Tag Archives: Pep Guardiola

Donnarumma Diminati oleh City?

Terdengar kabar kalau Manchester City tengah mencari kiper anyar di bursa transfer musim panas ini. City dikatakan melirik seorang kiper yang bermain untuk AC Milan yaitu Gianluigi Donnarumma.

City sesungguhnya telah datangkan penjaga gawang anyar di musim panas kemarin, ialah Claudio Bravo. Namun, Bravo yang direkrut dari Barcelona nyatanya tidak bermain impresif dan pernah hanya berada di bench.

Sedangkan Willy Caballero kontraknya di akhir musim ini akan habis. Serta Joe Hart ada opsi besar bakal dijual pada klub lain usai waktu peminjaman dirinya pada Torino berakhir.

Hanya untuk punya seorang penjaga gawang yang hebat, City dikatakan ingin membawa Donnarumma ke Etihad Stadium. The Citizens bakal berupaya untuk manfaatkan keadaan Donnarumma dengan kontraknya bersama Milan.

Donnarumma hanya miliki sisa kontrak sampai 1 tahun bersama Milan. Penjaga gawang yang berumur 18 tahun tersebut sampai saat ini masih belum sepakat dengan perpanjangan kontrak Rossoneri.

Walau umut yang masih amat muda, Donnarumma bermain amat oke dan jadi penjaga gawang nomor satu di Milan 2 musim terakhir. Ia pun sudah masuk timnas Italia dan dikatakan menjadi penerus dari penjaga gawang Gianluigi Buffon.

Pep Guardiola akui kalau Donnarumma memang penjaga gawang yang luar biasa walau tidak dengan blak-blakkan katakan keinginan untuk mendatangkan dirinya.

“Donnarumma merupakan seorang penjaga gawang yang oke tentunya,” ucap Guardiola.

“Ia punya skill yang luar biasa untuk seorang pemain yang berumur 18 tahun,” imbuh dia.

Namun, City bukan klub satu-satunya yang inginkan Donnarumma. Rival satu kota mereka yaitu Manchester United, dikatakan memiliki hal yang sama. MU dikatakan bakal datangkan penjaga gawang yang baru jika David de Gea sungguh hijrah ke Real Madrid.

Guardiola Tak Ingin Komentari Lini Belakang MU

Manchester United bermain dengan defensif di pertandingan derby Manchester dan pada akhirnya dapat tahan Manchester City. Namun, Pep Guardiola tak ingin memberi komentar pada strategi yang MU pilih itu.

Keunggulan City lewat pertandingan yang berlangsung pada hari Jumat (28/4/2017) dinihari WIB, di Etihad Stadium, nampak sekali di selama laga berlangsung. Tim tuan rumah berhasil unggul lewat kontrol bola sampai dengan 69 persen dan menahan MU, kebalikannya MU hanya 1 kali melakukan serangan balik.

City ciptakan 19 upaya untuk cetak angka dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan MU hanya bikin 3 upaya membobol gawang dan 1 diantaranya mengarah ke gawang.

Walau begitu, City tak berhasil menemukan jalan keluar sepanjang 2×45 menit. The Citizens pun perlu terima hasil imbang dengan skor 0-0.

Guardiola menghormati keputusan yang diambil oleh MU untuk tampil betahan di Etihad. Sang manajer City tersebut pun mengatakan kalau timnya telah berupaya dengan seoptimal mungkin untuk raih hasil oke.

“Selama karier saya, saya telah bertemu dengan banyak cara yang bermacam-macam. Saya bakal hormati cara lawan saya bermain. Kami telah lakukan semuanya untuk raih hasil oke dan pada malam ini hal tersebut masih kurang,” ucap Guardiola seperti dilansir pada situs resmi City.

“Saya cukup percaya dengan United yang hadir ke tempat ini untuk raih hasil oke dari laga ini sebab saya tidak pernah berhadapan dengan lawan yang tak ingin hasil ini,” imbuh dia.

“Kami berupaya untuk kuasai bola dan melakukan serangan seperti yang telah kami perbuat di selama musim berlangsung. Pada hari ini jauh makin berat sebab kami menghadapi tim yang tidak pernah kalah di 23 laga. Hal tersebut tidak akan mudah, namun kami telah berusaha,” kata sang manajer yang berasal dari Spanyol itu.

Lewat hasil seri ini, City terus berada di urutan 4 klasemen Premier League dengan mengumpulkan 65 poin. Mereka berhasil unggul 1 poin atas MU yang berada di bawah mereka.

“Hasil yang lebih oke lagi tentu berupa hasil positif di laga. Kami miliki 5 pertandingan tersisa, 3 di markas dan 2 tandang. Kami perlu lanjutkan perjalanan kami,” imbuh Guardiola.

Guardiola Optimis Gabriel Jesus Kembali sebelum Musim Berakhir

Sang manajer Manchester City Pep Guardiola sebut Gabriel Jesus dapat kembali seperti semula dengan cepat dan kembali tampil sebelum musim 2016/2017 selesai.

Gabriel Jesus telah tidak bermain sedari pertandingan melawan Bournemouth pada bulan Februari kemarin sebab tengah mendapat cedera patah metartasal. Cedera tersebut pada awalnya bikin Gabriel Jesus dikatakan bakal menepi sampai dengan musim berakhir.

Tentunya ini menjadi sebuah pukulan telak bagi City karena pemain yang berasal dari Brasil tersebut sedang bermain apik lewat 3 angka sumbangan lewat 4 performa bersama City. Ia bahkan hingga sisihkan Sergio Aguero ke bench.

Tetapi, berita yang menyenangkan diraih City pada awal pekan ini saat Gabriel Jesus telah melakukan latihan ringan pada hari Senin lalu atau cuma 7 pekan usai melangsungkan operasi.

Gabriel Jesus juga sedang melangsungkan proses latihan yang terbilang berat pada pusat kebugaran City untuk kembalikan keadaan fisiknya. Ini semua supaya pemain sepakbola yang berusia 20 tahun tersebut dapat kembali tampil sebelum akhiri musim.

Bekas pemain Palmeiras tersebut rencananya bakal tampil pada babak final Piala FA kalau City sukses tundukkan Arsenal pada babak semifinal.

“Untuk kali pertama yang lalu, ia melakukan latihan di lapangan dan semua berlangsung,” ucap Guardiola.

“Saya tak mengetahui dengan pasti sampai berapa pekan lagi yang diperlukan supaya ia dapat tampil kembali namun saya merasa dirinya telah masuk pada tahap akhir dalam perjalanan menuju comeback, maka kita saksikan saja nanti. Mudah-mudahan saja ia dapat menolong kami di beberapa pertandingan akhir pada musim ini,” lanjut dia.

Guardiola Sebut Tak Mudah Menyusul Chelsea

Pep Guardiola mengatakan kalau semuanya masih dapat berlangsung pada pengejaran titel Premier League. Namun ia pun akui bahwa untuk menyusul Chelsea merupakan sebuah hal yang tidaklah mudah.

Chelsea tetap berada di urutan teratas klasemen dengan mengumpulkan 69 poin lewat 29 laga. Namun The Blues belum lama ini tersandung usai tunduk dengan skor 1-2 melawan Crystal Palace yang bertempat di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu.

Tetapi Manchester City malah tak berhasil optimalkan kesempatan itu untuk memotong selisih poin. City cuma tampil seri dengan skor 2-2 berhadapan dengan Arsenal pada hari Minggu (2/4/2017) malam WIB di Emirates Stadium.

Hal tersebut merupakan hasil seri ketiga dengan berturut-turut yang diraih oleh City pada 3 pertandingan di ajang Premier League terakhir. Sergio Aguero dan para rekannya. Sekarang merosot di urutan 4 dengan mengumpulkan 58 poin dari 29 pertandingan, berselisih 11 poin dari Chelsea.

City bakal raih peluang untuk mendekat dengan Chelsea saat melangsungkan laga pada hari Rabu (5/4/2017) yang akan datang di Stamford Bridge. Namun Guardiola tidak percaya kalau timnya dapat menyusul Chelsea di akhir nanti.

“Kami berharap bisa menang, namun kami tak dapat bermain sempurna. Masih ada banyak laga, 9 laga lagi, namun saat ini bukanlah hal yang mudah untuk berada di depan,” ucap Guardiola.

“Kemarin Chelsea tunduk, dan kami tak dapat raih hasil positif.  Untuk Arsenal tidak berubah. Ini merupakan pertandingan tiap pertandingan.”

“Semuanya dapat terwujud. Kami mengetahui dengan apa yang perlu kami perbuat saat berhadapan dengan Chelsea (pada hari Rabu). Kami kembali ke Manchester untuk siapkan diri kami dan selanjutnya balik lagi ke London,” imbuh dia.