Tag Archives: Neymar

Ernesto Valverde Tidak Mau Membandingkan Dua Pemain Ini…

Hadirnya Ousmane Dembele untuk menyumpal cela di baris depan FC Barcelona selepas hengkangnya Neymar. Akan tetapi, arsitek Ernesto Valverde tak tidak ingin menyama-nyamakan ke-2 pesepak bola tersebut.

Usai kepindahan Nermar menuju skuat PSG atas biaya transfer yang mencapai  222.000.000 euro, Barcelona kala itu langsung bergerak cepak untuk mencarikan sosok pengganti Neymar. Barca mengincar Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele, yang mereka nilai memiliki kualitas untuk menjadi sosok gacoan anyar di baris serang.

Setelah melewati tahap perundingan yang cukup alot dengan Borussia akhirannya FC Barcelona sukses menghadirkan Dembele. Demi bisa menghadirkam pemain sayap berusia 20 tahun tersebut menuju Camp Nou, Barca bakal membayarnya dengan tebusan sebesar 105 juta euro atau setara dengan 1,6 triliun rupiah kepada Borussia Dortmund.

Biaya transfer Dembele dapat meningkat sampai dengan menembus angka 147.000.000 euro atau setara dengan 2,3 triliun rupiah bila semua syarat termasuk bonus-bonus telah terpenuhi. Jumlah ini sangatlah besar untuk seorang pesepak bola yang baru 2tahun lalu menjalani karier pertamanya sebagai pemain profesional.

“Itu sangat hebat. Kita ada pada masa dimana nilai transfer meningkat, namun dirinya merupakan pesepak bola yang amat berkualitas,” ujar Valverde.

Disamping itu Valverde juga tidak mau berkomentar banyak ketika ditanya terkait perbedaan Dembele dengan Neymar. baginya, Neymar sekarang bagian dari masa lalu.

“Perbedaannya mencolok. Dembele bersama dengan kami, sedangkan Neymar sebaliknya. Jadi, kenapa membandingkan mereka ber-2? Salah satu dari mereka tidak bersama dengan kami, mak hal tersebut tidak relevan,” ujar Valverde.

“Ketika besama dengan kami Neymar amat luar biasa, namun dirinya tidak lagi berada di sini. Maka, dirinya tidak ada gunanya bagi kami, kan?” ucapnya.

Wenger Anggap Transfer Neymar Tak Masuk Akal

Neymar

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menduga ada tujuan terselubung dalam prekrutan Neymar oleh Paris Saint-Germain. Wenger menduga perekrutan Neymar ini sedikit berbau politis. Ia menilai transfer pemain tim nasional Brasil itu tidak masuk akal.

PSG sudah diambang pintu untuk mendatangkan Neymar dari Barcelona. Klub raksasa Ligue 1 itu telah menebus klausul pelepasannya yang ada di angka 222 juta euro atau setara dengan Rp 3,5 triliun.

Banyak penilaian bahwa transfer Neymar ke PSG didasari keinginan dari sang pemilik, Nasser Al-Khelaifi, meningkatkan eksistensi negara asalnya, Qatar. Merekrut pemain termahal dunia dinilai bisa meningkatkan martabat negara teluk tersebut.

Transfer Neymar ke PSG sendiri sudah coba dicegah melalui aturan Financial Fair Play namun pada akhirnya juga tidak membuahkan hasil. Wenger menilai hal itu memang tidak berarti.

“Menurut saya, transfer Neymar adalah konsekuensi kepemilikan klub yang sudah mengubah total tatanan sepakbola dalam 15 tahun terakhir. Saat sebuah negara memiliki klub, semuanya bisa saja terjadi,” ungkap Arsene Wenger seperti dilansir Independent.

“Financial Fair Play tidak akan terlalu banyak berpengaruh sebab ada banyak jalan lain untuk suatu negara mendapatkan pemain yang bisa merepresentasikan negara itu sendiri,” kata Arsene Wenger menambahkan.

Menurut Wenger, kasus transfer Neymar sudah berada di luar logika. Manajer berkebangsaan Prancis ini juga menilai sepakbola bukanlah tempat untuk berinvestasi.

“Angka-angka sebesar ini melibatkan harga diri, dan minat publik, dan anda jadi tidak bisa lagi berpikir dengan akal sehat. Anda tidak bisa membenarkan investasi, itu tidak biasa untuk permainan ini,” kata Wenger melanjutkan.

“Itulah mengapa saya selalu mendukung sepakbola untuk tetap hidup dengan sumber dayanya sendiri. Terlepas dari itu, kita tidak lagi berada di periode yang berpikir ‘kalau saya menaruh investasi di sini, saya akan mendapatkan hasilnya’. Kita sudah lebih dari itu,” tutup Arsene Wenger.

Musim Paling Oke Neymar Bersama Barcelona

Neymar sangat merasa puas dengan penampilan yang ia perlihatkan di Barcelona pada musim ini. Pemain penyerang yang berasal dari Brasil tersebut malah katakan kalau musim ini merupakan sebuah musim yang paling oke ia rasakan selama dirinya bermain untuk Barca.

Neymar berhasil catatkan hat-trick saat Barca menangkan laga atas Las Palmas dengan skor 4-1 lewat laga lanjutan La Liga yang berlangsung pada hari Minggu (14/5/2017). Hasil positif itu pertahankan kesempatan untuk Blaugrana menyudahi musim ini menjadi juara liga.

Untuk seorang Neymar pribadi, 3 cetak angka itu bikin catatan angkanya di musim ini bertambah jadi 19 gol lewat 43 pertandingan di tiap ajang. Daripada di beberapa musim sebelumnya, angka yang dicetak oleh Neymar merosot. Ia sebelumnya catatkan 39 angka di musim 2014/2015 dan 31 gol di musim 2015/2016.

Namun, kontribusi yang telah Neymar berikan pada Barca tidak hanya cetak angka saja. Ia pun rajin catatkan assist. Jumlah assist yang ia catatkan pada musim ini sampai dengan 20 buah.

“Ini merupakan sebuah musim yang amat luar biasa untuk saya,” ucap Neymar.

“Saya malah memikirkan kalau saya punya sebuah musim yang paling oke saya sedari berada di tempat ini. Saya tidak tahu apakah saya sudah pada tingkatan yang baru, tidak menjadi hal yang mudah untuk mengetahui itu saat Anda ada di lapangan,” kata dia.

“Saya terus ada tanggung jawab yang serupa sedari hadir di tempat ini sampai sekarang ini. Peran yang saya tampilkan tetap sama. Saya terus ambil tanggung jawab pada tim dan semua pemain mengetahui apa peran mereka masing-masing,” imbuh pemain sepakbola yang berumur 25 tahun tersebut.

Neymar direkrut Barca dari Santos pada tahun 2013 kemarin dan sampai sekarang ini sudah ciptakan 104 cetak angka lewat 184 laga bersama timnya tersebut.

Tepuk Tangan Neymar Bisa Bikin Absen di El Clasico

Neymar bisa saja absen pada laga El Clasico 2 pekan berikutnya sebab tepuk tangan yang ia lakukan setelah diberi kartu merah pada pertandingan melawan Malaga.

Neymar dikeluarkan dari lapangan setelah dapatkan karu kuning kedua sebab melakukan pelanggaran pada Sandro Ramirez saat duel, pada hari Minggu (9/4/2017) dinihari WIB lalu. Barca yang berada dalam keadaan tertinggal dengan skor 0-1 pada waktu itu akhirnya tunduk dengan skor 0-2 melawan Malaga.

Ketika bakal masuk ke lorong pemain, Neymar terlihat kamera bertepuk tangan ke ofisial keempat. Ini dapat menjadi sebuah gambaran rasa kesal Neymar setelah kartu kuning pada babak pertama sebab dinilai mengundur waktu ketika tengah mengikat tali sepatunya.

Tetapi aksi tepuk tangan yang Neymar lakukan tersebut dapat menjadi fatal sebab wasit Jesus Gil Manzano menulisnya dalam laporan laga. Sebab seperti yang telah lewat sebelumnya, aksi yang sama akan menjadi tambahan skorsing.

“Pemain yang bernama Neymar Da Silva Santos Jr tengah diberi dikartumerah, saat ia akan masuk ke lorong pemain, menepuk tangan (secara sarkastik) pada ofisial keempat,” begitulah laporan pasca laga.

Neymar yang mestinya hanya tak bermain dalam 1 pertandingan bisa bertambah lama yaitu sampai 3 sampai 4 laga. Hal tersebut berarti pemain Brasil tersebut bakal absen pada pertandingan besar pada tanggal 23 April di Santiago Bernabeu berhadapan dengan Madrid.

Memang masih belum ada keputusan yang diumumkan secara resmi, namun lewat kasus yang sama dialami oleh temannya Luis Suarez di Copa del Rey bulan Februari kemarin, jadi Neymar nyaris bakal mendapat hal yang serupa.

Di pertandingan pertemuan kedua babak semifinal melawan Atletico Madrid tersebut, Suarez yang diberi kartu merah dinilai melakukan unsur kesengajaan dengan mengulur waktu ketika keluar dari lapangan. Gil Manzano yang pada waktu tersebut pun menjadi wasit melaporkan hal tersebut dan Suarez tidak dapat bermain di babak final sebab menjalani skorsing 2 pertandingan.

Tak ada sosok Neymar tentu saja bakal menjadi pukulan untuk Barca karena musim telah masuk pada periode penting dan klub Catalan tersebut masih berada di urutan 2 klasemen La Liga, jarak 3 poin dengan Madrid di urutan teratas yang tersisa 1 pertandingan lagi.