Dani Alves Ingin Main Di Liga Inggris

Dani Alves Ingin Main Di Liga Inggris

  Bek Juventus, Dani Alves, membuka pintu untuk berkiprah di Premier Leauge. Alves sendiri mengakui kalau dirinya sempat diincar oleh banyak klub Inggris. Masa kerja Alves di Juventus sejatinya akan berakhiir di More »

Kontrak Ranieri Bersama Nantes Bisa Batal Karena Persoalan Usia

Kontrak Ranieri Bersama Nantes Bisa Batal Karena Persoalan Usia

Claudio Ranieri sebenarnya akan ditunjuk sebagai manajer untuk sebuah klub Ligue 1, Nantes mulai musim depan. Akan tetapi karena faktor usia Ranieri bisa saja membatalkan rencana tersebut. Ada apa? Setelah dipecat Leicester More »

Biaya Transfer Yang Mahal Tak Jadi Beban Buat John Stones

Biaya Transfer Yang Mahal Tak Jadi Beban Buat John Stones

  Bek Manchester City, John Stones, direkrut dengan biaya transfer yang sangat mahal. Walaupun begitu, Stones mengakui kalau status transfernya itu tak menjadi beban untuknya. Pesepakbola asal Inggris itu awalnya pindah dari More »

Bonucci Tanggapi Rumor Transfer Dengan Chelsea

Bonucci Tanggapi Rumor Transfer Dengan Chelsea

  Bek Juventus, Leonardo Bonucci, dirumorkan akan hengkang ke Chelsea dalam bursa transfer musim panas kali ini. Terkait rumor transfer ini, Bonucci sendiri malah membantahnya. Dalam beberapa kesempatan di bursa transfer sebelumnya, More »

Mario Balotelli Dikabarkan Akan Pindah ke Borussia Dortmund

Mario Balotelli Dikabarkan Akan Pindah ke Borussia Dortmund

  Mario Balotelli dikabarkan akan hengkang ke Borussia Dortmund di bursa transfer kali ini. Agen si pemain Mino Raiola menyatakan hal itu, tapi sejumlah media menduga kalau pernyataan itu tidaklah serius. Balotelli More »

 

AC Milan Takkan Berlama-Lama Mengatasi Persoalan Donnarumma

gianluigi Donnarumma

AC Milan akhir-akhir ini tengah sibuk mengurus persoalannya dengan Gianluigi Donnarumma. Pihak klub mengklaim bahwa sejauh ini belum ada perkembangan terbaru terkait masa depan kiper asal Italia itu.

Donnarumma sebelumnya diketahui menolak pembaruan kontrak dari Milan meskipun kontraknya di San Siro akan segera habis di bulan Juni 2018 mendatang.

Dengan situasi seperti itu, wajar saja ada banyak klub yang mulai mengincarnya di bursa transfer tahun ini. Sebut saja Real Madrid dengan Manchester United, yang dikabarkan paling serius mendekati si pemain.

CEO Milan, Marco Fassone, saat ditanyakan bagaiaman perkembangan masa depan Donnarumma. Mereka mengklaim kalau persoalan si pemain sejauh ini belum jelas dan masih harus menunggu.

“Dengan bursa transfer yang masih berlangsung, ada sejumlah hal yang masih mesti Anda nantikan hasilnya,” ucap Fassone kepada salah satu media.

“Kami mau secepatnya memberikan skuat yang superior buat (manajer Vincenzo) Montella. Hal itu sedikit telat, namun jendela transfer sekarang inni masih belum resmi terbuka, masih ada waktu untuk menambal apa yang masih kosong.”

“Buat Donnarumma, tidak ada perkembangan terbaru. Kami masih menantikan kelanjutkannya, namun takkan
memakan periode waktu yang lama, untuk sejumlah persoalan.”

“Kami akan bekerja hingga 3 Juli (pelatihan pramusim) dengan kepastian yang lebih baik,” lanjutnya.

Arturo Vidal Optimis Dengan Kualitas Chile

 

Penampilan timnas Chile cukup mengesankan belakangan ini. Arturo Vidal pun optimis dengan peluang timnya menjuarai Piala Konfederasi dan menjadi kandidat kuat juara di Piala Dunia 2018.

La Roja selalu menjadi salah satu tim underdog di beberapa tahun lalu. Namun, sedari ditaklukkan Brasil dalam putaran 16 besar di Piala Dunia 2014, Chile memperlihatkan peningkatan yang signifikan.

Buktinya saja, Chile menegaskan diri lewat kesuksesannya menjuarai Copa America 2015 dan kemudian mampu mempertahankan mempertahankan gelar juara di Copa America Centenario 2016. Alhasil, sekarang ini tim arahan Juan Antonio Pizzi itu berhak menempati posisi ke-4 dalam daftar FIFA, tepatnya di bawah Brasil (1), Argentina (2), serta Jerman (3).

Arturo Vidal sendiri merupakan salah satu kunci sukses Chile dalam beberapa tahun ini. Disebabkan itulah, gelandang yang bermain untuk Bayern Munich itu yakin kalau Chile punya masa depan yang cemerlang.

“Sekarang ini kami sudah memuncaki 2 turnamen yang terbilang bergengsi dalam Amerika Selatan. Aku tak tahu apakah ini periode terbaik di dalam karierku namun aku berharap kami terus memperlihatkan peningkatan,” kata Vidal seperti yang dilansir dari salah satu media.

Arturo Vidal juga menilai kalau Chile mempunyai semua modal untuk terus menang, dan dia berharap bisa ikut berandil dalam periode kesuksesan tim nantinya.

“Aku berharap bisa bermain dengan timnas untuk beberapa tahun lagi namun saat ini kami sudah mampu menggapai banyak hal. Aku yakin bahwa kami bisa menjuarai kompetisi ini, kemudian bersaing dalam Piala Dunia dan mempertahankan Copa America lagi.”

“Kami memiliki pemain-pemain yang tangguh dan sosok peracik taktik yang cemerlang. Kami memiliki semuanya yang kami perlukan untuk terus memenangi laga. Aku pun berharap bisa begitu dengan bermain selama bertahun-tahun lagi, paling tidak hingga aku berusia 40 tahun!” katanya mengakhiri.

FIFA Akan Selidiki Soal Transfer Pogba Dari Juventus Ke Man United

paul pogba

 

FIFA memastikan akan menyelidiki secara menyeluruh terkait pembelian Paul Pogba dari Juventus ke Manchester United di bursa transfer musim panas tahun lalu. Kubu MU telah dipastikan tidak bersalah, sedangkan Juve kemungkinan akan menerima sanksi.

Juventus awalnya merekrut Pogba tanpa biaya sepeser pun mengingat kontrak si pemain bersama Man Utd berakhir di 2012 silam. Namun, ketika pihak ‘Setan Merah’ ingin membawa pulagn lagi pemain asal Prancis itu ke Old Traffrod di 4 tahun kemduain, biaya transfernya justru sebesar 89,3 juta pounds.

Namun seperti yang dilaporkan, Juve sejatinya tidak menerima semua uang dari hasil penjualan itu. Sebaliknya agen Pogba, Mino Raiola, dilaporkan menerima bagian sekitar 41 juta pounds ataupun nyaris dari setengah penjualan tersebut.

Disebabkan dugaan inilah, pihak FIFA pun mulai menyelidiki lebih lanjut. Terdapat dakwaan kalau Juventus dengan Raiola melanggar regulasi yang sudah ditetapkan FIFA terkait hak pemilikan si pemain oleh pihak ketiga. Sedari April 2015 lalu, FIFA sudah menetapkan sebuah regulasi yang melarang hak kepemilikan pemain dari pihak ketiga.

“Kami dapat mengklaim kalau proses kedisplinan terhadap Juventus FC sudah dimulai. Kami tidak dapat menangapi hal ini lebih lanjut karena prosesnya masih terus berlangsung,” ucap juru bicara FIFA seperti yang dilansir dari salah satu media.

Tak hanya itu, juru bicara FIFA itu pun mengklaim kalau pihak Man United tidak terlibat dalam proses kedisplinan ini.

Apabila nantinya mereka terbukti bersalah dan melanggar regulasi, Juventus kemungkinan akan mendapat sanksi dari FIFA. Bahkna, sanksi serius seperti larangan untuk melakukan transfer pun mengancam Juve terkait masalah ini.

Tiga Tahun Dilatih Enrique, Ini Kata Luis Suarez

Luis Suarez

Tiga tahun dilatih oleh Luis Enrique di Barcelona, Luis Suarez mengaku mendapatkan banyak pelajaran. Kali ini Suarez ingin bercerita mengenai pelajaran apa saja yang sudah dia dapatkan selama bermain di bawah komando Enrique.

Enrique saat ini sudah resmi meninggalkan kursi pelatih Barca. Datang ke Camp Nou sebagai manajer di musim panas 2014 silam, Enrique kemudian memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang habis di akhir musim 2016/2017.

Selama tiga tahun bermain di bawah asuhan Enrique, Suarez mengaku memperoleh banyak pelajaran. Satu hal yang paling penting menurut penyerang tim nasional Uruguay itu adalah Enrique merubah karakternya menjadi lebih kalem di atas lapangan.

“Dia selalu menasehati saya untuk tidak membuang-buang energi dengan berdebat dengan ofisial karena itu akan berpengaruh dengan kerja tim. Dan menyadari agar menekan dan membantu rekan-rekan satu tim itu menguntungkan saya,” ujar Luis Suarez seperti yang dilansir dari Sport.

“Luis Enrique memberi saya banyak pelajaran, walaupun masalahnya sebenarnya bukan itu. Tentu saja dalam urusan sepakbola, dia juga berpikir ke depan jadi dia tahu apa saja yang harus saya lakukan untuk menguntungkan tim,” lanjut Luis Suarez.

“Ada beberapa situasi ketika saya kehilangan bola, Luis Enrique banyak menasehati saya untuk mengatasi persoalan itu. Saya dulunya adalah pemain yang kehilangan bola kemudian menyerah, menunggu serangan berikutnya, namun dia banyak mengajari saya bagaimana menekan setelah kehilangan bola.”

Tiga tahun kepemimpinan Luis Enrique di Barca bisa dibilang sukses bersar. Enrique mengantarkan Barca memenangkan banyak gelar bergengsi, termasuk treble winner pada 2014/2015. Namun, walaupun menjuarai Copa del Rey di musim terakhirnya, Enrique gagal mengantarkan Lionel Messi dan kawan-kawan mempertahankan titel La Liga.

Belum diketahui klub mana yang akan dituju oleh Luis Enrique selanjutnya. Namun manajer berkebangsaan Catalan ini mengatakan dia ingin bersitirahat sejenak karena melatih klub sebesar Barca diakuinya sangat menguras tenaga dan pikirannya. Selalu kunjungi website kami, karena akan ada banyak review untuk kamu yang menyukai taruhan bola online agar prediksi kamu tepat.

Inter Milan Diyakini Akan Kembali Merekrut Pemain-Pemain Top

 

Bekas Chairman Inter Milan, Massimo Moratti, yakin kalau Suning Group memiliki sumber dana yang besar untuk membeli pemain-pemain top ke Giuseppe Meazza.

Moratti dulunya sempat memecahkan rekor transfer dunia ketika merekrut Ronaldo dari Barcelona di tahun 1997. Dalam periode itu, Inter bersedia mengocek kantong sebesar 19,5 juta pounds untuk membawa pulang pesepakbola asal Brasil itu.

Disebabkan itulah, dia pun mendukung pemilik baru Inter Milan, Suning Group, untuk memperlihatkan kalau mereka pun mampu melakukan bisnis serupa dengan Nerazzurri.

Moratti juga yakin sekarang atau nantinya, Suning pasti akan merekrut pemain kelas dunia ke Inter.

“Apakah saya berharap Suning mendekati sosok pemain bintang layaknya Ronaldo? Cepat atau lambat, mungkin,” kata Moratti seperti yang dilansir dari salah satu medi.

“Disaat ada sosok pemain dengan mental juara yang hebat datang, mereka memberikan semangat dan motivasi, namun saat ini (klub) harus menemukan pemain yang memiliki rasa profesional, kewajiban untuk mendedikasikan yang terbaik buat tim.”

“Lebih lagi, tak gampang untuk menemukan pemain sehebat Ronaldo.”

Musim 2016/2017 sendiri merupakan musim pertama Inter di bawah kepemilikan Suning. Disaat itu, Joao Mario yang didatangkan dari Sporting Cp dengan biaya transfer sekitar 35 juta euro menjadi transfer paling mahal untuk Inter.

Namun, Inter tetap saja gagal berival di deretan atas Sserie A ataupun tingkat Eropa. Situasi di dalam tim pun tak begitu bagus mengingat mmereka sempat 2 kali mengganti manajer.

“Suning memiliki sumber daya ekonomi yang amat besar, namun mereka pastinya membutuhkan pengalaman lebih banyak. Musim lalu berlansung amat mengecewakan dan mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran,” ujar Moratti.

Menjelang musim baru 2017/2018, Inter Milan sejauh ini masih belum merekrut pemain baru di bursa transfer. Ada rumor yang mengabarkan kalau pihak Suning Group sudah menyiapkan dana sebesar 110 juta euro dalam bursa transfer tahun ini.

Ronaldo Baru Akan Dijual Jika Ada Yang Berani Membayar 1 Miliar Euro

Cristiano Ronaldo

Penyerang andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo menjadi sorotan utama di bursa transfer musim panas tahun 2017. Real Madrid baru akan melepas Ronaldo jika ada tim yang bersedia mengeluarkan dana besar, yakni sebesar Rp 14 triliun.

Ronaldo saat ini sedang diduga melakukan penggelapan pajak penghasilan sepanjang berkarier di La Liga. Hal itu yang memicu pemain asal Portugal itu untuk hengkang dari ibukota Spanyol itu. Ronaldo semakin berniat hengkang karena merasa klubnya tidak melakukan pembelaan yang layak untuknya.

Bahkan, pemain berusia 32 tahun ini dikabarkan sudah mengucapkan salam perpisahan kepada sang kapten, Sergio Ramos. Selain itu, sang agen Jorge Mendes juga sudah mengetahui soal niat kliennya itu.

Manchester United yang pernah dia perkuat dulu disebut-sebut menjadi salah satu klub yang akan dia tuju. Ada juga klub Liga Super China dan Paris Saint-Germain yang dirumorkan menjadi peminat dari mantan penyerang Sporting Lisbon itu.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menegaskan bahwa dirinya tidak punya keinginan sedikitpuun untuk menjual striker yang bisa mencetak lebih dari 40 gol dalam satu musim itu. Perez menyebut angka satu miliar euro atau setara Rp 14 triliun sebagai harga yang setara untuk Ronaldo.

“Saya belum bertemu dan bicara langsung dengan dia. Namun saya akan berbicara dengannya beberapa hari ke depan. Tapi, dia mempunyai klausul lepas satu miliar euro. Kecuali ada klub yang berani membayar sebesar itu, dia tidak akan pergi,” kata Perez di Soccerway.

“Ini semua tidak masuk akal. Saya akan selalu mendukung dia sebagai pemain dan sebagai manusia. Saya tahu Cristiano Ronaldo dan dia merupakan pribadi yang baik, sebagai profesional dan pribadi. Apa yang orang tidak bisa lakukan adalah berbicara bahwa dia seperti dia pribadi yang buruk. Itu mengganggu saya dan sangat menyakitkan,” imbuhnya.

 

Ferguson: Lawan Tim Besar Di Masa Pramusim Akan Untungkan MU

Sir Alex Ferguson

Manchester United akan menghadapi pramusim berisi laga-laga melawan tim-tim raksasa Eropa di musim panas ini. Mantan manajer United, Sir Alex Ferguson yakin jika itu justru akan menjadi hal yang positif untuk The Red Devils.

MU akan terbang ke Amerika Serikat untuk tampil di laga pramusim di musim panas ini. Mereka akan menjalani ujicoba menghadapi dua tim lokal, Los Angeles Galaxy dan Real Salt Lake, sebelum kemudian berlaga di International Champions Cup (ICC).

Dalam turnamen tersebut, tim asuhan Jose Mourinho tersebut akan berhadapan dengan Manchester City, Real Madrid, dan Barcelona. Setelah itu MU masih punya jadwal laga persahabatan dengan Valerenga dan Sampdoria di bulan Agustus.

Sir Alex Ferguson menganggap jika pertandingan-pertandingan itu, terutama melawan Manchester City, Real Madrid, dan Barcelona bisa menjadi persiapan bagus menghadapi lawan-lawan besar di laga sesungguhnya. Para pemain yang belum banyak pengalaman di partai besar bisa setidaknya mencicipi atmosfernya di pramusim ini.

“Hal positif tentang Manchester United adalah Anda harus menghadapi tantangan untuk menang melawan yang terbaik. Harapan pada mereka selalu ada dan laga-laga yang akan kami hadapi di turnamen International Champions Cup itu semuanya besar,” ungkap Sir Alex Ferguson seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Tantangan-tantangan seperti ini akan sangat bagus untuk para pemain yang lebih muda, untuk datang ke kompetisi seperti ini dalam hal persiapan untuk benar-benar menjadi seorang pemain Manchester United. Semakin berat tantangan yang mereka dapatkan, semakin siap pula mental mereka saat berhadapan dengan tim-tim itu di kompetisi sesungguhnya.”

“Persiapan untuk bermain dalam pertandingan-pertandingan sebesar itu bisa dimulai di turnamen-turnamen pramusim seperti International Champions Cup, yang mana akan terasa sangat spesial untuk mereka,” sambung Sir Alex Ferguson.

Laga kompetitif pertama Manchester United di musim depan adalah bertanding melawan Real Madrid di Piala Super Eropa pada 9 Agustus 2017. Mereka lantas memulai perjalanan di Premier League dengan melawan West Ham United tiga hari berikutnya.

AC Milan Diklaim Sudah Mengancam Gianluigi Donnarumma

 

Keputusan Gianluigi Donnarummma menolak pembaruan kontrak di AC Milan membuat situasi klub semakin buruk. Agen si pemain pun mulai membuka suara bahwa pihak klub telah mengancam kliennya.

Sejumlah media Italia sempat mendatangi kediaman Mino Raiola, selaku agen Donnarumma, tepatnya di Minggu (18/6/2017) waktu setempat. Raiola memberitahukan alasan kenapa kliennya itu menolak kontrak baru dari Milan beberapa waktu lalu.

Raiola juga menyangkal kalau Donnarumma menolak perpanjangan kontrak itu hanya karena uang semata. Dia malah mengklaim kalau kliennya itu sudah siap meneken kontrak baru di Milan.

“Situasinya jadi begitu panas dan tidak bersahabat, alhasil tidak ada solusi lain untuk mengatasi masalah ini. Kami membuat keputusan yang sejatinnya tidak mau kami lakukan awalnya,” ucap Raiola seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Ini tak ada hubungannya dengan masalah uang. Namun kami diancam, kelaurga si pemain diancam, dari ancaman takkna dimainkan lagi hingga mengancam akan membunuhnya. Anda takkan bisa mempertahankan seorang pemain dengan mengancamnya.

“Saat ini ada konsekuensi ia akan menepi selama semusim. Namun kualitasnya membuat hal itu tidak mungkin, bahkan bisa dibialgn ini seperti bullying.

“Kami malah tak pernah membicarakan tentang uang maupun klausul rilis lantaran kami tidak diperbolehkan untuk sampai sejauh itu, maupun memikirkan apa yang terbaik buat Gigio. Dia sudah siap memperpanjang kontrak awalnya, tidak ada keraguan dalam benaknya. Namun, mereka memaksa kami buat melupakan negosiasi karena lingkungan yang ada di sekitarnya.

“Saya bertanggung jawab dalam hal ini. Mereka sudah memaksa kami. Milan akan kehilangan Donnarumma. Dia (Donnarumma) mengatakan ke saya, ‘Terus terang saja, Mino, saya merasa tidak bisa melanjutkan negosiasi disaat orang-orang ini mencemooh dan mengancam saya serta keluarga saya’.

“Misalnya, ada spanduk di depan markas klub. Sebuah klub semestinya melindungi pemain-pemainnya lalu melepaskan spanduk tersebut. Sebuah klub semestinya menyuport pemain dan menyuport kariernya, bukan malah balik mengancamnya dengan tidak memainkannya sisa kontrak” ucap Raiola.

Harga Mahal Tak Akan Bebani Pikiran Pickford

Jordan Pickford

Jordan PickfordJordan Pickford ditebus oleh Everton dari Sunderland dengan biaya yang cukup mahal. Tapi persoalan harga transfer yang sebesar itu sama sekali tidak dianggap oleh Pickford sebagai sebuah beban.

Pickford merupakan pemain kedua yang direkrut oleh Everton pada bursa transfer musim panas ini setelah didatangkan dari Sunderland dengan banderol 25 juta poundsterling, yang mana bisa bertambah jadi 30 juta poundsterling, jika sang pemain memenuhi klausul performa.

Ini membuat Pickford berstatus sebagai kiper termahal kedua di Premier League setelah Ederson Moraes yang direkrut oleh Manchester City juga di bursa musim panas ini. Harga Pickford ini kemudian membuat publik terkejut mengingat dia adalah salah satu pemain yang gagal menyelamatkan Sunderland dari degradasi musim lau.

Namun, dari sisi penampilan, Pickford memang memukau publik melalui sejumlah penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang. Walaupun kebobolan sebanyak 69 gol di sepanjang musim lalu, Pickford melakukan 135 penyelamatan, paling banyak di antara kiper-kiper Premier League lainnya.

Hal ini bakal jadi Pickford bersaing ketat dengan Maarten Stekelenburg dan Joel Robles yang musim lalu bergantian mengawal gawang The Toffees. Penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut tidak merasa harga mahal akan menjadi beban untuknya di kemudian hari.

“Saya rasa persoalan transfer itu hanyalah sekadar angka-angka. Saya menyelesaikan transfer itu dengan cepat agar saya bisa konsentrasi ke Euro,” ujar Jordan Pickford seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Sudah tugas saya sebagai penjaga gawang untuk sebisa mungkin menjaga agar gawang tidak kebobolan dan itu sudah sering saya lakukan. Saya pun kerap mencatatkan clean sheet. Harga transfer hanyalah angka, sama sekali tidak membuat saya terbeban.”

Untuk sekarang ini Pickford sedang fokus bersama tim nasional Inggris U-21 yang sedang tampil di ajang Euro U-21 yang diselenggarakan di Polandia. Dan dia merasa sangat bahagia karena transfernya itu bisa selesai sebelum turnamen dimulai.