Tag Archives: Piala FA

Chelsea Siap Kalahkan Arsenal Di Final Piala FA

Chelsea

Chelsea akan berhadapan dengan Arsenal di babak final Piala FA, akhir pekan ini. Bek sayap Chelsea Victor Moses mengatakan, timnya sama sekali tidak merasakan tekanan berarti untuk menyabet gelar juara.

Pertandingan itu akan diselenggarakan di Stadion Wembley, Sabtu (27 Mei 2017) malam WIB mendatang. Kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan dengan mengusung misi yang berbeda.

The Blues punya kesempatan untuk menyempurnakan musimnya dengan raihan double gelar setelah berhasil memenangkan Premier League. Sementara itu, Arsenal termotivasi untuk mencari obat kekecewaan setelah dipastikan absen di kompetisi Liga Champions musim depan untuk pertama kalinya dalam kurun waktu yang lama.

Di Premier League 2016/2017, Chelsea dan Arsenal sama-sama meraih satu kemenangan. The Gunners lebih dulu menghantam tim asuhan Antonio Conte itu dengan skor 3 – 0 di Emirates Stadium, sebelum The Blues membalas dengan kemenangan 3-1 di Stamford Bridge.

Moses ingin agar rekan-rekan setimnya memastikan supaya Arsenal tidak dapat membalaskan dendam mereka. “Kami masih belum bisa lupa dengan kekalahan kami di kandang mereka. Kami sangat sedih setelah pertandingan itu namun setelah itu kami bermain melawan mereka di Stamford Bridge dan menang 3-1” ungkap dia di ESPN.

“Tentu saja mereka ingin balas dendam setelah kekalahan terakhir mereka. Tapi kami akan menjalankan taktik kami sendiri dan mencoba untuk memastikan kemenangan dan membawa pulang trofi.”

“Pertandingan itu akan sangat berat untuk kami. Arsenal adalah tim yang sangat bagus dengan para pemain bagus yang bisa memenagkan pertandingan. Namun kami hanya harus fokus dengan permainan kami sendiri saat ini, bekerja keras dalam latihan dan mudah-mudahan kami bisa menyelesikan pekerjaan ini dengan baik,” lanjut Moses.

“Kami tidak merasakan tekanan. Kalau manajer berkata bahwa Arsenal adalah tim favoritnya, aku tidak tahu tapi kami punya banyak pemain bagus dan kami sangat yakin kami mampu memenangkan kami banyak pertandingan.”

Arsene Wenger: Masa Depanku Akan Ditentukan Setelah Piala FA

arsene wenger

Arsene Wenger ingin berfokus penuh untuk mengantarkan Arsenal menjuarai Piala FA. Usai menuntaskan misi itu, ia baru akan membahaskan tentang masa depannya bersama klub.

Wenger belakangan ini gencar dispekulasikan terkait masa depannya di Emirates Stadium, hal ini dikarenakan belum adanya kepastian mengenai kontrak baru untuk si manajer. Di sisi lain, kontrak Wenger akan habis di musim panas nanti.

Arsenal bisa dibilang menyampingkan dulu persoalan kontrak baru Wenger, sebab banyak kritikan yang berbeda dari supporternya, sebagian penggemar meminta agar Wenger secepatnya mundur namun ada pula orang-orang yang menginginkannya menetap.

Di samping itu, Arsenal pun masih harus menuntaskan 2 misi krusial di periode akhir musim ini, detailnya yakni misi untuk finis 4 besar serta misi untuk memuncaki Piala FA 2016/2017.

Akhir minggu ini Arsenal bakal menghadapi ujian berat dengan menyambut Everton di pertandingan pamungkas Premier League, laga krusial yang berpotensi menentukan finis The Gunners di akhir klasemen Premier League.

Dengan menduduki peringkat 5 dan mencatatkan 72 poin, kini Arsenal masih terpaut 1 poin dari Liverpoool di peringkat 4 serta 3 poin dari Manchester di peringkat 3 klasemen.

“Ya memang benar kalau ini pertandingan Premier League terakhir di musim ini,” ungkap Arsene Wenger saat ditanyakan soal duel melawan Everton yang akan menjadi pamungkas di liga.

“Yang menjadi prioritas yakni menang dan bukan apa yang akan terjadi usai itu,” lanjutny, yang dilansir dari salah satu media.

Mengenai spekulasi masa depannya, Arsene Wenger baru mau membahaskannya bersama klub setelah melakoni partai krusial di final Piala FA kontra Chelsea, tepatnya di 27 Mei nanti. Ini pun bakal menjadi kans terakhir Arsenal untuk menutup musim dengan titel juara.

“Masa depanku baru akan dibahaskan bersama pihak klub usai melakoni partai final Piala FA,” tandasnya.

Neville Sebut Arsenal Dapat Sukseskan Musim Jika Menangkan Piala FA

Arsenal dalam keadaan yang sulit dengan berada di luar urutan 5 besar di Premier League pada musim ini. Namun The Gunners dapat cukup dimaafkan jika mereka dapat menangkan titel Piala FA.

Hasil negatif dengan skor 0-2 melawan Tottenham Hotspur pada hari Minggu (30/4/2017) malam WIB, di White Hart Lane, bikin Arsenal terancam dengan berada di luar urutan 5  besar. Sekarnag ini mereka berada di urutan 6 dengan mengumpulkan 60 poin lewat 33 laga.

Arsenal berjarak 5 poin dengan Manchester United yang berada di urutan 5. Mereka berselisih 6 poin dengan Manchester City yang berada di urutan 4 yang menjadi batas dari zona kompetisi Liga Champions.

Sedangkan sedari dipimpin oleh Arsene Wenger pada tahun 1996/1997, Arsenal masih belum pernah berada di luar 4 besar. Catatan tersebut amat bisa berganti pada musim ini.

Lewat hasil laga yang kurang oke pada musim ini, Arsenal terutama Wenger telah menerima ancaman besar dari para pendukung. Wenger dianggap telah tidak pantas lagi memimpin tim dan diminta untuk tidak diperbarui kontraknya yang bakal berakhir pada akhir musim ini.

Bekas pemain bek timnas Inggris Gary Neville menganggap kalau musim Arsenal dapat dikatakan oke kalau saja mereka bisa raih titel Piala FA. Mereka bakal berhadapan dengan Chelsea di babak puncak pada akhir bulan ini.

“Jika mereka berhasil menangkan Piala FA pada musim ini, mungkinkah pada musim ini ditatap menjadi musim yang berhasil? Bisa saja saya bakal bilang iya,” imbuh Neville.

“Para orang bakal miliki pendapat kalau penampilan liga mereka telah menjadi yang paling buruk sepanjang 15 atau 20 tahun. Namun memang mungkin ada yang merosot sesekali itu dapat dimaklumi,” kata dia.

Wasit Sempat Bermasalah dengan Wenger Memimpin Final Piala FA

Anthony Taylor dipilih untuk menjadi wasit di babak final Piala FA. Pada awal tahun ini, Taylor sempat alami masalah dengan salah seorang manajer finalis yaitu Arsene Wenger.

Insiden yang terjadi pada tanggal 22 Januari kemarin saat Arsenal menangkan laga atas Burnley dengan skor 2-1 yang bertempat di Emirates Stadium. Waktu itu sang wasit John Moss yang memimpin laga berikan tendangan penalti pada Burnley yang pernah bikin skor jadi seri 1-1.

Pilihan yang telah di ambil Moss tersebut kemudian bikin Wenger naik pitam dan keluarkan protes keras pada Taylor yang waktu itu menjadi ofisial keempat.

Wenger kemudian dikeluarkan dari lapangan oleh Moss dan terlihat oleh kamera tengah mendorong Taylor. Hasilnya, Wenger usai dijatuhi hukuman dilarang menemani tim dalam 4 laga dan denda sebesar 25 ribu poundsterling.

Selang 4 bulan, Taylor kemudian bertugas untuk pimpin babak final Piala FA di tanggal 28 Mei yang akan datang di Wembley yang mempertontonkan laga antara Chelsea melawan Arsenal.

Misi berat untuk Taylor tentu saja teringat dengan rivalitas antara kedua klub dan juga ia pernah terjadi sebuah kejadian dengan Wenger pada musim ini. Hal ini tentu saja bakal tambah membuat duel tim satu kota tersebut makin panas.

Bagi Taylor ini adalah kali pertama dia mewasiti final Piala FA. Dia akan ditemani dua asisten Gary Beswick dan Marc Perry, dengan Bobby Madley memegang jabatan ofisial keempat.

“Saya telah lama membayangkan hal ini dalam 20 tahun di mana saya dapat bertugas sebagai wasit di babak final Piala FA,” ucap Taylor.

“Hal tersebut merupakan titik puncak dari karier domestik Anda,” lanjut pria yang berumur 38 tahun yang telah jadi wasit Premier League dalam 7 tahun tersebut.

Toure Bersiap Jadikan Derby Manchester Pelampiasan

Tak berhasil di ajang Piala FA bikin Yaya Toure merasa sangat kecewa. Hanya satu cara yang dipercaya oleh Toure untuk dapat singkirkan rasa kecewanya tersebut ialah dengan menangkan laga derby Manchester.

Manchester City kehilangan kesempatan semata wayang untuk menangkan trofi setelah tergusur dari ajang Piala FA. Laju City dibuyarkan oleh Arsenal pada babak semifinal yang berlangsung akhir pekan kemarin di Stadion Wembley.

Pada pertandingan itu, City pernah unggul lebih awal dengan angka yang dicetak oleh Sergio Aguero sebelum akhrinya dibalas lewat Nacho Monreal. Perlu melangsungkan laga sampai tambahan waktu, City pada akhirnya tunduk dengan skor 1-2 usai Alexis Sanchez ciptakan angka untuk Arsenal.

Dengan begitu, City perlu akhiri musim ini tanpa meraih 1 pun titel juara. Untuk sang manajer, Pep Guardiola, ini merupakan pertama kalinya ia tidak menangkan trofi dalam semusim.

Namun City tidak dapat terlalu lama bersedih dengan hasil negatif itu. Di tengah pekan ini, mereka telah dinanti oleh laga derby berhadapan dengan Manchester United pada hari Kamis (27/4/2017) di Etihad Stadium.

Toure percaya pada pertandingan itu adalah sebuah peluang yah pas untuk dijadikan pelampiasan rasa kecewanya usai tergusur pada ajang Piala FA. Tidak hanya itu, laga berhadapan dengan MU pun jadi hal yang penting pada perebutan tiket lolos ke ajang Liga Champions.

“Saya hanya merasa kecewa saat ini namun kami miliki sejumlah hari untuk menyembuhkan diri untuk menatap hari Kamis. Kalau kami berhasil menang, kami bakal lupakannya, namun kalau kami kalah ini bakal jadi terasa makin tidak mudah,” ucap Toure.

“Saat ini City telah dapat lolos ke ajang Liga Champions sedari 7 tahun. Tentunya pada hari Kamis menjadi hari yang amat krusial,” imbuh dia tegaskan.

City sekarang ini berada di urutan 4 klasemen dengan mengumpulkan 64 poin lewat 32 laga. Sedangkan itu, MU berada dekat dengan cuma selisih 1 poin di bawah City.

Guardiola Sebut City Bakal Semakin Hebat

Usai tergusur di babak semifinal Piala FA, Manchester City sudah pasti tak akan raih titel pada musim ini. Josep Guardiola optimis kalau City bakal bisa memperlihatkan kekuatan mereka di musim 2017-2018.

City tunduk di hadapan Arsenal usai tunduk dengan skor akhir 1-2 pada laga yang berlangsung hingga waktu tambahan yang berlangsung pada hari Minggu (23/4/2017) malam WIB, di Stadion Wembley.Josep Guardiola

Pada babak pertama, kedua tim tampil dengan skor seri tanpa cetak angka. Jalan keluar pada akhirnya ditemukan setelah Sergio Aguero cetak angka pembuka pada menit 62. Cuma selang kurang dari 10 menit, The Gunners seimbangkan permainan dengan angka yang diciptakan Nacho Monreal.

Skor imbang 1-1 berlangsung hingga waktu normal sampai harus disambung ke babak perpanjangan waktu. Alexis Sanchez hadir menjadi pahlawan Arsenal setelah ciptakan angka penentu hasil positif pada menit 101.

Ketidak berhasilan ini di susul dengan City yang gagal di ajang lainnya. Di Premier League, City telah mustahil untuk susul perolehan poin yang Chelsea miliki di urutan teratas klasemen. Di ajang Piala Liga, City tergusur di babak keempat dan babak 16 besar ajang Liga Champions.

“Kami bermain seperti apa yang kami harapkan untuk melangkah ke babak final. Kami sungguh telah keluarkan semuanya. Saya ucapkan selamat kepada Arsenal. Kami bakal berbenah di musim berikutnya ” imbuh manajer City tersebut.

“Kami berselisih di tempat ini, kami bikin lebih banyak kesempatan namun penuntasannya seperti yang berlangsung selama musim,” ucap Pep.

“Kami semua memang merasa sedih, namun esok kami perlu bangun untuk akhiri laga yang masih kami miliki. Kami hanya perlu berselisih untuk beberapa laga tersebut. Musim berikutnya, kami bakal semakin kokoh,” kata Guardiola.

City sekarang harus selamatkan musimnya dengan berada di urutan 4 besar. Masih ada 6 pertandingan sisa, di awali dengan Derby Manchester (27/4), kemudian Middlesbrough (30/4), Crystal Palace (6/5), Leicester City (13/5), West Bromwich (17/5), dan selesai di kandang Watford (21/5).

Pochettino Sebut Chelsea Diunggulkan Namun Spurs Tengah Oke

Mauricio Pochettino mengatakan kalau Chelsea lebih menjadi favorit dibandingkan Tottenham Hotspur dalam laga semifinal Piala FA. Namun Pochettino masih mencari kesempatan untuk memberi sebuah kejutan.

Chelsea dan Spurs bakal melangsungkan laga di babak semifinal Piala FA yang berlangsung pada hari Sabtu (22/4/2017), di Stadion Wembley. Laga ini melanjutkan rivalitas antara keduanya yang juga tengah berselisih sengit di ajang Premier League.

Melangkah ke pertandingan yang akan berlangsung di Wembley, Chelsea tengah berada di bawah tekanan Spurs tentang berselisih di liga. The Blues yang masih ada di urutan teratas klasemen, sekarang hanya berselisih 4 angka dari sang rival.

Karena Chelsea pernah tunduk ketika berhadapan dengan Crystal Palace dan Manchester United. Sedangkan Spurs selalu lanjutkan langkah mereka dengan raih 7 kali hasil oke secara berturut-turut di liga.

Pochettino bilang kalau Chelsea memang tetap menjadi unggulan lewat pertandingan yang akan berlangsung nanti. Namun, dia pun tekankan bahwa langkah The Lilywhites pun tengah dalam langkah oke.

“Kalau ada satu tim yang di unggulkan, hal tersebut lebih kepada Chelsea karena mereka tengah berada di urutan teratas klasemen Premier League dan lewat pengalaman yang dimiliki oleh para pemain yang mereka miliki, dan juga seorang pelatih,” ucap Pochettino.

“Kami membicarakan tentang tim yang bisa saja di 5 tahun terakhir telah menangkan ajang di Eropa, Piala Dunia, pelatih yang raih liga bersama dengan Juventus di Italia,”

“Mereka merupakan sebuah tim yang lebih banyak miliki pengalaman dibandingkan kami. Namun, kami tengah berada pada momen yang oke, sementara menjadi tim yang haus. Berselisih dengan para tim seperti mereka merupakan sebuah hal yang penting untuk Tottenham,” kata dia.

Tentang catatan titel di Piala FA, Chelsea yang miliki 7 titel masih kalah dengan Spurs yang telah 8 kali jadi juara. Tetapi titel terakhir Chelsea diraih pada tahun 2011/2012, sedangkan Spurs kali terakhir menjadi juara pada tahun 1990/1991.