan ini kalau bisa tundukkan Torino dan AS Roma tidak berhasil menang melawan AC Milan. Cek updatean berita bola lainnya di skordewa.com, terutama berita liga italia.

Hasil dari Laga Liga Italia

Laga derby della Madonnina yang menjadi bahan perbincangan utama di ajang Liga Italia pekan 32 berakhir dengan skor imbang. Sedangkan Juventus semakin dekat dengan scudetto setelah AS Roma tertahan.

Pertandingan derby kota Milan awali ajang di Serie A giornata 32. Lewat laga di Giuseppe Meazza yang berlangsung pada hari Sabtu (15/4/2017) petang WIB, Inter Milan dan AC Milan perlu merasa puas dengan membagi angka 2-2.

Inter pernah unggul dengan skor 2-0 di tengah pertama. Tetapi dengan dramatis Milan dapat kembali bangun lewat 2 angka yang mereka ciptakan pada beberapa menit menjelang akhir laga untuk membawa diri mereka keluar dari hasil negatif. Angka yang membuat skor imbang dari Christian Zapata malah diciptakan pada menit ke 90+7.

Lewat laga lainnya, Juve terus melaju kea rah titel juara Serie A lewat hasil positif dengan skor 2-0 atas Pescara. Sedangkan Roma tak berhasil meneruskan tekanan yang mereka lesatkan pada Juve usai cuma tampil imbang dengan skor 1-1 berhadapan dengan Atalanta.

Juve sekarang telah bukukan poin sebanyak 80 lewat 32 laga. Mereka berhasil unggul 8 poin dari Roma yang berada di urutan kedua.

Hasil imbang yang diraih Roma pun dioptimalkan oleh Napoli untuk memperpendek jarak. Partenopei yang berada di urutan 3 sekarang cuma berselisih 2 poin dari Roma usai raih hasil positif dengan skor 3-0 saat melawan Udinese.

Hasil keseluruhan dari Liga Italia giornata 32:

Inter 2-2 Milan
Roma 1-1 Atalanta
Palermo 0-0 Bologna
Cagliari 4-0 Chievo
Torino 1-1 Crotone
Fiorentina 1-2 Empoli
Pescara 0-2 Juventus
Genoa 2-2 Lazio
Sassuolo 2-1 Sampdoria
Napoli 3-0 Udinese