Tag Archives: Sassuolo

Diminati Banyak klub, Sassuolo Takkan Bisa Menahan Berardi Lagi

domenico berardi

 

Striker Sassuolo, Domenico Berardi, belum memastikan klub mana yang akan dia bela musim depan. Dia harus memilih salah satu di antara klub yang meminatinya: AS Roma, Inter Milan, serta klub luar Italia.

Berardi sudah membukukan total 59 gol dari 159 pertandingan di sepanjang kariernya bersama Sassuolo sedari 2012, ketika itu timnya masih bertkompetisi di Serie B. Berkat performanya itu, Berardi pun gencar dirumorkan akan hengkang lantaran ada banyak klub besar yang meminatinya.

Namun Sassuolo senantiasa menepiskan rumor itu dan menegaskan takkan melepaskan si pemain. Walaupun begitu, tampaknya di bursa transfer kali ini mereka akan kehilangan Berardi menyusul hasratnya untuk mencari rintangan baru di klub yang lebih besar.

Lebih lagii manajer inti Sassuolo, Eusebio Di Francesco, baru saja hengkang dari klub itu dan kemudian melatih di Roma. Tentu saja kans Berardi untuk hengkang pun kian terbuka.

Sejumlah klub layaknya Inter dan Roma dikabarkan yang paling serius meminati Berardi sejauh ini, dan ada pula penawaran lainnya untuk tampil di luar Italia. Bahkan, klub besar layaknya Arsenal dan Chelsea dikabarkan mengincarnya.

“Pastinya ada banyak peluang Berardi untuk pergi. Roma dengan Inter yang paling sering dikait-kaitkan, hari ini kami memperoleh penawaran krusial untuknya dari klub luar Italia,” ungkap Petinggi Sassuolo, Giovanni Carnevali, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami tak mau melepaskannya begitu saja, namun kami sadar bahwa ada banyak penawaran – dan mengenai hasrat si pemain – maka pastinya akan sangat sulit membuatnya bertahan,” lanjutnya.

“Kami mesti melakukan beberapa evaluasi bersama si pemain sendiri lebih dulu,” katanya mengakhiri.

AS Roma sendiri ingin memproyeksikan Domenico Berardi sebagai pengganti Mohamed Salah, apabila benar-benar direkrut oleh Liverpool nantinya.

AS Roma Angkat Eusebio Di Francesco Jadi Pelatih Baru

 

AS Roma sudah menemukan pelatih baru untuk tim utamanya. Mulai sekarang I Lupi akan dibesut oleh Eusebio Di Francesco hingga 2 musim ke depan.

Roma mengumumkan info pelatih barunya lewat situs resmi klub di Selasa (13/6/2017) kemarin. Di Francesco dipercaya untuk menggantikan Luciano Spalleti, yang angkat kaki di akhir musim lalu dan kini membesut Inter Milan.

“AS Roma dengan senang hati mengkonfirmasi dipilihnya Eusebio Di Francesco sebagai manajer utama yang baru. Di Francesco, 47 tahun, sudah meneken kontrak perdana dengan periode 2 musim dengan Giallorossi yang akan berlangsung sampai musim panas 2019 nanti,” bunyi pernyataan Roma.

Di Francesco sendiri merupakan eks pemain Roma di era 1997-2001. Dia juga ambil bagian dalam tim utama Roma yang menjuarai Liga Italia Serie A di tahun 2001. Menghabiskan 4 musim di Roma, ia mencatatkan total 129 penampilan dan menciptakan 16 gol.

“Saya amat gembira bisa datang lagi ke Roma, untuk melatih klub yang amat berarti bagi saya. Saya amat berterima kasih dengan Presiden (James) Pallotta serta seluruh petinggi untuk semua ini,” kata Di Francesco.

“Saya akan mendedikasikan semuanya dan memastikan tim ini meraih torehan yang seharusnya,” imbuhnya.

Dalam karier Di Francesco sebelumnya, ia sempat dipercaya untuk melatih Virtus Lanciano Pescara, dan Lecce. Akan tetapi, namanya kian terkenal usai menjadi pelaih Sassuolo.

Bahkan, Di Franscesco mampu membawa Sassuolo memuncaki Serie B di musim 2012/2013 dan kemudian dipromosikan di Serie A. Sebenarnya ia sempat diberhentikan Sassuolo di Januari 2014, namun akhirnya dipilih lagi beberapa bulan berselang.

Di musim 2015/2016, Di Francesco mampu mengantarkan Sassuolo finis di peringkat ke-6 klasemen akhir Serie A. Torehan itu pun memastikan mereka lolos ke Liga Europa untuk klub itu. Itu merupakan yang pertama kali untuk Sassuolo bisa tembus ke turnamen Eropa.

‘Keadaan Amat Buruk Bagi Inter’

Inter Milan masih belum belum terbebas dari masa yang buruk. Hasil negatif saat berhadapan dengan Sassuolo menambah panjang catatan kalah dari Nerazzurri jadi 8 laga berturut-turut.

Lewat laga perdana usai di pecatnya Stefano Pioli, Inter ditundukkan Sassuolo di giornata 36 Serie A. Melangsungkan laga pada hari Minggu (14/5/2017) di Giuseppe Meazza, Inter mau tak mau harus akui keunggulan tim tamunya tersebut dengan skor akhir 1-2.

Ini menjadi arti kalau Inter telah melangsungkan 8 laga terakhir di ajang Serie A tanpa dapatkan hasil positif (2 hasil seri, 6 kali tunduk). Seperti yang sudah dilansir oleh Opta, catatan itu sama dengan langkah buruk yang dialami paling panjang Inter di Serie A yang berlangsung di  tahun 1982.

“Keadaan yang sekarang ini amat negatif dan hal tersebut terjadi di atas lapangan, di mana saat itu kami diberi hukuman untuk kecerobohan sekecil apapun,” ucap caretaker Inter Stefano Vecchi.

“Kami bikin banyak kesempatan pada hari ini dan miliki kontrol bola yang cenderung lebih besar, namun membuat sebuah kesalahan pada babak pertama dan mungkin saja lebih beruntung.”

“Kami tak dapat melanjutkan berada pada keadaan ini. Satu-satunya hal oke ialah tim berusaha untuk melakukan tekanan hingga akhir, para pemain berikan semuanya dan saat ini telah sirnah,” kata dia.

Beberapa hasil tersebut bikin Inter turun ke urutan 8 dengan mengumpulkan 56 poin lewat 36 laga.