Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Insiden yang menjerat dua pesepakbola timnas Rusia, yakni Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev akhirnya menjadikan keduanya mendapat sanksi tegas setelah peristiwa perkelahian dengan petinggi pemerintah di sebuah kafe di Moskow, Rusia. Petinggi More »

Review Judi Online Winning Seven

Review Judi Online Winning Seven

Sebuah hal yang menarik untuk bisa kita baca dan kunjungi dalam setiap mereview Situs Judi Online. Bahkan dari sekian banyak situs judi online lokal pun sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Swiss memastikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang internasional ke-11 yang diikuti oleh tim kuda hitam Eropa tersebut. Sebagai catatan, Swiss pertama kali berlaga di Piala Dunia adalah pada tahun 1934. Piala Dunia More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia, Brasil kembali menunjukan dominasinya sebagai tim langganan yang tak pernah gagal tampil di ajang empat tahunan terbesar dunia tersebut. Adapun Brasil masih tetap memegang rekor sebagai More »

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Piala Dunia 2018 kali ini akan sangat asing bagi banyak orang ketika mendengar nama Serbia sebagai salah satu 32 perserta yang akan berlaga di Rusia 2018 bulan Juni mendatang. Namun siapa sangka, jika More »

 

Valencia Ikut Berburu Tanda Tangan Darmian

Berita terbaru seputar Taruhan Bola Terbaik hari ini, Aura baik dari sosok Matteo Darmian terus berkembang ke berbagai klub besar Eropa termasuk Valencia yang baru ini mengklaim siap memberikan penawaran kepada Manchester United agar mau melepas pemain berdarah Italia tersebut.

Dengan kepastian ini, Velancia dipastikan akan bersaing dengan beberapa klub besar Eropa macam AC Milan, Juventus, Inter Milan dan Bayern Munchen. Jika melihat perjalanan Darmian di musim ini, maka banyak yang menspekulasikan bahwa sang pemain akan segera mengakhiri karirnya di Premier League Inggris.

Hal ini tak lepas dari situasi Darmian yang tak kunjung mendapatkan kepercayaan dari Jose Mourinho di skuat utama Setan Merah. Meskipun mampu bermain baik di dua posisi bek sayap kanan dan kiri, Darmian justru bukan pilihan utama di keduanya.

Terbukti dalam rujukan di kedua sisi, maka di posisi bek kanan dia kalah dengan Antonio Valencia, sementara di kiri Ashley Young dan Daley Blind bergantian menempatinya. Dan apa yang sedang terjadi inilah yang coba dimanfaatkan oleh Valencia untuk masuk ke dalam ruang Darmian.

Kesempatan itu sangat terbuka karena bursa transfer musim dingin bulan Januari 2018 akan segera dibuka dan Valencia tak akan sendirian karena mereka akan menghadapi persaingan dari AS Roma, Napoli dan juga Juventus yang siap memulangkan mantan pemain Torino itu kembali ke Serie A Italia.

Sudah Jor-joran, Montella Ingin Milan Raih Sukses Lebih

vincenzo montella

Lihat perjuangan Manajer AC Milan Vincenzo Montella di betdeal.com yang mengemban tanggung jawab besar dengan belanja jor-joran yang dilakukan oleh klub pada bursa transfer musim panas. Pasalnya ia memasang target prestasi lebih oke ketimbang musim sebelumnya.

Akan tetapi sang manajer harus berpikir realistis. Ia tak ingin langsung memburu scudetto walau telah memperkuat Il Diavolo Rosso dengan mengucurkan 210 juta euro.

Dalam pandangan Montella, scudetto bukan sebuah prestasi yang bisa secara instan didapat karena tim sudah mempunyai modal layak usai berbelanja dengan begitu ambisius. Lebih lanjut, sang manajer berniat maju selangkah demi selangkah lebih dulu untuk mengembalikan habitat Milan sebagai tim penghuni Liga Champions.

“Kesepakatan yang dibuat klub ialah kita tak boleh menyia-nyiakan semangat fans, apalagi mengecewakan semua harapan mereka. Kami harus jadi tim yang secepat mungkin mencapai target kami, lolos ke Liga Champions,” buka Montella.

“Andaikan kami kehilangan itu, sudah tentu itu menjadi tamparan sangat keras, baik dari faktor ekonomi maupun citra klub ini. Akan tetapi ada kompetisi berat di Italia dan ada beberapa tim, yang tak punya taktik transfer musim panas seperti kami, masih sedikit ada di depan kami pada sektor perencanaan.”

“Kami sudah mendapatkan pemain siap untuk maju dan mampu memberikan banyak dampak bagus, mereka pemain-pemain besar yang ada di tingkat kami serta persepakbolaan Italia. Maka dari itu saya rasa potensi ini ada di sana dan ini cuma tinggal persoalan waktu saja.”

“Kami punya sejumlah kepastian dan pemain yang bisa berkembang lebih baik lagi sepanjang waktu. Maka saya rasa kami bisa lebih bagus lagi ke depannya,” pungkas legenda AS Roma tersebut.

Morata Tinggalkan Madrid (Lagi)

Alvaro Morata

Untuk kedua kalinya, Alvaro Morata akan hengkang dari Real Madrid. Jika suatu saat nanti ada kesempatan kembali ke Los Blancos, apakah Morata akan mengambilnya?

Morata saat ini tengah menyelesaikan proses kepindahannya ke Chelsea. Penyerang tim nasional Spanyol itu direkrut The Blues untuk menggantikan posisi Diego Costa yang namanya sudah dicoret pelatih Chelsea, Antonio Conte.

Menurut kabar yang berkembang di media-media, Chelsea dan Real Madrid telah mencapai kesepakatan harga untuk striker berusia 24 tahun itu, yang diyakini mencapai 80 juta euro (setara dengan Rp 1,2 triliun).

Ini akan menjadi kedua kalinya Alvaro Morata angkat kaki dari Santiagi Bernabeu. Pada tahun 2014 lalu, dia hengkang dari El Real untuk bergabung dengan Juventus. Dua tahun kemudian, Los Galactixos mengaktifkan klausul buyback dan membawanya pulang.

Walaupun tidak mendapatkan tempat di tim inti Real Madrid setelah dipulangkan dari Juventus, Morata mengaku tidak menyesal. Dia bahagia karena memenangkan empat gelar bersama Madrid di kompetisi musim lalu. Morata sendiri sebenarnya berstatus topskorer kedua tim setelah Cristiano Ronaldo.

Sebelum terbang dari Los Angeles ke London untuk menyelesaikan proses transfernya, Alvaro Morata sempat melayani wawancara dengan media. Salah satu pertanyaan yang dia jawab adalah mengenai kemungkinan kembali ke Real Madrid lagi suatu saat nanti.

“Kembali lagi ke Real Madrid? Sepertinya itu tidak akan terjadi. Saya menganggap hal itu sulit terjadi dan untuk sekarang itu bukanlah sesuatu yang harus saya pertimbangkan,” ujar Alvaro Morata dalam harian Marca.

Alvaro Morata juga mengomentari kemungkinan bertemunya Chelsea dan Real Madrid di Liga Champions musim depan.

“Saya harap saya bisa berhadapan dengan Real Madrid, itu akan berarti kami dan mereka sama-sama lolos ke babak berikutnya di Liga Champions. Tapi, saya tidak ingin memikirkan soal itu. Yang harus saya pikirkan sekarang adalah sampai ke London,” tutup Morata.

Prediksi skor terbaik Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi lengkap Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi skor terbaik antara Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018 mendatang akan menjadi bahasan panas kali ini. Laga Premier League 2018-2019 yang akan menyatukan dua tim besar saling bersaing mendapatkan hasil terbaik. Laga pekan ke-9 ini rencananya akan dilaksanakan di Emirates Stadium (London) pada pukul 02:00 WIB.

Selaku tim tuan rumah, The Gunners akan bermain dengan menjanjikan demi merayakan kemenangan di depan penggemar mereka. Posisi Arsenal saat ini bertengger di tempat ke-4 dengan hasil 18 poin dari 8 laga selama ini. sementara itu, tim lawan yakni Leicester kini berada di posisi ke-10 dengan hasil 12 poin. Siapakah yang akan mendapatkan kemenangan di laga ini?

Arsenal pastinya akan mendapat dukungan penuh dari suporternya di kandang mereka. Selain itu, hasil dari lima laga sebelumnya, tim ini sukses mencatatkan lima kemenangan. Hal tersebut menampilkan jika kualitas dari Arsenal bukanlah main-main.

Selama menjalani laga Premier League, Arsenal sudah mencatatkan prestasinya sebanyak 13 kali. Jelas jika kesempatan besar diyakini akan dimiliki oleh tim tuan rumah nantinya. The Gunners pastinya akan menurunkan pemain tangguhnya, seperti Abimeyang, Lacazette, Mesut Ozil, hingga Mkhitaryan. Mereka merupakan pemain yang sudah berpengalaman dan terbukti kualitasnya.

Di sisi lain, Leicester City hanya mendapatkan sekali kemenangan di Liga Primer ini. Kesempatan ini dapat mereka maksimalkan demi mencapai hasil baik di musim ini. Leicester bersama sang pelatihnya yakni Claude Puel akan berupaya mencatatkan kemenangannya walau harus berjuang keras menghadapi tim sekuat Arsenal.

Leicester harus kembali menata mental mereka setelah sebelumnya gagal kala melawan Everton dengan skor 1-2. Kini saatnya, Leicester kembali ke jalur kemenangan dengan skema dan skuad terbaik mereka. Nantinya, tim ini akan diperkuat pemain andalannya, seperti Maddison, Vardy, hingga Albrighton serta Ricardo Pereira.

Untuk memudahkan Anda dalam menebak prediksi skor terbaik, berikut data dan analisa terlengkap dari prediksi Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018 di bawah ini :

Prediksi Arsenal vs Leicester City 23 Oktober 2018

Prediksi Susunan Pemain

Arsenal : Leno, Holding, Papastathopoulos, Monreal, Lichtsteiner, Guendouzi, Elneny, Kolasinac, Smith Rowe, Welbeck, Iwobi.

Leicester : Schmeichel, Amartey, Morgan, Maguire, Chilwell, Mendy, Ndidi, Ricardo, Iheanacho, Maddison, Vardy.

Head to Head Arsenal vs Leicester

10 May 2018 ; Leicester 3 – 1 Arsenal

12 Aug 2017 ; Arsenal 4 – 3 Leicester

27 Apr 2017 ; Arsenal 1 – 0 Leicester

20 Aug 2016 ; Leicester 0 – 0 Arsenal

14 Feb 2016 ; Arsenal 2 – 1 Leicester

Lima Pertandingan Terakhir Arsenal

04 Oct 2018 ; Qarabag 0 – 3 Arsenal

29 Sep 2018 ; Arsenal 2 – 0 Watford

27 Sep 2018 ; Arsenal 3 – 1 Brentford

23 Sep 2018 ; Arsenal 2 – 0 Everton

21 Sep 2018 ; Arsenal 4 – 2 Vorskla

Lima Pertandingan Terakhir Leicester

29 Sep 2018 ; Newcastle 0 – 2 Leicester

26 Sep 2018 ; Wolverhampton 0 – 0 Leicester

22 Sep 2018 ; Leicester 3 – 1 Huddersfield

15 Sep 2018 ; Bournemouth 4 – 2 Leicester

01 Sep 2018 ; Leicester 1 – 2 Liverpool

Prediksi skor Arsenal vs Leicester 23 Oktober 2018 : 1 – 0

Hajar Pejabat Negara, Sanksi Berat Menanti Dua Pemain Timnas Rusia Ini

Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev dapat sanksi tegas

Insiden yang menjerat dua pesepakbola timnas Rusia, yakni Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev akhirnya menjadikan keduanya mendapat sanksi tegas setelah peristiwa perkelahian dengan petinggi pemerintah di sebuah kafe di Moskow, Rusia.

Petinggi yang disebut bernama Denis Pak yang saat ini bekerja di Kementerian Perdagangan, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tak menyenangkan tersebut. Akan tetapi, kedua pemain tersebut diduga sebelumnya mengkomsumsi minuman beralkohol sehingga melakukan tindakan kekerasan tersebut.

Istri Pavel Mamaev, Alana mamaev menuturkan rasa penyesalannya atas kelakuan yang melibatka sang suami. Dia mengatakan jika keduanya memang terpengaruh alkohol. Mewakili keluarga, alana pun memohon maaf pada semua pihak yang terlibat dalam perkelahian tersebut.

”Mereka berdua terpengaruh minuman beralkohol. Saya tidak sanggup lagi menjelaskan semuanya. Saya malu saat ini dan ingin meminta maaf pada semuanya,” ucap Alana.

Penyelidikan akhirnya dilakukan pihak Kementerian Dalam Negeri negara tersebut, jika terbukti bersalah maka mau tidak mau, kedua pemain tersebut akan terjerat sanksi lima tahun. Sementara itu, klub keduanya yakni Zenit Saint-Petersburg mengatakan belum dapat melakukan tindakan lain sebelum mendapat keterangan resmi dari kepolisian.

”Tentang masalah buruk yang terjadi di Moskow yang menjerat dua pemain kami, yakni Alexander Kokorin dan Pavel Mamaev, kami sangat tidak menduga hal tersebut. Mereka sudah melakukan masalah pada klub dan kini kami akan menanti hasil penyelidikan dan hukum yang akan berwenang. Sikap mereka memang sanagt mengejutkan,” tulis Zenit Saint-Petersburg dalam situs resminya.

Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev dihukum

Lebih lanjut, saat ini pihak klub akan mengadakan pertemuaan dan sanksi apa yang akan diberikan demi mendisiplinkan pemainnya. Kini, klub dan suporter merasa kecewa karena mereka adalah pemain andalan selama ini untuk skuad.

Menteri Olahraga Rusia, yakni Pavel Kolobkov jika hal ini sangat berdampak pada karir internasional mereka apabila dinyatakan bersalah dalam proses penyelidikan.

“Saya merasa jika atlet seperti mereka terlibat dalam situasi ini, baik Alexander Kokorin dan Pavel Mamaev akan mendapat sanksi sulit. Tindakan ini menggambarkan tak adanya sikap sportif yang biasanya harus dimiliki para atlet. Dengan kasus ini, akan banyak pihak yang tidak respek dengan tim nasional Rusia lagi,” ucap Kolobkov.

Kokorin saat ini sudah berumur 27 tahun dan sudah masuk timnas Rusia dengan tampil sebanyak 48 kali walau tidak bergabung di timnas di Piala Dunia 2018 karena cedera. Sementara itu, Mamaev sudah memasuki umur 30 tahun dan sudah berpengalaman bermain untuk timnas Rusia di 15 laga termasuk di EURO 2016 lalu.

 

Review Judi Online Winning Seven

Review Judi Online Winning Seven

Sebuah hal yang menarik untuk bisa kita baca dan kunjungi dalam setiap mereview Situs Judi Online. Bahkan dari sekian banyak situs judi online lokal pun sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang menjadikan tempat favorit bermain. Dan tentunya dalam hal satu ini, Anda harus benar-benar mereview dengan baik akan situs yang siap untuk Anda jadikan tempat bermain.

Satu hal yang paling menjadi perhatian serius adalah situs tersebut harus benar-benar terpercaya dan juga memiliki pelayanan yang sopan dalam melayani setiap member. Kali ini, kita akan mencoba mereview salah satu situs judi online baru bernama winningseven.com.

Sebagai situs judi online baru, winningseven berhasil menarik minat banyak member. Sejatinya winningseven sendiri tak berbeda dengan situs-situs judi online lainnya yang menghadirkan permainan-permainan judi biasa, seperti judi bola, casino, togel dan juga poker yang bisa menjadi alternatif dalam bermain.

Akan tetapi, saya menemukan beberapa perbedaan yang sangat mencolok antara situs judi online lain dengan winningseven. Perbedaan yang dimaksud disini adalah soal bonus dan kemudahan yang Anda dapatkan ketika terdaftar sebagai member baru.

Untuk bisa menjadi member, Anda memiliki banyak pilihan game yang bisa dimainkan dengan hanya menggunakan 1 ID bermain saja. Sebagai situs judi online baru, winningseven bisa dikatakan sebagai situs terpercaya dan profesional.

Ketika saya mendaftarkan diri dan sudah tercatat sebagai member baru, saya langsung mendapatkan rasa kenyamanan dan juga bonus menarik dalam setiap kali bermain. Bonus tersebut bisa dijadikan modal berharga sebelum melakukan permainan.

Dengan pelayanan 24 jam nonstop, saya bisa mendapatkan semua informasi terkait winningseven. Bisa saya artikan bahwa winningseven layak untuk dijadikan sebagai situs judi online favorit Anda.

Apa yang sudah saya informasikan ini, tidak sepenuhnya bisa langsung Anda percaya. Akan lebih baiknya lagi, Anda rasakan sendiri sensasinya dengan mendaftarkan diri Anda sebagai member baru. Selanjutnya, baru bisa Anda nilai sendiri, apakah review saya ini benar atau tidak?.

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Swiss

Swiss memastikan Piala Dunia 2018 sebagai ajang internasional ke-11 yang diikuti oleh tim kuda hitam Eropa tersebut. Sebagai catatan, Swiss pertama kali berlaga di Piala Dunia adalah pada tahun 1934.

Piala Dunia terakhir Swiss sendiri adalah Piala Dunia 2014. Adapun mereka pernah mendapat kehormatan sebagai Tuan Rumah Piala Dunia, dimana momen itu terjadi pada tahun 1954. Ketika itu, Jerman Barat keluar sebagai juara.

Pencapaian terbaik Swiss di ajang Piala Dunia adalah tiga kali menembus babak perempat final pada 1934, 1938 dan 1954. Dan di Piala Dunia 2014 lalu, perjalanan Swiss hanya sampai babak 16 besar. Ketika itu, Argentina muncul sebagai tim jegal perjalanan Swiss.

Kini semua telah berubah, Swiss berpenampilan baru dengan memastikan diri melangkah ke Piala Dunia 2018. Mereka masuk ke putaran Piala Dunia 2018 melalui babak play-off setelah menempati posisi runner up di grup B pada kualifikasi zona UEFA.

Kepastian Swiss terbang ke Rusia usai mengalahkan Irlandia Utara dengan agregat 1-0 di babak play-off. Granit Xhaka selaku pemain terbaik Swiss tahun 2017, muncul sebagai pemain kunci di tim asuhan Vladimir Petkovic.

Vladimir Petkovic sendiri adalah pelatih baru Swiss dengan sebutan ahli strategi, pembuktian sang pelatih terlihat dalam drama kemenangan atas Irlandia Utara di babak play-off sehingga Swiss bisa unjuk gigi pada bulan Juni mendatang.

Skuad Timnas Swiss di Piala Dunia 2018

Berikut Jadwal pertandingan Swiss di Piala Dunia 2018:

18/06/18 – 01:00 WIB – Brasil vs Swiss
23/06/18 – 01:00 WIB – Serbia vs Swiss
28/06/18 – 01:00 WIB – Swiss vs Kosta Rika

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia, Brasil kembali menunjukan dominasinya sebagai tim langganan yang tak pernah gagal tampil di ajang empat tahunan terbesar dunia tersebut. Adapun Brasil masih tetap memegang rekor sebagai pengoleksi terbanyak trophi Piala Dunia.

Dimana Brasil tercatat sebagai pemegang rekor lima gelar, setelah menjadi yang terbaik di edisi 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Tak hanya itu, Brasil juga masih sebagai tim pemegang rekor 70 kemenangan dalam 104 pertandingan, selisih gol 119, 227 poin dan 17 kekalahan.

Bisa dikatakan bahwa Brasil adalah raja. 2014 adalah sebuah pengalaman yang buruk bagi mereka, bertindak sebagai tuan rumah, Neymar dan kawan-kawan tak mampu melangkah jauh karena harus menyerah ditangan Jerman dengan skor telak 7-1.

Kini dengan suasana hati yang baru, Brasil terlihat percaya diri menatap Piala Dunia 2018. Brasil adalah tim pertama yang lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2018. Di kualifikasi zona CONMEBOL, Brasil hanya mampu meraih dua kemenangan.

Bersama pelatih baru bernama Tite, Brasil kemudian meraih tujuh kemenangan beruntun di kualifikasi CONMEBOL, termasuk 3-0 lawan Argentina, untuk memastikan diri lolos ke Rusia dengan empat laga tersisa.

Tak hanya soal pelatih, pemain bintang juga berperan dalam kebangkitan Brasil di ajang internasional. Neymar adalah salah satu sosok yang sukses membangkitkan kembali gairah kemenangan Brasil.

Meski masih belum bisa dipastikan bermain, namun Neymar diperkirakan bisa fit tepat waktu untuk putaran utama di Rusia sebagaimana proses cederanya akan dikejar super kilat. Adapun dibawah ini adalah Skuad Timnas Brasil garapan Tite untuk Piala Dunia 2018.

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Brasil

Penjaga gawang: Alisson, Ederson, Neto

Belakang: Dani Alves, Thiago Silva, Marcelo, Miranda, Marquinhos, Alex Sandro, Danilo

Tengah: Willian, Paulinho, Fernandinho, Philippe Coutinho, Casemiro, Fred, Anderson Talisca, Fred, Renato Augusto

Depan: Douglas Costa, Roberto Firmino, Gabriel Jesus, Neymar.

Berada di Grup E Piala Dunia 2018, Brasil akan satu grup dengan Swiss, Serbia, dan Kosta Rika. Dan Jadwal Lengkap Pertandingan Brasil sendiri bisa disimak dibawah ini:

18 Juni 2018 01:00 WIB Brasil vs Swiss (Rostov Arena)
22 Juni 2018 19:00 WIB Brasil vs Kosta Rika (Krestovsky Stadium)
28 Juni 2018 01:00 WIB Serbia vs Brasil (Otkritie Arena).

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Profil Timnas Piala Dunia 2018: Serbia

Piala Dunia 2018 kali ini akan sangat asing bagi banyak orang ketika mendengar nama Serbia sebagai salah satu 32 perserta yang akan berlaga di Rusia 2018 bulan Juni mendatang. Namun siapa sangka, jika Piala Dunia 2018 nanti bukanlah yang pertama bagi Serbia.

Catatan menjelaskan bahwa Serbia  telah ikut serta pargelaran empat tahunan tersebut sejak tahun 1930 silam dengan nama Yugoslavia. Dan benar adanya jika negara ini dikenal sebagai negara yang suka gonta ganti nama. Sebelumnya Serbia dikenal sebagai Yugoslavia, dan Serbia dan Montenegro.

Jika ditotal, pargelaran Piala Dunia kali ini adalah yang ke 11 kali. Untuk terakhir kali, Serbia ikut serta Piala Dunia pada tahun 2010. Namun sayang, zaman itu mereka tidak bisa berbuat banyak karena kalah dalam persaingan fase grup.

Kini musim telah berubah, Serbia berhasil mengembalikan nama besarnya dengan sukses lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Serbia dinyatakan lolos ke Piala Dunia 2018 setelah memuncaki klasemen grup A di babak kualifikasi.

Dengan dukungan pemain bintang macam Nemanja Matic, Serbia berhasil lolos dengan mengoleksi enam kemenangan, tiga seri, dan satu kekalahan dalam 10 penampilannya.

Raihan 21 poin, membuat Serbia berhasil mengungguli Republik Irlandia yang berada di peringkat dua dan tertinggal dua angka. Adapun Matic dan sosok pelatih Serbia, Mladen Krstajic mampu membuat wajah Serbia yang baru.

Skuad Timnas Serbia 2018

Berikut skuad Timnas Serbia rekrutan Mladen Krstajic untuk Piala Dunia 2018:

Penjaga Gawang: Marko Dmitrovic, Predrag Rajkovic, Vladimir Stojkovic.

Bek: Dusan Basta, Branislav Ivanovic, Aleksandar Kolarov, Nikola Maksimovic, Maija Nastasic, Ivan Obradovic, Antonio Rukavina, Vujadin Savic, Dusko Tosic, Milos Veljkovic.

Gelandang: Mijat Gacinovic, Marko Grujick, Filip Kostic, Nemanja Maksimovic, Nemanja Matic, Sergej Milinkovic-Savic, Luka Milivojevic, Dusan Tadic, Andrija Zivkovic.

Penyerang: Adam Ljajic, Aleksandar Mitrovic, Aleksandar Prijovic.

Tak hanya skuad pemain, averyhardwood juga menyajikan Jadwal Pertandingan Serbia di Piala Dunia 2018:

17/06/18 Kosta Rica vs Serbia
22/06/18 Serbia vs Swiss
27/06018 Serbia vs Brasil

Hotel dan Basecamp Grup E Piala Dunia 2018

Hotel dan Basecamp Grup E Piala Dunia 2018

Hotel dan Basecamp bisa dikatakan sangatlah penting sebagai pendukung kesuksesan peserta Piala Dunia. Dengan kata lain, peserta harus benar-benar serius dan teliti dalam menentukan kelayakan bagi skuadnya selama putaran pertandingan berlangsung.

Dalam memutuskan Hotel dan Basecamp terbaik, faktor yang harus menjadi pertimbangan adalah saat memilih fasilitas, lokasi, serta akses menuju ke tempat pertandingan. Kali ini, averyhardwood.com akan mencoba memberikan informasi perihal hotel dan basecamp pilihan dari Grup E Piala Dunia 2018.

Grup E sendiri diisi oleh Brasil, Kosta Rika, Swiss, dan Serbia. Meski berada dalam satu grup, namun mereka memilih hotel dan basecamp berbeda-beda. Berikut hotel dan basecamp Grup E Piala Dunia 2018.

Swiss

Hotel Swiss di Piala Dunia 2018

Tim kuda hitam Eropa, Swiss memilih lokasi bernama Togliatti Resort atau yang dikenal dengan nama Lada Resort merupakan properti bintang-4 yang bakal menyajikan pemandangan super indah berwujud Sungai Volga dan pegunungan.

Untuk fasilitas sendiri, Swiss memanfaatkan Lada Resort yang dilengkapi dengan kolam renang indoor, area piknik, jacuzzi, sauna, tak jauh untuk melakukan latihan di area pusat olahraga Togliatti Resort.

Kosta Rika

Hotel Kosta Rika di Piala Dunia 2018

Tim kejutan Kosta Rika memutuskan untuk memilih hotel jaringan terbesar di dunia, Hilton sebagai markas mereka selama Piala Dunia 2018. Hilton Saint Petersburg berlokasi di Saint Petersburg ExpoForum yang merupakan salah satu pusat pameran terbesar dunia.

Tak hanya besar dengan sejarah, Hilton Saint Petersburg juga dilengkapi dengan deretan fasilitas nomor satu di kelasnya, mulai dari kamar luas dan nyaman, executive lounge, pusat bisnis hingga restoran mewah.

Sedangkan dari segi persiapan skuad, Kosta Rika akan bisa mendapatkan kebugaran yang dilengkapi dengan gym modern, kolam renang air panas indoor, spa, sauna, steam room hingga whirlpool.

Tempat latihan Kosta Rika pun terbilang tidak jauh, memilih Olimpiyets Stadium, mereka akan sangat dekat untuk bertanding di partai sesungguhnya di Grup E.

Serbia

Hotel Serbia di Piala Dunia 2018

Serbia memutuskan mimilih tempat yang terbilang berbeda dari yang lain, dimana mereka akan berada di Royal Falke yang berlokasi di Laut Baltik dengan memamerkan keindahan taman.

Jika membedah hotel ini, maka sangat mirip dengan bangunan bergaya seperti istana periode Prussian. Maka sangatlah wajar jika hotel tersebut dikatakan klasik. Keunggulan hotel ini adalah pada kolam renang dan taman interior mereka yang bergaya Mediterrania.

Untuk tempat latihan, Serbia akan menggunakan Training site Baltiya selama putaran final Piala Dunia 2018 yang tak jauh dari lokasi hotel.

Brasil

Hotel Brasil di Piala Dunia 2018

Sebagai tim besar Piala Dunia, Brasil tentunya tidak ingin mendapatkan hotel dan basecamp yang biasa-biasa saja. Lantas mereka memutuskan untuk menempati Swissotel Resort Sochi Kamelia yang dilengkapi dengan kapasitas 203 kamar dan 20 di antaranya berupa kamar fasilitas khusus.

Tak hanya mewah, tetapi juga memiliki arsitektur yang menakjubkan. Terbukti lokasi tersebut memamerkan pemandangan indah berwujud Laut Hitam. Dimana sebagaian besar kamar memiliki balkon dan teras pribadi yang cukup luas.

Adapun fasilitas hotel tersebut tergolong superclass yang menyajikan fasilitas sangat lengkap, mulai dari kolam renang hangat luar ruangan, gym berfasilitas lengkap, ruang perawatan hingga sauna. Untuk tempat latihan, Neymar dan kawan-kawan akan menggunakan Yug-Sport Stadium yang tak jaraknya tak jauh dari Hotel Swissotel Resort Sochi Kamelia.

Tak puas dengan berita Hotel dan Basecamp Peserta Piala Dunia, berikut averyhardwood hadirkan pula berita lengkap Piala Dunia lainya dari http://www.tmcbears.com/peta-kekuatan-peserta-piala-dunia-2018-grup-a-h/.

Bola Piala Dunia Yang Kembali Jadi Bahan Kritik

Bola Piala Dunia Yang Kembali Jadi Bahan Kritik

Piala Dunia 2018 Rusia nampaknya akan menjadi pargelaran sepakbola terbesar dan berbeda dari sebelumnya, diketahui bahwa Piala Dunia kali ini akan banyak menampilkan teknologi baru. Salah satunya adalah bola yang akan dipakai pada semua pertandingan Rusia 2018.

FIFA sebagai pihak penanggung jawab pargelaran Piala Dunia pun sudah memperkenalkan bola yang akan digunakan, namun siapa sangka jika perkenalan itu harus berakhir dengan banyak kritik, dimulai dari pemain dan juga 32 pelatih negara peserta.

Bola yang bernama lengkap Adidas Telstar 18 ini akan hadir di Piala Dunia Rusia. Bola itu pun sudah dipakai dalam beberapa pertandingan uji coba internasional dan semua pertandingan itu tetap melahirkan banyak kritik. Adapun pemain yang mengkritik kinerja bola tersebut adalah kiper andalan timnas Spanyol, David De Gea.

De Gea mengaku jika aliran bola Telstar 18 sering kali berubah arah ketika ditendang dari jarak jauh atau pun dekat. Jika merujuk pada komentar sang kiper, maka akan sangat menyulitkan mereka dalam membaca arah datangnya bola. Lantas De Gea berasumsi jika semua kiper akan sangat sulit mengantisipasi arah bola tersebut.

Akan tetapi, tetap saja jika bola tersebut adalah sebuah tantangan bagi para kiper untuk bisa menyesuaikan. Hal inilah yang coba diangkat oleh pelatih Spanyol, Julen Lopetegui yang mempertegas De Gea untuk segera beradaptasi.

“Sudah menjadi keputusan bulat, bola itu akan dipakai di Piala Dunia 2018, dan semua orang protes soal itu. Tetapi kami harus menerimanya. Kami hanya perlu menyesuaikan diri dengan bola itu dan mencoba melihat sisi positifnya.” cetus Julen Lopetegui.

Yang membuat hal ini semakin menarik ketika terungkap bukan hanya De Gea yang mengkritik bola tersebut, diketahui kiper andalan Jerman, Marc-Andre ter Stegen yang secara cepat merespon dengan mengakui ingin secepat mungkin beradaptasi dengan Bola Piala Dunia 2018 Rusia.

Bola Piala Dunia Rusia

“Tak ada pilihan bagi semua kiper, ini sebuah tantangan dan kami harus bisa melewatinya. Kami hanya perlu menyesuaikan apa yang akan kami pelajari nanti.” demikian tambahan Ter Stegen.

Piala Dunia 2018 di Rusia sendiri baru akan digelar pada tanggal 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Rusia yang bertindak sebagai tuan rumah akan menjadi tim pembuka pertandingan Piala Dunia, mereka dijadwalkan akan bermain melawan Arab Saudi pada tanggal 14 Juni pada pukul 22:00 WIB.

FIFA Siap Perkenalkan Jam Tangan Pintar di Piala Dunia

FIFA Siap Perkenalkan Jam Tangan Pintar di Piala Dunia

Piala Dunia 2018 akan menjadi turnamen besar dan berbeda dari sebelumnya, berbagai macam teknologi terbaru akan hadir di sepanjang pertandingan digelar. Satu satu teknologi terbaru adalah sebuah jam tangan pintar yang akan digunakan oleh wasit pertandingan untuk membantu proses pengambilan keputusan.

Perusahaan jam tangan mewah asal Swiss, Hublot, bekerja sama dengan FIFA, merilis jam tangan pintar untuk Piala Dunia 2018 di Rusia. Fungsi jam tangan pintar itu sendiri akan langsung terkoneksi dengan Teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Ketika wasit memimpin pertandingan, maka jam tangan pintar itu akan membantu mereka dalam pengambilan keputusan cepat. Jam tangan pintar itu sendiri diberi nama ‘Big Bang Referee‘ yang secara khusus dibuat untuk pargelaran Piala Dunia Rusia 2018.

Jam Rusia 2018

Disegn Big Bang Referee sendiri berdasarkan permintaan dari FIFA selaku Federasi Sepakbola Dunia yang secara khusus membuatnya dari analisa permasalahan dalam dunia sepakbola. Terlebih khusus pada skandal keputusan wasit yang selalu menjadi permasalahan tim yang merasa dirugikan.

“FIFA meminta kami secara khusus untuk meluncurkan teknologi baru dalam upaya membantu kinerja wasit. Mereka meminta kami menciptakan jam tangan khusus untuk membantu wasit saat pertandingan. Jam tangan khusus wasit itu akan terhubung ke teknologi garis gawang, VAR, dan menentukan apakah bola telah meninggalkan lapangan atau belum.” demikian pernyataan resmi dari Hublot.

FIFA memberanikan diri memperkenalkan teknologi jam tangan pintar ini sebagai maksud agar tim tidak ada yang merasa dirugikan oleh sebuah keputusan wasit. Satu yang paling khusus adalah menghilangkan kontroversi VAR pada Piala Dunia 2018 Rusia yang akan diselenggarakan pada 14 Juni mendatang.

Jam Tangan Pintar Piala Dunia

Sejauh ini, sudah ada beberapa percobaan yang dilakukan oleh FIFA. Hasilnya sangat memuaskan, dan Piala Dunia 2018 nanti diprediksi akan berjalan rapi, dan juga diharapkan pekerjaan wasit bisa jadi lebih ringan.