Tag Archives: Manchester City

Bernardo Silva Bakal Jadi Pembeda di City

bernardo silva

Bernardo Silva sudah mulai tampil untuk Manchester City. Pesepakbola internasional Portugal tersebut dianggap bisa memberi perbedaan signifikan bagi permainan The Citizens.

Pertandingan antara City kontra West Ham United jadi penampilan perdana Bernardo. Dia maju sebagai pemain pengganti dalam laga yang berkesudahan 3-0 untuk kemenangan City pada 4 Agustus lalu.

Bernardo yang masuk pada menit ke-58, sudah bisa membuat kapten tim, Vincent Kompany, terpukau. Penguasaan bola dan passing-passing Bernardo dinilai bisa banyak membantu dalam partai yang dilakoni timnya.

Saat memperkuat AS Monaco di usim lalu, Bernardo bisa memperlihatkan performa yang bagus. Dia membukukan 8 gol plus 11 assist di berbagai kompetisi.

“Anda bisa lihat sendiri kualitas yang ada dalam dirinya. Ia mempunyai penguasaan bola yang bagus. Dia adalah pemain yang tahu saat kapan harus melepaskan umpan kunci dan saya tentu amat antusias karena saya sadar jenis pemain seperti ini bisa jadi penentu laga dan membantu anda sampai ke level yang hebat,” kata Kompany di Manchester Evening News.

“Akan tetapi ini baru menjadi pramusim baginya. Mungkin dia masih tertinggal dalam hal kebugaran, itu wajar dan kami butuh kehadirannya di waktu yang tepat,” kata pemain asal Belgia itu menambahkan.

Kehadiran Bernardo membuat lini tengah anak asuh Pep Guardiola kaya akan aktivitas dimana sebelumnya mereka telah mempunyai para gelandang cerdik seperti David Silva dan Kevin de Bruyne.

Gagal Dekati Coutinho dan Verratti, Barca Dekati Kondogbia?

Dani Alves

Juventus secara resmi telah melepas bek mereka, Dani Alves. Keduanya sudah sepakat dengan pemutusan kontrak dan membuat Alves sekarang bisa bebas untuk menentukan pilihannya. Ada kabar yang menyebut jika Alves akan pindah ke Manchester City.

Alves sebenarnya baru bergabung dengan Il Bianconeri di musim panas lalu secara cuma-cuma dari Barcelona. Dia mengantarkan tim raksasa asal Turin ini mempertahankan Scudetto dan memenangi Coppa Italia, serta lolos ke final Liga Champions walaupun akhirnya harus puas jadi runner-up usai dikalahkan Real Madrid 4 – 1.

Pemain berusia 34 tersebut hengkang dari Turin dengan kisah yang hampir sama ketika dia berpisah dengan Barcelona dengan bergelimang banyak gelar juara. Saat itu mantan pemain Sevilla ini hengkang dari Camp Nou usai mengantarkan raksasa Catalan itu memenangkan La Liga dan Copa del Rey.

Keinginan Dani Alves untuk angkat kaki sudah diungkapkan CEO Juventus Giuseppe Marotta sepekan lalu. Bek 34 tahun itu pun resmi dilepas Juventus, Kamis (29 Juni 2017) hari ini waktu setempat.

“Juventus Football Club menyatakan sudah resmi berpisah dengan Dani Alves setelah sepakat dengan pembatalan kontrak dengan si pemain,” ungkap pernyataan dalam situs resmi Juventus.

Hubungan Juventus dan Alves sendiri dikabarkan memanas sejak beberapa waktu belakangan ini. Hal ini diduga dipicu ucapan Alves kepada Paulo Dybala, yang menyarankan penyerang asal Argentina itu hengkang dari Juventus demi memenuhi potensinya.

Pergi dari Il Bianconeri, Alves kini diyakini akan menuju Manchester City, yang sedang ditangani oleh mantan bosnya di Barcelona dulu, Josep Guardiola. Alves diprediksi akan menjadi senjata andalan baru The Citizens di lini pertahanan.

Pada akhir bulan ini Manchester City dipastikan melepas Pablo Zabaleta, Gael Clichy dan Bacary Sagna. Sebelumnya, The citizens City berhasil merekrut gelandang AS Monaco Bernardo Silva dan penjaga gawang Benfica, Ederson Moraes seiring ambisi Guardiola untuk menghadirkan trofi perdananya di Premier League.

Biaya Transfer Yang Mahal Tak Jadi Beban Buat John Stones

 

Bek Manchester City, John Stones, direkrut dengan biaya transfer yang sangat mahal. Walaupun begitu, Stones mengakui kalau status transfernya itu tak menjadi beban untuknya.

Pesepakbola asal Inggris itu awalnya pindah dari Everton ke Manchester dengan biaya trasfer sebesar 47,5 juta pounds. Label harga Stones ini membuatnya jadi bek termahal kedua dengan David Luiz di urutan teratas usai direkrut oleh Paris St-Germain dari Chelsea, tepatnya di 4 tahun lalu.

Dengan biaya transfer sebesar itu, maka normal saja kalau publik berekspetasi besar terhadap si pemain. Di awalnya, penampilan Stones tampak tak begitu oke alhasil sempat disisihkan ke kursi cadangan. Namun di babak musim kedua, Stones akhirnya bisa bermain secara reguler di skuat utama Josep Guardiola.

“Saat ini uang di dalam sepakbola memang begitu menyeramkan dan aku tak pernah terpikirkan olehku bahwa aku akan hengkang dengan harga transfer sebesar itu, namun di akhirnya hal tersebut tidak bergantung dengan si pemain,” ujar pemain tengah berusia 24 tahun ini, yang dilansir dari salah satu media.

“Label transferku tak begitu menjadi beban buatku. Aku amat beruntung direkrut dengan biaya seperti itu — nyaris merasa tersanjung lantaran mereka menebus jasaku dengan harga yang superior, dan aku mau bermain sesuai hargaku,” lanjut Stones.

“Anda mesti berkonsentrasi dengan cuma melaksanakan apa yang diminta Pep serta stafnya dariku buat tim. Sepakbola sudah berevolusi dan Anda melihatku dengan tim bermain seperti yang mereka mau.”

Di sisi lain, Stones nantinya akan mengganti nomorpunggung 24 menjadi nomor 5, nomorpunggung tersebut kosong usai Pablo Zabaleta hengkang di akhir musim.

“Aku telah membahaskannya bersama Zaba sebelum mengganti nomorpunggung itu. Kukira ini merupakan hal yang tepat, bukanlah meminta izin darinya namun lebih tepatnya restu darinya. Kami bercanda mengenai dia meraih titel juara dengan mengenakan nomorpunggung tersebut, dan semoga saja aku pun akan begitu.” tutup Stones.

Ederson Moraes, Kiper Benfica Yang Jadi Incaran Manchester City

ederson moraes

 

Manchester City akan merekrut pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Ada rumor transfer yang mengabarkan kalau The Citizens tengah mengincar kiper Benfica, Ederson Moraes.

City telah melepaskan salah satu pengawal gawangnya, Willy Caballero, lantaran tidak memperpanjang kontranya. Dengan begitu, City pun langsung mengincar kiper baru di bursa transfer kali ini.

Tampaknya perekrutan itu bakal memecahkan sebuah rekor transfer, sebab sejumlah media melaporkan kalau Ederson dilabeli harga sekitar 34,9 juta pounds maupun setara Rp 595 miliar. Apabila rumor transfer itu benar adanya, maka nilai tersebut bakal memecahkan rekor transfer kiper Gianluigi Buffon yang direkrut Juventus dari Parma — 32,6 juta pounds untuk transfer Buffon.

Ederson sendiri tampaknya menjadi kriteria kiper yang diinginkan oleh peracik taktik City, Pep Guardiola. Apalagi si pemain mempunnyai catatan dengan distribusi bola yang cukup oke: sekitar 70%. Sedangkan rata-rata penyelamatan yang dibukukan pesepakbola 23 tahun asal Brasil itu sekitar 1,81 di tiap laga.

Ederson sudah melakoni total 27 pertandingan dengan Benfica di sepanjang musim ini. Ia mampu membukukan 17 clean sheet yang membantu mereka jadi pemuncak di Liga Portugal.

Beberapa waktu lalu, Ederson sempat menanggapi soal masa depannya bersama Benfica tepatnya usai berhasil menang 2-1 kontra Vitoria Guimaraes di partai final Piala Portugal.

“Saya masih belum tahu, namun ini bisa jadi adalah laga terakhir saya bersama Benfica,” ungkap Ederson kepada salah satu media.

Di sisi lain, sejatinya City masih memiliki kiper lain yakni Claudio Bravo yang sebelumnya direkrut dari Barcelona, namun performanya justru jauh dari ekspektasi. Ada pula Joe Hart yang bakal dipulangkan usai kontrak peminjamnya bersama Torino selesai.

City Tundukkan West Brom 3-1

Manchester City telah menambah besar kesempatan yang mereka miliki untuk bisa masuk ke ajang tingkat tertinggi antarklub yaitu Liga Champions pada musim depan. The Citizens berhasil naik tingkat di urutan ketiga usai tundukkan West Bromwich Albion dengan skor akhir 3-1.

Menjadi tuan rumah berhadapan dengan West Brom pada hari Rabu (17/5/2017) dinihari WIB di Etihad Stadium, City menurunkan Sergio Aguero dan Gabriel Jesus dengan bersamaan menjadi starter. Tim tuan rumah bermain lebih unggul sejakawal hingga sampai akhir pertandingan.

City berhasil unggul dengan skor 2-0 pada babak pertama dengan angka yang berhasil dicipakan oleh Gabriel Jesus di menit 27 dan disusul dengan Kevin De Bruyne di menit 29. Usai jeda, City berhasil ciptakan angka lagi yang kali ini tercatat atas nama Yaya Toure di menit 57. West Brom berhasil ciptakan 1 angka balasan lewat Hal Robson-Kanu di menit 87.

Hasil positif ini telah membawa City ke urutan 3 klasemen sementara di ajang Premier League dengan berhasil catatkan 75 poin lewat 37 pertandingan. Mereka berhasil unggul dengan selisih 3 poin atas Arsenal yang berada di urutan 5 dan dilihat secara matematis masih dapat diimbangi dengan sisa 1 pertandingan. Ada juga West Brom berada di urutan 9 dengan mengumpulkan 45 poin.

Manchester City menambah besar kesempatan mereka untuk bisa masuk ke ajang Liga Champions lewat kemenangan atas West Bromwich Albion ini, dan sekarang berada di urutan 3 klasemen.

Susunan Pemain
Manchester City: Caballero; Fernandinho, Kompany (Stones 77′), Otamendi, Kolarov; Toure (Fernando 81′), De Bruyne, Silva (Zabaleta 61′); Sane, Aguero, Gabriel Jesus

West Bromwich Albion: Foster; Nyom, Dawson, Evans, Wilson (McClean 52′); Livermore (Morrison 65′), Yacob, Fletcher, Brunt, Chadli; Rondon (Robson-Kanu 71′)

Donnarumma Diminati oleh City?

Terdengar kabar kalau Manchester City tengah mencari kiper anyar di bursa transfer musim panas ini. City dikatakan melirik seorang kiper yang bermain untuk AC Milan yaitu Gianluigi Donnarumma.

City sesungguhnya telah datangkan penjaga gawang anyar di musim panas kemarin, ialah Claudio Bravo. Namun, Bravo yang direkrut dari Barcelona nyatanya tidak bermain impresif dan pernah hanya berada di bench.

Sedangkan Willy Caballero kontraknya di akhir musim ini akan habis. Serta Joe Hart ada opsi besar bakal dijual pada klub lain usai waktu peminjaman dirinya pada Torino berakhir.

Hanya untuk punya seorang penjaga gawang yang hebat, City dikatakan ingin membawa Donnarumma ke Etihad Stadium. The Citizens bakal berupaya untuk manfaatkan keadaan Donnarumma dengan kontraknya bersama Milan.

Donnarumma hanya miliki sisa kontrak sampai 1 tahun bersama Milan. Penjaga gawang yang berumur 18 tahun tersebut sampai saat ini masih belum sepakat dengan perpanjangan kontrak Rossoneri.

Walau umut yang masih amat muda, Donnarumma bermain amat oke dan jadi penjaga gawang nomor satu di Milan 2 musim terakhir. Ia pun sudah masuk timnas Italia dan dikatakan menjadi penerus dari penjaga gawang Gianluigi Buffon.

Pep Guardiola akui kalau Donnarumma memang penjaga gawang yang luar biasa walau tidak dengan blak-blakkan katakan keinginan untuk mendatangkan dirinya.

“Donnarumma merupakan seorang penjaga gawang yang oke tentunya,” ucap Guardiola.

“Ia punya skill yang luar biasa untuk seorang pemain yang berumur 18 tahun,” imbuh dia.

Namun, City bukan klub satu-satunya yang inginkan Donnarumma. Rival satu kota mereka yaitu Manchester United, dikatakan memiliki hal yang sama. MU dikatakan bakal datangkan penjaga gawang yang baru jika David de Gea sungguh hijrah ke Real Madrid.

De Bruyne Akhirnya Cetak Angka

Pemain gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne pada akhirnya cetak angka kembali. Angka tersebut ia ciptakan ketika Manchester City menangkan laga atas Crystal Palace dengan skor 5-0.

City menangkan laga dengan skor telak 5-0 ketika menjadi tuan rumah berhadalan dengan Palace pada hari Sabtu (6/5/2017) malam WIB, di Etihad Stadium. De Bruyne ciptakan 1 angka pada pertandingan tersebut, 4 cetak angka lainnya dibagi rata oleh David Silva, Vincent Kompany, Raheem Sterling, dan Nicolas Otamendi.

De Bruyne ciptakan angka di menit 60 pada pertandingan tersebut. Sepakannya sukses membobol gawang Palace dan bikin City unggul sementara dengan skor 3-0.

Cetak angka tersebut jadi cetak angka pertama untuk De Bruyne usai dalam 3 bulan tidak ciptakan 1 angka 1 pun pada 16 laga. De Bruyn juga merasa senang dengan angka yang berhasil ia ciptakan tersebut.

“Terus menjadi hal yang menyenangkan ketika berhasil ciptakan angka. Saya tidak mengincar sebuah jumlah untuk ciptakan angka, cuma menunjukkan yang paling oke sampai percaya bahwa saya akan ciptakan angka dan semakin banyak lagi selanjutnya,” imbuh De Bruyne.

“Yang telah lewat biarlah saja lewat. Tidak heran jika pada sebuah periode dapat ciptakan angka namun selanjutnya tidak ciptakan angka lagi dalam jangka waktu lama sekalipun. Kalian cuma harus selalu berusaha jadi semua bakal baik-baik saja,” kata De Bruyne.

Pemain internasional Belgia tersebut tegaskan bahwa minimnya produktivitas dirinya pada musim ini cuma karena factor keberuntungan.

“Hal tersebut hanya karena kurang beruntung. Memang dapat menjadi seperti itu, terkadang telah terasa amat dekat, terkadang tercipta malah terkadang juga tidak. Tahun ini lebih sering tidak. Saya telah lakukan dengan tepat, namun hal tersebut saja balum cukup,” ujar dia.

Selama musim ini berlangsung, De Bruyne ciptakan 5 angka dan juga 15 kali assist di ajang Premier League. Ia pun ciptakan 1 angka di ajang Liga Champions.

Guardiola Tak Ingin Komentari Lini Belakang MU

Manchester United bermain dengan defensif di pertandingan derby Manchester dan pada akhirnya dapat tahan Manchester City. Namun, Pep Guardiola tak ingin memberi komentar pada strategi yang MU pilih itu.

Keunggulan City lewat pertandingan yang berlangsung pada hari Jumat (28/4/2017) dinihari WIB, di Etihad Stadium, nampak sekali di selama laga berlangsung. Tim tuan rumah berhasil unggul lewat kontrol bola sampai dengan 69 persen dan menahan MU, kebalikannya MU hanya 1 kali melakukan serangan balik.

City ciptakan 19 upaya untuk cetak angka dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan MU hanya bikin 3 upaya membobol gawang dan 1 diantaranya mengarah ke gawang.

Walau begitu, City tak berhasil menemukan jalan keluar sepanjang 2×45 menit. The Citizens pun perlu terima hasil imbang dengan skor 0-0.

Guardiola menghormati keputusan yang diambil oleh MU untuk tampil betahan di Etihad. Sang manajer City tersebut pun mengatakan kalau timnya telah berupaya dengan seoptimal mungkin untuk raih hasil oke.

“Selama karier saya, saya telah bertemu dengan banyak cara yang bermacam-macam. Saya bakal hormati cara lawan saya bermain. Kami telah lakukan semuanya untuk raih hasil oke dan pada malam ini hal tersebut masih kurang,” ucap Guardiola seperti dilansir pada situs resmi City.

“Saya cukup percaya dengan United yang hadir ke tempat ini untuk raih hasil oke dari laga ini sebab saya tidak pernah berhadapan dengan lawan yang tak ingin hasil ini,” imbuh dia.

“Kami berupaya untuk kuasai bola dan melakukan serangan seperti yang telah kami perbuat di selama musim berlangsung. Pada hari ini jauh makin berat sebab kami menghadapi tim yang tidak pernah kalah di 23 laga. Hal tersebut tidak akan mudah, namun kami telah berusaha,” kata sang manajer yang berasal dari Spanyol itu.

Lewat hasil seri ini, City terus berada di urutan 4 klasemen Premier League dengan mengumpulkan 65 poin. Mereka berhasil unggul 1 poin atas MU yang berada di bawah mereka.

“Hasil yang lebih oke lagi tentu berupa hasil positif di laga. Kami miliki 5 pertandingan tersisa, 3 di markas dan 2 tandang. Kami perlu lanjutkan perjalanan kami,” imbuh Guardiola.

Untungnya MU dengan 1 Poin

Manchester United kembali pulang dengan mengantongi 1 poin lewat kunjungannya ke markas Manchester City pada laga lanjutan Liga Inggris. Yang sudah di dapat itu dikatakan membuat The Red Devils untung.

Ketika melangsungkan laga pada hari Jumat (28/4/2017) dini hari WIB, di Etihad Stadium, MU akhiri pertandingan dengan skor akhir tanpa ada angka yang tercipta dari kedua tim 0-0. Pada pertandingan tersebut, MU perlu terus melangsungkan laga dengan sisa 10 pemain pada menit ke 84 sebab Marouane Fellaini menerima kartu merah dari sang wasit.

Kejadian yang tersejadi dengan pemain City, Sergio Aguero, yang bikin Fellaini di beri kartu merah. Insiden ini yang bikin sebuah hal yang menghebohkan.

Lewat 1 poin yang diraih ini, MU makin mendekat dengan urutan empat besar. Saat ini, mereka berhasil membukukan 64 poin lewat 33 kali tampil. Pencapaian tersebut hanya berselisih 2 poin dengan Liverpool yang telah tampil 1 kali lebih banyak.

Pemain garis tengah MU, Michael Carrick, mengatakan kalau 2 poin yang berhasil di bawa pulang tersebut memang menjadi yang yang menguntungkan bagi tim yang di besut oleh Jose Mourinho tersebut. Ia pun sesali dengan kartu merah yang di terima Marouane Fellaini.

“1 poin yang membuat kami diuntungkan,” imbuh Carrick.

“Kami menganggapnya kalau kami dapat menangkan laga atas City dengan taktik menyerang balik dan kami memiliki sejumlah peluang. Namun dengan menyeluruh, saya anggap kalau kami tampil dengan oke terkecuali pada saat akhir pertandingan ketika terjadi insiden yang menghebohkan.”

“Bikin semua hal jadi makin tidak mudah ketika Anda perlu terus melangsungkan laga dengan sisa 10 pemain,” kata dia.